Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STUDI POTENSI UNGGULAN DAERAH BIDANG INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH KABUPATEN BATANG JAWA TENGAH Yohanes Anggoro Triharyanto
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 1 No 1 (2016): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55686/ristek.v1i1.2

Abstract

Kabupaten Batang memiliki potensi IKM yang sangat bagus dilihat dari (1) PotensiAlam yang dimiliki; (2) Banyaknya variasi / jenis Industri Kecil dan Menengah yangberkembang ; (3) Posisi strategis dari Kabupaten Batang . Menjadi hal yang sangat menarikuntuk dapat melihat “ Pemetaan,dan bagaimana klasifikasinya sertaanalisa SWOT daripotensi unggulan bidang IKM di Kabupaten Batang “ dilihat dari Industri di bidangperkebunan, kelautan dan kehutanan serta industri rumah tangga lainnyaRumusan masalah dari penelitian ini adalah : dengan pengumpulan data 8 aspek dari11 (sebelas) potensi unggulan maka bagaimana dapat diperoleh klasifikasi potensi unggulan,serta analisa SWOT untuk 5 (lima) potensi unggulan dari potensi unggulan tertinggiHasil pengolahan skor dari 8 aspek yang diteliti menunjukkan hasil persentasiklasifikasi sebagai berikut: minyak atsiri (75,14%), emping (73,47%), madu (59,53%), kulit(79,44%), batik (73,33%), olahan ikan (79,44%), meubel (75,69%), padi organik (55,55%),olahan teh (66,11%), olahan kopi (61,11%) dan galangan kapal (75%)Hasil analisa SWOT dari 5 potensi unggulan yang tertinggi, memberikanrekomendasi: 1. olahan ikan (optimalisasi sumber dana untuk meningkatkan peralatandengan menggunakan teknologi modern) 2.kluster kulit (peningkatan modal untuk stabilitasdan peningkatan produksi) 3.meubel dan bak truk (penguatan kelembagaan untukmengantisipasi expansi pengusaha luar daerah.) 4. minyak atsiri (tingkatkan manajemenpemasaran untuk mengantisipasi ketergantungan pada pengepul besar) 5.galangan kapal(peningkatan kualitas omzet/ produksi untuk mengantisipasi persaingan usaha luar daerah)
PENGEMBANGAN DESA PINTAR YANG BERBASIS TEKNOLOGI DENGAN DIDUKUNG OLEH SISTEM INFORMASI PELAYANAN ADMINISTRASI DESA Hari Agung Budijanto; Eny Jumiati; Agus Ilyas; Yohanes Anggoro Triharyanto
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 3 No 1 (2018): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55686/ristek.v3i1.41

Abstract

Desa memiliki peran penting sebagai salah satu penyumbang pendapatan daerah. Kekuatanekonomi desa tidak berdaya terhadap mekanisme pasar dan desa selalu berada padaketidakberyaaan dan ketidakseimbangan hubungan dengan kota. Salah satu upaya untuk lebihmendorong perekonomian lokal adalah mendorong pengembangan tingkat desa dengan berbasispada kearifan lokal, potensi sumber daya dan keunikannya. Desa-desa yang mampumendayagunakan sumberdayanya dengan cara yang berbeda dikembangkan menjadi desa inovatifataupun kreatif.Demikian juga dengan Pemerintah Kabupaten Batang yang berada di posisi jalur ekonomiPulau Jawa sebelah utara. Arus transportasi dan mobilitas yang tinggi di jalur panturamemungkinkan berkembangnya kawasan tersebut yang cukup prospektif di sektor jasa transit dantransportasi. Kondisi wilayah Kabupaten Batang yang merupakan kombinasi antara daerah pantai,dataran rendah dan pegunungan, menjadikan Kabupaten Batang berpotensi yang sangat besaruntuk agroindustri, agrowisata dan agribisnis (Wikipedia, 2017).Pemanfaatan teknologi mencakup bidang administrasi desa dan juga pemberdayaanmasyarakat dengan cara lebih mengenalkan produk unggulan yang ada agar dapat diterma olehlingkungan diluar Kabupaten Batang. Produk unggulan yang ada antar lain batik dengan pewarnaalami dan dikerjakan secara hand made, Telor Asin Denasri Kulon sangat baik namun belumsetenar telur asin Brebes dan produk jajanan atau oleh-oleh. Ke depan diharapkan di Desa DenasriKulon muncul wirausaha-wirausaha baru.Masyarakat Denasri Kulon disarankan lebih mengenal dan memanfaatkan teknologi informasibaik melalui komputer maupun smartphone untuk memasarkan produk baik melalui e-commerce,sosial media ataupun e marketplace.
STUDI POTENSI UNGGULAN DAERAH BIDANG INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH KABUPATEN BATANG JAWA TENGAH Yohanes Anggoro Triharyanto
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 1 No 1 (2016): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1325.895 KB) | DOI: 10.55686/ristek.v1i1.2

Abstract

Kabupaten Batang memiliki potensi IKM yang sangat bagus dilihat dari (1) PotensiAlam yang dimiliki; (2) Banyaknya variasi / jenis Industri Kecil dan Menengah yangberkembang ; (3) Posisi strategis dari Kabupaten Batang . Menjadi hal yang sangat menarikuntuk dapat melihat “ Pemetaan,dan bagaimana klasifikasinya sertaanalisa SWOT daripotensi unggulan bidang IKM di Kabupaten Batang “ dilihat dari Industri di bidangperkebunan, kelautan dan kehutanan serta industri rumah tangga lainnyaRumusan masalah dari penelitian ini adalah : dengan pengumpulan data 8 aspek dari11 (sebelas) potensi unggulan maka bagaimana dapat diperoleh klasifikasi potensi unggulan,serta analisa SWOT untuk 5 (lima) potensi unggulan dari potensi unggulan tertinggiHasil pengolahan skor dari 8 aspek yang diteliti menunjukkan hasil persentasiklasifikasi sebagai berikut: minyak atsiri (75,14%), emping (73,47%), madu (59,53%), kulit(79,44%), batik (73,33%), olahan ikan (79,44%), meubel (75,69%), padi organik (55,55%),olahan teh (66,11%), olahan kopi (61,11%) dan galangan kapal (75%)Hasil analisa SWOT dari 5 potensi unggulan yang tertinggi, memberikanrekomendasi: 1. olahan ikan (optimalisasi sumber dana untuk meningkatkan peralatandengan menggunakan teknologi modern) 2.kluster kulit (peningkatan modal untuk stabilitasdan peningkatan produksi) 3.meubel dan bak truk (penguatan kelembagaan untukmengantisipasi expansi pengusaha luar daerah.) 4. minyak atsiri (tingkatkan manajemenpemasaran untuk mengantisipasi ketergantungan pada pengepul besar) 5.galangan kapal(peningkatan kualitas omzet/ produksi untuk mengantisipasi persaingan usaha luar daerah)
PENGEMBANGAN DESA PINTAR YANG BERBASIS TEKNOLOGI DENGAN DIDUKUNG OLEH SISTEM INFORMASI PELAYANAN ADMINISTRASI DESA Hari Agung Budijanto; Eny Jumiati; Agus Ilyas; Yohanes Anggoro Triharyanto
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 3 No 1 (2018): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (983.846 KB) | DOI: 10.55686/ristek.v3i1.41

Abstract

Desa memiliki peran penting sebagai salah satu penyumbang pendapatan daerah. Kekuatanekonomi desa tidak berdaya terhadap mekanisme pasar dan desa selalu berada padaketidakberyaaan dan ketidakseimbangan hubungan dengan kota. Salah satu upaya untuk lebihmendorong perekonomian lokal adalah mendorong pengembangan tingkat desa dengan berbasispada kearifan lokal, potensi sumber daya dan keunikannya. Desa-desa yang mampumendayagunakan sumberdayanya dengan cara yang berbeda dikembangkan menjadi desa inovatifataupun kreatif.Demikian juga dengan Pemerintah Kabupaten Batang yang berada di posisi jalur ekonomiPulau Jawa sebelah utara. Arus transportasi dan mobilitas yang tinggi di jalur panturamemungkinkan berkembangnya kawasan tersebut yang cukup prospektif di sektor jasa transit dantransportasi. Kondisi wilayah Kabupaten Batang yang merupakan kombinasi antara daerah pantai,dataran rendah dan pegunungan, menjadikan Kabupaten Batang berpotensi yang sangat besaruntuk agroindustri, agrowisata dan agribisnis (Wikipedia, 2017).Pemanfaatan teknologi mencakup bidang administrasi desa dan juga pemberdayaanmasyarakat dengan cara lebih mengenalkan produk unggulan yang ada agar dapat diterma olehlingkungan diluar Kabupaten Batang. Produk unggulan yang ada antar lain batik dengan pewarnaalami dan dikerjakan secara hand made, Telor Asin Denasri Kulon sangat baik namun belumsetenar telur asin Brebes dan produk jajanan atau oleh-oleh. Ke depan diharapkan di Desa DenasriKulon muncul wirausaha-wirausaha baru.Masyarakat Denasri Kulon disarankan lebih mengenal dan memanfaatkan teknologi informasibaik melalui komputer maupun smartphone untuk memasarkan produk baik melalui e-commerce,sosial media ataupun e marketplace.