p-Index From 2017 - 2022
6.264
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

USULAN PERBAIKAN KUALITAS PRODUK MILK CUP UNTUK MENGURANGI JUMLAH CACAT MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA Gunawan, Indra; Taropratjeka, Harsono; Liansari, Gita Permata
REKA INTEGRA Vol 2, No 3 (2014): Edisi Ketujuh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.427 KB)

Abstract

Tahapan inti dari six sigma adalah Define, Measure, Analyze, Improve, Control. Pada penelitian ini, tahap improve dilakukan dengan perancangan Eksperimen yang bertujuan menghasilkan setting optimal dari faktor mesin yang menjadi penyebab paling potensial terjadinya cacat berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN). Bocor lid dan Pecah cup merupakan cacat yang paling sering terjadi proses. Berdasarkan hasil perancangan eksperimen eksperimen dihasilkan bahwa setting temperatur sealing 255°C dan kecepatan konveyor 75rpm menghasilkan jumlah cacat yang minimum. Peningkatan kualitas terjadi dengan menurunkan DPMO sebelum perbaikan sebesar 13.920 dan nilai sigma 3,6990 menjadi DPMO sebesar 1.892 dan sigma 4,4020. Perusahaan harus terus melakukan pengendalian secara berkesinambungan agar jumlah cacat dapat terus berkurang. Kata kunci: Milk cup, Six Sigma, PDPC, FMEA, Perancangan Eksperimen   ABSTRACT Core phases of six sigma are Define, Measure, Analyze, Improve, Control. In this study, the improve phase to design experiments aimed at generating optimal settings of the factors that cause the machine most potential defects based on the value of the Risk Priority Number (RPN). The leak of cup lids and broken cups are the most occured defects in the process. Based on the results of the design of experiment the setting of sealing temperature at 255 ° C as well as conveyor speed 75rpm produce  minimum number of defects. Improved quality by reducing DPMO occur before and after repair are 13,920 DPMO for sigma value of 3.6990, and 1.892 DPMO for 4.4020 sigma. The Company must continue to exercise control on an ongoing basis in order to be able to continue to decrease the number of defects. Keywords:Milkcup, Six Sigma, PDPC, FMEA,Design Experiment
PEDAGOGI DAN TEKNOLOGI DALAM E-LEARNING Studi Kasus: Pengembangan E-Learning di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Raden Intan Lampung Gunawan, Indra
JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN FISIKA AL-BIRUNI Vol 3, No 2 (2014): Oktober 2014
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspek pedagogi sangat berpengaruh terhadap pengembangan materi (content development) dan pembelajaran (learning) dengan memperhatikan teknik dan behavior interaksi antara dosen (lecturer) dan mahasiswa (students). Di sisi lain aspek teknologi berpengaruh terhadap pengembangan materi yang dinamis dan rich multimedia, serta menyediakan fiturfitur (features) komponen sistem e-learning. Mengintegrasikan kedua aspek tersebut dapat meningkatkan kualitas pengembangan materi yang didukung oleh system e-learning agarproses belajar-mengajar menjadi optimal. Subjective Analysis atas pengintegrasian kedua aspek tersebut dalam sistem e-learning yang digunakan-SCELE, menunjukkan bahwa lingkungan pembelajaran online dapat menghadirkan suasana sebagaimana pembelajarankonvensional.Kata kunci: pedagogi, teknologi, e-learning, SCELE
PENGEMBANGAN APLIKASI MOBILE LEARNING FISIKA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENDUKUNG Gunawan, Indra
JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN FISIKA AL-BIRUNI Vol 3, No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The objective of this research is to create a supporting instructional media in the form of mobile learning of main material for Senior Secondary School students. The created mobile learning was played on mobile phone that supports flash player, mainly Symbian S60 3rd based mobile phone. The method applied in this research was research and development. The first step was limited on material of heat transfer. The trial of application was conducted to 2 specialized lecturers, 2 media experts, 2 Physics teachers of Senior Secondary School, and 44 students of Al- Azhar Senior Secondary School, Bandar Lampung. Indicators used to assess the created instructional media were appropriateness of the content to the purpose, appropriateness of instruction to the technical quality. Marks of the three indicators were above 80%, so that the created mobile learning was categorized as very good. Based on the findings, it may be concludedthat the instructional media in the form of mobile learning can be used as a supporting instructional media for Senior Secondary School students to learn Physics subject. Keywords: instructional media, mobile learning, heat transfer, physic subject, and Senior Secondary School.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA MODEL KONTEKTUAL LEARNING BERBASIS ANIMASI KOMPUTER Gunawan, Indra
JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN FISIKA AL-BIRUNI Vol 2, No 1 (2013): Oktober 2013
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: this study aimed at designing and developing: (1) animation based interactive contextual physics Module, and (2) teachers’ guidance for the implementation of the animation based interactive contextual physics Module. For this purpose, a study about product development of animation based interactive contextual physics Module was conducted. The product development used the design of Dick and Carey model. The process of development used instruments of: concept comprehension test, questionnaire of ICT based learning supporting facilities, questionnaire on teacher’s and student’s competencies in ICT,questionnaire of the content expert, questionnaire of the media expert, individual-student questionnaire, small-group students questionnaire, and questionnaire of implementation responses on learning. Based on the result of data analysis, they were found. First, two items had been developed, they were: (1) six Modules of animation based interactive contextual physics, and (2) a teacher guidance about the implementation of animation based interactive contextual physics Module. Second, the result of the formative evaluation of the content expert, media expert, design expert, individual students, small group students, and teachers showed that the products had feasibility to be used in teaching-learning, The evaluation result of the respondents about the Module are appropriate, good, and very good. The result of field test data showed that animation based interactive contextual Module was used effectively as learning facilities.Kata kunci : Modul Fisika kontekstual – interaktif – animasi.
HUBUNGAN ANTARA PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DENGAN KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN SANGATTA UTARA KABUPATEN KUTAI TIMUR Gunawan, Indra
PREDIKSI Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v1i1.1278

Abstract

ABSTRACT Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan variabel Kinerja Pegawai Pada  Kantor Kecamatan Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur.  Hal ini dapat diketahui dari hasil uji statistik dimana koefisien korelasi (r) adalah sebesar 0,624, hasil perhitungan tersebut ternyata lebih besar dari harga-harga kritis dari Koefisien Korelasi Product Moment (Pearson) untuk n = 25 pada tingkat signifikansi 5%, yaitu 0,396.Sementara itu jika hasil tersebut dibandingkan dengan tabel pedoman untuk memberikan interpretasi terhadap Koefisien Korelasi Product Moment, sebagaimana dimuat pada Bab III, maka hasil perhitungan tersebut berada pada interval 0,60 – 0,799, yang berarti terdapat hubungan yang kuat antara variabel.  Dengan demikian maka dapat dikatakan pula bahwa tujuan penelitian ini dapat tercapai, permasalahan dapat terpecahkan dan hipotesis dapat dibuktikan
ALGORITMA BACKPROPAGATION DALAM MEMPREDIKSI JUMLAH ANGKA KEMISKINAN DI PROVINSI SUMATERA UTARA Purba, Roimal Hafizi; Zarlis, Muhammad; Gunawan, Indra
TIN: Terapan Informatika Nusantara Vol 1 No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.913 KB)

Abstract

Poverty is one of the phenomenal problems that Indonesia faces every year. Therefore, this study was conducted with the aim to predict the number of poverty figures by district/city in the province of North Sumatra. The algorithm used to conduct this research is the backpropagation algorithm. This algorithm is one algorithm that is often used to make data predictions. The data used is the data of the poor population in North Sumatra in 2013-2017, which was sourced from the Central Statistics Agency of North Sumatra. Based on this data will be formed and determined the network architecture model used with the Backpropagation algorithm, including 3-9-1, 3-16-1, 3-18-1, 3-23-1, and 3-40-1. From these 5 models after training and testing, it was found that the best architectural model was 3-23-1. The accuracy rate of this architectural model is 97% with an MSE test value of 0.00359. The results of this study are in the form of predictions of the number of poverty in North Sumatra for the next 5 years. The results of this study are expected to be a reference for the regional government of North Sumatra to see the level of development of poverty in North Sumatra for the coming year.
PELATIHAN DETEKSI STUNTING PADA KADER POSYANDU DI DESA PEKUNCEN SEMPOR KABUPATEN KEBUMEN Utami, Wuri; Iswati, Ning; Santoso, Dadi; Wahyuningrum, Asrifah; Gunawan, Indra
Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti) Vol 1, No 1 (2020): Jurnal EMPATI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/empati.v1i1.421

Abstract

Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya (Kemkes.go.id). Pada SK Menkes No. 1995/MENKES/SK/XII/2010). Akibatnya adalah gangguan pertumbuhan (gagal tumbuh) mencakup pertumbuhan fisik dan otak anak. Sehingga selain anak menjadi lebih pendek dibandingkan anak normal se-usianya, anak juga memiliki keterlambatan dalam berpikir.Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan  deteksi stunting untuk mencegah terjadinya stunting di Desa Pekuncen. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini ceramah dan simulasi dengan melibatkan kader posyandu kesehatan Desa Pekuncen berjumlah 20 peserta. Hasil dari kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan dibuktikan dengan nilai rata-rata pre test 63dan rata-rata nilai post test 75(meningkat 12) disertai antusiasme yang tingi dari kader posyandu dengan banyak diskusi yang terjadi selama ceramah berlangsung. Kesimpulan dari kegiatan pengmas ini ada peningkatan pengetahuan deteksi stunting sehingga diharapkan kader posyandu Desa Pekuncen mampu melakukan penerapan deteksi stunting dengan benar. Kata Kunci:deteksi stunting;kader posyandu:pelatihan
PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH PENGOLAHAN TIMAH (TIN SLAG) SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON ., Melita; Gunawan, Indra
SIPIL Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.683 KB)

Abstract

Peningkatan kebutuhan bahan bangunan dari tahun ke tahun semakin besar. Hal ini bisamenyebabkan penyediaan bahan bangunanpun akan semakin banyak dibutuhkan misalnyapasir. Apabila kebutuhan pasir meningkat maka ketersediaannya pun akan semakinberkurang dan diperlukan alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Terak timah (tinslag) adalah sisa dari pengolahan timah dan merupakan bahan yang banyak tertimbun dancenderung menjadi limbah karena pemanfaatannya masih relatif kecil dan belummaksimal. Mempunyai bentuk yang tajam dan kubikal. Penelitian tentang pengaruhpenggunaan terak timah (tin slag) yang berasal dari PT. Stanindo Inti Perkasadengan menggunakan enam variasi campuran substitusi parsial terhadap beratagregat halus yaitu 0%, 10%, 20%, 30%, 40% dan 50%. Dari masingmasing campuranbeton tersebut dibuat 54 buah benda uji untuk umur 14 hari dan 28 hari. Pengujian yangdilakukan pada campuran beton adalah uji kuat tekan beton dan uji kuat tarik belahbeton. Dari hasil penelitian diperoleh pada umur 14 hari, pada penambahan kadar tinslag berturut-turut 0%, 10%, 20%, 30%, 40% dan 50% adalah 25,1 MPa, 20,7 MPa, 18,9MPa, 15,6 MPa, 14,8 MPa dan 14,7 MPa untuk uji kuat tekan beton. Pada umur 28 hari,pada penambahan kadar tin slag berturut-turut 0%, 10%, 20%, 30%, 40% dan 50%adalah 26,5 MPa, 25,1 MPa, 24,6 MPa, 24,3 MPa, 24,1 MPa dan 23,7 MPa untuk ujikuat tekan beton dan 3,3 MPa, 3,2 MPa, 3,1 MPa, 2,9 MPa, 2,9 MPa dan 2,6 MPa untukuji kuat tarik belah beton.Kata kunci : terak timah (tin slag), uji kuat tekan beton dan uji kuat tarik belah beton.
PEMANFAATAN SERAT DARI RESAM SEBAGAI BAHAN TAMBAH DALAM PEMBUATAN BETON ., Marbawi; Gunawan, Indra
SIPIL Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.683 KB)

Abstract

Penambahan serat dalam adukan beton terbukti mampu meningkatkan kuat tarik beton.Untuk keperluan non struktur, secara terbatas material serat dapat digunakan dari bahan-bahan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat dariresam pada campuran beton terhadap peningkatan kuat tekan dan kuat tarik belah. Hasilpenelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi industri bahan bangunan. Serat yangdigunakan memiliki 5 variasi penambahan serat dari resam pada campuran beton, yaitu0,5%, 1 %, 1,5 % dan 2 % per berat semen. sedangkan serat dari resam yang digunakandengan panjang 3 cm. Umur beton yang digunakan sebagai perbandingan adalah 7 haridan 28 hari. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan serat dari resamsebanyak 0,5 %, 1 %, 1,5 % dan 2 % pada campuran beton mampu meningkatkan: (1) kuattekan beton, dengan peningkatan kuat tekan tertinggi dicapai oleh penambahan resamsebanyak 1 % yaitu 21,87 MPa dibandingkan dengan beton normal yaitu 21,40 MPa. (2) kuat tarik belah beton, dengan peningkatan kuat tarikbelah tertinggi dicapai olehpenambahan resam sebanyak 1% yaitu 2,57 MPa dibandingkan dengan beton normal yaitu 2,47 MPa.Kata kunci : serat dari resam, kuat tekan, kuat tarik belah
ANALISIS POLA PERJALANAN ORANG DI KOTA PANGKALPINANG Firdaus, Ormuz; Gunawan, Indra
SIPIL Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.683 KB)

Abstract

The vast development of construction is Pangkalpinang City has implicated the rapid growth of population, labor, economy, facility and infrastructure, industries, trading, and tourism has brought a great impact on mobility, which means the increase of time and cost of commuting in the traffic system. An analysis of commutation patterns in Pangkalpinang City is conducted using household interview survey or questionnaires and average daily traffic survey on the roads including secondary data needed in this study. Daily commuting pattern in a city is the combination of work, education, shopping, and schooling commuting pattern. Based on the analysis of the commuting characteristic of people in Pangkalpinang City, it is known that the life standard of most Pangkalpinang people has gotten better economically. This is shown in the increase of household income percentage between Rp 1.500.000 – Rp 2.000.000/month with a composition of workers dominating the number of students. In their daily commuting, most people 75,86% ride motorcycles. This number rises every year, higher than other types of vehicles such as cars (11,78%). The matrix of origin-destination shows that travels between the same origin-destination zone dominates in one district. The area with the highest same origin-destination commutation is Rangkui, and the lowest is Pangkalbalam. This suggests that the commutations done by most of Pangkalpinang residents is still in relatively close range.  Key Words:  Mobility, Survey, Commutation
Co-Authors . Hamzari Abd Wahid Agustina Erni, Agustina agustini, lila Anesia, Regita Anesia, Regita Ari Handayani Aulia, Defni B. Tambunan, Holpan Torang Bambang Sri Anggoro Budi Sukoco, Nawanto dadi santoso Damanik, Bahrudi Efendi Damanik, Irfan Sudahri Damanik, Meilani Darsono, Farida Lanawati Desak Nyoman Dewi Indira Laksmi Djazuly Chalidyanto Dwi Ratna Sari, Dwi Ratna Eka Irawan Endang Widuri Asih Farid Ahmadi Fitri Anggraini, Fitri Fitriza, Rozi Ginting, Crismis Novalinda Girsang, Ermi GITA PERMATA LIANSARI Gultom, Devi Hadmar, Ahmad Muhardin Harsono Taropratjeka Hartama, Dedy Hartati, Puspita Hary Sulistyo Heru Satria Tambunan, Heru Satria I Gusti Ngurah Bagus Trilaksana Ika Purnamasari Jadigia Ginting Jalaludin Jalaludin Julius Santony Kirana, Ika Okta Kirana, Ika Okta Liliek S. Hermanu, Liliek S. Mahdi Bahar Mahyudin Mahyudin Manurung, Herman Marbawi ., Marbawi Melita ., Melita Mudayana, Ahmad A Muhammad Zarlis, Muhammad Naibaho, Tama Rudia Nasution, Sri Lestari Ramadhani Nasution, Zulaini Masruro Nazila, Wa Ode Ning Iswati Ningsih, Sri Rahayu Ninik Setyowati Ormuz Firdaus P, Yustinus Parlina , Iin Parlina, Iin Petrus Wisnubroto Poningsih Poningsih, Poningsih Pribuiarta N. Sitepu, Pribuiarta N. purba, lia cintia Purba, Roimal Hafizi Purnomo, Dentaruni Cahya rahmayani, sri Rahul, Mirza Ria Fahrina, Ria Rochmadi Rochmadi Rohidin Mersyah, Rohidin Rusdarti Rusdarti, Rusdarti Saeful Yusuf Salam Sitio, Agus Saputra, Widodo Saputra, Widodo Sari, Aprilia Mayang Siahaan, Septri Siahaan, Septri Wanti Siahaan, Septri Wanti Sianipar, Kristin Sianipar, Kristin Daya Rohani Sianipar, Kristin Daya Rohani Silalahi, Robertus Siregar, Marina Siregar, Zulia Almaida SUDARYANTO SUDARYANTO Sumarno Sumarno Sumijan Sumijan Sundari Retno Andani, Sundari Retno Teguh Adiprasetyo TITI JUHAETI V M, Paul Wahyuningrum, Asrifah Widodo S Pranowo Wijaya, Putra Adi Wuri Utami Yelmi, Yelmi