Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Stagnasi dalam Hukum Keluarga Islam di Indonesia Holan Riadi
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 2 No 1 (2020): Mei
Publisher : LP3M STITNU AL HIKMAH MOJOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic family law in Indonesia has become one of the changes in the legal culture that has occurred from time to time. One of these stagnations is the application of Islamic law to various theories, thus making the Arabization of Islam. This makes the stagnation of Islamic family law in Indonesia undergo renewal. This reform is one of the things that gave birth to various schools that can be used as benchmarks in Islamic family law. The purpose of this study is to explain the stagnation in Islamic family law in Indonesia that has been born since ancient times. This study uses qualitative research methods with descriptive-analysis type. The results of this study are expected that Islamic family law will move forward, followed by the development of acculturation in various regions in Indonesia.
SISTEM HUKUM KELUARGA ISLAM DI INDONESIA Holan Riadi
Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah Vol. 2 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Lembaga Penerbitan Jurnal Ilmiah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/minhaj.v2i1.370

Abstract

Hukum keluarga secara garis besar merupakan hukum yang bersumber pada pertalian kekeluargaan. Pertalian kekeluargaan ini dapat terjadi karena pertalian darah, ataupun terjadi karena adanya sebuah perkawinan. Hubungan keluarga sangat penting karena ada sangkut pautnya dengan hubungan anak dan orang tua, hukum waris, perwalian dan pengampuan. Pada dasarnya sumber hukum keluarga dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu sumber hukum tertulis dan tidak tertulis. Sumber hukum keluarga tertulis adalah sumber hukum yang berasal dari berbagai peraturan perundangundangan, yurisprudensi, dan traktat. Sedangkan sumber hukum tak tertulis adalah sumber hukum yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian, dalam Hukum Keluarga Islam di Indonesia memberikan kepastian hukum yang jelas bagi para keluarga muslim. Tujuannya untuk dijadikan pedoman hukum bagi setiap keluarga di kedua negara ini.
Pembaharuan Hukum Keluarga Islam di Indonesia (Ditinjau dalam Undang-Undang No.1 Tahun 1974) Holan Riadi
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 3 No 1 (2021): Mei
Publisher : LP3M STITNU AL HIKMAH MOJOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga Islam atau ahwal al-syakhshiyyah telah berlaku di Indonesia sejak lahirnya undang-undang no. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Penyusunan Hukum Keluarga Islam di Indonesia (HKI) tahun 1991. Hukum Keluarga Islam yang dijalankan di Indonesia tidak persis sama dengan yang terdapat dalam kitab-kitab klasik (fikih). Dari materi Hukum Keluarga yang ditemukan dalam peraturan perundang-undangan, terdapat beberapa ketentuan baru yang berbeda dengan yang terdapat dalam kitab-kitab Hukum Islam (fikih) klasik seperti catatan perkawinan, pembatasan usia perkawinan, poligami, ahli waris dan wasiat wajibah. Ketentuan baru tersebut dikeluarkan setelah proses pembaharuan pemikiran oleh para ulama dan fuqaha Islam kontemporer. Untuk memperbaharui hukum keluarga Islam, mereka menggunakan reformasi doktrinal intra dan ekstra.
Problematika Hukum Keluarga Islam di Indonesia Holan Riadi
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 3 No 2 (2021): November
Publisher : LP3M STITNU AL HIKMAH MOJOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Indonesia, in an effort to maintain the actualization of family law, two major efforts have been carried out. Each social structure should develop its own legal system that is appropriate The problem of the relationship between social structure and law in Indonesia is of sufficient importance to be discussed, among others, to meet quite practical needs, for example in the framework of making and implementing effective laws, especially in the application of Islamic family law. in Indonesia. The purpose of this study is to explain the problems of Islamic family law in Indonesia. The method in this study uses a qualitative method with the type of descriptive analytic research. The results of this study indicate that the Islamic legal system in Indonesia has the same and equal position as other legal systems that exist in Indonesia, namely customary law and western law. The application and enforcement of Islamic law in Indonesia can be incorporated into national law, either through positive Islamic law or through Islamic legal values ‚Äč‚Äčthat apply to all citizens. Both are influenced by political will that will shape the politics of legislation.
Dinamisasi Pasar Global Kaitannya dengan Kebangkitan Ekonomi Islam Holan Riadi
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 4 No 1 (2022): Mei
Publisher : LP3M STITNU AL HIKMAH MOJOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar global adalah pintu gerbang yang luas bagi produsen untuk memperdagangkan barang dan jasa. Persaingan muncul sangat cepat dan produsen menggunakan strategi pemasaran untuk menghasilkan keuntungan yang lebih besar. Ekonomi kapitalis dan sosialis masih mendominasi ekonomi global. Karena keunggulan kedua sistem dan didukung oleh kerangka ekonomi yang mudah ditemukan dan persaingan global, pengembangan masyarakat yang berorientasi material, perhatian dan kemauan untuk memahami dan menerapkan sistem ekonomi lainnya. dan berdasarkan iman yaitu ekonomi Islam. Apalagi di era globalisasi saat ini, inilah cara terbaik bagi seluruh umat Islam untuk memperkenalkan budaya dan ajaran Islam ke seluruh penjuru dunia. Keberadaan pasar global menghilangkan hubungan lebih lanjut. Bahkan, terkait dengan Surry, dan perbatasan seolah hilang dalam bidang ekonomi, khususnya perdagangan. Pasar global mengalami fluktuasi yang sangat cepat dalam perkembangan ekonomi, dan kebangkitan ekonomi Islam adalah gerakan yang terus menerus, dan semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam perekonomian harus memberikan keuntungan dalam hidup berdampingan.