Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN ULAMA DALAM MENANGKAL RADIKALISME AGAMA DI KABUPATEN BATANG JAWA TENGAH Ali Muhtarom
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 1 No 1 (2016): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55686/ristek.v1i1.5

Abstract

Radikalisme agama telah menjadi kekhawatiran bangsa karena praktik keberagamaantersebut merapuhkan kebhinekaan dan kedamaian bangsa. Gerakan purifikasi itu mengingkariunsur lokalitas yang turut membentuk Islam Indonesia. Karenanya keberagamaan inimenafikan pluralisme sedemikian rupa, cenderung intoleransi, eksklusifisme, anti-keragaman(multikulturalisme) dan pada titik kritis bisa melahirkan terorisme. Fenomena radikalismeagama ini sudah menyebar hingga ke seluruh pelosok negeri dengan berbagai variannya. Perlukerjasama dengan berbagai pihak dalam menangkal radikalisme, salah satunya adalah peranulama dan kyai. Penelitian ini mencobamendeskripsikan peranan ulama dan kyai dalammenangkal radikalisme agama serta memberi gambaran bagaimana para ulama dan kyaimemberikan pendidikan keagamaan kepada masyarakat khususnya pemahaman agam diwilayah Kabupaten Batang. Penelitian ini masuk dalam kategori riset lapangan (field researchdengan pendekatan kualitatif. Setelah melakukan penelitian dengan teori dan metodologi yangdigunakan, peneliti menemukan gambaran bahwa ulama dan kyai di kabupaten Batangsetidaknya mempunyai tiga peran dalam menangkal radikalisme agama. Pertama,membimbing umat. Kedua, menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat danKetiga, mitra pemerintah. Adapun materi pendidikan keagamaan yang diberikan oleh ulamadan kyai kepada masyarakat bertolak pada tiga hal; pertama, ajaran Islam Rahmatan Lil‘Alamin. Kedua, penanaman dasar-dasar ibadah, dan Ketiga, nasionalisme. Berangkat daripemahaman inilah ulama dan kyai mempunyai andil yang cukup penting dalam menangkalpaham radikalisme agama yang dimungkinkan masuk ke wilayah kabupaten Batang.
PERAN ULAMA DALAM MENANGKAL RADIKALISME AGAMA DI KABUPATEN BATANG JAWA TENGAH Ali Muhtarom
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 1 No 1 (2016): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.443 KB) | DOI: 10.55686/ristek.v1i1.5

Abstract

Radikalisme agama telah menjadi kekhawatiran bangsa karena praktik keberagamaantersebut merapuhkan kebhinekaan dan kedamaian bangsa. Gerakan purifikasi itu mengingkariunsur lokalitas yang turut membentuk Islam Indonesia. Karenanya keberagamaan inimenafikan pluralisme sedemikian rupa, cenderung intoleransi, eksklusifisme, anti-keragaman(multikulturalisme) dan pada titik kritis bisa melahirkan terorisme. Fenomena radikalismeagama ini sudah menyebar hingga ke seluruh pelosok negeri dengan berbagai variannya. Perlukerjasama dengan berbagai pihak dalam menangkal radikalisme, salah satunya adalah peranulama dan kyai. Penelitian ini mencobamendeskripsikan peranan ulama dan kyai dalammenangkal radikalisme agama serta memberi gambaran bagaimana para ulama dan kyaimemberikan pendidikan keagamaan kepada masyarakat khususnya pemahaman agam diwilayah Kabupaten Batang. Penelitian ini masuk dalam kategori riset lapangan (field researchdengan pendekatan kualitatif. Setelah melakukan penelitian dengan teori dan metodologi yangdigunakan, peneliti menemukan gambaran bahwa ulama dan kyai di kabupaten Batangsetidaknya mempunyai tiga peran dalam menangkal radikalisme agama. Pertama,membimbing umat. Kedua, menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat danKetiga, mitra pemerintah. Adapun materi pendidikan keagamaan yang diberikan oleh ulamadan kyai kepada masyarakat bertolak pada tiga hal; pertama, ajaran Islam Rahmatan Lil‘Alamin. Kedua, penanaman dasar-dasar ibadah, dan Ketiga, nasionalisme. Berangkat daripemahaman inilah ulama dan kyai mempunyai andil yang cukup penting dalam menangkalpaham radikalisme agama yang dimungkinkan masuk ke wilayah kabupaten Batang.