Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

IMPROVING STUDENTS’ PARTICIPATION ON LEARNING RECOUNT TEXT THROUGH PEER REVIEW TECHNIQUE Halimah, Siti; Sada, Clarry; Riyanti, Dwi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 7, No 12 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.667 KB)

Abstract

AbstractThis study wasaimed to know how students? participation in learning recount text improved through peer review technique. The study was conducted through Classroom Action Research which was done in two cycles. The subjects of the research were the English teacher and 16 students of class X MIPA 1 at MA Al-Ma?arifSintang in academic year 2017/2018. The writer used observation checklists and field notes as instruments of data collection. The finding showed that applying Peer Review technique improved students? participation from cycle to cyle. In the first cycle, the students actively participated in learning simple past tense (was/were) in recount text. However, the students? participation in the first cycle was not good enough and most of students were still get low result of participation, the writer conducted the second cycle. In the second cycle, the students improved their participation in learning regular and irregular verbs. In conclusion, students? participation on learning recount text specifically in simple past tense improved through Peer Review technique. Keywords: Students? Participation, Recount Text, Peer Review Technique
STUDI PERBANDINGAN COOPERATIVE SCRIPT TERHADAP PRESTASI DAN KEAKTIFAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP NEGERI 2 PURING Halimah, Siti
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 15, No 2 (2015): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.197 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran dengan Cooperative Script terhadap prestasi dan keaktifan belajar matematika siswa lebih baik daripada ekspositori pada siswa kelas VIII SMP N 2 Puring tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian ini yaitu kelas VIII D dan kelas VIII E, ditentukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Desain penelitian ini adalah quasi experimental design. Instrumen penelitian menggunakan tes, dan untuk keaktifan belajar menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data dengan uji Lilliefors untuk uji normalitas dan uji Bartlett untuk uji homogenitas.  Uji hipotesis yang digunakan adalah uji rata-rata satu pihak yaitu pihak kanan dengan uji t dan  = 0.05. Hasil uji hipotesis dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan Cooperative Script menghasilkan prestasi belajar siswa yang lebih baik daripada prestasi belajar matematika  siswa dengan ekspositori dan Cooperative Script menghasilkan keaktifan belajar siswa yang lebih baik daripada keaktifan belajar matematika  siswa dengan ekspositori pada siswa kelas VIII SMP N  2 Puring tahun pelajaran 2013/2014.   Kata kunci: prestasi, keaktifan ,  Cooperative Script, Ekspositori
Upaya Kepala Sekolah Meningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Proses Belajar Mengajar Di SMA PGRI I Sampit Halimah, Siti
Jurnal Aplikasi Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Aplikasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memfokuskan khusus pada evaluasi yang berorientasi pada ketercapaian tujuan peningkatan kompetensi pedagogik guru. Fokus penelitian  pada permasalahan  bagaimana  keadaan kompetensi pedagogik guru dalam kegiatan proses belajar mengajar, bagaimanakah perencanaan upaya kepala sekolah dalam peningkatan kompetensi pedagogik guru, bagaimanakah pelaksanaan upaya kepala sekolah dalam peningkatan kompetensi pedagogik guru dan evaluasi  peningkatan kompetensi pedagogik guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil dari penerapan delapan indikator kompetensi pedagogik secara umum dapat dikatakan bahwa kompetensi pedagogik guru SMA PGRI 1 Sampit untuk mengidentifikasi bekal ajar peserta didik masih rendah. Kepala sekolah SMA PGRI 1 Sampit dalam menerapkan unsur-unsur manajemen untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dari merencanakan, meningkatkan, serta mengevaluasi guru yang dituntut memiliki sejumlah kompetensi. Upaya peningkatan kompetensti pedagogik guru dilaksanakan untuk mencapai visi, misi dan tujuan pendidik. Program untuk meningkatakan komptensi pedagogik guru telah mengarah kepada peningkatan kompetensi pedagogik guru sesuai dengan standar kompetensi pedagogik dan secara langsung berhubungan dengan peningkatan kompetensi pedagogik guru.Kata kunci: Upaya Kepala Sekolah, Kompetensi Pedagogik.
HUBUNGAN ANTARA KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH DAN KEINOVATIFAN DENGAN EFEKTIVITAS KERJA GURU Halimah, Siti; Retnowati, Rita; Herfina, Herfina
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.124 KB) | DOI: 10.33751/jmp.v7i2.1332

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari hubungan antara Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah dan Inovasi Guru dengan Efektivitas Kerja Guru. Penelitian dilaksanakan di 15 Madrasah Ibtidaiyah Swasta di Wilayah Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi Propinsi Jawa Barat pada tahun 2018 dengan sampel 105 dari populasi 142 yang diambil secara Proporsional Random Sampling. Metode yang digunakan yaitu survai dan teknik analisis data menggunakan uji statistik korelasi dan regresi linier sederhana serta regresi dan linier ganda. Hasil penelitian menghasilkan tiga kesimpulan yaitu, pertama, terdapat hubungan positif yang signifikan antara Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah (X1) dan Efektivitas Kerja Guru (Y) dengan koefisien korelasi ry1 = 0, 5486. Kedua, Terdapat hubungan positif yang signifikan antara variabel Inovasi (X2) dengan Efektivitas Kerja Guru (Y) dengan koefisien korelasi ry2 sebesar 0,8028 Ketiga terdapat hubungan positif signifikan antara variabel Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah (X1) dan Inovasi (X2) secara bersama-sama dengan Efektivitas Kerja Guru (Y) dengan koefisien korelasi Ry12 sebesar 0,8144. Berdasarkan hal-hal tersebut dapat disimpulkan bahwa Efektivitas Kerja Guru dapat ditingkatkan melalui Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah dan Inovasi. Kata Kunci : Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah, Inovasi, Efektivitas Kerja Guru.
PENGUATAN NILAI-NILAI MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (STUDI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 KARANGANYAR) Halimah, Siti; Nuryadi, Muhammad Hendri; ., Rusnaini
Educitizen Vol 2, No 1 (2017): JURNAL EDUCITIZEN
Publisher : Prodi PPKn FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.145 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Proses pengutan nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, (2)  Faktor-faktor yang mempengaruhi proses penguatan nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Karanganyar.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal terpancang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan analisis dokumen. Validitas data menggunkan trianggulasi data dan trianggulasi metode. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif dengan tahap-tahap sebagai berikut (1) Tahap persiapan, (2) Reduksi Data, (3) Penyajian Data, (4) Penarikan Kesimpulan. Adapun prosedur penelitian dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) Tahap Persiapan, (2) Tahap Pengumpulan Data, (3) Tahap Analisis Data, (4) Tahap Pnyusunan Laporan Penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penguatan nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran PPKn pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Karanganyar melalui tiga tahap, yaitu tahap perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan penilaian pembelajaran. Tahap perencanaan pembelajaran penguatan dilakukan dengan mengintegrasikan nilai-nilai multikultural dalam Silabus maupun RPP. Tahap pelaksanaan pembelajaran penguatan dilakukan dengan menggunakan pendekatan menghadirkan aspek kultur dalam pembelajaran PPKn tanpa mengubah struktur kurikulum dan keilmuan. Tahap penilaian pembelajaran penguatan dilakukan dengan menggunakan teknik penilaian sikap untuk mengetahui sikap multikultural siswa; (2) Proses penguatan nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran PPKn di SMA Negeri 2 Karanganyar dipengaruhi oleh faktor-faktor yaktu faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung anatara lain kurikulum 2013, materi pembelajaran, metode pembelajaran serta kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran, lingkungan sekolah yang heterogen. Faktor penghambat dalam proses penguatan nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran PPKn antara lain: faktor internal dan faktor teknis, faktor internal meliputi minat belajar siswa terhadap mata pelajaran PPKn. Faktor teknis berupa waktu pembelajaran yang terbatas.Kata Kunci : Penguatan, Nilai-Nilai Multikultural, Pembelajaran PPKn.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PUISI MELALUI PEMODELAN PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 2 SIDOMORO SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Halimah, Siti
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra dan Budaya Vol 3, No 06 (2016): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.571 KB)

Abstract

ABSTRACT: During this time the poetry reading skill of sixth grade students in SD Negeri 2 Sidomoro is still low. When read poetry, they did not show how to read poetry that ideal with appropriate pronunciation, intonation and expression. They stall sheepish and unexpressed freely for read poetry. In academic year 2014/2015 only 8 students from 21 students who got a value above the complete (75). So, who got complete value is 38, 1%, with an average value is 69, 1. This is caused less precise methods and learning approaches adopted by teachers in tea­ching poetry in sixth grade of SD Negeri 2 Sidomoro. Based on background abo-ve, focus problems is low reading poetry skill in sixth grade of SD Negeri 2 Sido­moro because less precise methods and learning approaches adopted by teachers. Less reading poetry skill in sixth grade of SD Negeri 2 Sidomoro is the problem that has to find out the solution. The solution by teacher is teaching rea­ding poetry by modeling. Modeling is one of component in learning contextual. As a model not have to teacher self but can took by audio visual or show a good reader poetry models can be example how to read poetry that ideal with appro­priate pronuncia­tion, intonation and expression. Result of this research shows that first condition before got learning with modeling method obtained an average value is 69,1, com­pleteness is 8 (38, 1%), incompleteness is 13 (61, 9%) totally 21 students. At the end of the first cycle after saw model that show by audio visual, an average value is 73,9. At the end of the second cycles after saw model on face and practice, all of students got completeness value is 75 and  an average value up to 80, 1.   Keywords: reading poetry skill and modeling   ABSTRAK: Selama ini keterampilan membaca puisi peserta didik kelas VI di SD Negeri 2 Sidomoro masih rendah. Ketika membaca puisi, mereka belum menun­jukkan cara-cara membaca  puisi yang ideal dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang sesuai. Mereka kelihatan malu-malu dan belum secara bebas mengekspresi­kan puisi yang dibacanya. Pada tahun pelajaran 2014/2015 dari 21 siswa yang ber­nilai sama dan di atas KKM (75) hanya 8 siswa. Jadi yang tuntas hanya 38,1%, dengan rata-rata nilai 69,1. Hal ini disebabkan kurang tepatnya metode dan pende­katan pembelajaran yang diterapkan oleh guru dalam pembelajaran mem­baca pui­si di  kelas VI SD Negeri 2 Sidomoro. Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, fokus permasalahan adalah rendahnya keterampilan membaca puisi siswa SD Ne­geri 2 Sidomoro karena kurang tepatnya metode dan pendekat­an yang digunakan oleh guru. Rendahnya keterampilan membaca puisi di kelas VI SD Negeri 2 Sido­moro merupakan masalah yang perlu segera dicarikan pemecah­an­nya. Solusi yang akan diambil oleh guru adalah melakukan pembelajaran puisi melalui pemodelan. Pemodelan merupakan salah satu komponen dalam pembela­jaran kontekstual. Se­bagai model tidak harus guru itu sendiri tetapi bisa diambil­kan media audio visual atau mendatangkan model pembaca puisi yang sudah bagus yang memang bisa dijadikan contoh cara membaca puisi yang ideal dengan lafal, intonasi, dan eks­pre­si yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi awal sebelum dilaksanakan pembelajaran dengan pemodelan diperoleh hasil rata-rata nilai 69,1, ketuntasan 8 (38,1%), tidak tuntas 13 (61,9%) dari jum­lah siswa 21. Pada akhir siklus I, setelah mengamati model yang ditayangkan melalui audio visual, diketa­hui nilai rata-rata siswa kelas VI adalah 73,9. Pada akhir siklus II, setelah menga­mati model langsung dan menirukan, semua siswa mencapai nilai ketuntasan (KKM) sebesar 75 dan rata-rata nilai meningkat men­jadi 80,1. Kata kuci: keterampilan membaca puisi dan pemodelan
ANALISIS KEMANDIRIAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS VIII MTsN 1 KOTIM Winartiningsih, Wahyu Endang; Halimah, Siti; Mahmu’ddin, Mahmu’ddin
EQUILIBRIA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 3, No 1 (2018): Economic Education
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.17 KB) | DOI: 10.26877/ep.v3i1.3003

Abstract

Belajar mandiri telah diamanatkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 158 Tahun 2014. Dalam hal ini peran guru sebagai fasilitator. Salah satu mata pelajaran yang dipelajari siswa sekolah menengah pertama adalah mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Kemandirian belajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi proses belajar siswa. Namun pada kenyataannya, masih ada siswa yang belum memiliki kemandirian belajar. Pada saat observasi awal di MTsN 1 KOTIM[a1]  peneliti menemui permasalahan yang terletak pada kemandirian belajar siswa. Sebagian siswa belum melakukan inisiatif belajar sendiri. Hal ini diperkuat dengan hasil wawancara guru mata pelajaran IPS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemandirian  belajar pada mata pelajaran IPS siswa kelas VIII MTsN 1 KOTIM. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTsN 1 KOTIM tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 292 siswa. Sampel dalam penelitian ini dipilih dengan teknik simple random sampling[a2] . Peneliti memilih sampel sebanyak 75 siswa. Peneliti menggunakan angket sebagai instrumen penelitian. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa cenderung cukup baik pada setiap indikator kemandirian belajar IPS yaitu pada indikator percaya diri , pada indikator disiplin ,  pada indikator inisiatif  dan pada indikator tanggung jawab  Secara umum  siswa memiliki kemandirian belajar cukup baik dalam belajar IPS. Kata Kunci: Kemandirian belajar, mata pelajaran IPSKemandirian belajar, mata pelajaran IPS
USING SONG TO IMPROVE VOCABULARY MASTERY FOR ELEMENTARY SCHOOL Ramadini, Amelia; Halimah, Siti
PROJECT (Professional Journal of English Education) Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Number 1, January 2019
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.022 KB) | DOI: 10.22460/project.v2i1.p52-57

Abstract

The purpose of this reseach is to know how the use song to improve the students’ vocabulary mastery in  learning English for elementary school students. The population of this research is SD Lebak Gede it consist thirty student. To analyzed the data the research using SPSS versi 17.0. The test of normality is feris step to know the data is normality distributed. Kolmogorov-smirnov test was used in this research, it can be seen the significant of Kolmogorov-smirnov from pretest was 0.36 and posttest was 0.30 is higher than 0.50. It means that the data is normality distributed. The t-observed of pretest is 21.921 and t-observed of posttest was 56.550. The degree of freedom (df) 29 is 1.691. It means that t-observed of this research is higher than the t-table. The significance (2-tailed) of the data was 0.000 is lower than 0.05. It menas that the data of pretest and posttest is significant. Minimum score pretest was 30 and the maximum score pretest was 80, and the minimum score of posttest was 70 and maximum of posttest was 100. The mean of pretest score 54.60 and the mean of posttest was 81.07. The standard deviation of pretest was 13.642 and standar deviation of posttest was 7.852. It means, the data was improvement. Found that teaching vocabulary mastery using song for elementary school is effective. Keywords:  Teaching Vocabulary, Using Song
BIODIVERSITAS LOBSTER DI TELUK PRIGI, TRENGGALEK JAWA TIMUR Setyanto, Arief; Halimah, Siti
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 3, No 3 (2019): JFMR VOL 3 No. 3
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2019.003.03.9

Abstract

Pengelolaan perikanan lobster perlu dengan studi tentang sebaran atau dispersal spesies lobster pada tiap fase hidup. Metode yang dipakai bisa menggunakan identifikasi spesies pada masing-masing fase hidup (larva, juvenile, dewasa) pada waktu dan tempat yang berbeda. Studi ini dilakukan untuk menginditifikasi spesies lobster dewasa yang hidup di Teluk Prigi, Watulimo, Trenggalek, Jawa Timur. Sampling dilakukan dengan mengidentifikasi morlogi lobster yang tertangkap oleh nelayan lobster. Ditemukan 5 spesies lobster yang tertangkap dengan menggunakan 3 alat tangkap yang berbeda. Spesies lobster yang tertangkap yaitu lobster pasir (Panulirus homarus), lobster mutiara (P. ornatus), lobster bambu (P. versicolor), lobster batu (P. penicillatus), lobster batik (P. longipes). Ketiga alat tangkap tersebut adalah: gill net, krendet dan ditangkap dengan tangan (menyelam). Gill net banyak menangkap jenis pasir dibandingkan jenis lainnya. Krendet banyak mendapat pasir bersama dengan bamboo, mutiara, batik, kemudian batu lebih sedikit tertangkap krendet dibandingkan alat tangkap lainnya. Hand picking banyak menangkap pasir, mutiara, batu, dan batik kemudian sedikit menangkap jenis bambu.
PENGARUH MANAJERIAL KEPALA MADRASAH TERHADAP KINERJA GURU DI MA IRSYADUL ISLAMIYAH ROKAN HILIR Halimah, Siti
Jurnal PTK dan Pendidikan Vol 6, No 1 (2020): JANUARI - JUNI
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.752 KB) | DOI: 10.18592/ptk.v6i1.3783

Abstract

Salah satu masalah yang menarik untuk dikaji dalam dunia pendidikan mengenai  sumber daya manusia adalah  kinerja guru.?. Penelitian ini bersifat kuantitatif yang bertujuan menguji hipotesis dengan menggunakan analisis statistik baik analisis regresi maupun regresi ganda,  Alat pengumpul data yang paling pokok  adalah kuesioner (angket). Sampel dalam penelitian seluruh guru di MA Irysadul Islamiyah Rokan Hilir yang berjumlah 34 orang guru. Hasil penelitian ini menemukan bahwa, adanya pengaruh signifikan antara manajerial kepala madrasah terhadap kinerja guru, dengan kekuatan pengaruh sebesar 0.570. Kontribusi yang diberikan oleh manajerial kepala madrasah  terhadap kinerja guru adalah 31,2%.