Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PkM PENGEMBANGAN POS KESEHATAN PESANTREN (POSKESTREN) DI YAYASAN WAKAF UMI PESANTREN WIHDATUL ULUM DESA BONTOKASSI, KEC. PARANGLOE, KAB. GOWA TAHUN 2017 Syam, Nasruddin; Gafur, Abd.; Hamzah, Wardiah
Jurnal BALIRESO Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal BALIRESO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.749 KB)

Abstract

Pesantren become motivator and innovator in health development, and become role model in cleanand healthy living behavior for the surrounding community. The problems of existing pesantrenincluding the partners (Yayasan Wakaf UMI Pesantren Wihdatul Ulum) in the service to thecommunity are: (1) Not knowing the condition and health condition of the surroundingcommunity, (2) Partners also do not have container of community empowerment in health sectorand, (3) Human resources that manage it. Self Awareness Survey showed that there are healthproblems of skin disease (itching and scabies), the issue of personal hygiene, sanitation or ,. Thenthe deliberation of poskestren formation and the election of board and cadre of poskestren (santrihusada) to run and run poskestren. In order for poskestren cadres to perform postcestrene activitiesthen conducted poskestren training that followed 30 people. In order poskestren activities can workwell it needs guidance specifically motivated cadre poskestren based health problems are advancedstudents and the community. The need for support of resources, such as table towels, beds andmedicine boxes in the secretariat poskestren
IbM SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) ANAK GANGGUAN AUTISM SPECTRUM DISORDER DI KOTA MAKASSAR Syam, Nasruddin; Gafur, Abd; Hamzah, wardiah
Jurnal BALIRESO Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal BALIRESO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.593 KB)

Abstract

Reports from the World Health Organization (WHO) in 2013 stated that the global prevalence ofASD latest median is 62/10 000 or 160 children one of whom had Autism Spectrum Disorder(ASD). The high prevalence of ASD encourages governments and communities establisheducational institutions such as extraordinary school (SLB), to help ASD children can grow anddevelop like other communities. The problem often faced by partners (SLB Laniang, SLB AutisBunda and SLB Pembina Provinsi Sulsel Kota Makassar) is uncertain about how to takemeasurements and mapping ASD child, then the program agreed with the partner, there are two(2) main aspects, namely: (1) identifies and measures the severity of ASD children interferenceand (2) Mapping addresses and locations disorder ASD child home. The results indicate that thereis an increased activity of knowledge of teachers / lecturers to the identification and measurementof children with ASD to use it Childhood Autism Rating Scale (CARS), which has been speciallydesigned using Exel, so that teachers / lecturers can quickly determining the severity of thedisorder ASD children. This activity also has meningkatkatkan bagamana knowledge on how todo the mapping ASD children, especially in Laniang SLB, SLB Autism Mother and SLB Pembinaprovince of Makassar
Implementasi Theory Planning Behavior terhadap Intensi Membuang Sampah Pengunjung Car Free Day Pantai Losari Kota Makassar Gafur, Abdul; Syam, Nasruddin; Hamzah, Wardiah
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol. 2 No. 1 (Januari, 2019)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.765 KB) | DOI: 10.33368/woh.v0i0.110

Abstract

The World Bank states that the habits of Indonesians who throw garbage at random are 70.31% so that Indonesia is the third dirtiest country in the world (Jastam, 2015). It is estimated that Indonesia's population in 2025 is 270 million people and is predicted to produce as much as 130,000 tons of waste per day. The garbage can be sourced from community activities, such as car-free days. Community behavior can influence the community's intention to dispose of garbage in its place for visitors of free car days. The purpose of this study was to find factors related to the intention to throw garbage in its place by car-free day visitors of Losari Beach Makassar City in 2017. The research design used was a cross-sectional study, where respondents in this study were car-free day visitors at Losari Beach as population and research sample. Samples were taken as many as 370 people taken in stages for 6 times (3 months) of car-free day implementation. This research is planned to be carried out on Jl. Entertainer (Losari Beach) Makassar City in 2017. Data analysis was carried out in univariate, bivariate and multivariate. The results are then displayed in the form of tables and diagrams are given narration. The results showed that there was no behavioral belief relationship, evaluation of behavioral belief, normative belief with the intention to throw garbage in its place, while motivation to comply (motivation to fulfill), control beliefs (control belief), perceived power is related to the intention to dispose of garbage in its place by visitors to the car-free day at Losari Beach in Makassar City.
Determinan Kejadian Dermatitis Di Puskesmas Rappokalling Kota Makassar Djafri, Abd Gafur; Syam, Nasruddin
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol. 1 No. 1 (Januari, 2018)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.705 KB)

Abstract

Dermatitis termasuk kelompok penyakit yang sering dianggap enteng, padahal termasuk 10 besar penyakit yang diderita masyarakat Indonesia. Prevalensi di Kota Makassar, tahun 2014 jumlah kasus dermatitis 53.365 kasus, sedang di Puskesmas Rappokalling jumlah kasus dermatitis sebesar 2030 (15,63%) kasus.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor risiko karakteristik individu, personal hygiene, sanitasi lingkungan, pajanan lingkungan, genetik/hereditas, serta alergi dengan kejadian dermatitis. Rancangan penelitian yang digunakan adalah case control study, dimana pasien yang berkunjung ke Puskesmas Rappokalling yang menderita dermatitis (kasus) dan pasien yang tidak menderita dermatitis (kontrol) sebagai populasi dan sampel.  Jumlah sampel sebanyak 64 orang (kasus) dan  64 orang (kontrol), sehingga jumlah keseluruhan sampel sebanyak 128 orang. Analisis data dilakukan dengan uji odds ratio dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan personal hygiene, sanitasi lingkungan (sarana air bersih),  dan alergi dengan kejadian dermatitis di wilayah kerja Puskesmas Rappokalling. Disarankan pemerintah khususnya Puskesmas Rappokalling untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga personal hygiene seperti kebersihan handuk, kebersihan badan (mandi 2 kali sehari), kebersihan tangan dan kuku (rajin mencuci tangan dan memotong kuku). Pemerintah hendaknya menyediakan sarana air bersih yang memenuhi syarat bagi masyarakat serta  memperhatikan potensi munculnya dermatitis yang terkait dengan alergi.
Bioakumulasi Logam Berat Kadmium (Cd) dan Kromium (Cr) yang Terdapat dalam Air dan Ikan di Sungai Tallo Makassar Jais, Nurjhanna Jais; Ikhtiar, Muhammad; Gafur, Abd; Hasriwiani Habo Abbas; Hidayat
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 3 (Oktober, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i3.112

Abstract

Bioakumulasi berarti peningkatan konsentrasi unsur kimia tersebut dalam tubuh makhluk hidup sesuai piramida makanan. Logam berat dapat terakumulasi melalui rantai makanan yakni semakin tinggi tingkatan rantai makanan yang ditempati oleh suatu organisme, akumulasi logam berat di dalam tubuhnya juga semakin bertambah. Konsentrasi logam berat yang tinggi dapat terakumulasi pada beberapa jenis biota perairan seperti ikan dan kerang. Proses ini diawali dengan penumpukan logam berat dalam tubuh biota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bioakumulasi logam berat kadmium (Cd) dan kromium (Cr) yang terkandung pada ikan dan air di Sungai Tallo Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan obervasional dengan rancangan analisis konsentrasi dimana faktor-faktor konsentrasi diukur dengan parameter air secara fisik pada waktu yang sama untuk menganalisis kandungan logam berat pada kadmium (Cd) dan kromium (Cr) pada ikan dan air di Sungai Tallo. Dari hasil penelitian ini diperoleh kandungan kadmium (Cd) dan kromium (Cr) yang terdapat dalam ikan dan air di perairan Sungai Tallo Makassar tidak memenuhi syarat sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia dan Badan Standar Nasional Indonesia. Besarnya hasil logam berat kadmium (Cd) dan kromium (Cr) di Sungai Tallo Makassar disebabkan karena adanya aktivitas industri (buangan limbah) ke sungai tersebut. Selain aktivitas industri, banyaknya disekitaran Sungai Tallo terdapat pemukiman penduduk yang padat dan masyarakat membuang air limbah domestik ke sungai sehingga besarnya kandungan logam berat kadmium (Cd) dan kromium (Cr) mempengaruhi biota sungai. Bioakumulasi logam berat kadmium (Cd) dan kromium (Cr) pada air dan ikan di Sungai Tallo Makassar tidak memenuhi syarat. Hendaknya masyarakat yang bermukim di sekitar Sungai Tallo sadar akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar.
Biokonsentrasi Logam Berat Timbal, Arsen pada Air dan Ikan Sungai Tallo Kota Makassar Sukma, Rukma Melati; Gafur, Abd.; Hasriwiani Habo Abbas
Window of Public Health Journal Volume 1 Nomor 4 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.132

Abstract

Kontaminasi Logam berat terhadap perairan telah menjadi masalah dalam kesehatan lingkungan selama beberapa dekade. Kontaminasi logam berat seperti logam berat Timbal (Pb) dan Arsen (As) dalam terjadi secara alamiah maupun secara antropogenik. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsentrasi kadar logam berat Timbal (Pb) dan Arsen (As) pada Air dan Ikan serta untuk mengetahui batas aman konsumsi ikan di Sungai Tallo, Kota Makassar. Jenis penelitian ini merupakan observasional dengan pendekatan deskriptif dengan pengamatan laboratorium untuk memeriksa kandungan logam berat Timbal (Pb) dan Arsen (As) pada Air dan Ikan di Sungai Tallo, dan melakukan wawancara di RW 03 dan 05 Kelurahan Tallo, Kecematan Tallo, Kota Makassar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi kadar logam berat Timbal (Pb) pada Air di titik I sebesar <0,002 mg/l, titik II sebesar 0,0892 mg/l, dan titik III sebesar 0,6506. Sedangkan konsentrasi kadar logam berat Arsen (As) pada air di titik I sebesar 0,0023 mg/l, pada titik II sebesar 0,0552 mg/l, dan pada titik III sebesar 0,6493 mg/l. Serta hasil penelitian konsentrasi kadar logam berat Timbal (Pb) pada ikan di titik I sampai titik III sebesar <0,10 mg/kg. Sedangkan konsentrasi kadar logam berat Arsen (As) pada ikan di titik I sampai III sebesar <0,01 mg/kg. Penulis menyarankan bahwa pemerintah dan masyarakat setempat dapat mempertahankan keadaan dan melakukan pemantauan lingkungan di Sungai Tallo agar tidak tercemari oleh logam berat Timbal (Pb) dan Arsen (As).
Hubungan Antara Pola Pemberian ASI Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Pada Bayi Usia 6-11 Bulan di Puskesmas Rappokalling Kota Makassar Riah Ayu Pratami; Abd. Gafur; Nur Ulmy Mahmud; Sumiaty; Septiyanti
Window of Public Health Journal Volume 1 Nomor 4 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i4.164

Abstract

ASI adalah makanan dan minuman yang dibutuhkan oleh bayi hingga ia berusia 6 bulan. ASI memiliki beberapa manfaat yaitu meningkatkan daya tahan tubuh, pertumbuhan dan perkembangan motorik kasar pada bayi, meningkatkan kecerdasan, daya pengelihatan, serta mengurangi risiko terkena penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola pemberian ASI terhadap perkembangan motorik kasar pada bayi usia 6-11 bulan di Puskesmas Rappokalling Kota Makassar Tahun 2019. Jenis penelitian ini menggunakan desain survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi yang berusia 6-11 bulan sebanyak 193 bayi di Puskesmas Rappokalling. Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling dan diperoleh sebanyak 128 bayi di Puskesmas Rappokalling. Metode analisis data menggunakan uji bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian ini didapatkan ibu yang memberikan ASI eksklusif sebanyak 81 orang (63,3%). Dan ibu yang memberikan ASI non eksklusif sebanyak 47 orang (36,7%). Dari 128 anak didapatkan perkembangan motorik kasar pada anak usia 6-11 bulan yang normal sebanyak 112 anak (87,5%), dan yang abnormal sebanyak 16 anak (12,5%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan antara pola pemberian ASI terhadap perkembangan motorik kasar pada bayi usia 6-11 bulan di Puskesmas Rappokalling Kota Makassar.
Bioakumulasi Logam Berat Arsen dalam Kerang Darah (Anadara Granosa) dan Sedimen di Muara Sungai Tallo Makassar Ananda Putri, Nurul; Ikhtiar, Muhammad; Gafur, Abdul
Window of Public Health Journal Volume 1 Nomor 6 (April, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i6.167

Abstract

Perkembangan teknologi dan industri yang pesat dewasa ini ternyata membawa dampak bagi kehidupan manusia, baik dampak yang bersifat positif maupun negatif. Dampak yang bersifat positif diharapkan oleh manusia dalam rangka meningkatkan kualitas dan kenyamanan hidup. Sebaliknya dampak yang bersifat negatif tidak diharapkan karena dapat menurunkan kualitas dan kenyamanan hidup, sehingga harus dapat diatasi dengan sebaik-baiknya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bioakumulasi logam berat arsen (As) yang terdapat pada sedimen dan kerang di muara sungai Tallo Kota Makassar. Penelitian menggunakan metode observasional dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah kerang darah dan sedimen. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Grab sampel, dan untuk pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil pemeriksaan kadar logam berat arsen pada kerang dan sedimen di analisis melalui uji laboratorium, yaitu kandungan logam berat As pada kerang berkisar 0,001-0,004 dan sedimen <0,1. Kesimpulan yaitu kandungan logam berat As pada kerang Dari tiga titik pengambilan sampel kerang, semua menunjukkan kadar logam berat As dibawah standar, sedangkan untuk sedimen dari ketiga titik pengambilan dua diantaranya diatas baku mutu yang ditetapkan, yaitu 0,05 mg/kg, sementara untuk titik ketiga masih dibawah standar baku mutu.
Analisis Risiko Pada Pekerja Pengelasan (Welding) di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Kota Makassar Suheri Jumartika; Gafur, Abd.; Rahman
Window of Public Health Journal Volume 1 Nomor 6 (April, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i6.273

Abstract

Kesehatan dan keselamatan kerja merupakan salah satu aspek perlindungan tenaga kerja yang bertujuan agar tenaga kerja dapat melaksanakan pekerjaan dengan nyaman, sehat dan aman, sehingga tercapai peningkatan produktifitas kerja secara optimal. karena itu tenaga kerja harus memperoleh perlindungan dari berbagai masalah di tempat kerja yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja. Jenis Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif yang di tunjukkan untuk mendapatkan informasi mengenai analisis risiko pada pekerja pengelasan. Populasi pekerja pada bagian Pengalasan di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Kota Makassar yaitu sebanyak 30 pekerja yang menjadi responden. Data dianalisis dengan menggunakan univariat untuk mendeskripsikan karakteristik responden serta menganalisa setiap variabel. Hasil penelitian menunjukkan dari data umur 41-50 tahun (46,7%) dan umur 31-40 tahun (6,7%). Jam kerja yang bekerja < 8 jam sebesar (76,7%) dan >8 jam sebesar (23,3%). Masa kerja <8 tahun dan 8> tahun sebesar (50,0%). Identifikasi bahaya berisiko sebesar (70,0%) dan tidak berisiko sebesar 30,0%). Analisis resiko paparan rendah (66,6%) dan resiko paparan tinggi (33,3%). Standart keselamatan dan kesehatan yang bersyarat (46,6%) sedangkan yang tidak bersyarat (53,3%).
Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Pajanan Debu Kayu pada Pekerja Mebel Informal di Kelurahan Antang Kecamatan Manggala Kota Makassar Andi Dyan Rezki Devi Chaeruddin; Hasriwiani Habo Abbas; Abd. Gafur
Window of Public Health Journal Volume 1 Nomor 6 (April, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i6.289

Abstract

Mebel Informal di Kelurahan Antang Kecamatan Manggala Kota Makassar adalah industri berskala rumah tangga (home industry) yang mengolah kayu menjadi produk furniture. Proses pengolahannya cenderung menghasilkan debu kayu yang dicurigai berpotensi menimbulkan kontaminasi polusi udara termasuk debu atau Total Suspended Particulate (TSP) di tempat kerja serta gangguan kesehatan pada pekerja mebel. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji risiko kesehatan lingkungan dari pajanan debu kayu pada pekerja di Mebel Informal Kelurahan Antang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain studi Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja di Mebel Informal UD. Haming dan UD. Pondok Mekar yang berjumlah 30 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik pengambilan data dengan menggunakan kuesioner dan wawancara serta melakukan pengukuran dengan alat. Data dianalisis dengan menggunakan analisis univariat dan Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata konsentrasi TSP di lokasi Mebel Informal telah melebihi Nilai Ambang Batas (NAB), serta berdasarkan perhitungan ARKL menunjukkan seluruh asupan (intake) pekerja baik realtime maupun lifetime masih berada di bawah dosis referensi dan estimasi besaran risiko pekerja terpajan TSP adalah RQ<1 yang artinya belum terjadi risiko pajanan TSP pada pekerja saat ini hingga beberapa tahun mendatang. Kata kunci : Konsentrasi TSP; ARKL; pekerja mebel informal Mebel Informal di Kelurahan Antang Kecamatan Manggala Kota Makassar adalah industri berskala rumah tangga (home industry) yang mengolah kayu menjadi produk furniture. Proses pengolahannya cenderung menghasilkan debu kayu yang dicurigai berpotensi menimbulkan kontaminasi polusi udara termasuk debu atau Total Suspended Particulate (TSP) di tempat kerja serta gangguan kesehatan pada pekerja mebel. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji risiko kesehatan lingkungan dari pajanan debu kayu pada pekerja di Mebel Informal Kelurahan Antang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain studi Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja di Mebel Informal UD. Haming dan UD. Pondok Mekar yang berjumlah 30 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik pengambilan data dengan menggunakan kuesioner dan wawancara serta melakukan pengukuran dengan alat. Data dianalisis dengan menggunakan analisis univariat dan Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata konsentrasi TSP di lokasi Mebel Informal telah melebihi Nilai Ambang Batas (NAB), serta berdasarkan perhitungan ARKL menunjukkan seluruh asupan (intake) pekerja baik realtime maupun lifetime masih berada di bawah dosis referensi dan estimasi besaran risiko pekerja terpajan TSP adalah RQ<1 yang artinya belum terjadi risiko pajanan TSP pada pekerja saat ini hingga beberapa tahun mendatang.