Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN EKOWISATA SUNGAI PINANG Erda Fitriani; Selinaswati Selinaswati; Desy Mardhiah
SOCIUS Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v4i2.17

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan partisipasi masyarakat Nagari Sungai Pinang dalam pembangunan ekowisata. Pembangunan pariwisata dapat berjalan dengan baik jika adanya partisipasi masyarakat. Masyarakat Nagari Sungai Pinang telah mengembangkan pariwisata di daerahnya sejak tahun 2004 sebelum dikembangkannya kawasan wisata maritim Mandeh pada tahun 2014 oleh pemerintah. Destinasi wisata Nagari Sungai Pinang dikenal oleh wisatawan dengan istilah The Hidden Spot of Paradise. Untuk menggali partisipasi masyarakat dalam pembangunan ekowisata dilakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode observasi partisipasi, wawancara mendalam (Indept interview) dan studi dokumen. hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pembangunan pariwisata di Sungai Pinang merupakan hasil pemikiran, perencanaan yang dilakukan oleh masyarakat secara mandiri dipelopori oleh kaum muda. Partisipasi masyarakat dalam pembangunan wisata meliputi proses perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi pembangunan.
Proses Penyampaian Pesan Melalui Tari Gandai di Desa Dusun Baru V Koto Kecamatan Air Dikit Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu Alim Vernando; Mira Hasti Hasmira; Desy Mardhiah
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 1 No 2 (2019): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (December 2019)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/csjar.v1i2.18

Abstract

Masyarakat Desa Dusun Baru V Koto memiliki seni tari tradisional yaitu tari gandai. Tari gandai adalah tarian yang ditarikan sekelompok perempuan beserta melantunkan syair pantun. Tarian gandai ada beberapa sebagian penonton yang mengerti dan tidak mengerti. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan dan menggambarkan proses penyampaian pesan melalui tari gandai. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori interaksi simbolik George Herbert Mead. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bertipekan deskriptif. Pemilihan informan penelitian dengan teknik purposive sampling. Jumlah informan secara keseluruhan 21 orang. Data dikumpulkan dengan metode observasi partisipasi pasif, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Validitas data dilakukan dengan triangulasi data. Analisis data menggunakan model analisis interaktif oleh Miles dan Huberman dengan tiga langkah yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa proses penyampaian pesan melalui tari gandai sebagai berikut (1) proses pelaksanaan tari gandai. (2) proses penyampaian pesan tari gandai. (3) proses interaksi penari dan penonton tari gandai. (4) pemaknaan penonton tari gandai.
Perubahan Fungsi Tradisi Simuntu Dalam Kehidupan Masyarakat Minangkabau Muhammad Abdi Azzara; Erianjoni Erianjoni; Desy Mardhiah
Jurnal Perspektif Vol 1 No 4 (2018): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v1i4.52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan fungsi pada tradisi Simuntu.pokok permasalahan dari penelitian ini adalah tentang bentuk perubahan tradisi simuntu sehingga mampu untuk menemukan faktor penyebab perubahan tersebut. Permasalahan dianalisis menggunakan teori perubahan tindakan Talcot Parsons dalam paradigma Struktural Fungsional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah pelaku tradisi simuntu serta tokoh masyarakat yang bertindak selaku ninik mamak dalam perkembangan adat istiadat dan budaya local. Pengumpulan data dilakukukan melalui observasi, studi dokumen, dan wawancara Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Tradisi Simuntu yang ada di Nagari Koto Gadang VI Koto merupakan kesenian yang berasal dari daerah Bonjol, tepatnya di Kabupaten Pasaman Barat. 2. Tradisi Simuntu daerah Koto Gadang saat ini sudah mengalami berbagai perkembanga, perubahan pada tradisi ini terjadi melikup perubahan fungsi, terlihat dari penggunaanya sekarang yang fungsinya bukan lagi sebagai sarana dalam mengumpulan sumbangan guna pembangunan Nagari. Melainkan untuk pemenuhan kebutuhan pribadi bagi pelaku Simuntu. 3. Perubahan yang terjadi pada Tradisi Simuntu merupakan dampak dari perubahan dalam sistem peerintahan, serta kondisi internal dari masyarakat itu sendiri seperti pemahaman akan budaya local yang rendah, modrenisasi, dan kondisi ekonomi masyarakat setempat.
Manjapuik Limau Sebelum Upacara Perkawinan (Studi Etnosain Pada Masyarakat Jorong Rumah Panjang Nagari Selayo Tanang Bukit Sileh Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok) Lola Resita; Erda Fitriani; Desy Mardhiah
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 1 No 2 (2019): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (December 2019)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/csjar.v1i2.17

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai pengetahuan masyarakat Jorong Rumah Panjang dalam manjapuik limau sebelum upacara perkawinan dan mendeskripsikan keyakinan masyarakat Jorong Rumah Panjang penganut Islam terhadap kesaktian roh nenek moyang. Penelitian ini dianalisis dengan teori Ethnoscience yang dikembangkan oleh James P Spradley. Ethnoscience menekankan bahwa data yang disodorkan adalah data kognitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian etnografi. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi partisipasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan pola pikir masyarakat Jorong Rumah Panjang penganut ajaran islam yang melaksanakan manjapuik limau tidak begitu saja muncul, pemahaman itu muncul berdasarkan pengalaman atau bukti yang telah terjadi. Masyarakat Jorong Rumah Panjang yang melaksanakan manjapuik limau disebabkan berberapa alasan yaitu pengetahuan masyarakat tentang manjapuik limau dan keyakinan terhadap kesaktian roh nenek moyang.