Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN PARA IBU MENGENAI BORAKS DAN FORMALIN DI LINGKUNGAN PENGASINAN Sari, Elfira Maya; Nurfajriah, Siti
Jurnal Mitra Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): JMK
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu – ibu terhadap boraks dan formalin yang terkandung didalam makanan sebagai bahan pengawet berbahaya. Lokasi penelitian berada di wilayah pengasinan, bekasi timur dengan sampel berjumlah 30 orang ibu. Penelitian dilakukan pada bulan April sampai dengan Mei 2016. Desain penelitian menggunakkan analitik kuantitatif intervensi, pengumpulan dan pengolahan data secara manual berupa hasil scoring pengetahuan. Dari 30 orang responden 62.5% memiliki pengetahuan cukup, 21,9% persen memiliki pengetahuan kurang dan sisanya memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai bahan pengawet berbahaya.
ANALISA BETA KAROTEN PADA SAYURAN LOKAL DI INDONESIA Sari, Afrinia Eka; Mayasari, Elfira
Jurnal Mitra Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): JMK
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa kandungan beta karoten pada sayuran lokal di Indonesia dengan cara kuantitaif menggunakkan alat spektrofotometri dengan panjang gelombang 350 – 550 nm. Sampel yang digunakan adalah wortel, labu kuning, bayam merah, jagung, kol ungu, terong ungu, bit merah, cabai merah, tomat dan bayam. Pengukuran sampel dibandingkan dengan standar beta karoten murni, pengukuran dilakukan triplo. Pengukuran seri larutan standar beta karoten dimulai dari konsentrasi 1,5 ppm, 3 ppm dan 5 ppm diperoleh R = 0.985. Dari hasil pengukuran sampel diperoleh bahwa urutan kandungan beta karoten dari yang tertinngi adalah cabai merah, wortel, jagung manis, bayam merah, labu kuning, tomat, bayam hijau, bit merah, kentang, terong ungu.
KANDUNGAN NITRIT (NO2) DAN NITRAT (NO3) DALAM AIR MINUM DI DESA CIKETING UDIK KECAMATAN BANTAR GEBANG KOTA BEKASI Windasari, Wiwin; Maya Sari, Elfira
Jurnal Mitra Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Mitra Kesehatan
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmk.v3i2.79

Abstract

Pendahuluan: Air minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Persyaratan pokok air meliputi persyaratan biologi, fisika, dan kimiawi. Masalah yang serius di negara berkembang yaitu masalah kimiawi yang tidak dapat diatasi dengan merebus air untuk diminum, salah satunya seperti kandungan nitrit dan nitrat. Kandungan nitrit dan nitrat di dalam air minum tidak boleh melebihi kadar yang telah ditetapkan oleh Permenkes RI NO. 492 Tahun 2010 yaitu 3 mg/L untuk nitrit dan 50 mg/L untuk nitrat.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nitrit dan nitrat dalam air minum di Desa Ciketing Udik Kecamatan Bantar Gebang Kota Bekasi dan untuk mengetahui kesesuaian kadar nitrit dan nitrat dalam air minum dengan kadar yang telah ditetapkan. Metode: Metode yang digunakan yaitu Ion Kromatografi yang dapat mengukur kadar nitrit dan nitrat secara bersamaan dalam satu sampel. Fase diam berupa kolom berbahan silika gel yang dilapisi oleh resin penukar anion. Eluen yang digunakan yaitu natriun borat glukonat dengan pelarut asetonitril. Ion-ion dalam larutan sampel dibawa melalui fase gerak. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 sampel mengandung nitrit sebesar 0,91 mg/L dari 15 sampel yang masih dibawah kadar baku mutu dan 2 sampel dari 15 sampel mengandung nitrat yang melebihi kadar baku mutu sebesar 68,14 mg/L dan 112, 25 mg/L. Kesimpulan: Sampel tersebut dinyatakan tidak layak untuk dikonsumsi.
PENCEGAHAN STUNTING DENGAN PENERAPAN PHBS DAN PENGGUNAAN SENYAWA ALAMI Maulin Inggriani; Elfira Maya Sari
Jurnal Mitra Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Mitra Masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting is a chronic malnutrition problemcaused by a lack of nutritional intake for a long time and notcaused by hormonal disorders or diseases. Malnutrition in children can cause children to become sickeasily, not optimal body postures, intelligence below normal and increase mortility in infants andchildren. Stunting can result in long-term economic losses for Indonesia. The purpose of this activity is toprovide insight to the community to prevent stunting to thrive in children. This activity is carried outonline with the target audience of the general public participating in the webinar. To determine ofparticipants education, an evaluation was conducted using pre test and post test questionnaires toparticipants, then analyzed descriptively. The result of this activity is that the level of communityknowledge based on results of the pre test and post test has increased significantly, which is almost86,42%. This can be seen from the discussion and questions given to the speakers and the highest scoreobtained. The highest score after the pre test was obtained up to 100 points while the lowest was 15points. The highest score after the post test is obtained up to 100 points while the lowest is 30 points.
PEMERIKSAAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU PADA MASYARAKAT DI WILAYAH PUSKESMAS KALIBARU KOTA BEKASI Siti Nurfajriah; Maulin Inggriani; Ria Amelia; Elfira Maya Sari
Jurnal Mitra Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Mitra Masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.86 KB)

Abstract

Pendahuluan: Glukosa darah adalah gula yang berada dalam darah yang terbentuk dari hasil akhirkatabolisme karbohidrat. Kadar glukosa darah erat kaitannya dengan penyakit diabetes mellitus (DM).Pemeriksaan penyaring dapat dilakukan melalui pemeriksaan glukosa darah sewaktu (GDS) yang dapatdigunakan sebagai deteksi dini penyakit DM. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalahmelihat gambaran kadar GDS di 4 posbindu (teratai 1, anggrek 1, dahlia, dan mawar) wilayah kerjaPuskesmas Kalibaru Kecamatan Medan Satria Kota bekasi. Metode: Jenis penelitian cross sectionaldengan metode pengambilan sampel secara acak. Kegiatan dilakukan pada tanggal 12 – 19 Agustus 2019.Pelaksanaan kegiatan PKM bekerjasama dengan Puskesmas Kalibaru yang melibatkan dosen, mahasiswa,kader posbindu, dan tenaga kesehatan dari Puskemas Kalibaru. Sasaran kegiatan adalah warga yangtinggal di 4 wilayah posbindu. Pemeriksaan glukosa darah sewaktu menggunakan metode point of caretesting (POCT). Hasil: Hasil pemeriksaan menunjukkan responden yang memiliki kadar GDS < 70mg/dL sebanyak 1 orang (1%) dan GDS > 200 mg/dl sebanyak 21 orang (11%). Kadar GDS > 200mg/dL lebih didominasi pada responden perempuan sebanyak 81% dan laki-laki 19%. Responden denganrentang usia 55 – 64 tahun memiliki kadar GDS > 200 mg/dL sebanyak 43%. Kesimpulan: 52% wargayang ditinggal di 4 wilayah posbindu memiliki kadar GDS normal.
PERBANDINGAN SENYAWA SIANIDA PADA DAUN SINGKONG DENGAN PERENDAMAN NaHCO3 DAN Ca(OH)2 Elfira Maya Sari; Siti Nurfajriah
Journal of Research and Education Chemistry Vol. 4 No. 1 (2022): APRIL
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.165 KB) | DOI: 10.25299/jrec.2022.vol4(1).9332

Abstract

Cassava contains the 80-90% carbohydrates, while Cassava leaves contain proteins, minerals, vitamins, and toxins that called Glucocide Cyanogenic. Glucose Cyanogenic can be hydrolyzed into Cyanide Acid which can bond with fe 2+ or fe 3+ in blood so that be able to degrade oxygen levels in the body cells. The purpose of this study is to know the effects of submersion NaHCO3 solution and Ca(OH)2 solution with time variations of submersion to the levels of cyanide in the cassava leaves. The pressence of Cyanide in the cassava leaves uses UV vis Spectrophotometer. The data was statistically analyzed by using a two-way anova test. According to the research, the highest levels of Cyanide found in NaHCO3 solution with 41,2656 ppm, with a reduction levels of Cyanide by 22.05% and The Ca(OH)2 with 53,9218 ppm with a reduction of Cyanide levels by 34.77% in 1 hour soaking. A statistical value of 0.106 and 0.116 (p>0.05) indicates that there is no differences of submersion of NaHCO3 solution and Ca(OH)2 solution with the time variatons that already done.