Muhammad Ghozali
Program Studi Ekonomi Syariah, Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri Ponorogo & Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah Universitas Darussalam Gontor Ponorogo

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Optimizing the Synthesis of Lignin Derivatives from Acacia mangium to Improve the Enzymatic Hydrolysis of Kraft Pulp Sorghum Bagasse Fatriasari, Widya; Hamzah, Fajar Nur; Pratomo, Bagas Ikhasan; Fajriutami, Triyani; Ermawar, Riksfardini Annisa; Falah, Faizatul; Laksana, Raden Permana Budi; Ghozali, Muhammad; Iswanto, Apri Heri; Hermiati, Euis; Winarni, Ina
International Journal of Renewable Energy Development Vol 9, No 2 (2020): July 2020
Publisher : Center of Biomass & Renewable Energy, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijred.9.2.227-235

Abstract

The present study is aimed at optimizing the synthesis of Amphipilic lignin derivatives (A-LD) from the isolated lignin of A.mangium black liquor (BL), using the one and two step acid isolation method, and commercial lignin (LS) was used as comparison. The experimental design was conducted using Taguchi method, which consisted of four parameters and two level factors, with reference to the matrix orthogonal array, L8, including temperature, reaction time, amount of polyethylene glycol diglycidylethers (PEGDE) and Kraft lignin (KL). Furthermore, the kraft pulp of sweet sorghum bagasse (SSB) was used as substrate in the enzymatic hydrolysis (NREL method), with addition of A-LD, whose functional group and surface tension were then characterised using ATR-FTIR and surface tension equipment. Conversely, an improvement in the reducing sugar yield (RSY) compared to the control was observed after adding various A-LDs to the substrate during enzymatic hydrolysis. This product was more prospective for L2S than others products under milder circumstances, due to the fact that it possesses the lowest surface tension. Also, Taguchi analysis demonstrated the treatment at 60 °C for 1 h with 3.0 g and 1.0 g of PEDGE and lignin, respectively as the optimum condition, while the amount of lignin present was included as a factor with the propensity to significantly affect A-LD L1S and LS. Therefore, it was established that the A-LDs from A. mangium kraft lignin require milder synthesis conditions, compared to other existing methods and despite the differences in optimum experimental condition for L2S and LS, the functional groups in the IR spectra possessed very identical characteristics. 
analisis faktor-faktor peningkatan penceraian di kabupaten ponorogo Ghozali, Muhammad
IJTIHAD Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ijtihad.v11i2.2529

Abstract

Keluarga merupakan dua atau lebih individu yang hidup dalam satu rumah tangga,mereka saling berinteraksi satu dengan yang lain,Dalam kajian ini membalas faktor-faktor peningkatan Penceraian di kabupaten ponorogo. Situasi dan kondisi menjelang penceraian yang diawali dengan proses negosiasi antara pasangan suami istri yang berakibat pasangan tersebut sudah tidak bisa lagi menghasilkan kesepakatan yang dapat memuaskan masing-masing pihak. Masalah kasus perceraian pada dasarnya adalah masalah keluarga tidak begitu difahami oleh suami istri sehingga hubungan antara susami dan istri yang tidak terjalin baik. Baik hal tersebut terjadi terjadi ketika awal pernikahan, ditengah-tengah masa perkawinan dan lain sebagainya .Motodologi kajian yang digunakan dengan metode kualiatif,secara dokumen, wawancara. Badan peradilan agama secara berurutan,jumlah kasus perceraian ternyaa dibalik kasus tersebut fenomena cerai-gugat sangat dominan, dimana gugatan perceraian yang dilakukan oleh istri terhadap suami melalui pengadilan agama ternyata lebih tinggi dibanding cerai-talak(cerai oleh suami). Pemicu tingginya angka perceraian diponorogo pada umumnya adalah  karna faktor ekonomi dan kurangnya komunikasi yang baik antara suami istri,karena diantara mereka sebagai TKI/TKW.
Orang Yang Hilang Ghozali, Muhammad
IJTIHAD Vol 9, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ijtihad.v9i2.2520

Abstract

Pengalihan hak milik tanpa memiliki kehendak atau ikjtiar tapi hak milik tadi mengikuti keadaan dan kenyataan, yang termasuk pengalihan hak milik tanpa ikhtiar adalah pengalihan karena orang yang menjadi pemiliknya meninggal dunia. Pengalihan yang demikian ini tidak memerlukan adanya kerelaan pihak yang menerima, dalam artian para ahli waris dalam menerima pengalihan hak atas harta waris tidak diperlukan kerelaannya.Mendudukkan orang yang hilang itu dalam posisi sebagai ahli waris berarti membicarakan orang ynag hilang itu akan mendapatkan hak baru yaitu hak waris. Tetapi menurut penulis tidaklah mendapatkan hak baru tetapi melestarikan hak lama yang secara kebetulan saya ada dalam kasus mafquud sebagaimana para jumhur berpendapat kecuali dari kalangan Hanafi. Walaupun demikian dalam penggunaan istishab adalah menetapkan berlakunya suatu hukum yang telah ada dan meniadakan sesuatu yang memang tiada sampai ada bukti yang merubah kedudukan jumhur ulama menggunakan istishab dengan menganggap status hidup yang ada sebelumnya harus diberlakukan padanya, oleh karena itu orang hilang atau madquud tetap dinyatakan hidup.
REALITA KEKUATAN EKONOMI ISLAM VERSUS KAPITAL DI EROPA DI ABAD 21 Irsyamuddin, Dadang; Ghozali, Muhammad
Jurnal Ekonomi Islam Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Islam Fakultas Agama Islam UHAMKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.266 KB)

Abstract

Geliat perkembangan ekonomi islam di Barat sangat masif pada abad 21 ini. Hal itu dikarenakan masyarakat Barat menginkan sistem ekonomi yang lebih adil dari ekonomi kapital yang mereka terapkan dalam beberapa tahun terakhir. dan dimotivasi oleh perubahan demografi imigran muslim dan kebutuhan pasar muslim akan produk halal lifestyle yang sesuai dengan seruan agama islam. Akan tetapi dalam proses masif itu, Barat melupakan beberapa poin penting yang merupakan tantangan besar pada hari ini.