Kistiono Kistiono
Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Sriwijaya

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Desain Lembar Kerja Peserta Didik (Lkpd) Ipa Berbasis Saintifik Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep di Kelas VII, VIII dan Kelas IX SMP/MTs Kistiono Kistiono; Taufik Taufik; M. Muslim Muslim
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.131 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mendesain lembar kerja peserta didik (LKPD) IPA berbasis saintifik untuk meningkatkan pemahaman konsep di kelas VII, VIII dan kelas IX SMP/MTs pada semester gasal. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini melalui tiga tahap yaitu: pendifinisian, pendesainan dan pengembangan. Pada tahap pendifinisian peneliti peneliti mengkaji urgensi rambu-rambu kopetensi inti (KI),kopetensi dasar (KD), strategi dan capaian pembelajaran yang isyaratkan dalam kurikulum 13, pada tahap perencanaan, peneliti membuat draf LKPD semester gasal untuk masing-masing kelas, membuat draf pemetaan capaian tes pemahaman konsep dalam bentuk jawaban pilihan yang terdiri dari lima pilihan jawaban. Pada tahap pengembangan peneliti melakukan validasi draf LKPD, intrumen tes kepahaman konsep melalui expert judgement tiga pakar, dari hasil validasi dilakukan revisi. Dari hasil penelitian dan validator setelah revisi dapat disimpulkan, bahwa: desain lembar kerja peserta didik (LKPD) IPA pada kajian fisika berbasis saintifik untuk kelas VII didapat pokok bahasan yang dapat dikembangkan yaitu: (1) Penyelidikan IPA, (2) Pengukuran, (3) Perubahan wujud zat, (4) Metode pemisahan campuran berdasarkan sifat fisik dan kimia, dan didapat item tes pemahaman konsep yang dapat dikembangkan didapat 15 item tes yaitu 6 indikator masing-masing: interpretasi, mencontohkan, pengklasifikasian, menggeneralisasikan, mengiferensi, membandingkan masing-masing 2 item tes, dan indikator menjelaskan 3.item tes, sedangkan untuk kelas VIII, didapat 7 pokok bahasan yang dapat dikembangkan yaitu: (1) Gerak lurus, (2) Hk.1Newton, (3) Hk. 2 Newton, (4) Hk 3Newton, (5) Usaha, (6) Pesawat sederhana, dan (7) kesetimbangan dan didapat item tes pemahaman konsep yang dapat dikembangkan didapat 25 item tes yaitu untuk indikator interpretasi 4 item tes, indikator mencontohkan 4 item tes, pengklasifikasian item 2 tes, menggeneralisasikan 3 item tes, mengiferensi 4item tes, membandingkan 4 item tes, dan menjelaskan 4 item tes. Sedangkan pada kelas IX, didapat 7 pokok bahasan yang dapat dikembangkan yaitu: (1) Konsep listrik statis dan gejala listrik statis, (2) Hantara listrik, (3) Arus listrik, (4) Rangkaian listrik, (5) Rangkaian seri dan paralel pada arus DC, (6) Sumber-sumber energi listrik, dan (7) tranmisi energi listrik. dan didapat item tes pemahaman konsep yang dapat dikembangkan didapat 28 item tes dengan 7 indikator masing-masing: interpretasi, mencontohkan, pengklasifikasian, menggeneralisasikan, mengiferensi, membandingkan indikator menjelaskan masing-masing 4 item tes.
PENDAMPINGAN PELAKSANAAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU- GURU MGMP FISIKA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU Kistiono Kistiono; Syuhendri Syuhendri; Apit Fathurahman; Abidin Pasaribu; Sudirman Sudirman; Melly Ariska
Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021 Vol 1, No 1 (2021): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Tahun 2021

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk Kegiatan pengabdian ini diharapkan memberi manfaat antara lain bagi guru melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan guru mempunyai kemampuan untuk melakukan penelitian tindakan kelas dan terampil menuliskan hasilnya dalam bentuk karya ilmiah dan bagi siswa dapat meningkatkan kemampuan dalam memahami konsep IPA karena adanya kegiatan perbaikan proses pembelajaran dalam bentuk PTK yang dilakukan oleh guru serta bagi agi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan, kegiatan ini merupakan wujud nyata tri darma pergurauan tinggi dan kepedulian lembaga terhadap peningkatan kemampuan profesionalisme guru dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah. Model dan metode yang digunakan adalah model pendampingan berupa kegiatan pelatihan menggunakan metode presentasi, workshop, diskusi dan simulasi di salah satu sekolah peserta. a.            Selama kegiatan pelatihan berlangsung, 95% guru melibatkan aktivitasnya secara optimal di dalam semua kegiatan baik presentasi, diskusi maupun simulasi. Hal ini menunjukkkan bahwa guru-guru antusias terhadap kegiatan pelatihan ini. Dari hasil perbincangan dengan guru-guru menunjukkan 100% peserta pelatihan merasa sangat puas mengikuti pelatihan dan menginginkan adanya pelatihan lanjutan. Telah dihasilkan 3 draft PTK Guru-guru MGMP Fisika Kabupaten OKU yang sudah siap disusun ke dalam bentuk Karya Ilmiah yang siap diterbitkan di Jurnal atau Prosiding Nasional.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN IPA BERBASIS BERPIKIR KRITIS PADA KONSEP LISTRIK SISWA SMP Sudirman Sudirman; Kistiono Kistiono; Hamdi Akhsan; Melly Ariska
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 7, No 1 (2020): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v7i1.10903

Abstract

Sebagai tenaga pengajar di LPTK harus mampu menghasilkan lulusan mahasiswa calon guru yang profesional tentunya tidak bisa lepas dari cara mengelola pembelajaran. Salah satunnya mengembangkan instrumen  penilaian. Penelitian ini menggunakan metoda pengembangan (resesarch development) Four D yang terdiri 4 tahap yaitu definisian (define), perancangan (design),  pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Pada tahap awal dimulai dari analisa kebutuhan, ternyata banyak guru dalam menggunakan penilaian didominasi ranah pengetahuan  sedangkan ranah sikap dan keterampilan jarang dilaksanakan. Pada tahap perancangan dikembangan soal-soal pilihan ganda untuk ranah pengetahuan, dan ranah sikap  dan keterampilan dibuat rubri penilaian yang didasarkan pada kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, dan indikator dalam silabus. Selanjutnya dirancang lembar validasi untuk memvalidasi instrumen penilaian sikap dan keterampilan yang akan dikembangkan. Pada tahap pengembangan soal-soal divalidasi dengan uji validitas dan reliabelitas secara statistik dan diperoleh nilai 0,7 dan 0,55 dengan kategori valid dan reliabel. Instrumen rubrik sikap dan keterampilan divalidasi oleh ahli dari segi isi, bahasa, desain, dan ciri-citi berpikir kritis. Dari hasil validasi ahli instrumen yang dikembangkan diperoleh hasil dengan rata-rata 0,85 dengan kategori valid. Dari hasil angket tentang instrumen penilaian sikap dan keterampilan  yang disebarkan kepada guru-guru SMP berlatar belakang fisika di beberapa kabupaten sampel diperoleh rata-rata 86 dengan kategori sangat baik. Pada tahap penyebaran yang telah dilakukan adalah dalam bentuk makalah yang diseminarkan nasional. Sebagai kesimpulan  dihasilkan  instrumen penilaian pengetahuan, sikap, dan keterampilan  secara valid, praktis dan reliabel pada  SMP pada bahasan listrik.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PADA MATA KULIAH LISTRIK MAGNET BERBASIS MULTIREPRESENTASI DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA UNIVERSITAS SRIWIJAYA Sudirman Sudirman; Taufiq Taufiq; Kistiono Kistiono
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 5, No 1 (2018): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v5i1.5777

Abstract

Telah dihasilkan modul mata kuliah Listrik Magnet berbasis multirepresentasi yang telah dilakukan dan diujicobakan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika angkatan 2016 Universitas Sriwijaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul mata kuliah Listrik Magnet berbasis multirepresentasi yang valid dan praktis. Penelitian ini mengadaptasi model pengembangan produk oleh Rowntree dan pada tahap evaluasi peneliti menggunakan prosedur evaluasi formatif dari Tessmer. Teknik pengumpulan data menggunakan walkthrough dan angket. Kevalidan modul ini dinilai oleh ahli dari tiga aspek yakni aspek isi (content), aspek desain dan aspek bahasa. Dari hasil validasi ahli (expert review) didapatkan nilai rata-rata dari ketiga validator sebesar 84,3 % dengan kategori valid. Kepraktisan modul ini dilihat dari skor rata-rata angket pada tahap one to one evaluation dan small group evaluation. Dari tahap one to one evaluation didapatkan nilai rata-rata sebesar 85,2% dengan kategori praktis. Dari hasil small group evaluation didapatkan nilai rata-rata sebesar 82,5% dengan kategori praktis. Hasil yang didapatkan dari tahap evaluasi ini menunjukkan bahwa Modul Mata Kuliah Listrik Magnet Berbasis Multirepresentasi yang dikembangkan telah valid dan praktis.
STRATEGI DALAM GREEN EDUCATION UNTUK MELAHIRKAN MANUSIA DENGAN GREEN BEHAVIOR Muhamad Yusup; kistiono kistiono; Melly ariska
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 5, No 2 (2018): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v5i2.7319

Abstract

Perubahan iklim merupakan salah satu isu lingkungan yang dihadapi dunia saat ini. Namun hasil pengukuran menunjukkan kesadaran warga negara terhadap isu-isu lingkungan masih tergolong rendah. Salah satu upaya perbaikan yang dapat dilakukan adalah melalui green curriculum yang berorientasi pada lahirnya green behavior. Artikel ini bertujuan untuk membahas framework konseptual mengenai perilaku terkait lingkungan dan strategi pembelajaran yang dapat menumbuhkan green behavior.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENGUKURAN EKSPERIMEN BERPIKIR DALAM MEMECAHKAN MASALAH FISIKA DI JENJANG SEKOLAH MENEGAH ATAS Taufiq Taufiq; Sudirman Sudirman; Kistiono Kistiono; Ning Ayu Oktaviani
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 5, No 1 (2018): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v5i1.5775

Abstract

Telah dikembangkan instrument pengukuran eksperimen berpikir dalam memecahkan masalah fisika di jenjang Sekolah Menengah Atas. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengembangkan instrumen pengukuran eksperimen berpikir dalam memecahkan masalah fisika di jenjang Sekolah Menengah Atas yang Valid dan Reliabel. Produk Instrumen ini di ujicobakan di sekolah menengah atas pada kabupaten Ogan Ilir, Musi Banyuasin dan Kota Palembang yang dipilih secara acak. Jumlah subjek penelitiannya 45 siswa dari SMA yang terpilih. Jenis pengembangan ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan  model  4D. Pada tahap define dilakukan 4 langkah diantaranya analisis kebutuhan, analisis peserta didik, analisis materi, dan perumusan tujuan. Kemudian pada tahap design dilakukan 2 langkah diantaranya adalah mengkontruksi tes beracuan kriteria dan desain awal. Pada tahap ketiga yakni development dilakukan penilaian ahli dan uji pengembangan. Selanjutnya yang terakhir adalah tahap disseminate yaitu penyebaran dilakukan 2 langkah diantaranya pengujian validitas dan pengemasan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kevalidan soal dari ahli berdasarkan saran, komentar dan perbaikan termasuk dalam kategori Valid, untuk validitas secara empiris sebesar 3,81 termasuk kategori valid. Hasil reliabilitasnya adalah sebesar 0,767 termasuk dalam kategori tinggi. Pada tahap selanjutnya dilakukan kembali uji reliabilitas dengan sampel yang samaa dari sebelumnya.  Hasilnya  adalah  bahwa  reliabilitasnya  sebesar  0,739  juga  termasuk dalam kategori tinggi
PENGEMBANGAN MODUL MATA KULIAH GELOMBANG BERBASIS STEM (SCIENCE TECHNOLOGY ENGINEERING AND MATHEMATICS) PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA Sudirman Sudirman; Kistiono Kistiono; Taufiq Taufiq
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 5, No 2 (2018): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v5i2.7310

Abstract

Telah dihasilkan modul mata kuliah Gelombang berbasis STEM yang telah dilakukan dan diujicobakan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika angkatan 2016 Universitas Sriwijaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul mata kuliah Gelombang berbasis STEM yang valid dan praktis. Penelitian ini mengadaptasi model pengembangan produk oleh Rowntree dan pada tahap evaluasi peneliti menggunakan prosedur evaluasi formatif dari Tessmer. Teknik pengumpulan data menggunakan walkthrough dan angket. Kevalidan modul ini dinilai oleh ahli dari tiga aspek yakni aspek isi (content), aspek desain dan aspek bahasa. Hasil validasi dari ahlidiperoleh rata-rata 87,5 dengan katogori valid. Untuk aspek kepraktisan modul diperoleh melalui angket pada one to one evalution dan small group evalution dengan nilai rata-rata 86,75 dengan kategori praktis.
Pengembangan Modul Elektronik Fisika untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Pada Materi Hukum Newton Ahmad Zaki Zaki Mubarok; Ismet Ismet; Kistiono Kistiono
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v6i1.4743

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul elektronik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Rowntree. Subjek penelitian pada tahap pengembangan adalah modul elektronik dan pada tahap ujicoba  adalah  kelas X IPA sebanyak 18 orang peserta didik. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli, angket, dan soal pretest dan posttest. Selama tahap validasi, expert menyatakan modul elektronik yang dikembangkan valid, dan tahap evaluasi one to one evaluation dengan skor 90,1% kategori sangat praktis, Dengan skor 89,17%, evaluasi kelompok kecil dengan N-gain sebesar 0,65 terjadi peningkatan berpikir kreatif peserta didik pada tahap uji lapangan (kategori sedang), sehingga modul fisika elektronik menghasilkan modul yang valid, praktis dan peningkatan berpikir kreatif. Dengan demikian, modul elektronik yangdigunakan ini dapat dengan mudah digunakan dalam pembelajaran fisika. This study aims to develop an electronic module to improve students' creative thinking skills. This research uses the Rowntree development model. The research subjects at the development stage were electronic modules, and at the trial stage, 18 students were in class X IPA. Expert validation sheets, questionnaires, and pretest and posttest questions were among the tools employed in the instruments used. During the validation stage, According to the expert, the electronic module developed was valid, and at the stage of one-to-one evaluation with a score of 90.1%, the category was very practical; with a score of 89.17%, the small group evaluation with an N-gain of 0.65, there is an increase in students' creative thinking at the field test stage (medium category)) so that the electronic physics module produced results invaluable, practical goods and a rise in creative thinking. In conclusion, the electronic module can be used in physics classes without difficulty.
Using the Rasch Model to Measure Students' Argumentative Ability in the Context of Socioscientific Issues About the Covid-19 Pandemic Usman Amarto; Muhamad Yusup; Kistiono Kistiono
IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Vol 4, No 2 (2022): July 2022
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijisedu.v4i2.7430

Abstract

Argumentation plays an important role in developing critical thinking patterns and increasing understanding or interpretation of a main idea of the existing problems, besides that students need arguments to strengthen understanding and knowledge in the learning process. Socioscientific Issues is a combination of social issues involving moral and ethical components and their relevance to science. This study aims to determine the argumentation ability of junior high school students in the context of socioscientific issues with the topic of the Covid-19 Pandemic. The research method used is descriptive research with careful decision making and description of an educational phenomenon. The subjects of this study were 133 students consisting of grade 9 in several junior high schools in Abab District, Penukal Abab Lematang Ilir Regency. The technique of collecting research data is by means of a test with a total of three questions in the form of essays. The research data were analyzed using the Rasch model using Winstep software. The results showed that the argumentation skills of junior high school students averaged 57.29 logit, this means that on average students are able to present arguments by providing reasons that support the argument.