Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

UNJUK KERJA PENYAMA TURBO PADA SISTEM CODE DIVISION MULTIPLE ACCESS (CDMA) Eva Yovita Dwi Utami
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 11 No. 02 (2012)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.833 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui unjuk kerja penyama turbo pada sistem Code Division Multiple Access (CDMA) dalam mengurangi BER akibat pengaruh interferensi. Pada sistem penerima CDMA konvensional setelah data dikirimkan, kemudian diterima dan diawasandikan, tidak terdapat pengolahan data lebih lanjut. Sedangkan pada sistem CDMA dengan penyama turbo terdapat proses penapisan dan pemrosesan data yang telah diawasandikan, sehingga laju galat bit data informasi dapat dikurangi. Hasil penelitian menunjukkan sistem CDMA yang menggunakan penyama turbo dapat menghasilkan nilai BER yang lebih kecil dibandingkan sistem CDMA konvensional. Pada nilai Eb/No = 14 dB, nilai BER untuk sistem CDMA konvensional adalah 9,3401.10-3 sedangkan nilai BER untuk sistem CDMA dengan penyama turbo adalah 4,5381.10-3. Penelitian juga menunjukkan bahwa semakin besar jumlah pengulangan dalam sistem penyama turbo, makin besar pula pengurangan laju galat bit data informasi pada sistem CDMA, untuk pengulangan sebanyak 4 kali dengan nilai Eb/No = 14 dB diperoleh nilai BER sebesar 1,0761.10-5.
ANALISIS KEGAGALAN SOFT HANDOFF PADA JARINGAN CDMA2000 1xRTT Eva Yovita Dwi Utami
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 12 No. 01 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.4 KB)

Abstract

Proses soft handoff pada jaringan seluler CDMA dilakukan untuk menjaga kesinambungan hubungan saat berpindah daerah cakupan sel agar tidak terjadi pemutusan panggilan (call drop). SHOSR digunakan untuk mengetahui tingkat keberhasilan soft handoff pada suatu jaringan. Makalah ini menyajikan analisis kegagalan soft handoff pada sistem CDMA 20001xRTT berdasarkan hasil drive test yang dilakukan pada jaringan CDMA 20001xRTT salah satu operator telekomunikasi seluler di Yogyakarta. Data trafik operator menunjukkan nilai SHOSR terendah terjadi di Prambanan dan Sleman. Drive test dan analisis hasilnya dilakukan pada kedua daerah itu. Pada daerah Prambanan, penyebab kegagalan soft handoff adalah T_ADD setting yang terlalu tinggi, sehingga nilai T_ADD perlu diturunkan menjadi -12 dB. Sementara itu penyebab kegagalan soft handoff di daerah Sleman adalah tidak dimasukkannya pilot tujuan handoff ke dalam daftar pilot tetangga (pilot set list).
Analisis Coverage Planning dan Coverage Prediction di Existing Network eNodeB Jaringan 4G di Daerah Operasional Yogyakarta dan Magelang Pilar Tiara Lelepadang; Eva Yovita Dwi Utami; Andreas Ardian Febrianto
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 17 No. 02 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1293.219 KB) | DOI: 10.31358/techne.v17i02.173

Abstract

Untuk meningkatkan kinerja jaringan 4G yang merupakan jaringan uji coba di Yogyakarta dan Magelang maka harus dilakukan coverage planning pada daerah yang kurang optimal. Kurang optimalnya daerah ini dikarenakan cakupan dan kualitas Radio Frequency (RF) masih belum memenuhi standar yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. Hal ini terlihat pada hasil drive test daerah operasional. Solusi yang permanen, yakni pembangunan site baru dapat mengoptimalkan RF yang belum memenuhi standar perusahaan. Selain itu, untuk menjaga kualitas site baru agar tidak terjadi interferensi maka perlu dilakukan perencanaan Physical Cell Identity (PCI). PCI merupakan identitas site yang berbentuk kode angka 0 sampai 503. Parameter RF yang diteliti ialah Reference Signal Received Power (RSRP) dan Signal to Interference Noise Ratio (SINR). Analisis hasil drive test menurut parameter RF akan menghasilkan rekomendasi pembangunan site baru. Rekomendasi tersebut disimulasikan cakupan areanya dalam bentuk coverage prediction yang merupakan simulasi dengan planning tools U-Net. Dari hasil simulasi ini, didapatkan 50% cakupan area pada Yogyakarta memiliki RSRP yang semula -99,17 dBm menjadi -98,78 dBm dan untuk Magelang yang semula -96,51 dBm menjadi -95 dBm. Sementara , SINR pada Yogyakarta meningkat rata-ratanya dari 1,03 dB menjadi 1,18 dB dan pada Magelang meningkat rata-ratanya dari 2,23 dB menjadi 2,55 dB.
Bit Error Rate pada Sistem MIMO MC-CDMA dengan Teknik Alamouti-STBC Sekar Harlen; Eva Yovita Dwi Utami; Andreas Ardian Febrianto
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 16 No. 02 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.549 KB) | DOI: 10.31358/techne.v16i02.163

Abstract

Pada makalah ini dilaporkan hasil penelitian sistem MIMO MC-CDMA dengan teknik Alamouti Space Time Block Code (STBC) menggunakan dua antena pengirim dan dua antena penerima. Kinerja sistem diukur dengan nilai Bit Error Rate (BER). Sistem yang diteliti disimulasikan dengan Matlab, dengan variasi jumlah pengguna, jumlah subpembawa, kecepatan pergerakan pengguna dan frekuensi Doppler. Hasil simulasi menunjukkan BER sistem MIMO MC-CDMA tidak mengalami penurunan yang tajam ketika jumlah pengguna dan frekuensi Doppler meningkat. Sedangkan simulasi dengan peningkatan jumlah subpembawa mampu menurunkan nilai BER sistem. Simulasi juga menunjukkan sistem MIMO-MC-CDMA memiliki kinerja sistem yang lebih baik dibandingkan sistem MC-CDMA yang ditunjukkan dengan nilai BER sistem MIMO MC-CDMA berada pada orde 10-4 dan sistem MC-CDMA pada orde 10-1.
Analisis Perencanaan Jaringan Akses Fiber-to-the-Home Berdasarkan Teknologi Gigabit Passive Optical Network (GPON) di STO Banyumanik Semarang Maria Enggar Santika; Eva Yovita Dwi Utami; Budihardja Murtianta
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 15 No. 02 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.709 KB) | DOI: 10.31358/techne.v15i02.146

Abstract

Migrasi dari jaringan akses tembaga menuju jaringan akses optik maupun penggelaran baru jaringan akses serat optik menjadi solusi bagi penyedia layanan telekomunikasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan layanan suara, data dan video yang terintegrasi atau triple play services. Dalam makalah ini dilaporkan analisis perencanaan jaringan akses serat optik FTTH berbasis GPON di PT Telkom pada Cluster Kruing Raya STO Banyumanik Semarang. Perencanaan jaringan berdasarkan demand pelanggan dan kelayakan jaringan yang digelar diuji menggunakan parameter Link Power Budget, Rise Time Budget dan Signal-to-Noise-Ratio (SNR). Dalam perencanaan dan penggelaran dibutuhkan satu ODC (Optical Distribution Cabinet) dan 17 ODP (Optical Distribution Pack) dengan jumlah demand sebesar 132. Hasil perhitungan parameter Link Power Budget yaitu total redaman yang dihasilkan pada user 1 sebesar 21,5276 dB sedangkan user 2 sebesar 21,5276 dB, kedua redaman ini memenuhi standar yang ditentukan oleh PT Telkom yaitu maksimal sebesar 28 dB. Parameter Rise Time Budget pada user 1 menghasilkan 0,2124 ns dan untuk user 2 sebesar 0,21221 ns. Kedua hasil tersebut masih berada di bawah batas nilai waktu sistem NRZ sebesar 0,28011 ns. Parameter SNR pada user 1 didapatkan sebesar 20,6457 dB dan user 2 sebesar 24,128 dB. Hasil tersebut memenuhi batas yang telah ditentukan oleh PT Telkom yaitu lebih dari sama dengan 20 dB.
Perbandingan Nilai Bit Error Rate Penyandi Turbo dengan Sandi Komponen Konvolusional, Block dan Gabungan Eva Yovita Dwi Utami; Ruth Johana Angelina; Andreas Ardian Febrianto
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 18 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.52 KB) | DOI: 10.31358/techne.v18i01.183

Abstract

Pada sistem komunikasi digital, dibutuhkan sistem penyandian kanal yang berfungsi untuk meminimalkan efek kerusakan atau hilangnya informasi yang diakibatkan oleh derau di dalam kanal. Sistem penyandian kanal yang baik memiliki nilai Bit Error Rate (BER) yang kecil. Penyandi Turbo merupakan salah satu teknik penyandian kanal pengoreksi galat dengan penggunaan dua sandi komponen yang dihubungkan secara paralel baik pada penyandi maupun pengawasandi. Pada penelitian ini, dilaporkan perbandingan nilai BER beberapa jenis Penyandi Turbo yang terdiri dari Turbo Konvolusional, Turbo Block dan Turbo Gabungan berdasarkan jumlah iterasi yang dilakukan, efek puncturing serta kanal yang dilalui oleh isyarat dari pengirim menuju penerima. Dari hasil simulasi, secara umum Turbo konvolusional memiliki kinerja yang paling baik dibandingkan dengan Turbo Block dan Turbo Gabungan pada setiap nilai iterasi, pada data tersandi dengan dan tanpa efek puncturing maupun pada setiap kanal yang dilewati. Kinerja BER semua jenis penyandi mengalami perbaikan ketika proses iterasi ditingkatkan. Sementara itu efek puncturing akan menurunkan kinerja Penyandi Turbo. Pada kanal AWGN, Turbo Konvolusional dapat mencapai nilai BER sebesar 0 saat Eb/N0 = 2 dB sedangkan Turbo Gabungan dan Turbo Block hanya mencapai 0,0087 dan 0,0155. Pada kanal berderau AWGN yang ditambah multipath Rayleigh fading, Turbo Konvolusional pada Eb/N0 = 2 dB tetap memiliki kinerja yang paling baik dengan nilai BER sebesar 0,0114 sementara Turbo Gabungan dan Turbo Block dengan nilai BER 0,0458 dan 0,0163.
Perancangan dan Simulasi Antena Mikrostrip Patch Lingkaran Multilayer Parasitic untuk Aplikasi Wireless Local Area Network (WLAN) Intan Cahyaningtyas; Eva Yovita Dwi Utami
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 18 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.594 KB) | DOI: 10.31358/techne.v18i02.209

Abstract

Pada penelitian ini dirancang antena mikrostrip patch lingkaran dengan penambahan metode multilayer parasitic dan metode DGS (Defected Ground Structure). Rancangan antena yang disimulasikan memiliki frekuensi kerja 5,8 GHz untuk aplikasi WLAN (wireless local area network). Metode multilayer parasitic digunakan untuk meningkatkan gain antena., sedangkan metode DGS dipilih untuk mengurangi gelombang permukaan yang bisa menurunkan efisiensi antena. Antena yang dirancang dan disimulasikan memiliki 3 layer. Pada layer utama ditempatkan metode DGS berbentuk persegi panjang beserta pencatu antena. Layer end-parasitic ditempatkan di bawah layer utama yang terdiri dari ground dan substrat tanpa patch. Lalu layer front-parasitic ditempatkan di atas layer utama yang terdiri dari substrat dan patch saja tanpa ground. Antena ini dirancang dengan ground berbahan tembaga dengan ketebalan 0,035 mm, memiliki substrat berbahan FR-4 Epoxy dengan ketebalan 1,6 mm dan memiliki permitivitas relatif bernilai 4,6. Setelah dirancang dan disimulasikan, simulasi menunjukkan nilai return loss -17,548 dB, nilai VSWR 1,299, dan nilai gain 7,08 dB dengan pola radiasi direksional. Dengan menggunakan metode multilayer parasitic antena mengalami total peningkatan gain sebesar 5,33 dB. Hal ini menunjukkan metode multilayer parasitic dapat digunakan untuk meningkatkan gain antena.
PERANCANGAN ANTENA MIKROSTRIP MIMO 2×2 PATCH PERSEGI PANJANG PADA FREKUENSI LTE 2,3 GHZ Eva Yovita Dwi Utami; Muhamad Asra Gupita; Fransiscus Dalu Setiaji
Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik Vol. 4 No. 1 (2021): JIRE April 2021
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/jire.v4i1.296

Abstract

Pada makalah ini dilaporkan hasil perancangan dan realisasi antena mikrostrip MIMO 2×2 patch persegi panjang yang bekerja pada frekuensi 2,3 GHz. Rancangan antena disimulasikan dengan dengan software Computer Simulation Tools (CST) Microwave Studio 2016. Simulasi rancangan antenna menghasilkan mutual coupling -30,34 dB dan gain 3,035 dB. Rancangan antenna difabrikasi dengan bahan substrat FR4 Epoxy. Dari hasil pengukuran antena yang dirancang, antena memiliki nilai VSWR sebesar 1,059 dan gain sebesar 3,483 dB. Bandwidth antena ini adalah 60 MHz (2,27 MHz - 2,33 MHz). Antena ini juga memiliki nilai return loss dan mutual coupling masing-masing sebesar -22,943 dB dan -29,08 dB pada frekuensi 2,3 GHz. Antena yang direalisasikan diuji pada mobile wifi dan dapat menunjukkan perbaikan penerimaan level sinyal.
KUALITAS LAYANAN DATA PADA JARINGAN CDMA 2000 1x EVOLUTION-DATA ONLY (EVDO) Eva Yovita Dwi Utami; Peni Listyaningsih
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 13 No. 01 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1376.146 KB)

Abstract

Penelitian kualitas layanan data pada jaringan CDMA 2000 1x Evolution-Data Only (EVDO) berdasarkan hasil drive test dan data trafik dilakukan pada salah satu operator penyedia layanan seluler di kota Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan BTS yang paling sering mengalami throughput yang buruk atau bernilai kurang dari 76 kbps, adalah BTS UGM, disusul BTS Mrican dan BTS Ambarukmo. Penyebab hasil throughput buruk yaitu Access Terminal (AT) pada daerah dengan throughput rendah berada di luar cakupan BTS tersebut. Hal ini diperlihatkan dari hasil perhitungan cakupan BTS UGM sekitar 2,32 km, namun daerah buruk pada BTS tersebut berada pada jarak 2,5 km. Key Performance Indicator (KPI) secara umum belum mencapai standar terutama dari nilai throughput yang diperoleh semua BTS. Pada BTS UGM secara khusus mendapatkan nilai CSSR dan PER paling buruk. Sedangkan BTS Mrican mengalami drop call paling tinggi.
Perancangan dan Realisasi Antena Mikrostrip Persegi Panjang MIMO pada Frekuensi 15 GHz Adiono Dwi Satya; Eva Yovita Dwi Utami; Andreas Ardian Febrianto
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 21 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v21i1.307

Abstract

Pada komunikasi nirkabel generasi kelima, penggunaan spektrum frekuensi baru yang lebih tinggi dan pemanfaatan teknik MIMO menjadi teknologi kunci untuk memenuhi kebutuhan bandwidth dan data rate yang tinggi. Salah satu kandidat frekuensi untuk 5G adalah 15 GHz. Pada makalah ini dirancang antena mikrostrip berbentuk persegi panjang array dua elemen pada struktur MIMO empat port dengan frekuensi kerja 15 GHz. Antena disimulasikan dan direalisasikan menggunakan bahan substrat Duroid yang memiliki nilai permitivitas relatif sebesar 2,2 dan ketebalan 1,57 mm, sedangkan patch peradiasi dan ground plane menggunakan bahan tembaga. Rancangan antena pada software simulasi memberikan hasil terbaik untuk koefisien refleksi sebesar -25,639 dB, VSWR bernilai 1,11, mutual coupling mencapai -30,955 dB, gain sebesar 8,59 dB pada frekuensi 15 GHz, dan bandwidth sebesar 1,3 GHz. Hasil pengukuran antena yang telah difabrikasi menunjukkan nilai koefisien refleksi sebesar -36,592 dB, VSWR bernilai 1,03, mutual coupling sebesar -28,137 dB, dan gain sebesar 13,18 dB pada frekuensi 15 GHz. Bandwidth terukur mencapai 2,69 GHz.