Laily Fitriani
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Departemen Akuatik Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PELATIHAN PENULISAN CERITA PENDEK BERKEADILAN GENDER DI MADRASAH ALIYAH AL HIDAYAH KECAMATAN WAJAK KABUPATEN MALANG Rohmah, Galuh Nur; Fitriani, Laily; Santi, Vita Nur
EGALITA Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Pusat Studi Gender UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.67 KB) | DOI: 10.18860/egalita.v10i1.8940

Abstract

Dewasa ini beberapa ahli dan praktisi pendidikan juga telah memberikan gagasan tentang peran karya sastra dalam pendidikan karakter anak. Tak dipungkiri lagi bahwa karya sastra memilki peran penting dalam dunia pendidikan.  Cerita pendek sebagai salah satu bentuk karya sastra dalam wilayah kepenulisan kreatif bisa dijadikan media bagi pembelajaran keadilan dan kesetaraan gender di kalangan remaja dan juga anak-anak. Remaja saat ini sudah mengenal bacaan-bacaan fiksi berupa cerita pendek, cerita bersambung, novel bahkan cerita bergambar atau komik. Sementara itu, tidak dipungkiri bahwa sebuah karya, sebuah cerita khususnya, tidak lepas dari latar belakang penulisnya.    Penelitian ini mengambil lokasi di Madrasah Aliyah Al Hidayah Desa Wajak, Kecamatan Wajak,  Kabupaten Malang sebagai lokusnya. Dan hasil dari penelitian ini adalahterjadi perubahan pada siswa setelah dilakukan pendampingan; 1) siswa memiliki pengetahuan dan informasi tentang gender dan aspek-aspeknya, 2) perubahan pola pikir untuk memperlakukan secara adil dan setara antara laki-laki dan perempuan baik itu di rumah, di sekolah, dan di lingkungan sekitar, dan 3) siswa mampu meletakkan isu keadilan gender dalam cerita pendeknya.Kata Kunci: cerita pendek, berkeadilan gender, pendidikan
DAMPAK EKONOMI KEBIJAKAN PEMBATASAN UKURAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) 10 cm DI BETAHWALANG, DEMAK Fitriani, Laily; Ghofar, Abdul; Wijayanto, Dian
Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES) VOLUME 5, NOMOR 3, TAHUN 2016
Publisher : Departemen Sumberdaya Akuatik,Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.703 KB)

Abstract

ABSTRAKSubsektor perikanan dapat berperan dalam pertumbuhan perekonomian bangsa Indonesia karena potensi sumberdaya ikan yang besar dalam jumlah dan keragamannya. Selain itu, sumberdaya ikan termasuk sumberdaya yang dapat diperbaharui dengan pengelolaan yang bijaksana, sehingga dapat terus dinikmati manfaatnya. Rajungan adalah salah satu jenis sumberdaya ikan yang potensial untuk dikembangkan. Selain harganya yang relatif tinggi, semua yang terkandung dalam tubuh rajungan juga dapat dikonsumsi. Oleh sebab itu, penangkapan rajungan oleh para nelayan dengan berbagai ukuran marak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak ekonomi terhadap pembatasan ukuran rajungan (Portunus pelagicus) yang tertangkap dengan ukuran 10 cm di Desa Betahwalang, Demak. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2014 – Juni 2014 Di Betahwalang, Demak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, kuisioner dan wawancara langsung dengan nelayan. Responden dalam wawancara sebanyak 40 orang dengan hasil tangkapan yang berbeda-beda setiap trip-nya. Data yang diperoleh dari hasil wawancara kemudian diolah menggunakan statistikparametrik dengan membedakan dua variabel yaitu berat tangkapan (g) dan penerimaan (Rp) dengan regulasi dan tanpa regulasi. Kesimpulan dari penelitian ini membuktikan bahwa kebijakan pembatasan ukuran rajungan yang tertangkap  tidak berpengaruh secara signifikan terhadap hasil tangkapan nelayan, sehingga kebijakan tersebut dapat diterapkan. Kata Kunci : kebijakan, ukuran rajungan, regulasi ABSTRACT Fisheries sector can contribute for  economy growth of Indonesia because Indonesia have a high  fish resources, both in  the amount and diversity.Fish resources are  renewable resource and need to be managed wise for continue benefits. Blue swimming crab (Portunus pelagicus) is one of potential fisheries resources.  The blue swimming crab price is relatively high and all part of blue swimming crab crab body also can be consumed. Therefore, blue wimming crabs capture by the fishermen with various size is overexploited.This research purpose was to analys the scenario impact  of  restriction size blue swimming crab application (minimum size of 10 cm) in Betah Walang village, Demak. Research was be done at May 2014 to June 2014. Data collecting methods used observation methods, questionnaire and interview with fisherman. This reserach used 40 people as respondent. Then, data obtained was be analys use parametric statistic, both weight catch (g) and revenue  (Rp) with regulation and without regulation. This research proved if there were not significance difference as the impact of minimum size regulation application. Key words: policy, size of blue swimming crab, regulation
SASTRA CYBER DI INDONESIA Fitriani, Laily
LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 2, No 2 (2007): LiNGUA
Publisher : Laboratorium Informasi & Publikasi Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ling.v2i2.567

Abstract

The digital era started when the internet technology spread to the developing countries including Indonesia. The flourish of cyber literature leads to the debate on the quality of the work of literature. Above all, the existence of literature sites (cyber literature) becomes an important alternative for writers and literary activist in Indonesia.
PENDIDIKAN PEACE BUILDING DI PESANTREN: SEBUAH UPAYA MENCEGAH RADIKALISASI Fitriani, Laily
ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam Vol 16, No 1 (2015): Tafsir and Hadith
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.386 KB) | DOI: 10.18860/ua.v16i1.3011

Abstract

Pondok pesantren menerapkan prinsip tasamuh (toleran), tawasuth wal i’tidal (sederhana), tawazun (penuh pertimbangan) dan ukhuwah (persaudaraan). Peran pesantren sangat strategis dalam mentransformasikan budaya damai melalui pendidikan peace building. Fenomena radikalisme yang berujung pada aksi kekerasan kemungkinan di tahun-tahun mendatang akan terus menjadi ancaman sekaligus tantangan toleransi agama-agama di Indonesia. Karenanya, menghadirkan pemahaman keagamaan anti kekerasan dengan segenap nilai-nilai kearifan pendidikan kepesantrenan barangkali sebuah upaya untuk membangun kesadaran normatif teologis dan juga kesadaran sosial, dimana kita hidup di tengah masyarakat yang plural dari segi agama, budaya, etnis, dan berbagai keragaman sosial lainnya
Strategi Belajar Membaca Teks Arab Berbasis Belajar Mandiri Fitriani, Laily
Tarling : Journal of Language Education Vol 3 No 1 (2019): Desember 2019
Publisher : Prodi PBA Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.822 KB) | DOI: 10.24090/tarling.v3i1.2872

Abstract

ABSTRACT Learning to read cannot be separated in a series of metacognitive, cognitive and social mediation strategies. These three types of strategies have contributed to the implementation of learning to read Arabic texts especially for non-Arabic independent learners. This study aims to identify the problems that emerge when reading Arabic texts, what strategies students use and how the strategies can help them read Arabic texts. The method of this research is descriptive qualitative with a case study approach to students of Arabic Language and Literature departement in five and seven semester. Data collection is conducted by observation, interviews and documents, and analyzed qualitatively. The results of the study explained that: 1) The problems faced by students in reading Arabic texts are lack of understanding of new vocabulary / mufrodat, contextual understanding of texts when vocabulary / mufrodat is in a sentence and reading Arabic texts according to the rules of nahwiyah and shorfiyah; 2) Strategies used in reading Arabic texts are metacognitive, cognitive and social mediation strategies; 3) Strategies in the classroom consist of: opening dictionaries, searching for new vocabulary and summarizing the essence of the text. While the strategy outside the class consists of: discussing with friends, reading Arabic texts / writings through magazines, newspapers, books, and the internet, forming study groups with the application of peer tutors, repeating the material that has been studied, and learning to read texts before entering the class. Keywords: Strategy for learning, reading Arabic text, independent learning
SENI KALIGRAFI: Peran Dan Kontribusinya terhadap Peradaban Islam Fitriani, Laily
El-HARAKAH (TERAKREDITASI) Vol 13, No 1 (2011): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.674 KB) | DOI: 10.18860/el.v0i0.2014

Abstract

Calligraphy, one of the Islamic arts, has gotten a great attention in Muslim community. Basically, calligraphy is artistic writings (khat) taken from Al Quran and it is named based on the place:  Makki, Madani, Anbari and Baghdadi. By the time, names of (khat) shown, seems like Khufi, Mutsallats, Mudawwar, and some other types of writing.  Calligraphy  has  a big role in developing Islamic civilization in the world. The influence of Islamic power expantions, Arabitation, the role of the King and social elites give motivation and facilitate the development of calligraphy and influent the development of science especially in Abbasiyah period. After the Abbasiyah period, the existence of calligraphy still was existing, developing and showing the phenomenal calligrafers like Ibnu Muqlah. Kaligrafi, salah satu seni Islam, mendapat perhatian besar dalam komunitas Muslim. Pada dasarnya, kaligrafi adalah tulisan artistik (khat) yang diambil dari Al Quran dan dinamai berdasarkan tempat: Makki, Madani, Anbari dan Baghdadi. Pada saat itu, nama (khat) yang ditampilkan, sepertinya Khufi, Mutsallats, Mudawwar, dan beberapa jenis tulisan lainnya. Kaligrafi memiliki peran besar dalam mengembangkan peradaban Islam di dunia. Pengaruh ekspedisi kekuatan Islam, Arabitasi, peran Raja dan elit sosial memberikan motivasi dan memudahkan pengembangan kaligrafi dan mempengaruhi perkembangan ilmu pengetahuan khususnya pada masa Abbasiyah. Setelah masa Abbasiyah, keberadaan kaligrafi masih ada, berkembang dan menunjukkan kaligrafi fenomenal seperti Ibnu Muqlah.
Pelatihan Penulisan Cerita Pendek Berkeadilan Gender Di Madrasah Aliyah Al Hidayah Kecamatan Wajak Kabupaten Malang Rohmah, Galuh Nur; Fitriani, Laily; Santi, Vita Nur
EGALITA Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Pusat Studi Gender UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this time, some experts and practitioners of education have given idea about role of belles-lettres in education of child character. Do not deny again that belles-lettres of have important role in the world of education. Short story as one of belles-lettres form in creative writing region can be made as a media to study of justice and gender equality among adolescent as well as children. Adolescent in this time have recognized fiction readings in the form of short story, continued story, novel even pictorial story or comic. Meanwhile, its can not not be denied that a work, specially a story, not get out from its writer background. This research takes location in Madrasah Aliyah Al Hidayah of Wajak, District Of Wajak, Malang. And the result of this research is there is a change at student after done guidance; 1) student have information and knowledge about gender and its aspects 2) change of patterned thinking to treat fairly and equivalent between men and woman at home, school, and environment, and 3) student can put down issues about gender equality in his/ her short story. Dewasa ini beberapa ahli dan praktisi pendidikan juga telah memberikan gagasan tentang peran karya sastra dalam pendidikan karakter anak. Tak dipungkiri lagi bahwa karya sastra memilki peran penting dalam dunia pendidikan.  Cerita pendek sebagai salah satu bentuk karya sastra dalam wilayah kepenulisan kreatif bisa dijadikan media bagi pembelajaran keadilan dan kesetaraan gender di kalangan remaja dan juga anak-anak. Remaja saat ini sudah mengenal bacaan-bacaan fiksi berupa cerita pendek, cerita bersambung, novel bahkan cerita bergambar atau komik.  Sementara itu, tidak dipungkiri bahwa sebuah karya, sebuah cerita khususnya, tidak lepas dari latar belakang penulisnya.    Penelitian ini mengambil lokasi di Madrasah Aliyah Al Hidayah Desa Wajak, Kecamatan Wajak,  Kabupaten Malang sebagai lokusnya. Dan hasil dari penelitian ini adalahterjadi perubahan pada siswa setelah dilakukan pendampingan; 1) siswa memiliki pengetahuan dan informasi tentang gender dan aspek-aspeknya, 2) perubahan pola pikir untuk memperlakukan secara adil dan setara antara laki-laki dan perempuan baik itu di rumah, di sekolah, dan di lingkungan sekitar, dan 3) siswa mampu meletakkan isu keadilan gender dalam cerita pendeknya.
Membangun Karakter Anak Usia Dini Melalui Nilai-Nilai Islam Dalam Tradisi Perang Timbung Dozan, Wely; Fitriani, Laily
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 Juli 2020
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v1i1.2

Abstract

Salah satu tradisi yang sangat mengakar dalam perspektif masyarakat suku sasak yaitu tradisi perang timbung sebagai salah satu pembentukan nilai-nilai solidaritas mulai sejak dewasa, remaja, bahkan sampai anak-anak. Tradisi perang timbung merupakan tradisi yang lahir secara turun temurun dari nenek moyang terdahulu untuk dilakukan sebagai kegiatan masyarakat untuk mewujudkan persatuan dan persaudaraan mulai dari para kyai, tokoh-tokoh agama, dan sekaligus semua masyarakat khususnya di Desa Pejanggik. Tulisan ini, berusaha untuk mengungkapkan nilai-nilai keIslaman yang terkandung pada anak-anak usia dini sekaligus menelaah karakteristik ketika kegiatan terus menerus dilakukan melalui berbagai ritual-ritual. Fokus Penelitian ini bertujuan untuk membahas beberapa pertanyaan mendasar: Pertama, mengapa tradisi Perang Timbung mampu membangun karakteristik anak khususnya di Anak Usia Dini. Kedua, bagaimana masyarakat Desa Pejanggik dalam melaksanakan tradisi perang timbung dapat membangun nilai-nilai keIslaman yang relevan dalam konteks kekinan. Tulisan ini berangkat dari sebuah penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif dimana data-datanya diperoleh dari wawancara dan analisis literasi yang dilakukan secara mendalam di lokasi penelitian tersebut.
Internalisasi Nilai-nilai Karakter Islami Pada Anak Usia Dini Melalui Metode Berkisah Fitriani, Laily
ACIECE Vol 3 (2018): Annual Conference on Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia dini adalah sekelompok anak-anak yang usianya 0-6 tahun yang tingkattumbuh dan kembangnya masih dalam proses yang membutuhkan fasilitas yang tepat untukmengembangkan keterampilan yang dimilikinya. Dalam proses perkembangan tersebut banyakpihak yang memiliki tanggung jawab, yaitu orang tua (keluarga), guru, dan masyarakat.Perkembangan anak usia dini berjalan cepat, bahkan lebih cepat dari usia sesudahnya. Iniberkaitan dengan optimalisasi fungsi sel-sel saraf (neuron). Sejak dalam kandungan, sel-sel saraftersebut berkembang mengikuti pengalaman anak. Berkisah atau bercerita mampumenstimulasi imajinasi ingatan anak, bahwa otak tidak bisa membedakan anatara imajinasi danrealitas sehingga anak-anak benar-benar merasa terlibat dalam kisah tersebut. Posisi strategiberkisah sebagai media pembelajaran anak ini semakin strategis mengingat bahwa semua anaksenang dengan berkisah atau cerita. Berkisah dapat menjadi metode belajar efektif jika diramudengan baik. Bercerita atau berkisah dapat dilakukan dengan berbagai cara, bisa langsungdengan buku cerita, menggunakan boneka (tangan atau jari), menggunakan gambar-gambaryang disusun di atas papan, dan sebagainya. Ada banyak sekali kisah-kisah islami yang dapatdiceritakan kapada anak-anak guna menanamkan nilai-nilai karakter islami pada anak. Kisahkisah islami bisa kita ambil dari Al-Quran maupun dari hadist-hadist nabi
Manajemen Pembelajaran Inklusi di TK Laboratori Pedagogia UNY Yogyakarta Fitriani, Laily
ACIECE Vol 4 (2019): Annual Conference on Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article uses the type of descriptive qualitative research. this study describes the management of learning used in Kindergarten Laboratori Pedagogia UNY Yogyakarta. This kindergarten is one of the institutions that carry out inclusion based on culture, this study aims to describe the management of inclusive learning in Kindergarten Laboratori Pedagogia UNY Yogyakarta namely Javanese methods, with the object of research is inclusion learning used in Pedagogia Kindergarten and the principal of the Pedagogia Laboratories Kindergarten UNY Yogyakarta. For data collection, technical data analysis uses the interactive model of qualitative data analysis techniques with tho stages namely, data reduction and data display. The results of this study found that in the learning process not too distinguished between normal children and children with special needs. There are several points which are distinguished, one of which is the level of success of the learning process