Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Aktivitas Permainan Spider Web terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Witri Indriana; Thoha B.S Jaya; Nia Fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The issue of this research is gross motor development of 5-6 years old kids at TK Bela Bangsa Mandiri is not as what was expected. The aims of the study are to find out the difference of gross motor development before and after doing Spider Web game and to find out the effect of Spider Web game to 5-6 years old kids at TK Bela Bangsa Mandiri. This is quantitative research with experimental method and Treatment by Subject design. Sampling technique in this research is purposive sampling with 30 of 5-6 years old kids. The data were collected during observation. The data were analyze by using paired t-test and simple linear regression test. The result of the study shows there are increasement and effect of Spider Web game activity to gross motor development among 5-6 years old kids at TK Bela Bangsa Mandiri.Masalah dalam penelitian ini adalah perkembangan fisik motorik kasar anak usia 5-6 tahun di TK Bela Bangsa Mandiri belum berkembang sesuai harapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perkembangan motorik kasar sebelum dan sesudah diberikan aktivitas permainan Spider Web dan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aktivitas permainan Spider Web terhadap anak usia 5-6 tahun di TK Bela Bangsa Mandiri. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan eksperimen dan desain penelitian adalah Treatment by Subject. Teknik pengambilan sample dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah 30 anak usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi. Teknik analisis data menggunakan uji-t berpasangan dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan serta pengaruh penggunaan aktivitas permainan Spider Web terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di TK Bela Bangsa Mandiri.Kata Kunci : kelincahan, koordinasi, permainan spider web, motorik kasar 
Permainan Tradisional Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak di PAUD Cahaya Kartini Bandar Lampung devrizal dev; Riswanti Rini; Nia Fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study was the children's undeveloped find other word motoric skills. This research aimed to determine the corelation between traditional game and children’s motoric skill aged 5-6 years old. The sample in this research was 30 children with total sampling method. Data were collected by observation and documentation. The data was analyzed by using product moment correlation. The results showed that there was a significant relationship between traditional game and children's gross motoric skill of 0.778.Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan motorik kasar pada anak usia dini yang belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan permainan tradisional dengan kemampuan motorik kasar pada anak usia 5-6 tahun. Sampel yang digunakan adalah 30 anak dengan menggunakan metode total sampling. Pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik yang digunakan adalah analisis korelasi Product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara permainan tradisional dengan kemampuan motorik kasar anak sebesar 0.778.Kata Kunci: anak usia dini, motorik kasar, permainan tradisional
Penggunaan Media Audio Visual dalam Menstimulasi Kecerdasan Linguistik Anak Usia Dini Penda Wardani; Sasmiati Sasmiati; Nia Fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research was linguistic intelligence of children aged 5-6 years old had not reached the expectation. This research aimed to determine the effect of audio visual media usage activity to linguistic intelligence of children. This research used experimental method with pre experimental design. The samples in this research were 41 children aged 5-6 years old. Data in this research were collected by observation, while the data analysis used a simple linear regression test. The result showed that there was significant effect of audio visual media usage activity to linguistic intelligence of children. This meant that using the audio visual media in a learning process of children could help to stimulate the linguistic intelligence of children. The teachers are expected to use audio visual media to stimulate linguistic intelligence of children.Masalah dalam penelitian ini adalah kecerdasan linguistik anak usia 5-6 tahun belum sesuai dengan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas dalam penggunaan media audio visual terhadap kecerdasan linguistik anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, dengan desain pre-eksperimental. Sampel dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 41 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, sedangkan analisisis data menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan aktivitas dalam penggunaan media audio visual terhadap kecerdasan linguistik anak usia dini. Hal ini berarti penggunaan media audio visual dalam pembelajaran pada anak usia dini dapat membantu menstimulasi kecerdasan linguistik anak usia dini. Dengan demikian, guru diharapkan menggunakan media audio visual untuk menstimulasi kecerdasan linguistik anak.Kata Kunci : anak usia dini, audio visual, kecerdasan linguistik.
Pengenalan Lambang Bilangan Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional DINA PUSPITA SARI; ari sofia; nia fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of this research was most of the children still experienced difficulties in identifying the numbers symbol 1 until 10 in PKK Tegal Ombo Kindergarten group B. The purpose of this research was to find out  the effect of traditional game on children’s ability to know the symbol. The Method of this research was experimental method with Pre-Experimental design. This research was conducted in PKK Tegal Ombo Kindergarten. The sample in this research were 31 children aged 5-6 years. Data were collected throush observation and documentation, while in analyzing the data, simple linear regression was used. The results showed that a significant value was 0,000 0,05 and t-count value of 5,690t-table 2,045. This can be concluded that there was a significant influenced between traditional games toward children ability to recognize the number symbols. Traditional games contributed 57,2% in children ability to recognize the number symbol.Permasalahan dalam penelitian ini adalah sebagian besar anak masih mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi simbol angka 1 sampai 10 pada kelompok B TK PKK Tegal Ombo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional terhadap kemampuan anak untuk mengetahui simbol. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain Pra-Eksperimental. Penelitian ini dilakukan di TK PKK Tegal Ombo. Sampel dalam penelitian ini adalah 31 anak usia 5-6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan dalam menganalisis data, digunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikan adalah 0,000 0,05 dan nilai t-hitung 5,690 t-tabel 2,045. Ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara permainan tradisional terhadap kemampuan anak untuk mengenali simbol angka. Permainan tradisional berkontribusi 57,2% dalam kemampuan anak-anak untuk mengenali simbol angka.Kata kunci: anak usia dini, permainan tradisional, lambang bilangan
Studi Deskriptif Profesionalisme Guru TK dalam Pembelajaran Anak Usia Dini di Kecamatan Bandar Sribhawono Kabupaten Lampung Timur Endang Kurniawati; Een Yayah Haenilah; Nia Fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study was that many kindergarten teachers have not been good in planning, implementing and evaluating learning that was motivated by a lack of support for academic qualifications, and teaching experience. This study aims to describe the level of professionalism of kindergarten teachers in early childhood learning in Bandar Sribhawono District East Lampung Regency. This type of research was quantitative descriptive. The population in this study were kindergarten teachers in Bandar Sribhawono Subdistrict totaling 64 teachers. The sample of this study were 22 kindergarten teachers who were taken by purposive sampling technique based on the consideration of the S1 qualifying teacher. Data collection techniques using questionnaire and document techniques. Data analysis using quantitative descriptive. The results showed that most kindergarten teachers in Bandar Sribhawono Subdistrict were less professional in early childhood learning, which was 68 percent.Masalah dalam penelitian ini adalah banyaknya guru TK yang belum baik dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran yang dilatar belakangi oleh kurangnya dukungan kualifikasi akademik, dan pengalaman mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat profesionalisme guru TK dalam pembelajaran anak usia dini di Kecamatan Bandar Sribhawono Kabupaten Lampung Timur. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru TK di Kecamatan Bandar Sribhawono yang berjumlah 64 guru. Sampel penelitian ini adalah 22 guru TK yang diambil dengan teknik purposive sampling berdasarkan pertimbangan guru TK yang berkualifikasi S1. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket dan dokumen. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru TK di Kecamatan Bandar Sribhawono kurang profesional dalam pembelajaran anak usia dini, yaitu sebesar 68 persen.Kata Kunci: kualifikasi akademik, pengalaman mengajar, pembelajaran anak usia dini
Metode Belajar TPR (Total Physical Response) Dalam Pengenalan Kosa Kata Bahasa Inggris Anak Usia 5-6 Tahun Rizki Oktaviani; Een Yayah Haenilah; Nia Fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to see the application of the TPR learning method in the introduction of children's English vocabulary. This study used a descriptive quantitative research design using one experimental group. The sampling technique was purposive sampling. The subjects used were 11 children conducted at the Bandar Lampung Rainbow School. The research instrument was a vocabulary test on the test sheet, observation and interview. Data analysis using percentage tables. The percentage table produces accumulated values of children conducted during 4 meetings with results as much as 54.54 percent of the children developed as expected and 45.45 percent with very good developing categories. This study proves that the method of TPR learning increases the children's English vocabulary. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat penerapan dari metode belajar TPR dalam pengenalan kosa kata Bahasa Inggris anak. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan satu kelompok eksperimen. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Subyek yang digunakan berjumlah 11 anak yang dilakukan di Sekolah Pelangi Alexandria Bandar Lampung. Instrumen penelitian adalah tes kosa kata pada lembar tes, observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan tabel persentase. Tabel persentase menghasilkan akumulasi nilai anak yang dilakukan selama 4 kali pertemuan dengan hasil sebanyak 54,54 persen anak dengan berkembang sesuai harapan dan 45,45 persen dengan kategori berkembang sangat baik. Penelitian ini membuktikan bahwa metode belajar TPR meningkatkan kosa kata bahasa Inggris anak.Kata kunci: bahasa inggris, pengenalan kosa kata, total physical response
Bermain Pembangunan Terhadap Keterampilan Motorik Halus Pada Anak Usia Dini Nova Nabila J; Ari Sofia; Nia Fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research was children low fine motor skills aged 5-6 years old. This research aimed to determine the influences of constructive play toward fine motor skills. This research was conducted at Sekar Melati Kindergarten. The method of this study was associative research. The sample of this research consisted of 20 childrens aged 5-6 years old. The sample technique used was total sampling. Data was collected through observation and analyzed by using simple linear regression test. The results of the simple linear regression test showed that there was a significant influences of constructive play toward children fine motor skills. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan motorik halus pada pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain pembangunan terhadap keterampilan motorik halus. Penelitian dilaksanakan di PAUD Sekar Melati, metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian assosiatif. Sampel penelitian ini berjumlah 20 orang anak usia 5-6 tahun. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari bermain pembangunan terhadap keterampilan motorik halus anak.Kata kunci: anak usia dini, bermain pembangunan, motorik halus
Permainan Modifikasi Lari Estafet Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Nurul Irma Wardani; ari sofia; nia fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to see gross motor development before and after using running relay modification game and the effect of running relay modification on gross motor development. This study used an experimental method with one group pretest posttest design with a sample of 30 children, and observation and documentation data collection technique. Data analysis techniques used piered sample t-test and simple linear regression. The result of this study show the difference in gross motor development between before and after using running relay modification and the effect of running relay modification and the influence of the running relay modification game on gross motor development. This mean running relay modification game can help stimulate gross motoric development of children aged 4-5 years.Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan perkembangan motorik kasar sebelum dan setelah menggunakan permainan modifikasi lari estafet dan pengaruh permainan modifikasi lari estafet terhadap perkembangan motorik kasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan one group pretest posttest design,dengan sampel sebanyak 30 anak, serta teknik pengumpulan data observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan piered sample t-test dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukan perbedaan perkembangan motorik kasar antara sebelum dan setelah menggunakan permainan modifikasi lari estafet dan pengaruh permainan modifikasi lari estafet terhadap perkembangan motorik kasar. Artinya, permainan modifikasi lari estafet bisa menstimulus perkembangan motorik kasar anak usia 4-5 tahun.Kata Kunci : anak usia 4-5 tahun. modifikasi lari estafet, permainan, perkembangan motorik kasar.
Hubungan Kualifikasi Guru dengan Pemahaman Pengelolaan Pembelajaran Anak Usia Dini di Kecamatan Metro Utara Dita Aprilia; Een Yayah Haenilah; Nia Fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of this study is variety of teacher qualification which influenced to the management of early childhood learning.This study aims to determine the relationship of teacher qualification with the management of early childhood learning.This research use quantitative method with correlational approach. Population in this study were PKK Banjarsari,Dharma Wanita TK,and TK Negeri Pembina Metro with 30 populations. collecting data in this study using observation.This research uses the analyst of correlation corona product.The results that there is a very strong correlation between academic qualification and learner management Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualifikasi guru dengan pengelolaan pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 30 guru.Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi.Analisis data digunakan teknik spearman rank.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat kuat antara kualifikasi akademik dengan pengelolaan pembelajaran.Kata kunci: kualifikasi guru, pembelajaran, pengelolaan pembelajaran
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP PERKEMBANGAN INTERAKSI SOSIAL ANAK Pinka Olivia; Ari Sofia; Nia Fatmawati
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study is the social development of the children, especially the social interaction of children aged 5-6 years old has not been optimally developed. This study aims to determine the differences in the development of social interactions of the children before and after being given a learning treatment Make a Match. The method used in this study is a quantitative method with a Pre-Experimental Design design by using one experimental group. The sample used in this study was children aged 5-6 years old which are 23 children. Data collection techniques used in this study were observation and documentation. Data analysis was used to determine the differences of using the Wilcoxon test. The results of hypothesis testing showed that there are differences in children's social development after the application of Make a Match learning with the value of Sig= 0.000. Masalah dalam penelitian ini adalah perkembangan sosial anak khususnya interaksi sosial anak usia 5-6 tahun belum optimal perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perkembangan interaksi sosial anak sebelum dan setelah diberi perlakuan pembelajaran Make a Match. Metode  yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimental Design dengan menggunakan satu kelompok eksperimen. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 23 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui perbedaan menggunakan uji wilcoxon. Hasil pengujian hipotesis dapat disimpulkan terdapat perbedaan perkembangan sosial anak setelah penerapan pembelajaran Make a Match dengan nilai Sig 0.000. Kata kunci: anak usia dini, pembelajaran Make a Match, perkembangan interaksi sosial.