Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

EVALUASI PLA (PARTICIPATORY LEARNING AND ACTION) MALARIA Nurwati Nurwati
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 10 No. 4: DESEMBER 2014
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.52 KB)

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan untuk mengendalikan malaria dengan melibatkan partisipasi masyarakat dengan pendekatan PLA (Participatory Learning and Action) yang merupakan kegiatan pembelajaran ke masyarakat untuk dapat mengambil tindakan dalam pengendalian malaria. Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi dalam mengevaluasi pelaksanaan Participatory Learning and Action malaria di Desa Bori Kecamatan Bacan Timur Kabupaten Halmahera Selatan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian terdiri dari 6 orang, yaitu pengelola malaria, kepala desa, kader malaria desa, petugas polindes dan tokoh masyarakat.Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fasilitasi PLA malaria tingkat desa yang dilakukan mampu menumbuhkan dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang malaria karena metode yang digunakan sangat partisipatif pada proses pelaksanaannya sehingga masyarakat aktif mengikuti fasilitasi tersebut. Rencana dan kegiatan masyarakat yang disepakati berfokus pada pemberantasan genangan-genangan air yakni kerja bakti, penimbunan, dan pembuatan saluran air. Oleh karena itu, kegiatan pemantauan terhadap kegiatan pemberantasan malaria di desa harus tetap dilakukan secara berkelanjutan sehingga dapat mengurangi keberadaan tempat perkembangbiakan nyamuk sehingga diharapkan berdampak pada penurunan kasus malaria.
Tempe sebagai Pangan Fungsional Antidiabetes Nurwati Nurwati
JURNAL PANGAN Vol. 25 No. 3 (2016): PANGAN
Publisher : Perum BULOG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33964/jp.v25i3.337

Abstract

Diabetes is one of the degenerative diseases that continue to increase from year to year and becomea global health problem. Diabetics need a food diet to maintain a normal blood glucose level. The adequatepattern of food consumption is a good solution for the diabetic people. Tempe is a food rich in bioactivecomponents that potentially to be antidiabetic through various mechanisms. The fermentation process ofsoybean to tempe can improve the health nutrition and reduce antinutrient substances that can be harmfulto health. The consumption of tempe as a part of good diet supported by good processing can be analternative therapy solution in the treatment of diabetes disease.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP MEREK DAGANG PADA INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) PANGAN DI KABUPATEN BOGOR Andrie Budiman; Nurwati Nurwati; Aal lukmanul hakim
JURNAL HUKUM DE'RECHTSSTAAT Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL HUKUM DE"RECHTSSTAAT
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jhd.v7i1.4183

Abstract

Merek memegang peranan penting dalam perkembangan ekonomi global, dan keberadaan merek itu sendiri berguna untuk membedakan produk sejenis. Jika pemilik merek belum terdaftar atau belum memperoleh lisensi, ia dapat merugikan dirinya sendiri karena persaingan komersial yang semakin ketat dan adanya penipuan atau peniruan terhadap barang bermerek tersebut. Perlindungan merek dagang di Indonesia mengikuti prinsip konstitutif (pendaftaran) dan prinsip first-to-file. Artinya merek dagang hanya dapat dilindungi jika didaftarkan pada pemerintah melalui Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dalam hal ini menjadi tanggung jawab Direktorat Kekayaan Intelektual. Apabila pelaku IKM memiliki produk berupa barang atau jasa yang menggunakan merek  dagang tetapi tidak terdaftar, maka pelaku IKM akan kehilangan perlindungan hukum atas mereknya tersebut. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan secara yuridis normatif dan pendekatan yuridis empiris. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis perlindungan merek dagang pada Industri Kecil Menengah pangan di Kabupaten Bogor, dan mendapatkan informasi perlindungan merek dagang pada Industri Kecil Menengah pangan  di wilayah Kabupaten Bogor. Berdasarkan hasil penelitian upaya dalam memberikan perlindungan merek dagang terhadap pada Industri Kecil Menengah pangan adalah dengan cara mendaftarkan mereknya. Sehingga, pemerintah Kabupaten Bogor dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian melakukan upaya untuk meningkatkan pelaku industri kecil menengah agar mendaftarkan merek produknya seperti, memberikan sosialisasi dan proses pendampingan Hak Kekayaan Intelektual bagi para IKM pangan, dan memberikan fasilitasi berupa pendaftaran merek untuk industri binaan secara gratis.
ANALISIS YURIDIS FUNGSI DAN PERAN TENAGA PENDIDIK DALAM PEMBENTUKAN BINTARA DI SPN POLDA METRO JAYA heri sutanto; Dadang Suprijatna; Nurwati Nurwati
JURNAL HUKUM DE'RECHTSSTAAT Vol. 6 No. 1 (2020): JURNAL HUKUM "DE'RECHTSSTAAT
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.934 KB) | DOI: 10.30997/jhd.v6i1.2660

Abstract

Police efforts in achieving the educational goals has not come true as well. Jakarta Police SPN even further behind the other Police-Police found in Indonesia. Indicators not maximal achievement of educational goals Police use them visible on the lower end of the exam results Education and Formation (Diktuk) Police Officer Polda Metro Jaya on the NES. The role of educators is expected to print the candidates NCO Professional Police so that they can run their police duties properly in accordance with the ethics of the police which is based on the Tribrata. The method used in this research is the method of juridical sociological (empirical). The establishment of the Police Officer Education is an education to establish and equip students to be members of the police who have the knowledge, skills, abilities, commendable attitude and behavior in the context of carrying out police duties that come from the general public with the lowest level of high school graduates who have passed the various required tests such as administration and others.
Pengaplikasian Fingerprint Sebagai Engine Start Pada Kendaraan Bermotor Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno Joko Aldian Sakbani Nasution; Nurwati Nurwati; Sudarmin Sudarmin
JUTSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 1, No 3 (2021): October 2021
Publisher : LPPM STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jutsi.v1i3.1312

Abstract

Abstract: The development of technology in the automotive world is very fast, corrective in innovative ideas. A motorized vehicle engine starting system using fingerprint is the latest innovative to keep up with technological developments and advances. This system can see who can use the vehicle. The innovation that the writer want to design is an engine start system using a fingerprint sensor. The innovation for the discussion of the system designed by utilizing fingerprint technology and a microkontroller.this system use a fingerprint sensor that is connected to a microcontroller. The microcontoller is used to store the vehicle owner’s fingerprint data. when the entered fingerprint matches the stored data, the microcontroller will send a signal to activate the relay. Relays are used to start vehicle engines. When the fingerprint is not recognized by the fingerfrint sensor, the vehicle will not turn on and the notifikation is on the LCD screen. With the engine start system on motorized vehicle that use fingerprints, users get and also provide a level of security for vehicle owners. Keywords : Motorized Vehicles; Fingerprint; Fingerprint Censor; Microcontroller; LCD.  Abstrak: perkembangan teknologi dalam dunia otomotif sangat pesat memicu munculnya ide-ide baru yang inovatif. Sistem strat engine kendaraan bermotor menggunakan fingerprint ini merupakan inovasi terbaru untuk mengikuti perkembangan dan kemajuan teknologi. Sistem ini dapat mengetahui siapa pemilik kendaraan dan siapa saja yang dapat menggunakan kendaraan tersebut. Inovasi yang ingin penulis rancang yaitu sistem start engine dengan menggunakan sensor fingerprint. Inovasi untuk memodifikasi hal tersebut dirancang dengan memanfaatkan teknologi fingerprint dan mikrokontroler. Sistem ini menggunakan sensor sidik jari yang terhubung dengan mikrokontroler. Mikrokontroler digunakan untuk menyimpan data sidik jari pemilik kendaraan. Bila sidik jari yang dimasukkan sesuai dengan data yang tersimpan maka mikrokontroler akan mengirim sinyal untuk mengaktifkan relay. Relay digunakan untuk menghidupkan mesin kendaraan. Pada saat sidik jari yang dimasukkan tidak dikenali oleh sensor sidik jari maka kendaraan tidak akan hidup dan notifikasi akan ditampilkan pada layar LCD. Dengan adanya sistem start engine pada kendaraan bermotor mengunakan fingerprint, pengguna mendapat kemudahan dan juga memberi tingkat keamanan bagi pemilik kendaraan. Kata Kunci : Kendaraan Bermotor; Sidik Jari; Sensor Fingerprint; Mikrokontroler; LCD.
EFFECTIVENESS OF COLLECTIVE MANAGEMENT ORGANIZATION IN COLLECTIVE ROYALTIES OF MUSIC AND COPYRIGHT WORK ON KARAOKE BUSINESS ACHIEVEMENT BASED ON LAW NUMBER 28 YEAR 2014 ON COPYRIGHT Adi Juardi; Nurwati Nurwati
JURNAL HUKUM DE'RECHTSSTAAT Vol. 4 No. 2 (2018): JURNAL HUKUM "DE'RECHTSSTAAT"
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.18 KB) | DOI: 10.30997/jhd.v4i2.1521

Abstract

He effectiveness of Collective Management Organization (CMO) in charge royalties on business karaoke questionable, this relates to the birth of Act No. 28 year 2014 about copyright which regulate in particular the CMO. Because there are still many karaoke business which still has not fulfilled the obligation to pay royalties of works of copyright music and their songs (karaoke company) exploitation for commercial business interests. This research aims to: (1) know the role of business in addressing CMO karaoke that doesn't pay royalties, (2) know the effectiveness of CMO administering royalties on the karaoke business person under law No. 28 Year 2014, (3) knowing the efforts in improving polling CMO royalty on the karaoke business. This type of research is the Juridical Sociological (Empirical) approach to legislation as well as interviews. The results of this study showed that the effectiveness of the CMO administering royalties have not been effective because it is based on the theory of legal effectiveness Soerjono Soekanto. Efforts in improving the collection of royalties already attempted CMO. The conclusions of this research that is not yet effective because CMO factor law enforcement community and culture that Indonesia is still not law abiding. Her advice is a strict law enforcement and awareness of the law business karaoke should be improved so that effective in running in CMO.
MENJADI GURU MAHIR MICROSOFT OFFICE PADA SEKOLAH SMA TAMAN SISWA SUKADAMAI Havid Syafwan1; Nurwati Nurwati; Andrinata Andrinata; Ari Dermawan
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 1, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.588 KB) | DOI: 10.33330/jurdimas.v1i2.115

Abstract

Abstract: Community Service Activities is conducted in the form of one day training for teachers in using Microsoft Office software as one way to utilize information technology in delivering learning materials to students especially in SMA Tamansiswa Suka Damai. The target in this activity is the teachers of Tamansiswa Suka Damai High School in District Pulo Bandring Kab. Asahan which amounted to approximately 18 people. This devotional activity is done by lecture method, demonstration, and practice with question and answer. The lecture method is used to explain the introductory concept of the introduction of Microsoft Office software as one of the media in facilitating human work. Demonstration method is used to show a working process that is the stages of recognizing the tools that exist in the Microsoft Office software and know each function, while the practice method to practice the use of the application directly. While the question and answer method to give the participants the opportunity in consultation to overcome obstacles in understanding the material already obtained. The end result of this activity is expected to accelerate and facilitate the teachers in delivering learning materials to the students.Keywords: Microsoft Office software, teachers, students, information technologyAbstrak: Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan sehari bagi guru-guru dalam menggunakan software Microsoft Office  sebagai salah satu cara dalam memanfaatkan teknologi informasi dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa-siswi khususnya di SMA Tamansiswa Suka Damai. Sasaran dalam kegiatan ini adalah para guru-guru SMA Tamansiswa Suka Damai di Kecamatan Pulo Bandring Kab. Asahan yang berjumlah lebih kurang 18 orang. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah, demonstrasi, dan latihan yang disertai tanya jawab. Metode ceramah digunakan untuk menjelaskan konsep pengantar dari pengenalan software Microsoft Office sebagai salah satu media dalam mempermudah pekerjaan manusia. Metode demonstrasi dipakai untuk menunjukkan suatu proses kerja yaitu tahap-tahap mengenalan tool-tool yang ada pada software Microsoft Office dan mengetahui masing-masing fungsinya, sedangkan metode latihan untuk mempraktikkan langsung penggunaan aplikasi  tersebut. Sementara metode tanya jawab untuk memberi kesempatan para peserta dalam berkonsultasi untuk mengatasi kendala dalam memahami materi yang sudah didapat. Hasil akhir dari kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah para guru dalam meyampaikan materi pembelajaran kepada siswa-siswinya.Kata kunci: Software Microsoft Office, Guru, Siswa-siswi,  teknologi informasi 
Membangun Model Bisnis Pada Mutiara Seragam Online Dengan Pendekatan Business Model Canvas Yudi Santoso; Nurwati Nurwati
ICIT Journal Vol 8 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.507 KB) | DOI: 10.33050/icit.v8i1.2175

Abstract

Pengembangan media online untuk penjualan sangat dibutuhkan dalam menyiapkan persaingan di pasar online. Website penjualan harus dikelola dengan bisnis model yang mengadopsi Business Model Canvas (BMC) sebagai salah satu strategi pemasaran online. Adapun blok-blok yang ada di Business Model Canvas (BMC) dapat menampung kebutuhan customer dalam pemenuhan pesanan seragam sekolah. Value dari model bisnis ini adalah customer dapat melihat track/jejak pesanannya pada website sehingga memberikan jaminan pesanan seperti terlihat pada halaman activity produksi. Kemudian customer diberikan service untuk kemudahan komplain barang dan informasi harga barang yang terbaru seperti yang terdapat pada halaman service. Tujuannya adalah membangun model bisnis pada Mutiara Seragam Online sehingga pendapatan penjualan mengalami peningkatan. Kata kunci: Business Model Canvas (BMC), model bisnis, penjualan online, value
Implementasi Metode MFEP Untuk Menentukan Penerima Bantuan Pupuk Pada Kelompok Tani Cindy Ross; Nurwati Nurwati; Elly Rahayu
JUTSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 2, No 1 (2022): February 2022
Publisher : LPPM STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jutsi.v2i1.1516

Abstract

Abstract : Decision Support System is a system that is able to provide problem solving skills and communication skills for problems with semi-structured and unstructured conditions. Problems that often occur at the Asahan District Agriculture Office are related to determining the recipient of fertilizer assistance that is not right on target, to farmer groups who should deserve it but don't get it, because every year the number of farmers is increasing but the availability of fertilizer is limited. The method used in this Decision Support System (DSS) is the Multifactor Evaluation Process (MFEP) method so that decision makers can easily determine prospective farmer groups who deserve assistance. This method will help make decisions from several criteria used for the alternative choices. Therefore, the Asahan Regency agriculture office needs an application that can make it easier to determine prospective farmer groups who receive fertilizer assistance. This application is designed using the PHP programming language and MySQL database. Keywords: Decision Support System; Multifactor Evaluation Process (MFEP); Farmer's Group; Fertilizer.   Abstrak: Sistem Pendukung Keputusan merupakan sistem yang mampu memberikan kemampuan pemecahan masalah maupun kemampuan pengkomunikasian untuk masalah dengan kondisi semi terstruktur dan tak terstruktur. Permasalahan yang sering terjadi pada Dinas Pertanian Kabupaten Asahan yaitu menyangkut penentuan penerima bantuan pupuk yang tidak tepat sasaran, pada kelompok tani yang seharusnya layak mendapatkan namun tidak mendapatkannya, dikarenakan setiap tahunnya jumlah petani semakin meningkat namun ketersediaan pupuk terbatas. Adapun metode yang digunakan dalam Sistem Pendukung Keputusan (SPK) ini adalah metode Multifactor Evaluation Process (MFEP) agar para pengambil keputusan dapat dengan mudah menentukan calon kelompok tani yang layak mendapatkan bantuan. Metode ini akan membantu mengambil keputusan dari beberapa kriteria yang digunakan terhadap alternatif pilihannya. Oleh karena itu dinas pertanian Kabupaten Asahan membutuhkan sebuah aplikasi yang dapat mempermudah dalam mentukan calon kelompok tani yang menerima bantuan pupuk. Aplikasi ini dirancang dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan; Multifactor Evaluation Process (MFEP); Kelompok Tani, Pupuk. 
Penelitian “polymer blend” high styrene rubber dengan karet alam untuk “sponnge middle sole” Penny Setyowati; Sri Nadilah; Nurwati Nurwati
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 14, No 26 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1266.523 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v14i26.303

Abstract

The objective of this research was find optimum composision of polymer blend of High Styrene Rubber (HSR) and Natural Rubber (SIR 3L) for preparation sponge middle sole that save the best fisical properties, strong, flexible, light, stable and thermoplastic properties. The formulation of rubber compound has to be researched as much as 3 formalition MS 1, MS II  and MS III with variation of SIR 3L, HSR and HAF black as follows, MS I 70-30-20 phr ; MS II 80-20-30 PHR and MS III 90-10-40 phr . From the fisical test analysis, optimum formulation to be reached at the compound formualtion  MS III with result of fisical test as follows : Tensile strength : 0.572 kg/mm2 ; Elongation at break : 204% ; Hardness share A : 55,8 : Density 0,728 gr/cm3 : Tear Resistance : 0,296 kg/mm2 and Compression Set 22,042%.  INTISARI  Tujuan penelitian ini adalah menentukan komposisi optimum “Polymer blend” dari  “High Styrene Rubber” (HSR) dengan karet alam SIR. 3L untuk pembuatan “spnge middle sole” yang memberikan  sifat-sifat fisika yang baik, kuat, lentur, ringan, stabil dan bersifat termoplastik. Formulasi kompon karet yang telah diteliti sebanyak 3 formulasi dengan variasi jumlah SIR 3l, HSR dan “HAF black” sebagai berikut :  MSI : 70-30-20 PHR : MS II = 80-20-30 phr dan MS III: 90-10-40 phr. Dari analisa uji fisika diperoleh hasil bahwa formulasi optimum dicapai pada MS III  dengan hasil uji sebagai berikut. Tegangan putus = 0,572 kg/mm2; perpanjangan putus ; 204% ; Kekerasan Share A = 5,8 ; Bobot jenis = 0,728 gr/cm2, Ketahanan Sobek = 0,296 kg/mm dan Pampat  tetap 22,042%.