Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Influence of Financial Risk to The Profitability of Sharia Banking In Indonesia Pani Akhiruddin Siregar; Amiur Nuruddin; M. Yusuf
Journal of Management and Business Innovations Volume: 01, Number: 02, 2019
Publisher : Management Department Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.962 KB) | DOI: 10.30829/jombi.v0i0.5628

Abstract

This research aims to deeply analyze the impact of CAR risk, NPF risk, BOPO risk, FDR risk and ROE risk to profitability. The profitability indicator is ROA variable. Quantitative data types in the form of monthly time-series data From The Financial Ratio Report of Sharia Commercial Bank and Sharia Business Unit published by Sharia Banking Directorate, Bank Indonesia and the Bank Licensing and Banking Information Department, Indonesia Financial Services Authority through Sharia Banking Statistics Bank Indonesia/Indonesia Financial Services Authority from January 2006 to January 2018.  The results showed: (1) A regression model on the independent variable simultaneously affects the dependent variable, so that the independent variable regression model can be used to predict the dependent variable; and (2) The CAR variable and FDR variable influential positive and significant toward ROA variable; NPF variable influential negative and significant toward ROA variable; BOPO variable influential negative and insignificant toward ROA variable; ROE variable influential positive and insignificant toward ROA variable.Keywords: financial risk, profitability, Sharia banking 
ECONOMIC ISLAMICITY: ANALYSIS FROM ISLAMICITY INDEX 2019 Amiur Nuruddin; Muhammad Syahbudi; Elida Elfi Barus
Jurnal Ilmiah METADATA Vol. 3 No. 1 (2021): Edisi bulan Januari 2021
Publisher : LPPM YPITI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini berawal dari penelitian Hossein Askari dkk dari tahun 2010, tahun 2016 dan tahun 2017 yang telah membandingkan negara-negara yang selama ini mengklaim negara Islam terutama Indonesia yang memiliki jumlah warga negara beridentitas Islam dari awal penelitiannya sampai tahun lalu 2019 dan dibandingkan dengan 2018 Indonesia berada di peringkat 64 naik menjadi 52 dibandingkan negara tetangga Malaysia naik di peringkat 30, Singapura naik peringkat 17 dan jauh dibawah Australia diperingkat 11 memiliki tingkat islamitas yang tinggi dan yang mengejutkan negara Hongkong indeks keseluruhannya di peringkat ke 26 namun di indeks ekonominya di peringkat 1, bila dilihat tingkat islamitasnya dengan mengukur empat indikator yaitu dengan merincinya pada tiga poin utama, yaitu landasan konseptual atau argumen yang digunakan untuk menjelaskan doktrin-doktrin yang digunakan dalam pengajaran Islam; metode pengukuran indeks, meliputi indikator pengukuran dan hasil indeks tingkat islamitas tersebut, di mana indikator-indikator yang digunakan dan diambil dalam al quran dan Hadis yang dijadikan pedoman dalam memproyeksikan dan menimbang kualitas keberislaman di 153 negara yang banyak dijadikan protes dan diskusi yang panjang hingga saat ini.