Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAERAH (BPKD) KOTA SUKABUMI Annisa Farhani Subhi; Andi Mulyadi; Yana Fajar FY Basori
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 6, No 2 (2022): Agustus, 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v6i2.2022.345-351

Abstract

Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Sukabumi merupakan sebuah instansi pemerintahan yang berdasarkan Peraturan Daerah Kota Sukabumi Nomor 48 Tahun 2016 tugas pokok BPKD Kota Sukabumi adalah melaksanakan urusan Pemerintah Daerah di bidang pengelolaan keuangan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan. Namun demikian, terdapat beberapa fenomena permasalahan yang terjadi saat ini, kaitannya dengan disiplin kerja dan kinerja pegawai di BPKD Kota Sukabumi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada BPKD Kota Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode penelitian deskriptif dan asosiatif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu pegawai BPKD Kota Sukabumi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian kali ini menggunakan sampel jenuh (sensus) yang merupakan bagian dari teknik non probability sampling. Maka dari itu responden yang dijadikan sebagai sampel dalam penelitian ini sebanyak 90 orang pegawai. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner/angkat. Teknik analisis data yang akan peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah Uji Validitas Data, Uji Reliabilitas, Koefisien Korelasi, Koefisien Determinasi, Regresi Linier Sederhana, dan Uji Hipotesis. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara disiplin kerja dengan kinerja pegawai pada BPKD Kota Sukabumi.
PENGARUH TEKANAN ANGGARAN WAKTU, LOCUS OF CONTROL, DAN KOMITMEN PROFESIONAL TERHADAP PERILAKU PENURUNAN KUALITAS AUDIT PADA PT PLN UNIT DISTRIBUSI JABAR DAN BANTEN Andi Mulyadi; Asep Effendi; Vip Paramarta
Syntax Idea Vol 2 No 8` (2020): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-idea.v2i8`.493

Abstract

Kegiatan audit tidak terlepas dari masalah keperilakuan, seperti adanya kemungkinan seorang auditor melakukan penyimpangan perilaku (dysfunctional behavior) yang berdampak menurunkan kualitas audit. Penyimpangan perilaku ini disebut dengan perilaku audit disfungsional (dysfunctional audit behavior). perilaku penurunan kualitas audit adalah langkah-langkah yang di ambil oleh auditor pada saat melaksanakan program audit yang berakibat pada pengurangan efektivitas bukti-bukti audit yang seharusnya dikumpulkan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tekanan anggaran waktu, locus of control, komitmen profesional dan perilaku penurunan kualitas audit. penelitian ini juga untuk mengetahui pengaruh tekanan anggaran waktu, locus of control, komitmen profesional baik secara parsial maupun simultan terhadap perilaku penurunan kualitas audit. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif verifikatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 67 responden. Teknik pengolahan data yang digunakan dengan regresi linier berganda dan uji hipotesis secara parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tekanan Anggaran Waktu pada PT PLN Unit Distribusi Jabar dan Banten dapat dikatakan baik sedangkan Locus of control termasuk kategori cukup baik, begiru juga dengan Komitmen Profesional dan Perilaku Penurunan Kualitas Audit. Tekanan anggaran waktu berpengaruh terhadap perilaku penurunan kualitas audit. Locus of control berpengaruh terhadap perilaku penurunan kualitas audit. Komitmen profesional berpengaruh terhadap perilaku penurunan kualitas audit. Tekanan anggaran waktu, locus of control, dan komitmen profesional berpengaruh bersama-sama terhadap perilaku penurunan kualitas audit.
Pengaruh pengelolaan kearsipan terhadap efisiensi kerja pegawai dinas kependudukan dan pencatatan sipil kota Sukabumi Narisyda Nursyida; Tuah Nur; Andi Mulyadi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 6, No 2 (2022): Agustus, 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v6i2.2022.318-323

Abstract

Dalam setiap organisasi pemerintah maupun swasta akan selalu berhubungan dengan arsip yang merupakan suatu hal sangat penting, arsip akan selalu berhubungan dengan seluruh proses pekerjaan. Pemanfaatan teknologi informasi yang terus berkembang menjadi salah satu cara yang dapat membantu atau memudahkan pegawai dalam pengelolaan kearsipan agar dapat menciptakan efisiensi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengelolaan kearsipan terhadap efisiensi kerja pegawai di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, membagikan angket atau kuesioner kepada responden, dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling artinya peneliti menentukan kriteria ketika angket dibagikan ke 34 responden pegawai yang dijadikan sampel penelitian. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan bantuan SPSS (Statistical Product and Service Solutions) 21 untuk mengetahui validitas data, reliabilitas, koefisien kolerasi serta besarnya pengaruh antara pengelolaan kearsipan dan efisiensi kerja. Berdasarkan hasil penelitian terdapat pengaruh signifikan antara pengelolaan kearsipan terhadap efisiensi kerja, hubungan sebesar 0,787 yang mana terbilang kategori tingkat hubungan kuat. Sehingga dapat diartikan bahwa hubungan antara variabel pengelolaan kearsipan dan efisiensi kerja kuat. Besarrnya pengaruh yaitu 81,9% dan sisanya 18,1% di pengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam ini.Kata Kunci: Pengelolaan Kearsipan, Efisiensi Kerja
Faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja pada sektor industri kecil di Kabupaten Muaro Jambi Andi Mulyadi; Hardiani Hardiani; Etik Umiyati
e-Journal Perdagangan Industri dan Moneter Vol. 6 No. 1 (2018): E-Journal Perdagangan Industri dan Moneter
Publisher : Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/pim.v6i1.4815

Abstract

This study aims to analyze the factors that affect the employment opportunities of the small industrial sector in Muaro Jambi regency. The data used are time series data for the period 2003 - 2016. The analysis was done by descriptive and using multiple linear regression. The results of the study found that: 1) the average of employment growth of small industry in Muaro Jambi Regency is 0.46% per year, the growth of small industry business unit is 8.77% per year, the growth of small industry investment is 3.55% Jambi Province minimum wage of 13.49%; 2) Simultaneously, business units, investments and wages have a significant effect on the employment opportunities of small industries in Muaro Jambi Regency. Nevertheless, partially only investments have a significant effect while the number of business units and wages has no significant effect on the employment opportunities of small industries in Muaro Jambi Regency. Keyword : business unit, investment, labor, wages. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja sektor industri kecil di Kabupaten Muaro Jambi. Data yang digunakan adalah data sekunder deret waktu selama periode Tahun 2003 – 2016. Analisis dilakukan secara deskriptif dan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa: 1) rata-rata perkembangan penyerapan tenaga kerja industri kecil di Kabupaten Muaro Jambi adalah 0,46 % pertahun, perkembangan unit usaha industri kecil sebesar 8,77 % pertahun, perkembangan investasi industri kecil sebesar 3,55 % pertahun dan rata-rata perkembangan upah minimum Provinsi Jambi sebesar 13,49%; 2) secara bersama-sama, unit usaha, investasi dan upah berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja industri kecil di Kabupaten Muaro Jambi. Meskipun demikian, secara parsial hanya investasi yang berpengaruh signifikan sedangkan jumlah unit usaha dan upah tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja industri kecil di Kabupaten Muaro Jambi. Kata kunci : unit usaha, investasi, tenaga kerja, upah
PENGARUH TEKANAN ANGGARAN WAKTU, LOCUS OF CONTROL, DAN KOMITMEN PROFESIONAL TERHADAP PERILAKU PENURUNAN KUALITAS AUDIT PADA PT PLN UNIT DISTRIBUSI JABAR DAN BANTEN Andi Mulyadi; Asep Effendi; Vip Paramarta
Syntax Idea Vol 2 No 8` (2020): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-idea.v2i8`.493

Abstract

Kegiatan audit tidak terlepas dari masalah keperilakuan, seperti adanya kemungkinan seorang auditor melakukan penyimpangan perilaku (dysfunctional behavior) yang berdampak menurunkan kualitas audit. Penyimpangan perilaku ini disebut dengan perilaku audit disfungsional (dysfunctional audit behavior). perilaku penurunan kualitas audit adalah langkah-langkah yang di ambil oleh auditor pada saat melaksanakan program audit yang berakibat pada pengurangan efektivitas bukti-bukti audit yang seharusnya dikumpulkan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tekanan anggaran waktu, locus of control, komitmen profesional dan perilaku penurunan kualitas audit. penelitian ini juga untuk mengetahui pengaruh tekanan anggaran waktu, locus of control, komitmen profesional baik secara parsial maupun simultan terhadap perilaku penurunan kualitas audit. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif verifikatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 67 responden. Teknik pengolahan data yang digunakan dengan regresi linier berganda dan uji hipotesis secara parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tekanan Anggaran Waktu pada PT PLN Unit Distribusi Jabar dan Banten dapat dikatakan baik sedangkan Locus of control termasuk kategori cukup baik, begiru juga dengan Komitmen Profesional dan Perilaku Penurunan Kualitas Audit. Tekanan anggaran waktu berpengaruh terhadap perilaku penurunan kualitas audit. Locus of control berpengaruh terhadap perilaku penurunan kualitas audit. Komitmen profesional berpengaruh terhadap perilaku penurunan kualitas audit. Tekanan anggaran waktu, locus of control, dan komitmen profesional berpengaruh bersama-sama terhadap perilaku penurunan kualitas audit.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN RETRIBUSI PELAYANAN PEMAKAMAN DAN PENGABUAN MAYAT DI KOTA SUKABUMI Puji Fauziah; Tuah Nur; Andi Mulyadi
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sp.v14i1.33950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan retribusi pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat di Kota Sukabumi yang diatur dalam Peraturan Daerah Kota Sukabumi Nomor 5 Tahun 2012. Peneliti menggunakan teori Edward III yang memiliki 4 dimensi. Dalam pelaksanaan kebijakan tersebut ditemukan berbagai permasalahan, yaitu kurangnya proses sosialisasi kepada masyarakat, sumber daya yang belum memadai, adanya petugas yang memberlakukan tarif tidak sesuai dengan peraturan daerah, dan belum optimalnya SOP. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Untuk menentukan informan, peneliti menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 10 informan. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Dalam menguji keabsahan data penelitian menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa implementasi kebijakan retribusi pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat belum maksimal karena masih kurangya sosialisasi secara langsung kepada masyarakat, kurangnya sumber daya manusia dan belum memadainya fasilitas, adanya pemberlakuan tarif yang tidak sesuai dengan peraturan daerah, SOP yang belum berjalan secara optimal.