Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengembangan Dashboard Eksekutif untuk Sistem Monitoring Penanganan Filariasis Kota Pekalongan Mohammad Reza Maulana; Eko Budi Susanto; Paminto Agung Christianto
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 19 No. 2 (2021)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v21i1.154

Abstract

Pekalongan City still has a Microfilaria Rate rate of more than one percent based on a survey from 2011 to 2015. This causes the Pekalongan City Health Office to repeat POPM activities for the next two years. It is hoped that this incident will not be repeated in the following years. One of the obstacles faced is the absence of monitoring in the administration of elephantiasis medicine. In general, elephantiasis medication has been given well, but the community's level of adherence to taking filiaris medication is still low. So that the efforts that have been made by the Health Office have not been able to break the chain of filariasis disease. One solution to this problem is to apply the RT/RW executive dashboard application which in previous research has been developed in the form of a prototype. In this study, a prototype of the RT/RW executive dashboard will be developed so that it can be used to carry out monitoring activities for filariasis drug administration. Keywords: Executive dashboard, filariasis, prototype
PENGUJIAN BETA PADA APLIKASI VIRTUAL TOUR DESTINASI WISATA DI KABUPATEN BATANG (STUDY KASUS: BANDAR ECOPARK) Eko Budi Susanto; Mohammad Reza Maulana; Sattriedi Wahyu Binabar
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 5 No 1 (2020): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55686/ristek.v5i1.91

Abstract

Tahap pengujian merupakan tahapan untuk memastikan aplikasi yang telah dibanguntelah sesuai dengan kebutuhan pengguna yang diharapkan. Pada penelitian sebelumnya telahdihasilkan aplikasi virtual tour destinasi wisata Bandar Ecopark Kabupaten Batang. Pengujianpada aplikasi tersebut masih menerapkan pengujian Alpha. Pengujian Alpha merupakanpengujian yang dilakukan oleh pengembang aplikasi, dengan tujuan untuk memastikan aplikasitidak terdapat kesalahan dari sisi program. Dengan demikian diperlukan pengujian dari sisipengguna, untuk melakukan pengujian dari sisi pengguna maka pada penelitian ini akanditerapkan pengujian closed beta pada aplikasi virtual tour tersebut. Pengujian beta dilakukanuntuk memastikan bahwa aplikasi telah sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dari hasilpengujian closed beta yang telah dilakukan didapatkan bahwa sebanyak 76,67% responden ataupengguna menyatakan setuju. Hal ini berarti aplikasi telah sesuai dengan kebutuhan penggunadari sisi pengujian closed beta.
MARZIPANO TOOL UNTUK MEMBANGUN VIRTUAL TOUR DESTINASI WISATA DI KABUPATEN BATANG (STUDY KASUS: BANDAR ECOPARK) Eko Budi Susanto; Mohammad Reza Maulana; Sattriedi Wahyu Binabar
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 4 No 2 (2020): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.623 KB) | DOI: 10.55686/ristek.v4i2.78

Abstract

Kabupaten Batang memiliki potensi wisata alam yang bagus jika dikembangkanatau dikelola dengan baik, namun dalam pengelolaannya masih memiliki beberapakendala, salah satu diantaranya adalah media untuk mengenalkan obyek wisata kepadamasyarakat. Pada penelitiannya sebelumnya telah dikembangkan media pengenalan obyekwisata di Kabupaten Batang berupa aplikasi virtual tour dengan menggunakan perangkatlunak Easypano Tourwever. Easypano Tourwever merupakan perangkat lunak panornama360 yang berlisensi atau berbayar, sehingga dalam penerapannya membutuhkan biaya yangcukup banyak. Tentunya hal ini akan menjadikan beban biaya bagi pengelolanya. Padapenelitian ini akan dikembangkan media alternatif berupa virtual tour untuk melakukanpromosi pariwisata dengan menggunakan marzipano tool yang bebas lisensi. Hasil daripengujian yang telah dilakukan yaitu: aplikasi dapat menghubungkan link atau navigasi,dapat menampilkan titik atau spot obyek yang dipilih. Selain itu, aplikasi dapat berjalan disemua platform, tampilan bersifat responsif dapat diakses melalui smartphone
KAMPUNG BATIK DIGITAL BERBASIS VIRTUAL TOUR SEBAGAI WADAH PROMOSI BATIK KOTA PEKALONGAN DI ERA INDUSTRI 4.0 (Studi Kasus: Kampung Batik Banyurip) Eko Budi Susanto; Rizqi Wijonarko; Edi Purwanto; Sattriedi Wahyu Binabar
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 17 (2019)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v17i0.108

Abstract

The promotion of batik products in the Pekalongan batik city needs to be carried out so that it can be better known to the community, but is constrained by the limited working hours available. On the other hand President Joko Widodo stressed that the need to create a virtual trade exhibition, so that buyers can interact without the need to wait for an exhibition or are constrained by time. To respond to the appeal of Mr. Joko Widodo, through the development of virtual reality tenology which has also given birth to virtual tour innovations, a virtual tour village based on virtual tour will be built, so that batik artisans will have more time to promote their products, as well as visitors / consumers who have not had time to come to the batik village, will still be able to see the atmosphere of the existing batik village by accessing the digital batik village application of Pekalongan batik city based on virtual tour, and keep interacting with Pekalongan batik craftsmen, whenever and wherever. The application of this research will have a positive impact on several parties, namely: 1) batik artisans, 2) visitors / consumers, and 3) Pekalongan city government. The existence of digital batik villages based on virtual tours will be a new breakthrough / new paradigm in creating and managing batik villages so that they can be visited from anywhere and anytime. Keywords: Batik Village, Digital, Virtual Tour
Protecting Batik Customers and the Existence of Pekalongan Original Batik by Augmented Reality Technology Based on Cloud Computingin Batik Label Paminto Agung Christianto; Eko Budi Susanto; Ichwan Kurniawan
International Journal of Islamic Business and Economics (IJIBEC) IJIBEC VOLUME 1 NO. 1 JUNE 2017
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business of Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/ijibec.v1i1.896

Abstract

The wrong assumption stating batik printed textilebatik issimilar withoriginal batik bears a loss for batik producers, because customers tend to buy printed textilewhich are cheaper than originalones (“tulis”, “cap” or “combination” batik). The misperception used by some batik enterpreneurs who mentioned that products he sold arekinds of original batik, although theyare printed textile. It disrupts the existence of Pekalongan traditional batikas well andmany customers experience losses. This research is an effort to support Indonesian government in maintaining batik as an Indonesian cultural heritage, and Pekalongan city government in maintaining the existence of "World's city of Batik" byissuing Regional Regulation No. 6 of 2014 Pekalongan about the use of Pekalongan batik label. Through the use of augmented reality technologybased on cloud computing, it will create a "Batik Pekalongan" label which provides information about the authenticity of Pekalongan batik products through smartphones access, and convenience for Pekalongan city government or Pekalongan ASEPHI in supervising the use of the label. Therefore, it will not be misused by unscrupulous batik entrpreneurs.
MARZIPANO TOOL UNTUK MEMBANGUN VIRTUAL TOUR DESTINASI WISATA DI KABUPATEN BATANG (STUDY KASUS: BANDAR ECOPARK) Eko Budi Susanto; Mohammad Reza Maulana; Sattriedi Wahyu Binabar
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 4 No 2 (2020): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55686/ristek.v4i2.78

Abstract

Kabupaten Batang memiliki potensi wisata alam yang bagus jika dikembangkanatau dikelola dengan baik, namun dalam pengelolaannya masih memiliki beberapakendala, salah satu diantaranya adalah media untuk mengenalkan obyek wisata kepadamasyarakat. Pada penelitiannya sebelumnya telah dikembangkan media pengenalan obyekwisata di Kabupaten Batang berupa aplikasi virtual tour dengan menggunakan perangkatlunak Easypano Tourwever. Easypano Tourwever merupakan perangkat lunak panornama360 yang berlisensi atau berbayar, sehingga dalam penerapannya membutuhkan biaya yangcukup banyak. Tentunya hal ini akan menjadikan beban biaya bagi pengelolanya. Padapenelitian ini akan dikembangkan media alternatif berupa virtual tour untuk melakukanpromosi pariwisata dengan menggunakan marzipano tool yang bebas lisensi. Hasil daripengujian yang telah dilakukan yaitu: aplikasi dapat menghubungkan link atau navigasi,dapat menampilkan titik atau spot obyek yang dipilih. Selain itu, aplikasi dapat berjalan disemua platform, tampilan bersifat responsif dapat diakses melalui smartphone
PENGUJIAN BETA PADA APLIKASI VIRTUAL TOUR DESTINASI WISATA DI KABUPATEN BATANG (STUDY KASUS: BANDAR ECOPARK) Eko Budi Susanto; Mohammad Reza Maulana; Sattriedi Wahyu Binabar
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 5 No 1 (2020): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.431 KB) | DOI: 10.55686/ristek.v5i1.91

Abstract

Tahap pengujian merupakan tahapan untuk memastikan aplikasi yang telah dibanguntelah sesuai dengan kebutuhan pengguna yang diharapkan. Pada penelitian sebelumnya telahdihasilkan aplikasi virtual tour destinasi wisata Bandar Ecopark Kabupaten Batang. Pengujianpada aplikasi tersebut masih menerapkan pengujian Alpha. Pengujian Alpha merupakanpengujian yang dilakukan oleh pengembang aplikasi, dengan tujuan untuk memastikan aplikasitidak terdapat kesalahan dari sisi program. Dengan demikian diperlukan pengujian dari sisipengguna, untuk melakukan pengujian dari sisi pengguna maka pada penelitian ini akanditerapkan pengujian closed beta pada aplikasi virtual tour tersebut. Pengujian beta dilakukanuntuk memastikan bahwa aplikasi telah sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dari hasilpengujian closed beta yang telah dilakukan didapatkan bahwa sebanyak 76,67% responden ataupengguna menyatakan setuju. Hal ini berarti aplikasi telah sesuai dengan kebutuhan penggunadari sisi pengujian closed beta.
MENSINERGIKAN LEMBAGA PEMERINTAHAN, LEMBAGA KEUANGAN DAN LEMBAGA RISET DALAM SATU MEDIA KOMUNIKASI UNTUK MENGUATKAN DAYA SAING UKM KABUPATEN BATANG Slamet Joko Prasetiono; Paminto Agung Christianto; Eko Budi Susanto
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 1 No 2 (2017): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55686/ristek.v1i2.12

Abstract

Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) telah dimulai, tentunya ini membuka banyakpeluang dan juga memberikan ancaman bagi kelangsungan UKM Kabupaten Batang. Peluangyang ada adalah perluasan pangsa pasar, sedangkan ancaman yang ada adalah rontoknyaUKM Kabupaten Batang karena kalah bersaing dengan usaha sejenis dari negara-negaraASEAN yang tergabung pada MEA, yang tentunya akan memicu pada peningkatan angkapengangguran, angka kemiskinan serta angka kriminalitas.Penelitian ini bermaksud untukmembangun sebuah media komunikasi yang akan mensinergikan lembaga pemerintahan,lembaga keuangan dan lembaga riset yang dapat dimanfaatkan UKM Kabupaten Batanguntuk meningkatkan daya saingnya. Dengan adanya media komunikasi tersebut maka UKMKabupaten Batang batik akan memiliki keunggulan dalam bersaing di era MasyarakatEkonomi ASEAN (MEA) melalui percepatan informasi yang bisa diterima, baik berupainformasi pembiayaan dari lembaga keuangan, informasi pelatihan - dukungan pengembanganpasar dari lembaga pemerintahan dan informasi pengembangan produk - peningkatan kualitasdari lembaga riset.Ada ratusan UKM Kabupaten Batang yang bisa mendapatkan manfaat daripenelitian ini. Dengan memiliki keunggulan dalam percepatan informasi yang diterima UKMKabupaten Batang dari berbagai istansi maka akan menciptakan daya dorong untukpeningkatkan daya saing UKM Kabupaten Batang sehingga bisa meraih banyak peluang diera MEA ini dan secara tidak langsung akan berdampak pada peningkatan kesejahteraanpenduduk Kabupaten Batang.
MENSINERGIKAN LEMBAGA PEMERINTAHAN, LEMBAGA KEUANGAN DAN LEMBAGA RISET DALAM SATU MEDIA KOMUNIKASI UNTUK MENGUATKAN DAYA SAING UKM KABUPATEN BATANG Slamet Joko Prasetiono; Paminto Agung Christianto; Eko Budi Susanto
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 1 No 2 (2017): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1036.233 KB) | DOI: 10.55686/ristek.v1i2.12

Abstract

Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) telah dimulai, tentunya ini membuka banyakpeluang dan juga memberikan ancaman bagi kelangsungan UKM Kabupaten Batang. Peluangyang ada adalah perluasan pangsa pasar, sedangkan ancaman yang ada adalah rontoknyaUKM Kabupaten Batang karena kalah bersaing dengan usaha sejenis dari negara-negaraASEAN yang tergabung pada MEA, yang tentunya akan memicu pada peningkatan angkapengangguran, angka kemiskinan serta angka kriminalitas.Penelitian ini bermaksud untukmembangun sebuah media komunikasi yang akan mensinergikan lembaga pemerintahan,lembaga keuangan dan lembaga riset yang dapat dimanfaatkan UKM Kabupaten Batanguntuk meningkatkan daya saingnya. Dengan adanya media komunikasi tersebut maka UKMKabupaten Batang batik akan memiliki keunggulan dalam bersaing di era MasyarakatEkonomi ASEAN (MEA) melalui percepatan informasi yang bisa diterima, baik berupainformasi pembiayaan dari lembaga keuangan, informasi pelatihan - dukungan pengembanganpasar dari lembaga pemerintahan dan informasi pengembangan produk - peningkatan kualitasdari lembaga riset.Ada ratusan UKM Kabupaten Batang yang bisa mendapatkan manfaat daripenelitian ini. Dengan memiliki keunggulan dalam percepatan informasi yang diterima UKMKabupaten Batang dari berbagai istansi maka akan menciptakan daya dorong untukpeningkatkan daya saing UKM Kabupaten Batang sehingga bisa meraih banyak peluang diera MEA ini dan secara tidak langsung akan berdampak pada peningkatan kesejahteraanpenduduk Kabupaten Batang.
Dahboard Eksekutif sebagai Media Koordinasi dan Monitoring Kegiatan untuk Peningkat Kinerja Aparatur Pemerintah Mohammad Reza Maulana; Anas Syaifudin; Hari Agung Budijanto; Eko Budi Susanto
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 18 No. 2 (2020)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v19i0.126

Abstract

Pekalongan City Government continues to strive to improve good governance in maximizing the use of Information Technology, this is evidenced by the participation of the Pekalongan City Government in the Movement Towards 100 Smart City programs. One effort that can be made to optimize the use of information technology is the executive dashboard for monitoring RT / RW activities. In 2019, Pekalongan City has 340 RW and 1660 RT. The existence of this executive dashboard application can optimize the role of RT and RW and all information at the lower level can be obtained immediately, such as information on population data, submission of grants and assistance, and others. The information in the monitoring dashboard is the realtime data that currently exists. This research will make a dashboard monitoring RT / RW activities with a prototype model approach. The prototype model and Joint Application Development (JAD) are the most widely used models in creating executive dashboards. The research steps started from data collection, data analysis, application design, application development and testing. From the data collected, a functional and non-functional requirements analysis process was carried out. After that the application design process is carried out and conti nued with the design implementation in the application development process. Then from the results of the Alpha Test and Beta Test, the application can work according to functional and non-functional needs. In the future, this application prototype can be developed in conjunction with the One Data application in Dinas Komunikasi dan Informatikan (Diskominfo) Pekalongan City. Keywords: Executive dashboard, smart city, prototype.