Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Kersen (Muntingia Calabura L.) terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Klinik Pratama Alifa Reski, Porina; A, Wira Ekdeni; T, Fajar Sari
Jurnal Kesehatan Global Vol 3, No 3 (2020): Edisi September
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v3i3.4713

Abstract

Jumlah penderita DM di dunia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. World Health Organization / WHO (2016), memperkirakan 422 juta orang dewasa hidup dengan Diabetes Mellitus International Diabetic Foundation (IDF) menyatakan bahwa terdapat 382 juta orang didunia hidup dengan Diabetes Mellitus, di Klinik Pratama Alifa juga merupakan pasien terbanyak mengalami Diabetes Mellitus. Diabetes Mellitus merupakan kunci dari terjadinya komplikasi. Daun kersen dipercaya sebagai alternatif dalam menurunkan kadar gula darah tidak puasa (sewaktu) secara non-farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun kersen (muntingia calabura L.) terhadap kadar gula darah pasien diabetes mellitus tipe II di Klinik Pratama Alifa. Penelitian ini menggunakan metode Quasy experiment dengan rancangan One group pretest and post design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 48 orang pasien yang mengalami Diabetes Mellitus Pemilihan sampel menggunakan metode Purposive Sampling. Besar sampel adalah 11 orang. Variable independen dalam penelitian ini adalah pemberian rebusan daun kersen (Muntingia Calabura L.), variable dependen dalam penelitian ini adalah penurunan kadar gula darah. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan mengobservasi sebelum dan sesudah dilakukan intervensi dengan menggunakan lembar checklis dan alat ukur kadar gula darah Digital GlucoDr, analisa menggunakan uji paired t-test dengan level signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden sebelum diberikan intervensi sebanyak 63,6%, sesudah diberikan intervensi 90,9%. Adanya pengaruh pemberian rebusan daun kersen terhadap penurunan kadar gula darah (p = 0,009). Daun kersen mengandung saponin dan flavonoid yang dapat menghambat peneyerapan gula darah dari usus, sehingga karbohidrat tidak banyak diserap oleh usus. Rebusan daun kersen terbukti dapat menurunkan kadar gula darah dan dapat dijadikan obat herbal untuk penderita DM.  Bagi responden hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan dalam upaya pengobatan diabetes mellitus secara non farmakologi atau herbal
Edukasi Tentang Hiperemesis Gravidarum di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru Rika Ruspita; Rifa Rahmi; Wira Ekdeni Aifa
Abdimas Universal Vol. 4 No. 1 (2022): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v4i1.168

Abstract

Hyperemesis Gravidarum is nausea and vomiting during pregnancy. Although complaints of nausea and vomiting are considered normal for pregnant women and do not harm the fetus in the womb. However, if the frequency of nausea and vomiting is excessive, caution is still needed. Nausea followed by severe vomiting can be a sign of a problem with your pregnancy. For example in wine pregnancy, where the placenta develops into a group of abnormal cysts. Another possibility is hyperemesis gravidarum, which is a condition when pregnant women lose large amounts of body weight and body fluids. So that nausea and vomiting need to be avoided by being given drugs or other alternatives to reduce the complaint. So that education is needed about hyperemesis gravidarum to mothers who experience nausea and vomiting. The purpose of this activity is to provide education about hyperemesis gravidarum. The subjects of this community service activity are pregnant women in the Rejosari Health Center, Pekanbaru. Community service activities are supported by extension methods, question and answer, and discussion. The results showed that the participants were able to understand about emesis gravidarum, including understanding, causes, predisposing factors, and handling of emesis gravidarum.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA SISWI KELAS XI DI SMA N 14 PEKANBARU Wira Ekdeni Aifa; Nia Desriva
Menara Ilmu Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 JULI 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i2.3439

Abstract

Masa remaja adalah masa transisi antara masa anak-anak dan dewasa yang ditandai oleh adanya perubuhan fisik, emosi dan psikis. Masa remaja, yakni antara usia 10-19 tahun, adalah suatu periode masa pematangan organ reproduksi manusia, dan sering disebut masa pubertas. Menstruasi adalah perdarahan yang siklik dari uterus. Panjang siklus haid ialah jarak antara tanggal mulainya haid yang lalu dan mulainya haid yang akan datang. Hari di mulai pendarahan dinamakan hari pertama siklus. Panjang siklus haid yang normal di anggap sebagai siklus yang klasik ialah 28 hari, tetapi variasinya cukup luas, bukan saja antara beberapa wanita yang sama. Lebih dari 90% wanita mempunyai siklus menstruasi antara 24 sampai 35 hari. Personal hygiene merupakan perawatan diri sendiri yang dilakukan untuk mempertahankan kesehatan baik secara fisik maupun psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada siswi kelas XI di SMA 14 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri SMA 14 Pekanbaru di Kelas XI yaitu berjumlah 61 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p value = 0,000), sumber informasi (p value = 0,000), pendapatan orang tua (p value = 0,020), dengan perilaku personal hygiene pada saat menstruasi di SMA 14 Pekanbaru. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan pengetahuan dan informasi untuk seluruh remaja putri. Kata Kunci : Remaja, Menstruasi, Personal Hygiene