Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELATIHAN KONSEP 5R (RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT DAN RAJIN) BAGI PENINGKATAN EFISIENSI KERJA DI KELOMPOK KEGIATAN USAHA KELURAHAN KALIDERES Zulfa Fitri Ikatrinasari; Mirza Mirza; Yenny Dwi Handayani
Jurnal Abdi Masyarakat (JAM) Vol 2, No 1 (2016): JAM (Jurnal Abdi Masyarakat) - September
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.096 KB) | DOI: 10.22441/jam.2016.v2.i1.010

Abstract

Peningkatan produktivitas dapat dilakukan dengan menerapkan konsep lean manufacturing. 5R adalah salah satu pondasi lean manufacturing. Penerapan konsep 5R diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja suatu usaha.Kelurahan Kalideres membina beberapa industri rumah tangga. Industri rumah tangga ini terhimpun dalam usaha peningkatan pendapatan keluarga (UPPK) yang beranggotakan 48 orang. UPPK terbagi dalam delapan jenis usahayang perlu dikembangkan, dibina dan dilatih untuk menjadi usaha yang yang lebih efisien. Untuk itulah diperlukan program kegiatan pengabdian masyarakat yang berupa pelatihan dasar konsep 5R bagi anggota UPPK di KelurahanKalideres. Tujuan kegiatan pelatihan dasar 5R adalah agar peserta dapat memahami konsep 5R dam menerapkan konsep 5R di lingkungan kerjanya. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari peserta dimana tingkatkehadiran 80% dan konsentrasi mencapai 96%. Sebagian peserta merasa sangat puas (80%) dengan adanya pelatihan ini. Namun saran perbaikan alokasi waktu yang terbatas diperoleh dari peserta
PEMANFAATAN ALTERNATOR SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU (PLTB) Mirza Mirza; Rakhmad Syafutra Lubis; Mansur Gapy
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 4, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan energi listrik semakin meningkat sementara ketersediaan terbatas sehingga dibutuhkan sumber energi cadangan. Salah satu sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan dan dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik adalah energi angin. Indonesia merupakan  negara  tropis,  memiliki  potensi  angin  yang  dapat  digunakan  sebagai  pembangkit  listrik  tenaga  bayu (PLTB) baik  di tepian  pantai  atau  bukit-bukit . Turbin angin merupakan suatu sistem yang dapat merubah energi kinetik dari angin menjadi energi mekanis untuk menggerakkan putaran pada alternator. Dalam penelitian ini energi angin yang tersedia dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin angin yang dirancang agar dapat menghasilkan energi listrik melalui alternator. Pemanfaatan energi angin ini, dilakukan beberapa tahapan, diantaranya merancang turbin angin dan memodifikasi alternator menjadi generator kecepatan rendah. Berdasarkan hasil yang telah didapat dilapangan, alternator dapat mengeluarkan tegangan listrik dengan memanfaatkan  energi angin. Dengan kecepatan angin sebesar 3 m/detik sampai dengan 7,1 m/detik akan memutarkan turbin angin yang dapat memutarkan alternator dengan kecepatan 50 rpm sampai 500 rpm dan tegangan keluaran maksimal sebesar 12,37 volt yang menunjukkan bahwa alternator telah memenuhi syarat pengisian baterai. 
Penerapan Konsep Green Architecture Pada Perancangan Gedung Apartemen Banda Aceh Ratih Keumala Bilqis; Mirza Mirza; Erna Meutia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 6, No 2 (2022): Volume 6, No.2, Mei 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Banda Aceh merupakan kota dengan jumlah penduduk semakin tinggi dan padat di Aceh. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2019, jumlah penduduk Kota Banda Aceh yaitu 270.321 jiwa dengan luas wilayah 61,36 Km2. Pertumbuhan penduduk di Kota Banda Aceh kepadatan yang semankin meningkat dari 2015 sampai dengan 2019 antara lain urbanisai, sumber mata pencaharian, dan sebagainya sehingga menyebabkan kebutuhan tempat tinggal, dan terus meningkat di Kota Banda Aceh. Secara keseluruhan orang ingin mendapatkan fasilitas dan prasarana tempat tinggal yang aman dan nyaman. Berdasarkan penelitian kondisi saat ini, kebutuhannya tempat tinggal yang terletak di pusat kota akan semakin relatif lebih mahal dan susah untuk dijangkau bagi kalangan tertentu. Maka butuhnya tempat tinggal yang berada di pusat kota dengan biaya relative terjangkau yaitu apartemen untuk sebagai temat tinggal bagi masyarakat banda aceh. Karena semakin bertambahnya pertumbuhan penduduk maka perlu pertimbangan yaitu semakin padat dan kompleknya kehidupan kota sehingga untuk memenuhi kebutuhan akan hunian maka dibuat perencanaan secara vertikal. Apartemen ini akan menerapkan tema Green Architecture dengan nuansa yang dekat dengan ruang terbuka hijau yang nyaman bagi pengguna apartemen. Sehingga bagi pengguna yang tinggal di apartemen tersebut dapat merasakan kenyamanan dan kebutuhan tempat tinggal yang tepat.
Analisis Kepuasan Pelanggan Pemakaian Produk Gypsum dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment Amri Amri; Suharto Tahir; Mirza Mirza
Industrial Engineering Journal Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v6i2.163

Abstract

CV. Andika gypsum adalah toko yang bergerak dalam memproduksi serta memasarkan produknya yang berupa produk profil gypsum. Ada 2 jenis produk profil yang diproduksi yaitu profil gypsum sedang dan profil gypsum besar. Faktor utama dalam meningkatkan produknya yaitu kepuasan pelanggan yang merupakan salah satu faktor utama dalam menentukan daya saing bagi setiap industri dengan meningkatnya jumlah pelanggan dari tahun ke tahun maka peningkatan kualitas produk menjadi hal penting dalam meningkatkan penjualan, terlebih dalam kompetisi dengan industri-industri dalam memperebutkan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa matriks House of Quality (HOQ) yang telah dibuat, maka hasil nya menunjukkan bahwa atribut-atribut yang dianggap penting oleh pelanggan ialah Ketahanan produk /produk tahan lama dengan tingkat kepentingannya sebesar 0,0863 yang artinya bahwa nilai atribut ketahanan produk merupakan kebutuhan konsumen yang masih belum memenuhi kepuasan, bobot relatif tertinggi merupakan bobot yang paling diutamakan untuk dapat memenuhi dan memperbaiki kualitas pelayanan. Dan atribut selanjutnya atribut penanganan keluhan konsumen dengan tingkat kepentingan yang bernilai sama yaitu sebesar 0,0863 Bobot terendah yang sudah memenuhi kepuasan pengunjung dengan nilai 0,0522 ialah pada konsumen dalam menjangkau toko.