Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Media buku bergambar dalam mengenalkan sapaan kekerabatan Bahasa Minang pada remaja Nagari Duo Koto Aida Sumardi; Ahmad Fadly
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 3, No. 2
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.168 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh mulai pudarnya penggunaan sapaan kekerabatan bahasa Minang di kalangan remaja. Remaja nagari duo koto cendrung menggunakan sapaan keekerabatan berbahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini terlihat pada penggunaan kata sapaan kekerabatan di lingkungan keluarga. Dengan membuat buku bergambar sapaan kekerabatan bahasa Minang ini diharapkan remaja sebagai generasi penerus suku Minangkabau memahami pentingnya bahasa Minang terus dipertahankan dan dikembangkan. Tujuan penelitan ini adalah untuk (1) Membuat media buku bergambar dalam mengenalkan  sapaan kekerabatan bahasa Minang pada remaja (2) Mengetahui respon remaja terhadap buku bergambar sapaan kekerabatan bahasa Minang sebagai sarana untuk munumbuhkan rasa cinta dan bangga remaja terhadap bahasa Minang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian pengembangan R & D yang mengacu pada model yang dikembangkan oleh Borg and Gall untuk menghasilkan produk tertentu. Produk baru yang dihasilkan dalam pengembangan ini adalah buku bergambar budaya dan adat pakaian Minangkabau dalam mengenalkan sapaan kekerabatan bahasa Minang pada remaja. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara dan angket. Wawancara digunakan untuk mengumpulkan data analisis kebutuhan untuk menemukan permasalahan yang akan diteliti. Angket digunakan untuk memperoleh baik tidaknya pembuatan media ini untuk bahan bacaan remaja. Hasil penelitian ini adalah produk yang dibuat berupa buku bergambar dengan warna dan gamabar yang menarik perhatian remaja. Selain itu, gambar yang ditampilkan juga berhubungan dengan adat dan budaya Minang. Selain itu, berdasarkan validasi ahli materi 86.66 %, ahli media 80.95%, dan respon remaja 82.75% buku bergambar sangat baik digunakan untuk bahan bacaan remaja Nagari Duo Koto dalam memahami sapaan kekerabatan bahasa Minang.DOI: 10.17977/um022v3i22018p103
Penggunaan Media Kartu Bergambar untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Narasi Siswa Kelas VII-1 SMP Dharma Karya Ut Aida Sumardi
Pena Literasi Vol 2, No 1 (2019): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.2.1.1-7

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan menulis teks narasi siswa kelas VII SMP DK UT. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa menulis teks narasi dengan menggunakan media kartu bergambar. Kartu bergambar yang digunakan yaitu kartu bergambar tentang nilai nilai karakter manusia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII dengan jumlah siswa 24 orang. Desain penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari perencaanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang yang digunakan adalah tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan deskripif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu bergambar meningkatkan ketearmapilan menulis narasi pada siswa SMP kelas VII SMP DK UT. Pada pratindakan rata rata nilai keterampilan menulis siswa 63,29 dan meningkat pada siklus 1 dengan nilai rata rata 72,29. Pada siklus 2 nilai rata rata siswa juga meningkat 79,70 dengan jumlah siswa yang mencapai KKM sebanyak 23 siswa dari 24 siswa. Untuk 1 siswa yang belum tuntas peneliti dan guru memberikan tindakan khusus dengan pengayaan dan berlatih menulis lagi. Kata kunci: media, kartu bergambar, menulis, narasi
NILAI BUDAYA PANIBO DALAM ADAT PERKAWINAN DI MINANGKABAU Aida sumardi
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 4, No 1 (2017): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.993 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v4i1.%p

Abstract

ABSTRAKBudaya Minangkabau merupakan salah satu budaya daerah yang ada di Indonesia.Budaya Minangkabau memiliki ciri khas pada adat perkawinnanya. Salah satu ciri khas adatperkawinan Minangkabau adalah pihak mempelai pria memberi panibo (hantaran) kepada mempelai perempuan.Panibo ini bermakna kesanggupan mempelai pria untuk menafkahi rumah tangga yang akan dibangun dengan istri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terkandung pada panibo dalam adat perkawinan Minangkabau.Objek penelitian ini adalah nilai budaya panibo adat perkawinan di Minangkabau.Teknik analisis data mengidentifikasi data, mengklasifiksikan data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan nilai budaya panibo dalam adat perkawinan di Minangkabaudapat dilihat dari tiga sisi.Bentuk panibo dalam adat perkawinan di Minangkabadalam meliputi (1) isi panibo, (2) cara mengemas, dan (3) pembawa panibo. Tiga bentuk panibo dalam adat perkawinan di Minangkabau merupakan gambaran dari budaya Minang yang harus dipertahankan penggunaannya oleh masyarakat Minangkabau.Selain itu, nilai budaya paniboperlu disampaikan pada khalayak ramai sebagai suatu usaha dalam rangka mengenalkan dan mempopulerkan budaya Minang. Dengan demikian nilai budaya panibo adat perkawinan di Minangkabau memberi peran terhadap pemertahanan budaya Minang di Minangkabau.Kata Kunci: nilai budaya, panibo, adat, perkawinan, Minangkabau
SOCIOPRENEURSHIP PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENJADI PAKAN IKAN DAN PAKAN TERNAK R. Andi Ahmad Gunadi; Misriandi .; Farihen .; Nidar Yusuf; Aida Sumardi; Herry Murdiratno
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 3 (2021): September 2021
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.047 KB) | DOI: 10.32832/abdidos.v5i3.906

Abstract

Sampah merupakan limbah yang sudah tidak dapat dipakai, memiliki bau aroma yang tidak sedap, dan biasanya dalam kondisi sudah kotor dan keberadaannya sudah tidak pada tempatnya. Dari jenisnya, sampah dapat dibedakan menjadi sampah basah atau organik dan sampah kering atau nonorganik. Gunadi dan Ansharullah (2019:226) Sampah dengan mudah dapat dijumpai di lingkungan rumah tempat tinggal, di lingkungan tempat belajar atau sekolah dan di area wilayah perumahan warga masyarakat. Dalam aktivitas setiap hari, setiap manusia pasti menghasilkan sampah yang dapat dikatagorikan sebagai sampah organik dan sampah nonorganik. Sampah organik adalah limbah yang bisa diurai, misalnya sisa-sisa makanan, daun dan ranting/dahan pohon yang ada di halaman, dan lainnya. Sedangkan limbah nonorganik adalah sampah yang tidak dapat di urai tetapi bisa diolah atau di daur ulang dalam beberapa kali proses, misalnya plastik, kaca, dan sebagainya. Limbah seperti ini jika tidak ditangani dengan benar, dapat mendatangkan musibah bagi mahluk hidup dan lingkungannya. Widawati dkk, (2014-119). Sampah basah dan sampah kering saat ini sudah bisa didaur ulang karena mempunyi nilai ekonomis dan merupakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. Dengan mengetahui jenis-jenis sampah diharapkan bisa berkembang menjadi sebuah pemahaman bahwa berbagai sampah yang dihasilkan masyarakat dan ada di lingkungan pemukiman tidak selalu memiliki pengertian tidak baik atau negatif. Sampah-sampah ini dapat dikelola dan diolah dengan baik dan benar sesuai kepentingan manusia. Kita dapat memberikan pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman akan manfaat sampah kepada setiap penduduk melalui kegiatan sociopreneurship. Sociopreneurship berasal dari kata social dan enterpreneurship. Sociopreneurship harus dilihat dari makna sosial dan kewirausahaan atau dapat diartikan sebagai kewirausahaan untuk menangani masalahan sosial. Kompetensi dari sociopreneurship adalah bisa membantu mengurangi masalah sosial; harus dapat mencari sesuatu atau membuat perubahan yang lebih baik dan menyelesaikan masalah dengan mengubah sistem, menyebarkan solusi dan meyakinkan orang lain untuk ikut serta dalam melakukan perubahan. Kegiatan sociopreneurship dalam mengolah sampah diharapkan dapat meminimalisir dan meningkatkan pemahaman masyarakat pada sampah menjadi suatu produk yang memiliki manfaat dan mempunyai nilai sosial ekonomi. (Suwatanti dan Widiyaningrum (2017:2). Kegiatan yang sudah dikenal dan diketahui masyarakat dalam mengolah sampah adalah pembuatan pupuk kompos. Pupuk kompos dibuat dari sampah organik dengan bahan dasar daun-daunan dan kotoran hewan ternak, yang diolah supaya terjadi proses keseimbangan antara unsur nitrogen dan unsur karbon yang bisa mempercepat proses pembusukan dan menghasilkan rasio C/N yang ideal. Kotoran ternak yang dihasilkan kambing, ayam, sapi atau pupuk yang dibuat pabrik seperti urea dapat ditambahkan dalam proses pembuatan pupuk kompos. Selain pembuatan pupuk kompos, pada kegiatan sociopreneurship dari sampah organik ini dapat juga dihasilkan pakan ternak, pakan ikan, dan lainnya yang dapat mendatangkan penghasilan bagi yang mengolahnya. Target luaran dari kegiatan sociopreneurship pengolahan sampah, untuk jangka pendek adalah masyarakat mengetahui jenis-jenis sampah. Urgensinya adalah mengetahui jenis-jenis sampah, dapat lebih melibatkan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan hidup, diharapkan masyarakat dapat membantu mengurangi dampak negatif dari sampah. Target jangka panjang meningkatnya pemahaman tentang sampah; terjaganya kebersihan dan kesehatan lingkungan dari sampah dan meningkatkan penghasilan masyarakat dari sampah organik yang bernilai ekonomis.
Pengembangan Modul Interaktif pada Materi Puisi Rakyat Kelas VII Berbasis Nilai-nilai Akhlak dalam Islam Risa Anjani; Aida Sumardi
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v4i2.8510

Abstract

Materi puisi rakyat merupakan salah satu meteri yang sulit dipahami oleh siswa. Untuk mengatasi hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul interaktif pada materi puisi rakyat kelas VII berbasis nilai-nilai akhlak dalam Islam dan mengetahui kelayakan serta respon modul interaktif. Metode pengembangan menggunakan model pengembangan Borg and Gall dengan prosedur pengembangan yaitu: 1) penelitian dan pengumpulan informasi awal; 2) perencanaan; 3) pengembangan format produk awal; 4) uji kelayakan; 5) uji coba lapangan awal; 6) revisi produk; 7) uji coba lapangan utama; dan 8) revisi produk akhir. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan angket. Subjek dalam penelitian ini adalah ahli materi, ahli media, dan peserta didik kelas VII SMP Darussalam. Hasil penelitian yaitu: 1) validasi materi memperoleh persentase rata-rata 98,5% dengan kategori sangat layak dan validasi media memperoleh persentase rata-rata 98,1% dengan kategori sangat layak; 2) respon peserta didik memperoleh persentase rata-rata 97% dengan kategori sangat layak.
PENGARUH METODE INKUIRI BERBANTUAN MEDIA PREZI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS BIOGRAFI SISWA KELAS X Sindi Maya Safitri; Aida Sumardi
Pena Literasi Vol 4, No 1 (2021): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.4.1.45-56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran inkuiri berbantuan media prezi terhadap kemampuan menulis teks biografi. Penelitian ini dilaksanakan pada masa covid-19 (coronavirus disease), penerapan pembelajaranya mewajibkan untuk jarak jauh pada siswa kelas X SMK Waskito, sampel pada penelitian yaitu kelas X Multimedia 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X Multimedia 2 sebagai kelas kontrol. Metode pembelajaran yang digunakn dalam penelitian ini yaitu metode inkuiri berbantuan media prezi. Metode ini menerapkan pada proses berfikir kritis, analitis, dan imajinatif. Hipotesis penelitian ini terdapat pengaruh kemampuan menulis teks biografi antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode inkuiri berbantun prezi dengan siswa yang mengikuti pembelajaran tanpa menggunakan metode inkuiri berbantun media prezi. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, penelitian ini menerapkan metode eksperimen dengan menggunakan true eksperiment yaitu sampel yang digunakan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol diambil secara acak. Teknik yang digunakan yakni posttes only control design. Data penelitian diperoleh dari hasil tugas siswa. Hasil penelitian ini menujukan bahwa metode pembelajaran inkuiri berbentuan media prezi dapat berpengaruh pada kemampuan menulis biografi siswa kelas X SMK Waskito. Hal ini dibuktikan hasil nilai kelas eksperimen mean yang dihasilkan yaitu 83,04545, median 82 dan modus 80. Sedangkan hasil kelas kontrol mean yang dihasilkan yaitu 64,72, medianya 65 dan modus 65.
PENGARUH METODE SUGESTI-IMAJINASI BERBANTUAN MEDIA CARTOON STORY MAKER TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERPEN Selviana Kusumawarti Adji; Aida Sumardi
Jurnal Ilmiah SEMANTIKA Vol. 3 No. 01 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.014 KB) | DOI: 10.46772/semantika.v3i01.477

Abstract

Penulisan Artikel ini dilatarbelakangi oleh rendahnya daya imajinasi siswa pada mata pelajaran bahasa indonesia materi Cerita Pendek (Cerpen). Adapun tujuan peneltian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh metode sugesti imajinasi berbantuan media cartoon story maker terhadap kemampuan menulis cerpen. Penelitian ini dilaksanakan pada masa pandemik covid 19, sebuah pembelajaran yang dilakukan secara daring pada siswa kelas XI. Sampel pada penelitian yaitu kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 4 sebagai kelas kontrol. Metode pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode sugesti imajinasi berbantuan media cartoon story maker. Hipotesis penelitian ini menggunakan metode sugesti imajinasi berbantuan media cartoon story maker terhadap kemampuan menulis cerpen berpengaruh lebih baik dibandingkan tanpa menggunakan metode sugesti imajinasi dan media cartoon story maker. Penelitian ini menerapkan metode eksperimen dengan menggunakan true experiment, yaitu sampel yang digunakan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol diambil secara acak. Teknik yang digunakan yakni Posttest Only Control Design. Data penelitian diperoleh dari tes menulis. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode sugesti imajinasi berbantuan media cartoon story maker dapat berpengaruh pada kemampuan menulis sebuah cerpen siswa kelas XI, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode sugesti imajinasi berbantuan media cartoon story maker memiliki pengaruh yang signifikan. Hal ini terbukti nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 82,9 dan rata-rata nilai kelas kontrol sebesar 69,9. Kata kunci: Metode Sugesti Imajinasi, Media Cartoon Story Maker, dan Menulis Cerpen
APLIKASI KAHOOT SEBAGAI MEDIA DALAM EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA GURU SMA DI SUKABUMI Lutfi Syauki Faznur; Khaerunnisa Khaerunnisa; Aida Sumardi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jpmt.2.2.39-44

Abstract

Di era teknologi moderen saat ini pembelajaran atau proses evaluasi seringkali dianggap tidak efektif dan cenderung subjektif ketika guru memberikan penilaian, dengan keadaan guru yang tidak hanya mendidik peserta didik guru juga diharuskan mengevaluasi peserta didik tersebut kebiasaan yang terjadi dalam proses evaluasi, guru hanya memberikan sebuah kertas lembar jawaban yang harus di isi oleh peserta didik, setelah proses tes selesai dilakukan guru harus menggoreksi kertas lembar jawaban peserta didik tersebut, biasanya menjadi polemik ketika guru harus menggoreksi kertas lembar jawaban tersebut satu persatu dan membutuhkan waktu yang lama untuk menggoreksinya, proses inilah yang menjadi menjadi kendala dalam melihat hasil evaluasi peserta didik,  dengan menggunakan teknologi sangat memungkinkan untuk membantu perkembangan dan kemajuan hasil belajar peserta didik. Melihat minimnya sarana yang dapat membantu peserta didik untuk mengetahui hasil belajarnya, serta memudahkan guru untuk meningkatkan fungsi kegunaan gawai yang digunakan peserta didik. Guru dapat memberikan fasilitas yang mudah digunakan peserta didik untuk mengukur kemampuan belajar salah satunya dengan menggunakan aplikasi kahoot. Aplikasi kahoot dapat digunakan sebagai media evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia. Guru dapat menggunakan aplikasi kahoot sebagai media sarana untuk mengetahui hasil evaluasi peserta didik, serta dalam melakukan evaluasi media kahoot ini sangat mudah diterapkan kepada setiap guru dan siswa akan lebih tertarik dalam mengerjakan soal-soal. untuk itu membelajaran kreatif dan inovatif harus dilakukan oleh guru supaya peserta didik lebih bersemngat dalam proses pembelajarannya.