Gatut Susanto
Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia Pascasarjana-Universitas Negeri Malang

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar Menulis untuk Pelajar BIPA Tingkat Pemula Izhhar Amala Zein; Gatut Susanto; Kusubakti Andajani
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 11: NOVEMBER 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i11.14153

Abstract

Abstract: This development research aims to produce teaching material of writing for beginner students of BIPA. The development procedure is carried out by the stages of goal setting, designing, developing and disseminating the product. The development procedure was adapted from Thiagarajan's four-D Models. The results of the development indicated that three aspects were described, namely (1) the content of teaching materials; (2) language; and (3) the presentation based on the results of the validation test in accordance with BIPA experts and BIPA practitioners in the use of products, it can be concluded that writing teaching materials for beginner students of BIPA are feasible to be used.Abstrak: Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar menulis bagi pelajar BIPA tingkat pemula. Prosedur pengembangan dilakukan dengan tahapan penetapan tujuan, perancangan, pengembangan, dan diseminasi produk. Prosedur pengembangan tersebut diadaptasi dari four-D Model.  Hasil pengembangan menunjukkan bahwa tiga aspek yang digambarkan, yaitu (1) isi bahan ajar; (2) kebahasaan; (3) penyajian berdasarkan hasil uji validasi pakar BIPA dan praktisi BIPA dalam penggunaan produk dapat disimpulkan bahan ajar menulis untuk pelajar BIPA tingkat pula ini layak digunakan.
PRINSIP DAN TEKNIK MENGAJARKAN KOSAKATA BI KEPADA PEBELAJAR BIPA Gatut Susanto
Diksi Vol 14, No 2: DIKSI JULI 2007
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diksi.v14i2.6599

Abstract

The extent of vocabulary possessed by learners of BIPA, of BahasaIndonesia sebagai Penutur Asing, or of the Indonesian language as foreignspeakers, has a positive correlation with the extent of their achievement inmastering that language. As part of the effort to keep applying communicativeteaching, careful attention needs to be paid to the teaching of vocabulary tolearners of BIPA in order that it remains on the communicative lane and thevocabulary learned has enduring retention in their memory so that they could makeit function both as a means of communication and as a means of performing theirspeech acts.The syllabus planned for the vocabulary teaching is a curriculum modeldetermining the direction of the teaching program and describes the objectives tobe achieved in each learning activity. The syllabus design enables the teachers toformulate lesson plans that are in line with the teaching objectives to be achieved.The plan of the syllabus should be made integrally in order that the vocabularyteaching could be linked with other components like skill aspects of the targetlanguage such as function, context, and grammar as well as its cultural aspects.Keywords: vocabulary, foreign speakers, teaching
Bahan Ajar Keterampilan Berbicara Tingkat Menengah untuk Pembelajaran BIPA Daring Ivena Violensia; Gatut Susanto; Kusubakti Andajani
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 7: JULI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i7.14925

Abstract

Abstract: Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar berbicara BIPA tingkat menengah untuk pembelajaran daring. Prosedur pengembangan menggunakan model ADDIE dengan lima tahapan sebagai berikut. Tahapan tersebut adalah (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, dan (5) evaluasi. Hasil produk pengembangan divalidasi oleh ahli materi dan praktisi BIPA. Berdasarkan hasil uji validasi tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar keterampilan berbicara ini layak digunakan untuk pembelajaran BIPA secara daring.Abstrak: This study is aimed to develop online intermediate-level BIPA speaking teaching materials. The development procedure used the ADDIE model with five stages as follows: (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, and (5) evaluation. The online intermediate-level BIPA speaking teaching materials were validated by BIPA teaching material experts and BIPA practitioners. Based on the results of the validation test, it can be concluded that this speaking skill teaching material is suitable for online BIPA learning.
Pengembangan Bahan Ajar Berbicara untuk Pelajar BIPA Tingkat Pemula Tinggi Jamiatul Asyah; Gatut Susanto; Kusubakti Andajani
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 4: APRIL 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i4.14719

Abstract

Abstract: This research aims to produced speaking teaching materials for BIPA students in novice high level. The development model used is Borg and Gall development model. The result of the development is the teaching material developed have three characteristics, namely the topics in the teaching material according to the needs of BIPA students in novice high level, the speaking material is based on language functions for verbal communication needs, and the level of Indonesian difficulty is adjusted to skills of the BIPA students in novice high level. Based on the validation, it is concluded that the teaching material produced is worthy because it matches the characteristics of BIPA students in novice high level.Abstrak: Tujuan penelitian ini menghasilkan bahan ajar berbicara untuk pelajar BIPA tingkat pemula tinggi. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Borg dan Gall. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memiliki tiga karakteristik, yaitu topik-topik yang terdapat dalam bahan ajar ini sesuai dengan kebutuhan pelajar BIPA tingkat pemula tinggi materi berbicara didasarkan pada fungsi bahasa untuk kebutuhan berkomunikasi lisan, dan tingkat kesulitan bahasa Indonesia yang digunakan disesuaikan dengan tingkat kemahiran pelajar BIPA pemula tinggi. Berdasarkan hasil uji validasi pakar dan praktisi BIPA dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang dihasilkan cukup layak karena sesuai dengan karakteristik pelajar BIPA tingkat pemula tinggi.
KOHESI DAN KOHERENSI BAHASA INDONESIA DALAM KARANGAN MAHASISWA JURUSAN ASEAN STUDIES UNIVERSITAS WALAILAK THAILAND TAHUN 2016 Diah Ayu Puspitasari; Gatut Susanto
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.556 KB) | DOI: 10.17977/um007v1i22017p008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan piranti kohesi dan koherensi pada karangan mahasiswa ASEAN Studies Universitas Walailak. Data penelitian ini berupa piranti kohesi dan koherensi dalam karangan mahasiswa ASEAN Studies. Berdasarkan analisis data, diperoleh dua hasil penelitian. Pertama, mahasiswa ASEAN Studies menggunakan beragam piranti kohesi gramatikal dan leksikal. Kedua, mahasiswa ASEAN Studies membentuk koherensi dalam karangannya dengan menghadirkan piranti kohesi, serta memunculkan hubungan parataksis yang ditunjukkan dengan penataan gagasan secara subordinatif.
Translation Error of Thai Folktales into Indonesian Language by Asean Studies College Students Walailak University Thailand Sirirawadee Boonyakiat; A. Syukur Ghazali; Gatut Susanto
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 6, No 4: December 2018
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.764 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to describe the error of translation Thai folklore texts into Indonesian language by Thai students which in the results of the translation are divided into two analysis as follows: the mistake of word selection and the mistake of composing the sentence. This research use approach and descriptive qualitative research type. Mistakes are mostly caused by the lack of comprehension of Indonesian language as a target language, especially Indonesian language in various contexts minimized the vocabulary of Indonesia language by Thai studentsKey Words: error in translation, Thai language folktales texts Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan penerjemahan teks cerita rakyat bahasa Thai ke dalam bahasa Indonesia oleh mahasiswa Thailand yang muncul dalam hasil terjemahan terbagi menjadi dua analisis, yaitu: kesalahan pemilihan kata dan kesalahan penyusunan kalimat. Penelitian ini menggunakan pendekatan dan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Kesalahan banyak disebabkan oleh minimnya pemahaman ketatabahasan bahasa Indonesia sebagai bahasa sasaran, terutama bahasa Indonesia dalam berbagai konteks serta minimnya kosa kata dalam bahasa Indonesia yang dimiliki oleh mahasiswa Thailand.Kata kunci: kesalahan terjemahan, teks cerita rakyat bahasa Thai
Kesalahan Klausa Dalam Karangan Mahasiswa BIPA Tingkat Pemula Rifa Hanifah; Anang Santoso; Gatut Susanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 4: APRIL 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i4.13344

Abstract

Abstract: This study aims to find out the errors of clauses contained in essays by BIPA beginner level students at State University of Malang. This study uses a qualitative approach to the type of text analysis research. This research data in the form of error clauses with data sources in the form of essays from beginner level BIPA students. This research instrument is based on the error analysis guide, clauses. Data analysis was carried out qualitatively by reading the full essay of BIPA students, marking errors contained in BIPA student essays, grouping error data based on patterns of error clauses into prepared tables, reducing error data by sorting out error data made more than three data sources only, and a summary of results. The results showed that there were errors in clauses. Error clauses in beginner level BIPA student essays include (a) Pø clause errors (empty predicate), (b) Sø clause errors (empty subject), (c) Bitransitive verbal clause errors with meN-i, ber, and me error clauses -i, and meN-, and (d) Mistakes in monotransitive clauses with patterns of ber-, meN-, me-, per-, -i, –an, and –nya.Abstrak: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kesalahan klausa yang terdapat dalam karangan mahasiswa BIPA tingkat pemula di Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian analisis teks. Data penelitian ini berupa kesalahan klausa dengan sumber data berupa karangan mahasiswa BIPA tingkat pemula. Instrumen penelitian ini didasarkan pada panduan analisis kesalahan klausa. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan membaca karangan mahasiswa BIPA secara utuh, menandai kesalahan yang terdapat dalam karangan mahasiswa BIPA, mengelompokkan data kesalahan berdasarkan pola kesalahan klausa kedalam tabel yang telah disiapkan, mereduksi data kesalahan dengan cara memilah data kesalahan yang dilakukan lebih dari tiga sumber data saja, dan penyimpulan hasil. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kesalahan pada klausa. Kesalahan klausa pada karangan mahasiswa BIPA tingkat pemula mencakup (a) Kesalahan klausa Pø (predikat kosong), (b) Kesalahan klausa Sø (subjek kosong), (c) Kesalahan klausa verbal bitransitif dengan pola kesalahan meN-i, ber-an, me-i, dan meN-kan, dan (d) Kesalahan klausa monotransitif dengan pola ber-, mem-, meN-, per-, -i, –an, dan –nya.
Bahan Ajar Menyimak untuk Pelajar BIPA Tingkat Pemula Tinggi Yeni Dwi Rahayu Ningtyas; Kusubakti Andajani; Gatut Susanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 5: MEI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i5.14755

Abstract

Abstract: The aim of the development of the teaching material is to produce a prototype of teaching material that focuses on improving the listening skill in learning Indonesian for Foreigners (BIPA). The teaching material developed using American Council on the Teaching of Foreign Language (ACTFL) as the reference of material development based on the level of language skill of the students. The listening teaching material obtained a score of 60% on the aspect of the content of teaching material, 58% on the aspect of the systematic of teaching material, 62% on the aspect of the language uses of teaching material, and 60, 41% on the aspect of the layout of teaching material. Based on the score obtained, the teaching material developed is in the category of “feasible enough to be implemented” and need to revise based on the criticisms, suggestions, and comments from the learning experts and practitioners of BIPA.Abstrak: Pengembangan bahan ajar ini bertujuan untuk menghasilkan prototype bahan ajar yang berfokus pada peningkatan kemampuan menyimak pada pembelajaran bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Bahan ajar ini dikembangkan menggunakan American Council on the Teaching of Foreign Language (ACTFL) sebagai acuan pengembangan materi berdasarkan tingkat kemampuan berbahasa pelajar. Bahan ajar menyimak ini memperoleh skor 60% pada aspek isi bahan ajar, 58% pada aspek sistematika bahan ajar, 62% pada aspek penggunaan bahasa bahan ajar, dan 60,41% pada aspek tampilan bahan ajar. Berdasarkan pemerolehan skor tersebut, bahan ajar yang dikembangkan ini masuk dalam kategori “cukup layak diimplementasikan” dan diperlukan revisi-revisi berdasarkan kritik, saran, dan komentar dari ahli pembelajaran BIPA dan praktisi-praktisi BIPA.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING (BIPA) TINGKAT MADYA Sheilla Arumdyahsari; Widodo Hs; Gatut Susanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.5, Mei 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.079 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i5.6263

Abstract

The purpose of this research is to develop BIPA’s teaching materials in intermediate level with reference ACTFL, integrative learning model, and communicative with design eligibility notice, presentation, content, language, and application. Data obtained from observation, interviews, and questionnaires. Data were analyzed using qualitative and quantitative techniques. The study states that the teaching materials developed worthy and ready to be implemented. There revisions on the book's cover, captions, sheets offerings, variations in grammar exercises, and language in the preface.Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar BIPA tingkat madya dengan acuan ACTFL, model pembelajaran integratif, dan komunikatif dengan memerhatikan kelayakan kegrafikan, penyajian, isi, bahasa, dan penerapan. Data diperoleh dari observasi, wawancara, dan angket. Data dianalisis menggunakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa bahan ajar yang dikembangkan layak dan siap diimplementasikan. Terdapat revisi pada sampul buku, keterangan gambar, lembar persembahan, variasi latihan tata bahasa, dan bahasa pada kata pengantar.
KESALAHAN BENTUKAN KATA BERAFIKS DALAM KARANGAN MAHASISWA THAILAND YANG BERBAHASA IBU BAHASA MELAYU Robeeyah Bueraheng; Imam Suyitno; Gatut Susanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 6: Juni 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.945 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i6.9328

Abstract

The aim of this study is to describe the error of affixed word formation by Thai students who speak Malay as their mother tongue that covers (1) the error of affixed word formation as viewed from context sentence, (2) the error of affixed word formation as viewed from the natural use of words. This research design being use in this study is qualitative research design and the researcher employs essay writing technique as the main data collection. The findings indicate that the Thai students who speak Malay as their mother tongue performed the error of affixed word formation as viewed from context sentence. The findings pointed out some errors that covered (1) affixes omission (prefixes, suffixes and circumfix), (2) affixes addition (prefixes and suffixes), and (3) affixes ambiguity usage (prefixes and circumfix). Furthermore, based on the context sentence, the researcher found that there were errors of affixed word formation as viewed from the natural use of words. These issues caused by the use of unnatural words, such as permula kali, bergaulan, mengirimkan, berhormat, berziarah, berbual, kedudukan, berhubungan siraturrahmi, tersoho, bercakap.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan bentukan kata berafiks dalam karangan mahasiswa Thailand yang berbahasa ibu bahasa Melayu, meliputi (1) kesalahan bentukan kata berafiks ditinjau dari konteks kalimat dan (2) kesalahan bentukan kata berafiks ditinjau dari kelaziman penggunaan kata. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik penugasan menulis karangan. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Thailand yang berbahasa Ibu bahasa Melayu banyak melakukan kesalahan bentukan kata berafiks ditinjau dari konteks, meliputi (1) penghilangan afiks (prefiks, sufiks, dan konfiks), (2) penambahan afiks (prefiks dan sufiks), dan (3) kerancuan penggunaan afiks (prefiks dan konfiks). Selanjutnya, kesalahan bentukan kata berafiks ditinjau dari kelaziman penggunaan kata. Hal ini terjadi karena penggunaan kata-kata yang tidak lazim, seperti permula kali, bergaulan, mengirimkan, berhormat, berziarah, berbual, kedudukan, berhubungan siraturrahmi, tersoho, bercakap.