Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENERAPAN PENDEKATAN SOMATIC, AUDITORY, VISUAL, INTELLRCTUALY (SAVI) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 3 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Fitriyaningsih, Fitriyaningsih; Jamzuri, Jamzuri; Rahardjo, Dwi Teguh
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.371 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Penggunaan pendekatan Somatic, Auditory, Visual Intelletualy (SAVI) melalui metode pembelajaran diskusi informasi dan demonstrasi dapat meningkatkan motivasi belajar fisika siswa. (2) Penggunaan pendekatan Somatic, Auditory, Visual Intelletualy (SAVI) melalui metode pembelajaran diskusi informasi dan demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 3 Boyolalitahun pelajaran 2012/2013 yang dikhususkan pada materi pokok teori kinetik gas sebanyak 31 siswa. Data diperoleh melalui pengamatan, review tanggapan guru, tes kognitif, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa : (1) penerapan pendekatan Somatic, Auditory, Visual, Intellectualy (SAVI)dengan metode pembelajaran diskusi informasi dan demonstrasidapat meningkatkan motivasi belajar fisika siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 3Boyolali Tahun Pelajaran 2012/2013 pada materi pokok teori kinetik gas. Peningkatan motivasi belajar fisika siswa terbukti dengan analisis lembar observasi motivasi belajar siswa selama penelitian berlangsungmeningkat sebesar 43,14 % pada siklus 1, dan 65,72 % pada siklus 2 dibandingkan dengan keadaan awal (2) Pendekatan Somatic, Auditory, Visua, Intellectualy (SAVI)dengan metode pembelajaran diskusi informasi dan demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 3 Boyolali Tahun Pelajaran 2012/2013 pada materi pokokteori kinetik gas. Peningkatan hasil belajar fisika siswa berdasarkan aspek kognitif  yakni ketuntasan belajar fisika oleh siswa pada awalnya sebesar 64,74 % meningkat menjadi 100 % pada siklus I, dan pada siklus II menjadi 96,77 % dari target yang ditetapkan yakni ketuntasan belajar siswa sebesar 75%. Kata Kunci : Pendekatan SAVI, motivasi belajar, hasil belajar
KEEFEKTIFAN MODEL TAKE AND GIVE TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA Fitriyaningsih, Fitriyaningsih
Journal of Elementary Education Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Journal of Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan model Take and Give terhadap aktivitas dan hasil belajar materi peristiwa alam pada siswa kelas V SDN 02 Gancang Kabupaten Banyumas. Desain penelitian yang digunakan yaitu quasi experimental dengan bentuk nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 01 dan 02 Gancang tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 42 siswa. Sampel penelitian diambil dengan teknik simple random sampling. Sampel pada kelas eksperimen 19 siswa dan kelas kontrol 21 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi, tes, dan observasi. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat analisis dan analisis akhir. Pengujian hipotesis menggunakan uji dua pihak dan uji satu pihak. Hasil uji hipotesis terhadap aktivitas siswa diperoleh thitung > ttabel (2,968 > 2.024) dan pada hasil belajar diperoleh thitung > ttabel (2,262 > 2.024), sehingga Ho ditolak. Berarti terdapat perbedaan aktivitas dan hasil belajar antara yang menggunakan model Take and Give dan model konvensional. Hasil uji pihak kanan terhadap aktivitas siswa diperoleh thitung = 2,574 dan  ttabel = 2.024, sedangkan pada hasil belajar diperoleh thitung = 2,239 dan ttabel = 2.024, sehingga Ho ditolak. Dengan demikian, aktivitas dan hasil belajar siswa yang menggunakan model Take and Give lebih baik daripada yang menggunakan model konvensional.The purpose of this research is to know the effectiveness of the Take and Give model against to the activities and learning result on the matter of natural events in students of 5th grade of Gancang 02 Elementary School District Banyumas.  The research design used was  quasi experimental with nonequivalent control group. The population in this research is student of 5th grade of Gancang 01 and 02 Elementary School the academic year 2013/2014 which totals of 42 students. Research samples taken with the simple random sampling technique. Sample on class experiment 19 students and class control 21 students.The technique of collecting data consist of documentation, test, and observation. Data analysis techniques used analysis prerequisite test and analysis end. The testing of hypotheses research using a test of the two parties and one parties. The results of the test hypotheses against the activity of students obtained tcount 2,968 > ttabel.024, and on the learning result obtained tcount 2,262 > ttabel 2.024, so Ho rejected. It means that there are differences between activities and learning result that use the Take and Give model with that use the conventional model. The results of the test the right against to the activity of students obtained tcount 2,574 and ttabel 2.024, while on the learning result obtained tcount 2,239 and ttabel 2.024, so Ho rejected.Thus, the activities and learning result of the students who use the Take and Give model better than who use the conventional model.
Learning Material Changes as the Impact of the 2013 Curriculum Policy for the Primary School/Madrasah Ibtidaiyah Prastowo, Andi; Fitriyaningsih, Fitriyaningsih
EDUKASIA Vol 15, No 2 (2020): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/edukasia.v15i2.7947

Abstract

 Every curriculum change in Indonesia impacts other components in the national education system, including the learning material. However, main material changes have not been discussed completely. This article presents the analysis result about the impact of 2013 curriculum for Primary School (PS) and Madrasah Ibtidaiyah (MI) in Indonesia on the subject materials. This study used a literature review which examined various applicable 2013 policy documents and textbooks as a representation of the core materials. The findings of this study indicate that the change from the 2006 curriculum to the 2013 curriculum in PS/MI level has an impact on changes in teaching material. The structure and method changes are more structured, hierarchical and not overlap among levels, due to core competencies. The presentation is thematic and from concrete to abstract. Material content also changes. Teaching materials in the 2013 curriculum in PS/MI level are contextual, integrative and focused on character and soft skills. Teaching materials in the 2013 Curriculum also covers critical and creative thinking, communicative, and collaborative learning.
Implementasi Program Literasi dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar Fitriyaningsih, Fitriyaningsih
Indonesian Journal of Primary Education Vol 5, No 1 (2021): Indonesian Journal of Primary Education
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v5i1.37560

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya siswa dalam memahami tanda baca, serta kurangnya budi pekerti siswa di lingkungan sekolah khususnya pada proses pembelajaran, sehingga perlu diadakan sebuah program yang dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa di MI Assuniyah 03 Losari-Lor yaitu melalui implementasi program literasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program literasi, hasil dari program literasi dan faktor pendukung dan penghambat implementasi program literasi dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas III di MI Assuniyah 03 Losari-Lor. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi perpanjang pengamatan. Sementara itu data hasil penelitian di analisis menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan/kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, membuktikan bahwa program literasi sangat penting bagi siswa-siswi di MI Assuniyah 03 Losari-lor dalam meningkatkan kemampuan membaca. Kegiatan literasi tersebut meliputi: (1) membaca senyap, membaca terbimbing, membaca mandiri dan membaca bersama (2) Terdapat upaya menciptakan sarana dan lingkungan kaya literasi dengan adanya area baca, perpustakaan, sudut baca di setiap kelas, di berlakukannya wajib baca 15 menit sebelum masuk kelas (3) Hambatan dalam pelaksanaan program literasi berupa waktu dan karakter siswa.
E-Cefit Test (Certification Test) sebagai Penunjang Profesi Akuntan dalam Menghadapi Era Artificial Intelligence Esmawati, Esmawati; Fitriyaningsih, Fitriyaningsih; Narulitasari, Devi
Jurnal Akuntansi dan Audit Syariah (JAAiS) Vol 2 No 2 (2021): December 2021
Publisher : Jurusan Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.711 KB) | DOI: 10.28918/jaais.v2i2.4257

Abstract

Technology is increasingly developing into a means to facilitate human work and activities. One of them facilitates the performance of an accountant to be able to complete work precisely, quickly, and accurately. The sophistication of this technology is the main target so that every job can be completed perfectly with the help of the application system. Technological sophistication that can be utilized in the accounting field, especially by an accountant, is in the form of using an application system that utilizes artificial technology. But on the other hand, it is feared that technological developments will eventually be able to shift the accounting profession itself. To become a professional accountant, of course, requires certification that has met the qualification standards in accordance with the main competencies and special competencies in the accounting field. This study seeks to improve the soft skills of accountants to be able to compete in the artificial intelligence era so that the accounting profession cannot be replaced in the future. The implementation of this soft skill improvement is in the form of special training based on application technology, which is able to support the performance and readiness of accountants in facing the Certified Statement of Financial Accounting Standards or often abbreviated as CPSAK. This study uses a descriptive qualitative approach as an effort to understand the various concepts found in the research process, using content analysis techniques. Content analysis technique is a research method used to find out the conclusions of a text or in other words, content analysis is a research method that wants to reveal the author's ideas that want to be implemented. From this research, it is able to produce the application of E-Cefit Test (Certification Test) as a special training effort in order to be able to produce professional accountants. This application is designed to prepare prospective accountants to pass the certification exam through technology-based online learning media.
Penerapan Sistem Integrasi Elektronik dan Pengamatan Perlakuan Sifat Jamur Berdasarkan Suhu dan Kelembaban Pada Ruang Tumbuh Jamur likasi RFID untuk Sistem Kuping (Auricularia Sp.) Ilona Usuman; Fitriyaningsih Fitriyaningsih
IJEIS (Indonesian Journal of Electronics and Instrumentation Systems) Vol 1, No 2 (2011): October
Publisher : IndoCEISS in colaboration with Universitas Gadjah Mada, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.188 KB) | DOI: 10.22146/ijeis.1928

Abstract

AbstrakSalah satu jenis jamur yang dikenal selama ini adalah Jamur Kuping atau yang dalam bahasa latin disebut dengan Auricularia Sp. Jamur Kuping merupakan tanaman yang sangat sensitif terhadap suhu dan kelembaban lingkungan. Dengan alasan tersebut sehingga diterapkan suatu integrasi elektronik dan pengamatan terhadap perlakuan pertumbuhan jamur pada sistem pemantauan suhu dan kelembaban udara pada ruang pertumbuhan Jamur Kuping. Sistem ini dapat mengukur dan memantau suhu dan kelembaban suatu ruangan serta menampilkannya pada LCD Display. Sistem menggunakan mikrokontroller ATmega 8535. Sensor suhu, Sensor kelembaban yang digunakan yaitu seri SHT11, display menggunakan LCD 16x2 yang dilengkapi dengan keypad untuk memasukkan nilai suhu dan kelembaban yang akan ditentukan dan dilengkapi indikator berupa LED. Saat suhu hasil pembacaan aktual sensor lebih besar dari set point suhu maka LED kuning sebagai indicator suhu menyala, sedangkan jika kurang dari atau sama dengan set point maka LED kuning mati. Untuk Kelembaban, saat kelembaban hasil pembacaan aktual sensor lebih kecil dari set point kelembaban maka LED biru sebagai indikator kelembaban akan menyala, dan LED biru mati ketika kelembabannya kurang dari atau sama dengan set point kelembaban. Kata kunci— Jamur Kuping, Auricularia Sp, suhu, kelembaban, Mikrokontroller Atmega 8535, SHT 11 Abstract One type of fungus that is known for this fungus in the ear or the Latin language called Auricularia sp. Ear fungus is a plant that is very sensitive to temperature and humidity environment. For all these reasons that applied to an electronic integration and observations on the treatment of fungal growth on the system monitoring temperature and humidity on the growth of fungus ear space. This system can measure and monitor temperature and humidity of a room and display it on LCD Display. System using a microcontroller ATmega 8535. Temperature sensor, humidity sensor used is SHT11 series, using a 16x2 LCD display is equipped with a keypad to enter the temperature and humidity to be determined and furnished in the form of LED indicators. When the actual temperature sensor readings greater than the set point temperature of the LED lights yellow as a temperature indicator, whereas if it is less than or equal to the set point then the yellow LED die. For humidity, while the actual humidity sensor readings is smaller than the humidity set point as a blue LED indicator will light up the moisture and the blue LED die when the humidity is less than or equal to the set point humidity. Keywords— Ear fungus, Auricularia Sp, temperature, humidity, microcontroller Atmega 8535, SHT 11
Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Petani Dalam Pemanfaatan Sistem Resi Gudang Di Kabupaten Situbondo Fitriyaningsih Fitriyaningsih; Sulistyaningsih Sulistyaningsih
AGRIBIOS Vol 16 No 2 (2018): NOPEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengetahui seberapa besar respon petani terhadap pemanfaatan SRG yang ada, mengetahui apa saja faktor – faktor yang mempengaruhi petani dalam pemanfaatan SRG di Kabupaten Situbondo. Analisis statistik yang digunakan adalah Analisis Deskriptif. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan snowball sampling, yaitu suatu cara pengambilan sampel dengan cara menelusuri siapa saja petani padi yang mempunyai luas kepimilikan lahan ≥ 1 Ha di Kabupaten Situbondo, berdasarkan informasi dari petani sampai pada petani berikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon petani terhadap Sistem Resi Gudang (SRG) di Kabupaten situbondo sangat rendah, hal ini dapat dilihat dari uji proporsi yang didapat kurang dari 50 %. Rendahnya respon petani tersebut disebabkan oleh beberapa hal seperti: Ketidaktahuan mengenai inovasi baru seperti Sistem Resi Gudang, ketidakpahaman terhadap pemanfaatan Sistem Resi Gudang, kurangnya sosialisasi kepada petani kecil mengenai Sistem Resi Gudang, sebab ada dari salah satu responden yang mengikuti sosialisasi SRG tetapi tidak tahu bahkan tidak paham sama sekali, maka dari itu kedepan perlu adanya sosialisasi yang lebih menarik minat dan ketertarikan terhadap para petani akan Sistem Resi Gudang yang ada di Kabupaten Situbondo. Sedangkan untuk faktor – faktor yang mempengaruhi petani dalam pemanfaatan (SRG) dari kesebelas faktor tersebut, ada 3 faktor yang dominan mempengaruhi yakni faktor pendidikan, kepemilikan lahan, dan keikutsertaan dalam sosialisasi mengenai Sistem Resi Gudang. Hal ini karena pada umumnya petani responden yang sudah terbiasa dengan kebiasaan mereka dalam panen raya, langsung menjual hasil tanpa melalui penundaan jual seperti pada Sistem Resi Gudang, terkait dari biaya operasional, perawatan pengangkutan dan lain-lain sehingga petani responden tentu lebih memilih inovasi yang mudah untuk diterima dan tidak sulit untuk mereka adopsi kedepannya.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHA TANI SORGUM DI KABUPATEN SITUBONDO Fitriyaningsih Fitriyaningsih; Soetriono Soetriono; Joni Murti Mulyo Aji
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pendapatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani sorgum di Kabupaten Situbondo. Sampel petani sorgum sebanyak 19 responden yang ditentukan dengan teknik kuota. Data dikumpulkan melalui data primer dan data sekunder yang dianalisis menggunakan analisa pendapatan dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa per hektar lahan petani dalam satu tahun usaha tani sorgum menguntungkan dengan nilai pendapatan Rp.50.342.873. Faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani sorgum secara parsial dipengaruhi oleh produksi, harga jual, dan biaya pestisida. Sementara secara simultan pendapatan dipengaruhi oleh luas lahan, produksi, biaya benih, biaya pupuk, biaya pestisida, harga jual, pengalaman, dan tenaga kerja.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHA TANI SORGUM DI KABUPATEN SITUBONDO Fitriyaningsih Fitriyaningsih; Soetriono Soetriono; Joni Murti Mulyo Aji
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.2308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pendapatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani sorgum di Kabupaten Situbondo. Sampel petani sorgum sebanyak 19 responden yang ditentukan dengan teknik sampling kuota. Data dikumpulkan melalui data primer dan data sekunder yang dianalisis menggunakan analisa pendapatan dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa per hektar lahan petani dalam satu tahun usaha tani sorgum menguntungkan dengan nilai pendapatan Rp.55.184.836,-/ha. Faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani sorgum secara parsial dipengaruhi oleh produksi, harga jual, dan biaya pestisida. Sementara secara simultan pendapatan dipengaruhi oleh luas lahan, produksi, biaya benih, biaya pupuk, biaya pestisida, harga jual, pengalaman, dan biaya tenaga kerja.