Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Perancangan boost converter menggunakan kontrol proporsional integral (PI) sebagai suplai tegangan input inverter satu fasa untuk sistem uninterruptible power supply Teguh Tri Arvianto; Endro Wahjono; Irianto Irianto
Jurnal Teknika Vol 16, No 2 (2020): Edisi November 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v16i2.8511

Abstract

Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan pokok dalam menunjang berbagai sektor kegiatan manusia. Namun,  dalam  realisasinya,  PT.  PLN  menemui  kendala  seperti  terputusnya  jalur  distribusi  listrik  ke pelanggan.  Untuk  mengantisipasi  terjadinya  pemadaman  listrik,  maka  dibutuhkan  peralatan  seperti uninterruptible power supply (UPS) sebagai sistem back up supply. Pada penelitian ini, rancangan sistem UPS terdiri dari baterai,  boost converter,  full-bridge inverter  satu fasa, serta filter LC yang digunakan sebagai suplai energi listrik untuk beban induktif dengan kriteria regulasi tegangan dan regulasi harmonisa sesuai standar yang berlaku. Agar sistem dapat dioperasikan secara terintegrasi, maka terdapat kontrol PI dengan nilai Kp yaitu 5 dan Ki yaitu 40 sebagai pengatur tegangan output boost converter sebesar 311 VDC yang diperoleh melalui perhitungan analitik. Adapun rancangan boost converter memiliki kapasitas daya sebesar 720 Watt. Hasil simulasi menunjukkan nilai drop tegangan output maksimum UPS sebesar 3,5 VAC terhadap standar tegangan nominal 220 VAC, serta menghasilkan bentuk gelombang tegangan dan arus output sinusoidal dengan suplai energi listrik maksimum menuju beban sebesar ±463 VA.   Electrical energy is one of the basic needs in supporting various sectors of human activity. However, in its realization, PT. PLN encountered problems such as disconnection of electricity distribution lines to customers. To anticipate a power outage, equipment such as an uninterruptible power supply (UPS) is needed as a back up supply system. In this research, the UPS system design consists of a batteries, boost converter, single-phase full-bridge inverter, and an LC filter which is used as an electrical energy supply for inductive loads with the criteria of voltage regulation and harmonic regulation according to applicable standards. In order for the system to be operated in an integrated manner, there is a PI control with a value of Kp is 5 and Ki is 40 as a boost converter output voltage regulator of 311 VDC which is obtained through analytic calculations. The design of boost converter has a power capacity of 720 Watt. The simulation results  show  the  maximum  UPS  output  voltage  drop  value  of  3.5  VAC  against  the  nominal  voltage standard of 220 VAC, and produce a sinusoidal output voltage and current waveform with a maximum supply of electrical energy to the load of ± 463 VA. 
Hardware Implementation of Maximum Power Point Tracking Using Fuzzy Logic-Based Zeta Converter at PV 100Wp Sutedjo Sutedjo; Afifuddin Rizqi; Endro Wahjono
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol 7, No 1 (2022): January 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (969.621 KB) | DOI: 10.24114/cess.v7i1.29477

Abstract

Sebagai sumber energi terbarukan fotovoltaik berkembang pesat. Fotovoltaik memiliki karakteristik arus dan tegangan non-linier, memiliki nilai daya maksimum pada tegangan optimal, dan bergantung pada kondisi lingkungan seperti suhu dan radiasi. Jadi ada kekhawatiran tentang pasokan listrik yang tidak mencukupi untuk penerangan jalan. Untuk mendapatkan daya maksimum pada setiap iradiasi, diperlukan rangkaian DC-DC converter yang dikendalikan dengan metode pelacakan titik daya maksimum (Maximum Power Point Tracking/MPPT). Oleh karena itu diusulkan MPPT khusus berbasis fuzzy logic. Dengan mengatur mikrokontroler ARM STM32F4 didapatkan duty cycle terbaik pada rangkaian konverter Zeta, sehingga memaksimalkan daya keluaran fotovoltaik dan menghasilkan daya keluaran terbaik. Hasil dari MPPT Fuzzy akan dibandingkan dengan MPPT P&O. Berdasarkan pengujian integrasi secara hardware, MPPT Fuzzy mendapatkan nilai rata – rata  akurasi 97.16% terhadap daya maksimal, dan MPPT P&O mendapatkan nilai rata – rata akurasi 91.84% terhadap daya maksimal.
Load Identification Using Harmonic Based on Probabilistic Neural Network Dimas Okky Anggriawan; Aidin Amsyar; Eka Prasetyono; Endro Wahjono; Indhana Sudiharto; Anang Tjahjono
EMITTER International Journal of Engineering Technology Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.473 KB) | DOI: 10.24003/emitter.v7i1.330

Abstract

Due to increase power quality which are caused by harmonic distortion it could be affected malfunction electrical equipment. Therefore, identification of harmonic loads become important attention  in the power system. According to those problems, this paper proposes a Load Identification using harmonic based on probabilistic neural network (PNN). Harmonic is obtained by experiment using prototype, which it consists of microcontroller and current sensor. Fast Fourier Transform (FFT) method to analyze of current waveform on loads become harmonic load data. PNN is used to identify the type of load. To load identification, PNN is trained to get the new weight. Testing is conducted To evaluate of the accuracy of the PNN from combination of four loads. The results demonstrate that this method has high accuracy to determine type of loads based on harmonic load
PENGGUNAAN METODA SLIDING MODE CONTROL PADA PENGATURAN MOTOR INDUKSI 3 PHASA DENGAN DIRECT TORQUE CONTROL Ade Rochmanu; Era Purwanto; Endro Wahjono
Technologic Vol 6, No 1 (2015): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v6i1.71

Abstract

Motor induksi banyak digunakan di industri, namun dalam penggunaannya motor induksi memiliki hal-hal yang kurang menguntungkan seperti nilai overshoot tinggi, settling time lama saat start dan bila terjadi pembebanan kecepatan motor induksi akan turun. Sliding mode control diperkenalkan dengan mengambil keuntungan dari karakteristik switching inverter untuk mengontrol mesin elektrik yang akan menghasilkan overshoot rendah dan settling time yang pendek dengan bentuk transient dan steady state yang baik. Sliding mode control didesain untuk beroperasi melebihi variable yang sama seperti digunakan pada metode DTC. Untuk meningkatkan performa putaran motor induksi pada kondisi ada gangguan, control putaran dengan sliding mode control akan diuraikan, dimana jenis control ini robust pada saat terjadi gangguan dengan variasi parameter dan torsi beban berubah. DTC digunakan sebagai paramater kontrol, untuk mencari torsi, fluks dan sudut yang nantinya akan digunakan sebagai penyulut inverter. Untuk kecepatan diambil dari kecepatan estimator, error dan delta error kecepatan putar sebagai masukan pada SMC. Hasil dari simulasi kondisi berbeban, saat starting overshootnya 83 rad/s, time settlingnya 0.12s dan time risenya 0.02s. Pada kondisi perubahan beban, respon hampir tidak mengalami perubahan kecepatan atau bisa dikatahkan respon kecepatan stabil bila ada gangguan meskipun terdapat osilasi atau ripple.
Implementasi Maximum Power Point Tracking Berbasis Fuzzy Logic Controller Dengan Zeta Converter Afifuddin Rizqi; Sutedjo Sutedjo; Endro Wahjono
INOVTEK - Seri Elektro Vol 3, No 1 (2021): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v3i1.1998

Abstract

Penggunaan photovoltaic sebagai sumber energi terbarukan berkembang dengan pesat. Biaya implementasi photovoltaic sangat tinggi oleh karena itu diperlukan kontrol untuk mengoptimalkan efisiensi dari PV. Karakteristik V-I sel surya adalah nonlinier, berubah terhadap intensitas cahaya matahari dan temperatur permukaan photovoltaic sehingga menyebabkan daya keluaran dari photovoltaic bervariasi. Penelitian ini akan menggunakan zeta converter sebagai DC chooper yang dikontrol oleh MPPT berbasis fuzzy logic controller. Software Power Simulation (PSIM) digunakan untuk mensimulasikan MPPT. MPPT fuzzy logic controller akan dibandingkan dengan MPPT human psychology optimization (HPO). Hasil simulasi menunjukkan MPPT fuzzy mendapatkan akurasi yang sama dengan MPPT HPO dan lebih baik dari rata – rata akurasi tanpa MPPT yaitu 99,98%. Kemudain kecepatan dalam mencari titik maksimum MPPT fuzzy mendapatkan time tracking yang lebih baik jika dibandingkan dengan MPPT HPO yaitu 0,0283 detik. MPPT fuzzy mampu menelusuri daya maksimum pada intensitas cahaya matahari dan temperatur yang berubah-ubah
Meter Daya 1 Fasa Dengan Proteksi Over Voltage Dan Under Voltage berbasis Internet of Things (IoT) Endro Wahjono; Mochammad Machmud Rifadil; Ony Asrarul Qudsi; Muhammad Nur Sururi
INOVTEK - Seri Elektro Vol 2, No 2 (2020): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v2i2.1384

Abstract

This research discusses about design and implementation of the power meters which are equipped with over or under voltage relays at 1 phase load based on internet of things (IoT). The power meters use power sensors that can detect active power values (P), apparent power (S), voltage (V), current (I), power factor (PF), frequency, energy, and total harmonic distortion (THD). Data on the power meter will be sent and stored in the database. Data on the power meters can also be monitored remotely via smartphones and personal computers using internet media. The power meters are equipped with indicators for over voltage, normal and under voltage conditions. This power meter is also equipped with a relay to disconnect the power at the load when there is interference with over voltage or under voltage on the system. From the results of tests that have been carried out, the relay will cut the load when there is interference with over voltage or under voltage on the system. Based on the results of testing that has been done, the design of the power meter made in this research had an average error of 0.0562% for resistive load and has the largest data readout error is 9.255% for non-linear load.
Pengaturan Kecepatan Motor Induksi Tiga Fasa Dengan Metode Direct Torque Control Vania Kurnia Alvi; Endro Wahjono; Ony Asrarul Qudsi
INOVTEK - Seri Elektro Vol 2, No 3 (2020): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v2i3.1731

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan pengaturan kecepatan motor induksi tiga fasa dengan vector control menggunakan metode Direct Torque Control. Pada metode vector control, pengaturan kecepatan dapat dilakukan dengan mudah karena sistem dibuat seolah-olah menyerupai karakteristik motor DC, di mana pengaturan fluks dan torsi dapat dilakukan secara terpisah. Sistem pada metode Direct Torque Control, didasarkan pada pengaturan fluks dan torsi menggunakan Estimator DTC untuk menghasilkan nilai fluks dan torsi estimasi. Selanjutnya, keluaran dari estimator beserta sektor sudut fluks stator akan menentukan vektor tegangan yang sesuai dengan metode switching Sinusoidal Pulse Width Modulation Inverter, sehingga keluaran dari inverter dapat mengatur kecepatan putaran motor. Untuk memperbaiki hasil respon kecepatan putaran motor digunakan kontroler PID. Penelitian ini dilakukan melalui simulasi menggunakan MATLAB. Motor induksi yang digunakan, memiliki daya 4 KW dengan tegangan 400 Vrms dan kecepatan putaran nominal 1430 RPM. Pengujian dilakukan pada kondisi tanpa beban dan juga berbeban untuk mengetahui performansi sistem. Hasil simulasi menunjukkan nilai rise time 0,08 detik, nilai settling time 0,37 detik, dan nilai overshoot mencapai 14,11 %.
Desain dan Simulasi Dual Input Single Output Buck Converter dengan Kontrol Fuzzy Abdul Rahman Wachid; Endro Wahjono; Syechu Dwitya Nugraha Nugraha
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Vol 10 No 1: Februari 2021
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1969.491 KB) | DOI: 10.22146/jnteti.v10i1.1069

Abstract

In this paper, a dual input single output buck converter with fuzzy control is designed and simulated for a DC load supply using the PSIM software. The dual input single output buck converter can work with two different sources. The use of the two power sources of photovoltaic and wind turbine is an alternative solution for obtaining a greater rated power to supply DC loads. The solar panel and the wind turbine will supply the power for the dual input buck converter circuit simultaneously. For the two power sources to work simultaneously, the duty cycle is set using fuzzy control, so that the output voltage can match the desired voltage. Simulation testing is carried out with photovoltaic conditions with varying irradiation and temperature values, as well as varying wind speeds in the wind turbine, i.e, between 4-8 m/s. The simulation results show that the dual-input single-output buck converter can work when powered by two different power sources with a stable output voltage of the converter at its set point, i.e., 14.4 volts.
Design and Simulation of Utilization of Solar Cells as Battery Chargers CC-CV (Constant Current-Constant Voltage) Method with Fuzzy Control Indhana Sudiharto; Endro Wahjono; Lugiana Nur Fitriah Rhamadani Lugiana
Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Vol. 7, No. 2, May 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kinetik.v7i2.1448

Abstract

In a country with a tropical climate, the use of the sunlight is very important. Thus, to be able to apply, a solar power conversion system is needed into a source of electrical energy. The use of electrical equipment that is quite high will increase the consumption of electrical power so that people spend more and more on electricity costs. A battery is a device consisting of electrochemical cells that can store electrical energy. Overcharging the battery causes the battery to be susceptible to damage. So that the process of charging the battery becomes important, to get maximum attention and good efficiency. In this study, the use of solar cells with battery chargers using the CC-CV (Constant Current-Constant Voltage) Fuzzy Control method uses a solar cell to convert sunlight into electrical energy. The specifications of the solar cell used are 100 WP, while the charging process uses a DC-DC Sepic Converter. DC-DC Sepic Converter can increase efficiency and output polarity that is not reversed. This system is used to charge the lead-acid battery of 12 Volt 20 Ah. The charging method used is constant current-constant voltage (CC-CV) using Fuzzy Logic Control to adjust the duty cycle so that the converter output is by the constant current - constant voltage (CC-CV) planning. The constant current - constant voltage (CC-CV) method was chosen because it can provide good efficiency in charging time and the addition of the Constant Voltage method after Constant Current is enabled to keep the voltage at the setpoint and avoid overvoltage during the charging process. Sepic Converter is used to maintain the value of the voltage set point at 14.4 Volts and 6 Ampere for battery charging current.
Penggunaan PCI 1710 Sebagai Media Interface Untuk Implementasi Metode Direct Torque Control Untuk Pengaturan Kecepatan Motor Induksi Tiga Phasa Endro Wahjono
Jurnal Teknologi Elekterika Vol 17, No 1 (2020): Mei
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/elekterika.v4i1.2022

Abstract

Penelitian ini mengobservasi penggunaan PCI 1710 sebagai interaface untuk implementasi metode pengaturan kecepatan motor induksi  tiga fasa berbasis Direct torque Control (DTC) . Respon kecepatan dari sistem diperbaiki dengan Fuzzy Logic Control (FLC). Hasil dari observasi dengan simulasi simulink menunjukkan bahwa dengan kontroler Fuzzy Logic berbasis Direct Torque Control memberikan respon yang lebih baik. Hal ini ditunjukkan pada saat terjadi overshoot 2,67%, rise time 0.025   detik dan setling time  0.2 detik dan setling time  0.425 detik, untuk kecepatan referensi motor 149,02 rad/detik dan torka beban 12,64 Nm.  Dari hasil simulasi terbukti menggunakan kontroler Fuzzy Logic berbasis Direct Torque Control (DTC) respon  kecepatan motor induksi tiga fasa bisa menjadi lebih baik.