p-Index From 2017 - 2022
3.375
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Anak
Sasmiati Sasmiati
Unknown Affiliation

Published : 37 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

BERMAIN KARTU HURUF DAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG HURUF Najjati Ranala; Sasmiati Sasmiati; Ari Sofia
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study was that the majority of the children were still struggling to recognize the letter symbol. The purpose of the study was to find out the relationship between letter card playing and the ability to recognize letters. This type of research was correlational quantitative. The samples were 30 children at Tunas Jaya Kinder Garden. The data were collected by using observation and documentation techniques, and analyzed by using correlation Spearman Rank. The results showed that there was a relationship between playing card letters with ability to recognize the symbol of letters that is equal to 0.83, this means that playing letter cards can help stimulate the children ability to recognize the symbol of letters.Masalah dalam penelitian ini adalah mayoritas anak masih kesulitan dalam mengenal lambang huruf. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara bermain kartu huruf dengan kemampuan mengenal lambang huruf. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif bersifat korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 5-6 tahun di PAUD Tunas Jaya yang berjumlah  30 anak. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan dokumentasi, sedangkan data dianalisis dengan menggunakan uji korelasai dari Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara bermain kartu huruf dengan kemampuan mengenal lambang huruf yaitu sebesar 0,83, ini berarti bahwa bermain kartu huruf dapat membantu stimulasi kemampuan anak dalam mengenal lambang huruf.Kata kunci: bermain, kartu huruf, kemampuan mengenal lambang huruf 
HUBUNGAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN BERBASIS LINGKUNGAN ALAM DENGAN KEMAMPUAN BEREKSPLORASI PADA ANAK USIA DINI Dian Kustiani; Sasmiati Sasmiati; Baharuddin Risyak
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research was children exploration ability aged 5 to 6 years old that has not optimally developed at TK Amarta Tani HKTI Bandar Lampung. The research objective was to determine the correlation between natural based learning activities with children exploration ability aged 5-6 years old. This research was non experimental quantitative research, with the correlation data analysis. Data were collected by interview, observation and documentation. The data were analyzed by using cross table technique and Spearman Rank Correlation. The result showed that there was strong correlation between natural based learning activities and children exploration ability by 0.67%. Therefor, it is recommended to involve more natural based active learning to develope children exploration ability aged 5-6 years old.Masalah yang diangkat pada penelitiaan ini adalah kemampuan berekplorasi yang belum berkembang secara optimal pada anak usia 5-6 Tahun di TK Amarta Tani HKTI Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas pembelajaran berbasis lingkungan alam dengan kemampuan berekplorasi pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, yang bersifat non eksperimental dengan analisis data korelasi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tabel silang dan analisis Korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang erat antara aktivitas pembelajaran berbasis lingkungan alam dengan kemampuan bereksplorasi pada anak usia dini sebesar 0,67 persen. Oleh sebab itu perlu lebih ditingkatkan aktivitas pembelajaran berbasis lingkungan untuk mengembangkan kemampuan bereksplorasi anak usia dini.Kata kunci : kemampuan bereksplorasi, aktivitas pembelajaran berbasis lingkungan alam, anak usia dini.
PEMAHAMAN GURU PAUD TERHADAP PENDEKATAN SAINTIFIK KURIKULUM 2013 Saipul Anwar; Een Haenilah; sasmiati sasmiati
Jurnal PG-PAUD Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of this research was low understanding of early childhood teachers toward scientific approach in curriculum of 2013. The objective of this research was to describe teacher level understanding about scientific approach. The research method used quantitative descriptive design. Sampling technique used purposive sampling. The sampels were 65 teachers. The datas were collected by tests. The research instruments was used tests and documents. The datas were analyzed by quantitative descriptive analysis. The research showed that most of the teachers have comprehend about the concepts, planning procedure, and also the implementation procedure of scientific approach.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya pemahaman guru PAUD terhadap pendekatan saintifik pada Kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pemahaman guru tentang pendekatan saintifik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel penelitian berjumlah 65 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumen. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru telah memahami konsep pendekatan saintifik, pemahaman guru tentang prosedur perencanaan pembelajaran pendekatan saintifik dan pemahaman guru tentang prosedur pelaksanaan pembelajaran saintifik.Kata Kunci: pendekatan saintifik, kurikulum 2013, guru pendidikan anak usia dini
PEMAHAMAN GURU DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK ANAK USIA DINI Atika Sari; Baharuddin Risyak; Sasmiati Sasmiati
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 6 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study focused the comprehension of early childhood teachers in thematic learning in the village of Jati Datar District of Bandar Mataram Lampung Tengah. The purpose of this study was to describe the understanding of early childhood teachers in thematic learning. This study was conducted in five kindergarten in the village of Jati Datar District of Bandar Mataram Lampung Tengah consisting of TK Pertiwi, TK ABA, TK Tunas Bangsa, TK 17 Agustus and TK Madina Azzahro. This study used data analysis techniques a mix of quantitative-qualitative. These results indicated that teachers' comprehension of the thematic learning which includes the concept, planning, implementation and evaluation of thematic learning is still low. Data showed that teachers have not applied the thematic learning in school looks at the lesson plans are made not in accordance with the learning activities carried out by the teacher.Penelitian ini berfokus pada pemahaman guru PAUD dalam pembelajaran tematik di Desa Jati Datar Kecamatan Bandar Mataram Lampung Tengah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemahaman guru PAUD dalam pembelajaran tematik. Penelitian ini dilaksanakan di lima Taman Kanak-Kanak di Desa Jati Datar Kecamatan Bandar Mataram Lampung Tengah yang terdiri dari TK Pertiwi, TK ABA, TK Tunas Bangsa, TK 17 Agustus, dan TK Madinah Azzahro. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data campuran kuantitatif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemahaman guru mengenai pembelajaran tematik yang meliputi konsep, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dari pembelajaran tematik masih rendah. Data menunjukan bahwa guru belum menerapkan pembelajaran tematik di sekolah terlihat pada rencana pembelajaran yang dibuat tidak sesuai dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru.Kata Kunci : guru PAUD, pemahaman guru, pembelajaran tematik.
HUBUNGAN ANTARA LATIHAN SENAM IRAMA DENGAN KEMAMPUAN GERAKAN TERKOORDINASI ANAK USIA DINI Anisa Ayu Lestari; Baharuddin Risyak; Sasmiati Sasmiati
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this study was children low ability to perform coordinated movements aged 5-6 years old in Melati Puspa Tanjung Senang kindergarten Bandar lampung. This study aimed to examine the relationship between rhythmic gymnastics exercises toward children coordinated movement ability. The research used correlations study. Data were analyzed by using test table and statistical test method with Spearman Rank test. Data were collected by using observation and documentation. The results showed that there was a positive relationship between rhythmic gymnastics exercises with children coordinated movement ability aged 5-6 years in Melati Puspa kingdergarten Tanjung Senang Bandar Lampung 2015.Penelitian ini berlatar belakang dari rendahnya kemampuan melakukan gerakan yang terkoordinasi anak usia 5-6 tahun di TK Melati Puspa Tanjung Senang Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan yang positif antara latihan senam irama dengan kemampuan melakukan gerakan terkoordinasi Anak. Penelitian yang digunakan adalah penelitian Korelasional dengan teknik analisis data menggunakan uji analisis tabel dan uji statistik dengan rumus korelasi Tata Jenjang (Spearman Rank). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang positif antara latihan senam irama dengan kemampuan melakukan gerakan yang terkoordinasi pada Anak Usia 5-6 tahun di TK Melati Puspa Tanjung Senang Bandar lampung Tahun 2015.Kata Kunci: gerakan terkoordinasi, latihan senam irama, anak usia dini.
Penerapan Program Bilingual dan Penguasaan Bahasa Asing Pada Anak Usia Dini Eka Pentiyas; Sasmiati Sasmiati
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mastery of foreign languages is needed in the current era of globalization, but not all children cannot speak foreign languages, and mastery of foreign languages, this is due to different parental backgrounds. This study aims to determine the application of bilingual programs and mastery of foreign languages in early childhood at Alexandria School Kindergarden Bandar Lampung. This research is a quantitative descriptive study with an ex post facto approach. Data collection was carried out by interview and observation, while data analysis was done in a qualitative descriptive manner. The results showed that the bilingual program carried out in Alexandria School Kindergarden Bandar Lampung was carried out integrated starting from planning, implementation to evaluation. The bilingual program includes 4 things namely vocabulary, reading, writing and speaking. The application of a bilingual program more or less affects the mastery of foreign languages in children, both in terms of vocabulary, reading, writing and Penguasaan bahasa asing sangat dibutuhkan di era globalisasi saat ini, namun belum semua anak belum dapat berbahasa asing, dan penguasaan bahasa asing, hal ini disebabkan latar belakang orang tua yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan program bilingual dan penguasaan bahasa asing anak usia dini di TK Alexandria School Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bilingual dilakukan di TK Alexandria School Bandar Lampung dilakukan terintegrasi mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai dengan evaluasi. Program bilingual dilakukan meliputi 4 hal yakni perbendaharaan kata (vocabulary), membaca (reading), menulis (writing) dan berbicara (speaking). Penerapan program bilingual sedikit banyak berdampak terhadap penguasaan bahasa asing pada anak, baik dalam hal vocabulary, reading, writing dan speaking meskipun belum maksimal.Kata Kunci: anak usia dini, bahasa asing, bilingual, penerapan program.
STORY TELLING MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI Yulia Indah Firyati; Een Haenilah; sasmiati sasmiati
Jurnal PG-PAUD Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of the research was based on the condition of children oral language development which is still below average. This research aimed to investigated the influence of story telling approach toward children oral language development aged 4-5 in Nurul Amal Kindergarten, Bandar Lampung. The research was used associative methode. There were 30 children respondents participated in this research. Data were collected by using observation. The instrument was used observation sheet with scoring rubric. The data were analyzed by using simple regression linier test. The result showed that there was a significant improvement on children language development aged 4-5 in Nurul Amal Kindergarten, Bandar Lampung through storytelling teaching method.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode story telling terhadap kemampuan bahasa anak usia 4-5 tahun di TK Nurul Amal Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian asosiatif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 30 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi berupa rubrik penilaian. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa ada pengaruh penggunaan metode storry telling terhadap kemampuan bahasa anak usia 4-5 tahun di TK Nurul Amal Bandar Lampung.Kata kunci: anak usia dini, metode story telling, kemampuan bahasa
Perkembangan Bahasa Ekspresif Melalui Permainan How Good Is Your Memory Citra Laksmi Darmawanti; Sasmiati Sasmiati; Maman Surahman
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study was based on the lack of expressive language in children aged 4-5 years. This study aims to determine the effect of how good is your memory game activity towardd the development of expressive language in children aged 4-5 years. This study applied pre- experimental method with One Pretest-Posttest Group design. The population and sample of this study consisted of 20 children aged 4-5 years. The sampling technique was done using purposive sampling.. The data analysis technique was carried out using simple linear regression analysis to see if there was an effect of how good is your memory game activity towards children expressive language development and also t-pierd simple t-test to determine the different on the development of children expressive language. The results of this study indicated that there was an influence of how good is your memory game activity towards expressive language development of children aged 4-5 years. Masalah dalam penelitian ini adalah belum berkembangnya bahasa ekspresif pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas bermain how good is your memory terhadap perkembangan bahasa ekspresif pada anak usia 4-5 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre- eksperimental dengan desain One Grup Pretest-Posttest. Populasi dan sampel pada penelitian ini berjumlah 20 anak usia 4-5 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling purposive. Teknik analisis data menggunakan analisis uji regresi linier sederhana untuk melihat pengaruh aktivitas bermain how good is your memory terhadap perkembangan bahasa ekspresif dan uji t pierd simple t-test untuk melihat perbedaan perkembangan bahasa ekspresif anak . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh aktivitas bermain how good is your memory terhadap perkembangan bahasa ekspresif anak usia 4-5 tahun.Kata Kunci: permainan, how good is your memory, bahasa ekspresif
PEMAHAMAN GURU PAUD TENTANG APE DALAM PROSES PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI Cindy Giti; Sasmiati Sasmiati; Baharuddin Risyak
Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted in responsed to the fact that there were a lot of preschool teachers who have not applied the educational learning tools or Alat Permainan Edukatif (APE) in learning process. The research objective was to describe the understanding of preschool teachers about the educational learning tools for preschool in West Tanjung Karang subdistrict. This research was descriptive research method. The study population were 110 preschool teachers. The sampling technique used was propotional random sampling with 36 of preschool teacher. The data were collected through conducting a test and interview. The data was analyzed by using quantitative descriptive analysis. The result showed that not all of preschool teachers have deep understanding about the educational learning tools. Generally, teachers have only basic knowledge about APE in several aspects like types, benefits, materials, process, and how to use it. Whereas, the concept and evaluation of APE have not been developed.Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya guru yang belum menggunakan APE dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman guru PAUD tentang alat permainan edukatif dalam proses pembelajaran anak usia dini di Kecamatan Tanjungkarang Barat. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini berjumlah 110 guru, dengan sampel 36 guru. Sementara teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Proportional ramdom sampling. Teknik penggumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik tes dan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa belum semua guru memahami tentang APE dalam proses pembelajaran. Pada umumnya guru hanya memahami ciri-ciri APE, jenis APE, manfaat APE, jenis bahan pembuat APE, kriteria pembuatan APE,dan kegunaan APE dalam proses pembelajaran. Sedangkan pada konsep APE dan evaluasi penggunaan APE belum dipahami. Kata Kunci: pemahaman guru, alat permainan edukatif , APE, proses pembelajaran, anak usia dini
Pengaruh Media Big Book Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Safira Nur; Een Yayah Haenilah; Sasmiati Sasmiati
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research was  the lack developed languagein childrenaged 5-6 years.In this research aims to determine the influence of  big book’s media on the ability to read the beginningin children aged 5-6 years. Method oftheresearch is Pre- eksperimental with One Grup Pretest-Posttest design. Samplingtechnique of this research is sampling purposive and sample in this research is 30 children. While data analysis using by  t-test to see thedifference of the ability to read the beginning before andafter using big book’s media with the result 3,558.Theresults showed that thereis the influence of the big book’s media on the ability to read the beginning aged 5-6 years is 4,46. It means that big book media can help stimulate the ability to read the beginning.Masalah dalam penelitian ini adalah belum berkembangnya membaca permulaan  pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini bertujuan pengaruh  media big book terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian yang bersifat Pre- eksperimental dengan One Grup dengan desain Pretest-Posttest. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive dengan sampel sebesar 30 anak. Teknik analisis yang digunakan yaitu uji t-piered test dan regeresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan kemampuan membaca permulaan antara sebelum dan sesudah penggunaan media big book sebesar 5,338 dan terdapat pengaruh media big book terhadap kemampuan membaca permulaan anak 5-6 tahun sebesar 4,645. Hal ini membuktikan media big book dapat membantu menstimulasi kemampuan membaca permulaan anak.Kata Kunci: big book, membaca permulaan, anak usia 5-6 tahun.