Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI SOSIALISASI POLITIK OLEH KPU KABUPATEN NGAWI UNTUK MEMBENTUK PEMILIH PEMULA YANG CERDAS DALAM PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR JAWA TIMUR TAHUN 2018 DI KABUPATEN NGAWI Dwi Ardiani; Dede Sri Kartini; Ari Ganjar Herdiansyah
SOCIUS Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v6i1.129

Abstract

Dalam setiap pemilihan, partisipasi masyarakat merupakan elemen yang penting. Semakin tinggi partisipasi menandakan bahwa rakyat mengikuti, memahami, dan melibatkan diri dalam kegiatan kenegaraan. Sebaliknya partisipasi yang rendah menjadi penanda bahwa rakyat kurang menaruh apresiasi atau minat terhadap masalah atau kegiatan kenegaraan. Sosialisasi politik penting untuk meningkatkan partisipasi. Terutama dengan adanya kemungkinan penyalahgunaan potensi pemilih pemula oleh kalangan politisi maupun partai politik. Pemilih pemula merupakan pemilih potensial yang memiliki kekhasan tersendiri dengan jumlah pemilih yang cukup besar. Untuk mengantisipasi kekhasan yang dimiliki oleh pemilih pemula agar tidak menjadi pasar potensial bagi partai atau kandidat untuk memperoleh suara dan agar pemilih pemula tidak terbujuk berita hoax dan berita bohong maka perlu dilakukan sosialisasi politik yang tepat yang sesuai dengan karakteristik pemilih pemula. Dengan demikian diharapkan mereka bisa menjadi pemilih yang cerdas yang memberikan suara secara rasional dan tepat dalam menentukan preferensi politiknya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dimana data diperoleh dengan wawancara secara mendalam dan juga dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Anggota KPU Kabupaten Ngawi Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Sekretaris KPU Kabupaten Ngawi, Panitia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemungutan Suara, Relawan Demokrasi, Tokoh Masyarakat, Tokoh Akademis dan Pemilih Pemula dengan penarikan sample menggunakan puposive sampling. Lokasi penelitian adalah Kabupaten Ngawi dimana pada tahun 2018 ini melaksanakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur secara serentak. Hasil dari penelitian ini adalah strategi sosialisasi politik yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Ngawi untuk membentuk pemilih pemula yang cerdas dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur diantaranya adalah tahap formulasi strategi dan penyusunan rencana jangka panjang, tahap pemilihan tindakan dengan menggunakan strategi menyerang dan strategi bujukan serta tahap aloksai sumber daya organisasi dengan menggunakan strategi penguatan. Strategi menyerang dilakukan dengan gencar melaksanakan sosialisasi secara langsung, khusus pemilih pemula lewat kelas pemilu, menjadi pembina upacara di sekolahan, seminar tatap muka serta sosialisasi tidak langsung lewat media sosial, media cetak dan elektronik. Strategi bujukan dilakukan dengan melakukan kegiatan yang menarik partisipasi masyarakat seperti Gelar Seni Budaya, Jalan Sehat Guyub Rukun, Sosialisasi dengan komunitas mancing bareng, Sosialisasi dengan komunitas ngontel bareng serta debat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018. Sedangkan strategi penguatan dilakukan oleh KPU Kabupaten Ngawi meningkatkan kapasitas dan kualitas penyelenggara pemilihan lewat bimbingan teknis, rapat kerja, sosialisasi, pengkajian peraturan bersama dan evaluasi setiap kegiatan. Selain itu juga memperkuat komunikasi dan keterbukaan informasi tentang pemilihan serta meningkatkan kerjasama dengan stakeholders yang berkepentingan baik itu internal maupun eksternal.
Hubungan Kemitraan antara Pemerintah dan Warga dalam Relokasi Tambak Rejo Kota Semarang Tahun 2019 Pamela Setya Miliasari; Dede Sri Kartini
PERSPEKTIF Vol. 11 No. 4 (2022): PERSPEKTIF, October
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v11i4.7508

Abstract

Tambak Rejo is one of the fishing villages located in Semarang City, Central Java, precisely located in Tanjung Mas Village and there is a process of relocation from the government for the welfare of the community. This study aims to analyze the partnership relationship between the Semarang City Government and residents in the relocation of Tambak Rejo in Semarang City in 2019. This study involves 3 actors, namely the Government, Tambak Rejo residents, and NGOs. The method used in this research is qualitative with data collection techniques in the form of literature study. The results of this study are related to the theory of partnership relations from Sulistiyani and Angga to show that the partnership relations that occurred in Tambak Rejo were not running smoothly and there were obstacles in the relocation process. However, with the various efforts made by the community, the Semarang City Government, and third parties, namely NGOs, the end has been going quite well. Each actor carries out his role and responsibility to achieve the goal to get a mutual agreement and no party feels disadvantaged.
Tantangan Pelayanan Publik dalam PembuatanKtp Elektronik di Kecamatan Dayeuhluhur,KabupatenCilacap, Jawa Tengah di Masa Pandemi Covid-19 Randy Fauzia Ikhsandi; Muradi; Dede Sri Kartini
INDONESIAN GOVERNANCE JOURNAL : KAJIAN POLITIK-PEMERINTAHAN Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.093 KB) | DOI: 10.24905/igj.4.1.2021.%p

Abstract

Penelitian ini membahas tantangan yang sedang dihadapi pemerintah Kecamatan Dayeuhluhur dalam memberikan pelayanan publik khususnya dalam perekaman KTP elektronik di tengah Wabah Covid 19. Penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan solusi terkait dengan bagaimana pemerintah memberikan pelayanan terbaik dalam pembuatan perekaman KTP elektronik agar tetap berjalan namun juga tetap bisa melindungi masyarakat agar tidak tertular virus Covid 19. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan untuk teknik pengumpulan data primer, peneliti melakukan observasi dan wawancara melalui telfon dengan aparatur pelaksana perekaman KTP Elektronik di Kecamatan Dayeuhluhur selain itu juga dalam pengumpulan data sekunder, peneliti memperoleh data melalui dokumen dokumen resmi dari instansi terkait dan juga menggunakan penelusuran studi pustaka (Library Research) baik dari berita online maupun dari situs resmi kecamatan Dayeuhluhur. Data-data yang di peroleh, kemudian di analisis secara deskriptif. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa Pemerintah Kecamatan Dayeuhluhur mempunyai solusi dalam memberikan pelayanan publik khususnya dalam perekaman KTP Elektronik ditengah wabah Covid 19 dan juga memberikan pelayanan rasa aman terhadap Masyarakat dan aparaturyang bertugas di masa pandemik virus Covid 19.