Claim Missing Document
Check
Articles

PROFIL TINGKAT KONDISI FISIK (VO2 MAX) PEMAIN SEPAKBOLA (CELEBES FC) TAHUN 2018 DI KOTA PALU Hamzah, Hamzah; Sardiman, Sardiman; Iskandar, Hendra
Tadulako Journal Sport Sciences And Physical Education Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.313 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara jelas profil tingkat kondisi fisik (VO2 max)  pemain sepak bola Celebes Fc  tahun 2018 di Kota Palu. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu jumlah dari populasi sebanyak 23 atlet, hal ini karena teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling dimana sampel yang digunakan seluruh jumlah populasi. Teknik pengambilan data menggunakan Multistage Fitness Test (MFT) atau bleep test yang merupakan tes VO2max dengan lari jarak 20 M yang terdiri atas 21 level dimana setiap level memiliki jumlah balikan yang berbeda-beda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan persentase berdasarkan norma pengkategorian VO2max. Hasil tingkat kondisi fisik pemain sepak bola celebes fc yang diperoleh yaitu terdapat  1 (4,34%) atlet yang memiliki tingkat VO2max dengan kategori baik dan 22 (95,65% ) atlet dengan kategori kemampuan VO2max yang sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa semua atlet sepakbola celebes fc di kota Palu memiliki tingkat kondisi fisik yang sangat baik.
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH AKIBAT PEMBERIAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT PADA TANAH GAMBUT HAMZAH, HAMZAH; RAHMIDIYANI, RAHMIDIYANI; ASTINA, ASTINA
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.079 KB)

Abstract

PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH AKIBAT PEMBERIAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT PADA TANAH GAMBUT Hamzah 1), Rahmidiyani 2), Astina 2)1) Mahasiswa Fakultas Pertanian dan 2) Dosen Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura Pontianak.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis kompos TKKS (Tandan Kosong Kelapa Sawit) yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di tanah gambut. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 14 Juni sampai 12 Agustus 2017, penelitian dilaksanakan di Desa Punggur Besar, Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Metode yang digunakan adalah metode ekprimen lapang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 4 sampel, jumlah keseluruhan sebanyak 96 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah k0 = kontrol, k1 = kompos TKKS 20 g/polybag atau setara dengan 5 ton/ha, k2 = kompos TKKS 40 g/polybag atau setara dengan 10 ton/ha, k3 = kompos TKKS 60 g/polybag atau setara dengan 15 ton/ha, k4 = kompos TKKS 80 g/polybag atau setara dengan 20 ton/ha, k5 = kompos TKKS 100 g/polybag atau setara dengan 25 ton/ha. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun per rumpun, jumlah umbi per rumpun, berat segar umbi per rumpun dan berat kering angin umbi per rumpun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos TKKS berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan tinggi tanaman pada minggu ke 8 dan jumlah daun pada minggu ke 2, 4, 6 dan 8 serta berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan berat segar umbi dan berat kering angin umbi. Tetapi pemberian kompos TKKS berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman pada minggu ke 2, 4 dan 6. Pemberian kompos TKKS 10 ton/ha memberikan hasil yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah di tanah gambut.Kata Kunci: Bawang merah, gambut, kompos tandan kosong kelapa sawit
Sistem Informasi Layanan SMS Gateway Bagi Bidan Dalam Program Pemantauan Kesehatan Ibu dan Anak (PWS KIA) di Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Hamzah, Hamzah; Winardi, Sugeng
JURNAL INFOTEL Vol 7 No 1 (2015): May 2015
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v7i1.27

Abstract

Pemantauan wilayah setempat kesehatan ibu dan anak (PWS KIA) merupakan program pemerintah dalam monitoring perkembangan kesehatan ibu dan anak di suatu wilayah. Keberhasilan program PWS KIA tidak terlepas dari peran bidan dalam pengumpulan data dan luas cakupan wilayah sehingga pelaporan baru diperoleh pada periode tertentu sementara informasi yang dibutuhkan bersifat realtime layanan. Pemanfaatan teknologi telekomunikasi khususnya perangkat mobile merupakan teknologi yang banyak digunakan masyarakat dalam berkomunikasi . Pertukaran pesan melalui Sort Message Service (SMS) merupakan media komunikasi yang paling efektif dalam menyampaikan pesan. Perkembangan Teknologi SMS Gateway memungkinkan untuk mengolah data pesan SMS menjadi suatu informasi yang bermanfaat. Berdasarkan uraian diatas, maka adapun tujuan penelitian mengembangkan sistem layanan SMS gateway dalam program PWS KIA dengan metode waterfall dalam pengembangan perangkat lunak. Pengembangan sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP, DBMS MySQL dan Gammu SMS Gateway. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi bidan untuk melaporkan setiap layanan PWS KIA secara realtime dan diharapkan Dinas Kesehatan Bantul dapat memperoleh data terbaru layanan PWS KIA tanpa harus menunggu dalam periode tertentu.
MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN BERBASIS SEKOLAH Hamzah, Hamzah
Hunafa: Jurnal Studia Islamika Vol 10, No 1 (2013): Pendidikan Islam
Publisher : State Institut of Islamic Studies (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Popular expectations of quality education in line with the demands of the business world to obtain quality workers. Thus education providers, must be able to respond to and accommodate the expectations and demands of the decision-making process to improve the quality of education. This gives confidence that the decision-making process can be used a variety of theories, perspectives and frames of reference (framework)-based school. This assumption gives the consequence that a school should be a major part in the decision-making process in improving the quality of education. While public participation is required in order to better understand education, while government has a role in determining the basic framework of education policy.Kata Kunci: Manajemen, Mutu Pendidikan, Berbasis Sekolah
STUDI KONDISI FISIK PADA CLUB PUTRA BOLA VOLI SMP AL-AZHAR MANDIRI PALU Hamzah, Hamzah
Tadulako Journal Sport Sciences And Physical Education Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.224 KB)

Abstract

Siswa club putra bola voli SMP Al-Azhar Mandiri Palu dalam melakukan kegiatan ektrakukikuler tiga hari dalam satu minggunya, Masih belum diketahui kondisi fisik sebab mereka hanya diberikan saja teknik dasarnya, kemudian taktik permainan bola voli pada kegiatan ekstrakulikuler dan variasikan agar mereka tidak jenuh. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kondisi fisik atau VO2 Max yang mengikuti ekstrakurikuler bola voli SMP Al-Azhar Mandiri Palu. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode yang digunakan adalah metode tes. Subjek penelitian ini adalah club bola voli SMP Al-Azhar Mandiri Palu berjumlah 30 putra. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini  menggunakan total sampling. Instrumen dalam pengambilan data penelitian ini menggunakan bleep test atau Multistage Fitness Test (MFT). Berdasarkan hasil penelitian data diperoleh Kondisi Fisik atau VO2 Max yang dimilki oleh club putra bola voli SMP Al-Azhar Mandiri Palu pada kategori kurang berjumlah  9 sampel atau 30 %, kategori sedang berjumlah 17 sampel atau 56,67 %, dan kategori baik berjumlah 4 sampel atau 13,3 %. Dapat disimpulkan kondisi fisik atau VO2 Max rata – rata dimiliki oleh club putra bola voli SMP Al-Azhar Mandiri adalah 36,97 di kategorikan Sedang.
STUDI TENTANG ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMP DI KOTA PALU Hamzah, Hamzah
Istiqra: Jurnal Hasil Penelitian Vol 3 No 2 (2015): Juli-Desember 2015
Publisher : Istiqra: Jurnal Hasil Penelitian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To be able to build quality human resources, the role of education is a very important factor. The current education system in Indonesia is still facing a very complex challenges related to the low quality and relevance of education. However, with the implementation of the law of Teachers and Lecturers will allow teachers to have strong positions like other professions, so it is possible pedagogic competence and professional competence of teachers will increase along with a certification process that has been put in place.The problem in this research is how the level of mastery of pedagogical competence of teachers of Islamic education junior high school in the city of Palu, and how the level of mastery of professional competence of teachers of Islamic education in junior high school in Palu.The purpose of this study was to describe the level of mastery of pedagogical competence of teachers of Islamic education in junior high school in the city of Palu, and to describe the level of mastery of professional competence of teachers of Islamic education in junior high school in Palu.The method used is the qualitative approach, then to obtain data in accordance with problems, data collection techniques is done by observation, questionnaires, interviews, and documentation. Then proceed with the data analysis.Results and findings of the research show that teachers have pedagogical competence Islamic education in junior high school in Palu are generally classified as moderate and fairly nice, except the educational aspects of learning that there are some aspects that have not been too occupied. Furthermore, professional competence held by teachers of Islamic education in junior high school in Palu is generally considered high by some findings through questionnaires and interviews
Implementasi Kebijakan Pembentukan Organisasi Pada Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Model Berau Barat Di Kabupaten Berau Hamzah, Hamzah
Jurnal Administrasi Publik dan Birokrasi Vol 1, No 3 (2014): Jurnal Administrasi Publik dan Birokrasi Vol. 1 No. 3, 2014
Publisher : Jurnal Administrasi Publik dan Birokrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.63 KB)

Abstract

Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam rangka memperbaiki tata kelola hutan dan memperkuat desentralisasi sektor hutan. Berbagai kebijakan telah dikeluarkan untuk mempercepat pembangunan KPH diantaranya adalah kebijakan pembentukan organisasi melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2010 tentang Pedoman Organisasi dan Tata kerja Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung dan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi di Daerah. Meskipun demikian pembentukan  organisasi KPH diberbagai daerah, termasuk di  Kabupaten Berau belum berjalan sebagaimana yang diharapkan. sehubungan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses implementasi kebijakan pembentukan organisasi KPH  pada KPHP Model Berau Barat  serta mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi. Metode Penelitian ini adalah deskripsi dengan pendekaan Kualitatif, bentuk data terdiri data sekunder dan primer di peroleh melalui, wawancara, observasi dan kajian dokumen terkait. Sedangkan informannya terdiri dari instansi terkait yaitu Kementerian Kehutanan, Bagian organisasi Provinsi Kaltim, Bagian organisasi Setda Berau, Dinas Kehutanan kabupaten Berau, serta pendapat  Pakar Kehutanan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa implementasi pembentukan organisasi KPHP Model Berau Barat dilaksanakan secara bertahap yaitu dengan pembentukan UPTD pada Dinas Kehutanan Kabupaten Berau sebagai persiapan pembentukan Organisasi KPHP dalam Bentuk SKPD. Pengambilan kebijakan tersebut setelah melalui  proses sosialisasi, penyampaian telaahan staf, konsultasi dan koordinasi serta  rapat dan pertemuan Tim Teknis Kelembagaan daerah. Sedangkan faktor-faktor yang memepengaruhi implementasi pembentukan organisasi KPHP Model Berau Barat  adalah faktor komunikasi terutama terkait kejelasan dan konsistensi aturan serta pola komunikasi dan koordinasi yang dilakukan para pihak, faktor sumber daya terutama ketersediaan SDM, sarana prasarana dan pendanaan,  faktor birokrasi meliputi ketidakjelasan SOP pembentukan organisasi teknis lain dan pembuatan Naskah Akademik, tata hubungan dalam proses pembentukan kelembagaan SKPD yang memerlukan waktu dan pendanaan yang khusus karena melibatkan proses di Legislatif. Dalam rangka efektifitas implementasi kebijakan dalam pembentukan organisasi KPH maka disarankan perlunya dilakukan komunikasi yang efektif yang melibatkan pihak-pihak yang pengambil keputusan dan berbagai pihak terkait, perlu dipersiapkan sumber daya  baik sumber daya  manusia, sarana dan prasarana maupun pendanaan yang dianggarkan secara khusus. Serta perlu  kejelasan birokrasi yang meliputi SOP Kegiatan dan kejelasan tata hubungan antara  organisasi dalam pelaksanaan kegiatan. Kata Kunci : Kebijakan, Implementasi,  Organisasi, KPH. ABSTRACT Forest Management Unit (FMU) was one of top priorities in order to improve forests governance and strengthening decentralization in the forestry sector.   Many  policies have been introduced to expedite FMU development such as Interior Ministry Regulation (Permendagri) 61 Year 2010 regarding Guideline on Organization and Procedure of Production Forest and Protection Forest Management Unit. This I study aimed at describing the implementation of organization policy of the Berau Barat FMU Model (KPHP). This study was  also trying to identify and analyze factors which influence the implementation process of the policy. The method used in this study was  qualitative based on primary and secondary data. The data were collected  by interviews, observation and documents reviews. Some Government officials were interviewed including officials from the Ministry of Forestry, the Provincial Government of Kaltim, the Berau  District Secretariat, the Forest Service of Berau, and forest experts. The result of this study showed  that the implementation of the Organization Policy  of the Production of the Forest Management Unit according to the Berau Barat Model In Berau District  was done in stages. The establishment of UPTD, was the first stage in the gradual process of KPHP development towards SKPD l (Satuan Kerja Perangkat Daerah).At this stage activities include socialization, staff assessment, and consultation meetings. Key factors in the implementation process are communication, infrastructure, human and financial resources. Communication include clarity of regulation, consistency with other regulations, and coordination among parties. In addition, bureaucractic factors which include unclear standard operating procedures (SOP) of organization establishment, concept note making process, coordination rules among institutions in SKPD development, needs certain time and funding allocations due to political processes in the local parliament. To achieve effectiveness, it was recommended to develop effective communications involving all decision makers and other stakeholders. In addition sufficient infrastructure, human and financial resources were critical.   Enhancing bureaucracy I was also recommended to guarantee the success of the process. Keywords : Policy, Implementation, Organization,  FMU.
SISTEM PERKAWINAN BAKAU BANDUL (Rhizophora mucronata Lamk) BERDASARKAN ANALISIS ISOZIM Hamzah, Hamzah; Siregar, Ulfah J.; Siregar, Chairil Anwar
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 6, No 2 (2009): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.131 KB)

Abstract

ABSTRAK Derajat perkawinan silang bakau bandul (Rhizophora mucronata Lamk.) dari beberapa pohon induk yang tumbuh di hutan alam Sumatera, yaitu Sumatra Utara, Riau, Jambi, dan Jawa, yaitu Muara Angke dan Ujung Kulon, diduga menggunakan isozim. Enam sistem enzim dicobakan dalam penelitian ini, masing-masing AAT, ADH, EST, IDH, MDH, dan PER. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakau bandul memiliki sistem perkawinan campuran, dengan perkawinan sendiri sebagai sistem perkawinan utama, karena perkawinan silang hanya berkisar antara 6-32%. Populasi-populasi pada hutan yang tidak mengalami kerusakan berat (Sumatera Utara, Jambi, dan Ujung Kulon) memiliki derajat perkawinan silang lebih tinggi (32%, 17%, dan19%) dibandingkan dengan populasi-populasi yang hutannya mengalami kerusakan berat (Riau dan Muara angke) yang besarnya masing-masing adalah 13% dan 16%. Rasio polen(serbuk sari) dan ovule(sel telur)beragam antar  lokus  dan  alel,  tetapi  menunjukkan pembentukan gamet  jantan  dan  gamet  betina  yangberimbang. Bakau bandul walaupun cenderung untuk selfing(menyerbuk sendiri), tidak memiliki sistem perkawinan berpilih (F = - 0,197), karena setiap alel pada ovule dan polen dari pohon-pohon bakau bandul yang berlainan berasosiasi secara acak. Angin dan serangga tampaknya berperan penting terhadap terjadinya penyerbukan silang. 
Sistem Pengolahan Data Kegiatan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta Hamzah, Hamzah
Scientific Journal of Informatics Vol 3, No 1 (2016): May 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sji.v3i1.5473

Abstract

Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.
Peningkatan Kualitas Produk Olahan Sambusaq Tuna Di Kabupaten Polman Hamzah, Hamzah
E-ISSN 2580-3786
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.53 KB)

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk sambusaq dengan penggunaan teknologi, sistem mekanisasi dan membangun merek dagang dengan kemasan meningkatkan efisiensi dan efektifitas. Salah satu kendala yang dihadapi oleh Kelompok usaha perempuan di Kelurahan Pekkabata Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar, limpahan bahan baku yang tinggi tidak disertai dengan manajemen stok yang baik, dan peralatan yang dimiliki masih sangat sederhana. Dengan Kegiatan Pengabdian Mayarakat ini dengan memberikan bantuan mesin Freezer, penggiling dan pengaduk adonan dan mengepres kemasan ini diharapkan bisa menjadi alternatif sehingga kualitas produk sambusaq tetap terjaga.
Co-Authors Achmad Fahrudin Agus Sutikno Airlangga, Prananda Surya Aisyah Zahara, Aisyah Ali Imron Andarsih, Christina Novitri Andriyanto, Lucky Aning Kesuma Putri, Aning Kesuma Anto, Andri Ardi Amir Ariyani, Nella ASRIL ASRIL Astina Astina, Astina Avidar, Yoppie Prim Chairil Anwar Siregar Depri Liber Sonata Desita Salbiah Devi Valeriani Dianne Eka Rusmawati, Dianne Eka Eflita Meiyetriani ELIZABETH A WIDJAJA, ELIZABETH A Farris, Muhammad Fauzi, Zainal Febrita Paulina Heynoek, Febrita Paulina Fitriadi, Mochammad Yunus Gerry Florensia, Lima Halilintar, Mansur Hamzah, Zulfadli Hanindito, Elizeus Harijono, Bambang Heffni Efendi, Heffni Heiriyah, Ainun Hernalius, Lidwina Amanda Ichsan Invanni, Ichsan Imam Tadjri Ishafit Ishafit Iskandar, Hendra Ismudi Muchsin Jasa, Zafrullah Kany Kriswidyantomo, Prihatma Kurniawan, Ari Wibowo Kurniawan, Rama Maryantho Masarrang Maurid Edwar, Pesta Parulian Minanto, Rahmat Ageng Moh. Toifur Mu’arifin, Mu’arifin Muflih, Muflih Muhammad Anas Muhammad Safri, Muhammad Nasiah Badwi, Nasiah Nofiyanto, Nofiyanto Nopriansyah M, Akhmad Novesar Jamarun Nurofik, Nanang Proborini, Asti Pudji Muljono Puji Sugiharto, Dwi Yuwono PURWANTI PURWANTI Puspita, Eka Ari Putri, Litari Elisa Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Rasman, Marsudi Rehatta, Nancy Margareta Rehatta, Nancy Margaritta Rizki Amalia S. Pirade, Yulius Sabdin, Mashitah Safani, Jamhir Safari, Humaidi Saleh, Siti Chasnak Santosa, Dhania A Santosa, Dhania Anindita Santoso, Kohar Hari Sardiman Sardiman Sari, Aini Puspita Sarwititi Sarwoprasodjo Semedi, Bambang Pujo Sri Astuti Sugeng Winardi Sukenti, Desi Sumardjo Sumardjo Sunaryo Sunaryo Surbakti, Herison SYAHRAINI TAMBAK, SYAHRAINI Trio Saputra Ulfah J. Siregar Utariani, Arie Wardhani, Yulia Kusuma Yudiawan, Agus Zatika, Dinda Anna Zulkifli Zulkifli