Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PERUBAHAN KANDUNGAN ANTIOKSIDAN, POLIFENOL DAN PROFIL PROTEIN SELAMA PRA-PERKECAMBAHA PADA BIJI KAKAO Ulfaniah, Kiki; Handoyo, Tri; Sakdiyah, Zahratus
Berkala Ilmiah Pertanian Vol 1, No 3: FEBRUARI
Publisher : Berkala Ilmiah Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.406 KB)

Abstract

[ENGLISH] Cocoa proven as food source that rich in bioactive compounds, especially polyphenols that have a role as an antioxidant because it can stop the free radical reactions. As the change in lifestyle of the people and the development of technology, various ways have been made to improve the nutrition quality of the cocoa beans with pre-germination methods. This research aimed to study the effect of pre-germination methods that change the content of antioxidants, polyphenols and protein profiles of cocoa beans. The research was conducted in the Laboratory of Genetics and Plant Breeding, Faculty of Agriculture, University of Jember, held from January 28 until April 30, 2013. Metodology research used Sulawesi cocoa beans type 1 beans without skin and with the seed coat, which is done with a completely randomized design (CRD) in the old pre-germination 0, 1, 2, 3, 4, 5 days and repeated 4 times. The results showed that pre-germination methods provide a very real effect on the polyphenol content and antioxidant cocoa beans without without and the seed coat. The highest antioxidant content of cocoa beans without the skin of 0.47 µg/mg at the old pre-germination for 3 days and cocoa beans with the seed coat by 0.41 µg/mg in the old pre-germination 5 days. Polyphenol content of cocoa beans without skin and with the best seed coat that is in the control treatment had the highest content of 2.67 µg/mg for cocoa beans without skin and 2.46 µg/mg for cocoa beans with the seed coat. Keywords: Cocoa; Polyphenols; Antioxidants; Free Radicals; Pre-Germination [INDONESIAN] Kakao terbukti sebagai sumber makanan kaya senyawa bioaktif terutama polifenol yang mempunyai kasiat sebagai antioksidan karena mampu menghentikan reaksi radikal bebas. Seiring perubahan pola hidup masyarakat dan berkembangnya teknologi, berbagai cara telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas nutrisi pada biji kakao dengan metode pra-perkecambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pra-perkecambahan terhadap perubahan kandungan antioksidan, polifenol dan profil protein biji kakao. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Jember, dilaksanakan mulai tanggal 28 Januari sampai 30 April 2013. Metode penelitian menggunakan biji kakao jenis Sulawesi 1 tanpa kulit dan dengan kulit biji, yang dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pada lama pra-perkecambahan 0, 1, 2, 3, 4, 5 hari dan diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode pra-perkecambahan memberikan pengaruh sangat nyata terhadap kandungan polifenol dan antioksidan biji kakao tanpa kulit dan dengan kulit biji. Kandungan antioksidan tertinggi untuk biji kakao tanpa kulit biji sebesar 0,47 µg/mg pada lama pra-perkecambahan 3 hari dan untuk biji kakao dengan kulit biji sebesar 0,41 µg/mg pada lama pra-perkecambahan 5 hari. Kandungan polifenol biji kakao tanpa kulit dan dengan kulit biji terbaik yaitu pada perlakuan kontrol memiliki kandungan tertinggi sebesar 2,67 µg/mg untuk biji kakao tanpa kulit dan 2,46 µg/mg untuk biji kakao dengan kulit biji. Kata kunci: Kakao; Polifenol; Antioksidan; Radikal Bebas; Pra-Perkecambahan How to citate: Ulfaniah K, T Handoyo, Z Sakdiyah. 2014. Perubahan kandungan antioksidan, polifenol dan profil protein selama pra-perkecambaha pada biji kakao. Berkala Ilmiah Pertanian 1(3): 43-46.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT DI BMT EKA MANDIRI DENGAN LOGIKA FUZZY Handoyo, Tri; Wahyudiono, Sugeng; Ghofar, Awaludin
PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP 2015: PROSIDING SENATEK TAHUN 2015, 28 November 2015
Publisher : PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBMT EKA MANDIRI adalah salah satu dari sekian banyak BMT yang mencobamembantu masyarakat untuk mengembangkan bisnis dan kehidupannya denganmenyalurkan kredit. Namun untuk menyetujui suatu pengajuan kredit adabeberapa faktor yang harus diperhatikan oleh seorang credit analys. Seorangcredit analys harus memperhatikan aspek 5C yaitu collateral, capacity, capital,character, condition untuk mendapatkan kelayakan kredit dari seorang debitursebagai dasar untuk jaminan bahwa seorang debitur akan melunasi hutangnyadengan baik. Permasalahan yang dihadapi pegawai BMT EKAMANDIRI dalammengadakan pemeriksaan data debitur prinsip-prinsip analisa 5C (Character,Capacity, Collateral, Condition, Capital) tidak dimunculkan secara sendiri-sendiritetapi diterjemahkan dalam setiap aspek yang ada. Proses penilaian masingmasingkriteria atau aspek pada debitur BMT EKAMANDIRI dalam hal ini masihkurang memadai dalam membuat keputusan yang spesifik untuk memecahkanpermasalahan khususnya untuk penilaian data permohonan kredit oleh debitur jikaseorang petugas dihadapkan dengan permohonan yang banyak dalam waktu yangsingkat. Oleh karena itu Sistem Penunjang Keputusan adalah salah satu komponenyang cukup penting sebagai suatu cara untuk memenuhi kebutuhan di BMTEKAMANDIRI dalam membantu penilaian permohonan kredit.Denganpermasalahan tersebut maka, perlu adanya solusi pemecahan masalah yang adadengan membuat suatu sistem pendukung keputusan, tujuan utama dari SPKadalah membantu dalam proses pengambilan keputusan untuk meningkatkankemampuanya dalam memutuskan masalah. Keputusan yang dihasilkan nantinyadapat memenuhi batasan yang ditentukan. Sitem Penunjang Keputusan pemberiankredit ini menggunakan logika Fuzzy metode Tsukamoto dimana sifat penalaranpada metode Fuzzy ini mampu menggunakan penalaran secara bahasa sehinggamudah dipahami dan memiliki toleransi terhadapat data-data yang tidak tepatsehingga cocok digunakan dalam proses penalaran pada penentuan keputusanpemberian kredit yang pada dasarnya merubah data yang berupa himpunan angkapasti ke data kecil, sedang, besar, baik, buruk yang tidak bisa dimodelkan denganbilangan crisp. Oleh sebab itu penulis mengambil judul “Sistem PendukungKeputusan Pemberian Kredit Pada BMT EKAMANDIRI Menggunakan LogikaFuzzy Tsukamoto”.Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Kredit, SystemDevelopment Life Cycle (SDLC), Visual Basic 6dan Mysql.
Peranan Sucrose Phosphate Synthase (SPS) dan Acid Invertase (AI) Internoda Tebu (Saccharum officinarum L.) dalam Akumulasi Sukrosa -, MISWAR; SUGIHARTO, BAMBANG; HANDOYO, TRI; AYU MADE, SRI
AGRITROP Vol. 26, No. 4 Desember 2007
Publisher : AGRITROP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.836 KB)

Abstract

Sucrose content is an important component of yield in sugarcane (Saccharum officinarum L.) juice and itssynthesis is determines by the activity of Sucrose phosphate synthase (SPS; EC. 2.4.1.14). This enzyme catalyzes thepenultimate reaction of the formation of sucrose from fructose-6-phosphate (F6P) and uridine-5-diphospho glucose(UDPG). Sucrose is synthesized on leaf and translocated into stalk at where it is accumulated to be accumulatedit. In contrast to SPS, acid invertase (AI) is an enzyme that hydrolyze sucrose to glucose and fructose. The abilityof sugarcane to accumulate the sucrose in stalk is determined by the differences between SPS and AI activities.This study was aimed know role of the internodes SPS and AI in sucrose accumulation in the internodes of somesugarcane varieties. SPS, AI and sucrose were extracted from internodes 1, 3 and 5 of 9 month old sugarcane. Theresults showed that sucrose content for all varieties increased concomitant with the rise in the age of internodes.The decrease in AI activity in internode caused the increase in sucrose content in internodes. Meanwhile, highersucrose content in the older internodes was not followed by higher in SPS activity. Generally, there was strongnegative correlation between sucrose content of internodes with SPS and AI activity. In conclusion, the ability ofsugarcane to accumulate sucrose at internodes was primary determined by AI activity, while SPS activity had asmall role on sucrose accumulation at internodes.
Cloning coat protein gene of CBSD (cassava brown streak disease) at cassava (Manihotesculentum) Restanto, Didik Pudji; ., Slameto; Kriswanto, Budi; Addy, Hardian Susilo; Handoyo, Tri
UNEJ e-Proceeding Indonesian Protein Society (IPS), International Seminar and Workshop 2014
Publisher : UNEJ e-Proceeding

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cassava Brown Streak Disease (CBSD) is a major disease in cassava plants which have the serious problems in cassava plantations in the world, especially in Africa, Tanzania and India (Wassawaet., al, 2010). In Indonesia, the virus is still not optimal yet in the handling. The disease is present in plants that can destructive cassava leaves, stems and tubers.  It was greatly reduces the quality and production in the world such as India.  The decrease of cassava yield can reach 100% due to disease of CBSD (Lopez, 2003). The primer was designed from the coat protein gene of CBSD with a distance of 380 bp (Abarshiet.,al, 2012). The primers designed the forward primer (GGARCCRATGTAYAAATTTGC) and Reverse (GCWGCTTTTA  TYACAAAMGC). The RNA isolation have been used Plant Virus RNA Kit (Geneaid).  The CBSD RNA concentration around 55,2ng/ul.  The RT PCR program were one cycle of RT PCR reaction (45oC for 30 min), denaturation (45oC for 5 min) and 30 cycles for denaturation (94oC for 1 min), annealing (52oC for 30 sec), extention  (72oC for 1 min).  The results showed a single band of about 380 bp which is the  distance between the two primers were tested.  The multiplication shoot around 5 shoots per meristem explants with a combination of 0.5 ppm and 0.1 ppm BAP GA3 Keyword : Cassava Brown Streak Disease (CBSD), CASSAVA (Manihotesculentum), RT PCR
Rancang Bangun Alat Blind Spot Area Pada Kendaraan Truck Tangki Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno Galih Kusuma, Raditya; Muchammad Devara , Yusuf; Handoyo, Tri; Arif, Muzayin
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 7 No. 1 (2020): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v7i1.70

Abstract

Semakin pesatnya perkembangan zaman salah satunya perkembangan pada kendaraan truck tangki yaitu blind spot area. Atas dasar latar belakang terserbut selanjutnya muncul permasalahan bagaimana membuat rancang bangun blind spot area pada kendaraan truck tangki agar dapat memberi peringatan kepada pengemudi jika adanya suatu benda/objek pada area blind spot. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun alat yang akan memberikan informasi dan peringatan terhadap pengemudi adanya objek di area blind spot berbasis mikrokontroler arduino uno. Metode yang digunakan adalah metode uji responsif deteksi alat terhadap objek. Pengujian dilakukan dua kali, yang pertama yaitu pengujian prototipe dan yang kedua pengujian dialakukan pada kendaraan truck tangki secara langsung untuk menguji efektivitas alat baik peringatan berupa suara maupun dari tampilan LCD. Dari pengujian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa rancang bangun blind spot area pada kendaraan truck tangki dapat mendeteksi objek yang berada di area blind spot dengan output dari alat yaitu peringatan bunyi dari buzzer, nyala lampu LED dan LCD yang menampilkan peringatan “HATI-HATI JAGA JARAK”. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa rancang bangun blind spot area pada kendaraan truck tangki bekerja dengan baik dalam memberikan peringatan kepada pengemudi.
Rancang Bangun Sistem Anti Overloading Pada Kendaraan Barang Berbasis Mikrokontroler Menggunakan Sensor Jarak Ahmad Rivaldy, Dhea; Sasmito, Agus; Handoyo, Tri
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 7 No. 2 (2020): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v7i2.169

Abstract

Kendaraan barang yang selama ini diandalkan sebagai alat distribusi barang nampaknya memiliki berbagai permasalahan. Masalah yang muncul adalah akibat dari kelalaian pengguna dengan memberikan beban muatan yang berlebih pada kendaraan tersebut. Berbagai permasalahan yang dapat terjadi karena muatan berlebih pada angkutan barang apabila tidak ditanggapi dengan serius dapat menyebabkan kerugian yang semakin besar. Memanfaatkan teknologi saat ini, dikembangkannya sebuah sistem anti overloading pada kendaraan barang yang dapat mengatasi permasalahan kelebihan muatan. Di dalam perancangan alat ini perlu dilakukan eksperimen awal untuk mencari batas jarak beban aman sebagai dasar membuat program. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Research and Development (R&D) yang merupakan suatu proses untuk mengembangkan produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada. Desain pemasangan dari sistem anti overloading pada rangka chasis bawah untuk mendeteksi batas jarak beban aman dan beban muatan antara rangka chasis bawah dengan dumper kendaraan. Kinerja sistem menggunakan sensor jarak pada alat peraga dengan beban yang diberikan dapat bekerja dengan baik serta alat dapat memberikan kinerja output sesuai dengan pemrograman yang telah dirancang seperti menampilkan hasil pembacaan jarak dan beban muatan pada handphone Android. Tingkat akurasi dari fungsi sensor terhadap pembacaan jarak memiliki persentase rata-rata success 100% dan error 0%.
PEMBENTUKAN NILAI-NILAI KARAKTER DI UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA MELALUI SEMANGAT PAGI SEBAGAI SUATU GAGASAN Retnani S, Dwi; Muhyi, Muhammad; Handoyo, Tri
WAHANA Vol 57 No 2 (2011)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v57i2.1381

Abstract

Dua isu pendidikan yang sedang mengemuka adalah kompeten dan karakter menjadi,perguruan tinggi mempunyai tugas tidak hanya menghantarkan mahasiswa memiliki kompeten yang memadai tetapi juga berkarakter. Dalam rangka mengembangkan karakter pada mahasiswa maka Universitas PGRI Adi Buana Surabaya (UNIPA) mendesain suatu program yang dinamakan semangat PAGI, yang diaplikasikan pada seluruh mahasiswa. PAGI mengandung nilai P: Peduli, A: Amanah, G: Gigih, dan I: Inovatif yang sekaligus mewakili empat pilar karakter nasional yakni olah hati, olah pikir, olahraga dan olahrasa/karsa. Dalam aplikasinya semangat PAGI menggunakan langkah-langkah knowing (mengenalkan semangat PAGI), feeling (penghayatan/internalisasi semangat PAGI) and acting (mempraktikkan semangat PAGI).Setelah melalui tiga tahap tersebut implementasi semangat PAGI diukur dengan menggunakan instrumen yang sudah dikembangkan oleh tim semangat PAGI.
DIFFERENT NITRATE AND AMMONIUM LEVELS MEDIA ON CHANGES OF NITROGEN ASSIMILATION ENZYMES IN RICE Handoyo, Tri; Ilman Widuri, Laily; Pudji Restanto, Didik
BIOVALENTIA: Biological Research Journal Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.901 KB) | DOI: 10.24233/biov.7.1.2021.204

Abstract

Nitrogen (N) is an important nutrient for the growth and development of rice plants, required in large quantity and often limiting factor of rice yields. The research was to understand the different sources and levels of nitrogen in rice plant on the activity of N assimilation enzymes, including nitrate reductase (NR), glutamine synthase (GS) content, glutamate synthase (Gogat) content, content, ammonium (NH4+) and nitrate (NO3-) content on the leaves. Paddy (Ciherang variety) was grown in sand media containing Hoagland solution with different sources (ammonium and nitrate) and levels (0.4, 0.8, 1.6, 3.2, 6.4, and 12.8 mM) of nitrogen. Nitrogen assimilation was observed from leaves at one month of age. The NR activity increased on both Nitrogen sources, it was a higher activity in media contained nitrate. Also, the activity of GS showed higher in media contains nitrate, but its activity was decreased after application 1.6 mM of nitrate and 3.2 mM of ammonium. Western blot analysis of GS1 and GS2 showed that the band pattern of protein was similar to these enzyme activities. Nitrate content in leaves gradually increased in both sources of nitrogen and higher than 3.2 mM ammonium application caused an increase in ammonium content in leaves, but the nitrate content decreased. This research resulted that the available source of N for rice was in nitrate form, easily by the rice plants during the growth stage.