Zulfikar Zulfikar
Universitas Muhadi Setiabudi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONTRIBUSI AGILITY, FLEXIBILITY DAN BALANCE TERHADAP KEMAMPUAN DRIBBLING DALAM PERMAINAN FUTSAL zulfikar zulfikar; Akis Mayanto
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 3, No 2 (2020): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.672 KB) | DOI: 10.31851/hon.v3i2.3720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kontribusi agility, flexibility dan balance terhadap kemampuan dribbling bola dalam permainan Futsal. Jenis penelitian ini adalah  penelitian deskriptif korelasional dengan tiga variabel bebas (agility, flexibility dan balance) serta satu variabel terikat (Dribbling).Populasi penelitian ini adalah Mahasiswa Universitas Muhadi Setiabudi Brebes. Sampel penelitian terdiri dari 40 orang pemain Futsal. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pengukuran agility kaki menggunakan tes zig zag run, tes pengukuran flexibility menggunakan kelentukan togok samping dan tes balance menggunakan tes keseimbangan dinamis serta kemampuan dribbling menggunakan tes dribbling bola dengan rintangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi ganda menggunakan program SPSS.Berdasarkan analisis data diperoleh hasil: (1) Ada kontribusi signifikan agility terhadap Kemampuan Dribbling Bola Dalam Permainan Futsal, diperoleh 64,6%. (2) Ada kontribusi signifikan flexibility terhadap Kemampuan Dribbling Bola Dalam Permainan Futsal, diperoleh 19,0%. (3) Ada kontribusi balance terhadap kemampuan dribbling bola dalam permainan Futsal, diperoleh 33,0%.  4. Ada Kontribusi signifikan agility kaki, flexibility dan balance terhadap kemampuan dribbling bola dalam permainan Futsal, diperoleh nilai R hitung (R0) =  0,826 (P<0.05). Dengan nilai kontribusi sebesar 68,1%. Kesimpulan bahwa agility memiliki kontribusi yang lebih besar dibanding dengan flexibility dan balance terhadap  dribbling pemain futsal  Mahasiswa UMUS.  Kata kunci: Kelincahan (agility), kelentukan (flexibility), keseimbangan(balance), menggiring (dribbling).
Pembelajaran Ramah Anak Berbasis Pendidikan Karakter Pada Sekolah Inklusi Rizki Umi Nurbaeti; Zulfikar Zulfikar; Moh Toharudin
SOCIUS Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v7i2.215

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pembelajaran ramah anak di sekolah inklusi, dimulai dari perencanaan, implementasi, dan evaluasi pembelajaran. Penelitian menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis aktivitas pembelajaran disekolah inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Tahapan dalam penelitian terdiri dari tiga tahap, tahap pra lapangan, tahap pekerjaan lapangan, dan tahap analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran ramah anak terjadi melalui beberapa proses yaitu : (1) Tahap perencanaan guru menyusun RPP yang ramah anak, tidak mengandung unsur kekerasan, pornografi dan terorisme; (2) Tahap pelaksanaan ditunjukkan dengan adanya proses pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan (PAKEM) serta bebas dari perlakuan diskriminatif, pemberian sanksi dan hukuman yang bisa membuat peserta didik merasa mendapat kekerasan baik fisik maupun psikis. Adanya kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan siswa lainnya untuk pengembangan minat, bakat dan kreatifitas peserta didik, dan adanya budaya senyum, salam, sapa, sopan dan santun bagi semua warga sekolah; dan (3) Tahap evaluasi dilakukan oleh guru dengan mengukur kemampuan belajar dengan memperhatikan pencapaian tujuan, tingkat penguasaan siswa, dan memberikan nilai kepada siswa sebagai laporan hasil belajar di sekolah tanpa diskriminasi; upaya untuk meningkatkan pembelajaran ramah anak yaitu dengan membudayakan 5S senyum, sapa, salam, sopan dan santun. Selain itu juga menerapkan 7K, yaitu: keamanan, ketertiban, kegotongroyongan, kebersihan, keindahan, kekeluargaan, dan kerindangan.