DEDEN HAERUDIN
Kampus A Gd. S Lantai Dasar UNJ, Jln. Rawamangun Muka, Jakarta Timur 13220, Tlp. 021-4710547

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

APLIKASI ROLE-PLAY MELALUI TEKNIK OLAH TUBUH IMAJI Haerudin, Deden; Helmanto, Fachri
DIDAKTIKA TAUHIDI: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2019): Didaktika Tauhidi: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.256 KB) | DOI: 10.30997/dt.v6i2.2107

Abstract

Role-Play dalam pembelajaran sanggup membentuk dan membangun karakter anak melalui kegiatan yang menyenangkan. Ketercakupan role-play adalah dengan menggabungkan segala aspek tabiat manusia dalam mengatasi konflik dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan role-play juga dijadikan sebagai sajian pertunjukan yang dapat menjadi kebanggaan saat akhir tahun pelajaran. Namun, pertunjukan-pertunjukan tersebut kerap kali memaksakan kapabalitas anak dalam melakukan pemeranan. Penelitian ini  bertujuan menemukan aplikasi yang baik dalam pembelajaran melalui role-play. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan analisis deskriptif. Objek penelitian adalah para guru taman kanak-kanak dan sekolah dasar sebanyak 30 orang di wilayah Jakarta Barat melalui kegiatan pelatihan kesenian terpadu oleh Pusat Pelatihan Seni Budaya Jakarta Barat. Data yang diperoleh berupa observasi, dokumen dan wawancara. Validitas dan reliabilitas temuan penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi data. Penelitian ini menghasilkan temuan konsep olah tubuh imaji sebagai teknik dalam memersiapkan role-play dengan cara yang menyenangkan. Teknik olah tubuh imaji memiliki perencanaan, proses, hingga tahap evaluasi. Adapun penelitian ini terbatas pada guru sebagai pelaksana pembelajaran. Besar harapan adanya kelanjutan dalam penelitian serupa yang mengulas penerapan teknik olah tubuh imaji pada anak,
Motivation of a slow learner in an elementary school Febriyani, Amalia Rizki; Haerudin, Deden
ETUDE: Journal of Educational Research Vol 1, No 1 (2020): ETUDE: Journal of Educational Research Vol 1 No 1 November 2020
Publisher : CV. Mitra Palupi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background:  Low intellect makes slow learner students feel inferior and feel that they will never learn. As a consequence, slow learner students, sometimes, have no motivation to learn in them. Motivation has an important role in children's learning activities. It can be said that motivation is the driving force for children's activities. One of them is MF, a student identified as a slow learner by their class teacher.Purpose: For this reason, this study aims to determine the extent to which the causes of changes in MF motivation levels in the teaching and learning activities.Design and methods: This research uses a case study method. This research was conducted on one of the students identified by the class teacher as a slow learner. This research data using observation, interviews, and documentation. The collected data were grouped based on various factors that influenced learning motivation initiated by Dimyati and Mudjiono. Validation is done by triangulating data sources used to test the credibility of the data by checking the data that has been obtained through several sources.Results: The results of this study reveal 2 out of 6 things that influence the level of learning motivation to encourage MF to continue learning, namely ownership of ideals and increasing personal abilities.
Pemikiran Inventif Siswa SMA Kelas XI Dalam Pembelajaran Seni Budaya Di Kabupaten Kuningan Fitria, Fera; Triana, Dinny Devi; Haerudin, Deden
Jurnal Seni Tari Vol 10 No 2 (2021): Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jst.v10i2.50226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan presentase kemampuan pemikiran inventif siswaSMA Negeri kelas XI di Kabupaten Kuningan dalam pembelajaran seni budaya. Pemikiran inventifterdiri dari aspek fleksibilitas, pengaturan diri, keingintahuan, kreativitas, kemauan mengambilresiko dan pemikiran tingkat tinggi. Pemikiran jenis ini harus ditekankan dalam semua matapelajaran di sekolah, tujuannya yaitu untuk menciptakan peserta didik yang mampu bertahan danberkembang di abad 21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei.Responden dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI dari SMAN 1 Ciawigebang, SMAN 1 Luragungdan SMAN 1 Cidahu dengan jumlah sebanyak 672 siswa. Hasil analisis data menunjukan dari setiapaspek pemikiran inventif masuk dalam kategori tinggi, yaitu pada aspek fleksibelitas sebanyak55,1%, aspek pengaturan diri sebanyak 50,6%, aspek keingintahuan sebanyak 48,4%, aspekkreativitas sebanyak 62,8%, aspek kemauan mengambil resiko sebanyak 48,2% dan aspek pemikirantingkat tinggi sebanyak 55,4%. Persentase tertinggi dari hasil analisis data penelitian tingkatpemikiran inventif terletak pada aspek kreativitas, yaitu sebanyak 422 siswa (62,8%). Denganadanya penelitian ini nantinya dapat membantu peningkatan komitmen dan keberanian bagipendidik untuk menjunjung dan menerapkan pelaksanaan pembelajaran yang mengarah padapemikiran inventif.
Manajemen Event Choreonite Vol. 9: Time To Bloom Di Masa Pandemi Covid- 19 Tafarannisa, Melaprilya Anggun; Nursilah, Nursilah; Haerudin, Deden
Jurnal Seni Tari Vol 10 No 2 (2021): Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jst.v10i2.50272

Abstract

Dance Jakarta Selatan dengan fokus tari modern dan kontemporer yang diadakan di masapandemi Covid-19. Penelitian dilakukan untuk mengetahui Proses Manajemen Event sertapenerapan 4 Pilar Kesuksesan Jangka Panjang Manajemen Event. Penelitian dilakukanmenggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus agar mendapat data yangempirik, rinci, dan mendalam mengenai potret kondisi event Choreonite Vol. 9: Time To Bloom.Penelitian menunjukkan bahwa proses manajemen event Choreonite Vol. 9: Time To Bloom sanggar tariGigi Art of Dance dijalani dengan baik melalui 5 tahap, yaitu Researching, Designing, Planning,Coordinating dan Evaluating, serta memenuhi penerapan 4 Pilar Kesuksesan Jangka PanjangManajemen Event, yakni dari segi Time, Finance, Technology, dan Human Resource Skills. EventChoreonite Vol. 9: Time to Bloom sanggar tari Gigi Art of Dance menjadi inovasi baru dan menjadipendorong bagi semua orang untuk tetap memaksimalkan potensi serta meningkatkan kemampuanmereka dalam menghadapi tantangan untuk mengadakan event seni pertunjukan yaitu seni tari,khususnya di masa pandemi Covid-19 yang masih terjadi hingga tahun 2021.