Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

STUDI POTENSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA HYBRID (SURYA-BAYU) DI BANDA ACEH MENGGUNAKAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN Teuku Syaufi Hayu; Suriadi Suriadi; Ramdhan Halid Siregar
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat menyebabkan kondisi listrik di Indonesia semakin lama akan memerlukan listrik yang lebih besar untuk memenuhi permintaan konsumen dan untuk menghindari pemadaman bergilir. Tugas akhir ini membahas tentang potensi pembangunan pembangkit listrik tenaga hybrid (surya-bayu) di Banda Aceh. Dua tipe simulasi akan dilakukan dalam studi ini. Pertama: simulasi intensitas matahari menggunakan variabel-variabel cuaca yang berdampak pada intensitas matahari yang di dapat pada hari tersebut, kedua: simulasi kecepatan angin yang dapat memutar turbin menggunakan variabel-variabel cuaca yang berpengaruh terhadap kecepatan angin. Kedua tipe simulasi dilakukan dengan menggunakan metode jaringan syaraf tiruan (JST). Metode simulasi yang dikembangkan dalam studi ini untuk menjadi acuan perencanaan pembangunan pembangkit listrik tenaga hybrid (surya-bayu) di Banda Aceh.  Pada penelitian ini dihasilkan data potensi pembangunan pembangkit listrik tenaga hybrid (surya-bayu) di Banda Aceh, untuk potensi energi surya di Banda Aceh adalah berpotensi baik, sedangkan energi angin di Banda Aceh juga berpotensi, namun masih kurang karena kecepatan angin rata-rata di Banda Aceh terbilang masih rendah.
Reduksi Osilasi Daya Pada MPPT Panel Surya Dengan Metode Kombinasi PNO dan Fuzzy Suriadi Suriadi; Intan Nurul Fajri; Rizal Munadi; Mansur Gapy
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.873 KB) | DOI: 10.17529/jre.v15i2.13682

Abstract

Solar panels are an essential part of a system of electrical source devices that receives light energy to be processed into electrical energy with direct current (DC) output. The main problem in the use of solar panels is that the production of power in solar panels is not constant due to the temperature and solar radiation changes. This non-constant power causes the solar panel output power to fluctuate and become unstable. This output power will be used in processing using the MPPT Perturb and Observe (PNO) method to obtain the maximum solar panel receiving point. This PNO method uses two input parameters and can be applied to all types of solar panels. This study aims to reduce the oscillation of the output power of MPPT using electronic power simulations on a three-level boost converter by combining PNO and Fuzzy MPPT methods. The Fuzzy method in this study uses the Mamdani inference method, which uses two inputs and one output. The boost converter was tested using a simulation on several conditions of sunlight received by solar panels. The simulation results show that the power output from the MPPT PNO and Fuzzy methods can reduce oscillation more optimally, 78.57%. 
DESAIN PERANGKAT MONITORING FAKTOR DAYA PADA SISTEM PV ON-GRID BERBASIS IOT Noprida Sari; Yuwaldi Away; Suriadi Suriadi
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 5, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/kitektro.v5i3.17797

Abstract

Penerapan sistem PV memungkinkan penggunaan energi listrik secara mandiri tanpa terlalu bergantung pada energi konvensional. Sistem PV yang terhubung ke PLN adalah sistem on-grid dan menggunakan grid tie inverter. Kualitas daya yang dihasilkan oleh sebuah sistem PV on-grid dapat dilihat dari faktor daya pada sistem tersebut. Penelitian ini merancang peralatan untuk memantau faktor daya pada beberapa peralatan rumah tangga yang digunakan (resistif, induktif, dan kapasitif) pada sistem PV on-grid secara online. Dengan menggunakan metode rangkaian zero crossing, nilai faktor daya beban pada sistem akan dibaca dengan menggunakan mikrokontroler (Arduino). Pemantauan ini dilakukan dengan memanfaatkan IoT (Internet of Things) dengan Arduino sebagai controller dan ESP8266 serta menggunakan Thingspeak.com sebagai database data yang diinput untuk dapat dilihat secara online. Berdasarkan hasil pengujian, penggunaan metode rangkaian zero crossing dalam membaca faktor daya beban dapat bekerja dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil galat (eror) yang dihasilkan rangkaian zero crossing tidak melebihi 5%. Dengan berbasis IoT sistem ini telah dapat menampilkan beberapa parameter (tegangan, arus, daya, frekuensi, dan faktor daya) melalui platform Thingspeak secara online.
ANALISA SISTEM KEANDALAN JARINGAN DISTRIBUSI MENGGUNAKAN METODE SECTION TECHNIQUE Rizqan Maulana; Suriadi Suriadi; Ramdhan Halid Siregar
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/kitektro.v0i0.24121

Abstract

Pada jaringan distribusi di GH Lambaro terdapat 97 kali gangguan serta durasiya 2395 menit, GH Jantho terdapat 162 kali gangguan serta durasinya 2626 menit dan GH Sabang terdapat 117 kali gangguan serta durasinya 4553 menit, hal ini disebabkan oleh binatang, bencana alam, pohon, trafo, layang-layang dan tidak ditemukan. Dari permasalahan ini, sistem keandalan jaringan distribusi di GH Lambaro, GH Jantho dan GH Sabang perlu dilakukan analisis keandalannya dikarenakan memiliki gangguan yang banyak serta durasinya lama. Untuk meminimalisir gangguan pada jaringan distribusi, maka dilakukan analisis pada tingkat kesuksesan kinerja dari jaringan distribusi tersebut. Evaluasi keandalan jaringan distribusi dilakukan di GH Lambaro, GH Jantho dan GH Sabang menggunakan data gangguan yang terjadi pada tahun 2019 menggunakan metode section technique. Pada metode section technique, untuk mengetahui tingkat keandalan dari jaringan distribusi dengan cara di analisis SAIFI (System Average Interruption Frequency Index), SAIDI (System Average Interruption Duration Index), CAIDI (Custumer Average Interruption Duration Index). Nilai SAIFI yang didapatkan di GH Lambaro sebesar 1.09 kali/bulan, nilai SAIDI yang didapatkan di GH Lambaro sebesar 0.37 jam/bulan, dan nilai CAIDI di GH Lambaro sebesar 5.19 jam/bulan/pelanggan, nilai SAIFI di GH Jantho sebesar 3,45 kali/bulan, SAIDI sebesar 0,91 jam/bulan, dan CAIDI sebesar 1.14 jam/bulan/pelanggan, nilai SAIFI di GH Sabang sebesar 1.91 kali/bulan, SAIDI sebesar 1,17 jam/bulan, dan CAIDI sebesar 5,64 jam/bulan/pelanggan. Hasil penelitian yang didapatkan di GH Lambaro dan GH Sabang sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan. PLN, sedangkan di GH Jantho belum sesuai dengan standar PLN, hal ini perlu ditambahkan AVS pada penyulang yang laju kegagalan dan durasi kegagalannya tinggi.
RANCANG BANGUN GENERATOR LINIER MAGNET PERMANEN Amirul Mukminin; Suriadi Suriadi; Muhammad Tadjuddin
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Pembangkit energi listrik pada umumnya masih menggunakan bahan bakar fosil sebagai bahan bakar utamanya, sekarang ini banyak penelitian yang ditujukan untuk mencari solusi supaya mengurangi penggunaan bahan bakar fosil.  Energi ramah lingkungan yang tersedia di alam kebanyakan mempunyai karakteristik tenaga yang tidak selalu konstan. Pembangkit energi ramah lingkungan yang bisa memanfaatkan tenaga alam yang tersedia secara maksimal menjadi fokus utama para peneliti, untuk itu pada penelitian kali ini akan dibahas mengenai perancangan generator linier magnet permanen. Pada prinsipnya generator linier bekerja dengan mengubah tenaga mekanik menjadi energi listrik sebagaimana generator pada umumnya, namun terletak perbedaan pada arah gerak rotornya, pada generator umumnya rotor bergerak dengan berputar pada inti stator. Namun pada generator linier, translator bergerak maju mundur pada inti stator (gerakan lurus). Pada saat perancangan magnet akan disimulasikan kerapatan fluxnya menggunakan software Finite Element Magnetic Method (FEMM 4.2). Adapun parameter yang akan di analisa dari hasil perancangan yaitu tegangan yang dihasilkan, frekuensi serta kecepatan linier generator. Dari hasil simulasi menunjukkan dengan kecepatan linier 1 m/s pada translator. Hasil pengujian generator linier magnet permanen Emax tiap fasa yaitu R=8.2V, S=8.2V, T=8.3V. Serta hasil perhitungan Emax tiap fasa yaitu R=8.0V, S=8.5V, T=8.5V. Perbandingan Emax hasil perhitungan dan pengujian tanpa beban terdapat perbedaaan rata-rata sebesar 2.33%, dengan tingkat keakuratan pengujian yaitu 97.7%. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini yaitu didapatkannya sebuah generator linier yang dapat di aplikasikan pada sumber energi kinetik dari alam dengan rpm rendah.  Kata kuci: pembangkit, FEMM, generator linier, fluks magnetik, simulasi, energi kinetik.
Metode Maximum Power Point Tracking (MPPT) dan Boost Converter Menggunakan Fuzzy Logic Controller (FLC) pada Modul Surya Teuku Murisal Asyadi; Ira Devi Sara; Suriadi Suriadi
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.31 KB) | DOI: 10.17529/jre.v17i1.17863

Abstract

Solar modules have current and voltage characteristics that are non-linear, so efforts must always be made to work at the maximum power point so that no energy is wasted. The characteristics of the solar module will change depending on the level of radiation and temperature which causes the output power of the solar module to fluctuate and become unstable. To reduce oscillations in the output power of the solar module, the Fuzzy Logic Control (FLC) method used using the boost converter. Several studies have been done to maximize the output power of solar panels, one of which is by using namely by using Maximum Power Point Tracking (MPPT). This study aims to obtain the maximum power point in a set of solar modules arranged in series and parallel through the performance of the FLC method. In tracking the maximum power point during normal operation, the fuzzy method works together with a boost converter. Fuzzy-based MPPT was tested on a solar module under several radiation and temperature conditions using Matlab / Simulink software. The Fuzzy design method shows better results compared to other methods. The results obtained show the advantages of the FLC method in terms settling time, power loss, and oscillation at the point of the operating system.
KONSERVASI ENERGI UNTUK SISTEM PENERANGAN MENGGUNAKAN DIMMER ELEKTRONIK Nurul Aulia; Hafidh Hasan; Suriadi Suriadi
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 4, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konservasi energi adalah pondasi menuju kemandirian energi dalam upaya menghemat pemakaian energi listrik untuk suatu kebutuhan dengan lebih bertanggung jawab. Tugas Akhir ini bertujuan sebagai konservasi energi listrik untuk sistem penerangan, khususnya penerangan dalam ruang. Penggunaan dimmer elektronik pada sistem penerangan untuk mengatur intensitas cahaya lampu mampu mengurangi konsumsi energi listrik, juga untuk mencegah pemborosan. Dengan mengunakan sensor PIR (Passive Infrared Receiver) sebagai pendeteksi adanya seseorang dalam ruangan. Pada saat terdeteksi adanya orang, maka lampu otomatis nyala. Namun, pada saat tidak ada orang, lampu akan padam setelah jeda selama satu menit. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan konservasi energilistrik untuk penerangan ruangan secara otomatis, dengan bantuan teknologi mikrokontroler Atmega328p yang terintegritas dengan mekanisme peredupan dan sensor gerak. Peredupan memiliki 4 tingkatan (level), masing-masing level berdurasi 5 menit. Dengan begitu, total siklus waktu yang terjadi sebesar 20 menit. Setelah sistem berjalan selama 20 menit, lampu kembali ke level pertama (4,13 W). Penghematan dalam satu siklus yaitu sebesar 29,33 W dan dalam satu jam adalah 87,99 W.
KENDALI MAXIMUM POWER POINT TRACKING (MPPT) MENGGUNAKAN ARTIFICIAL NEURAL NETWORK (ANN) BERBASIS SIMULASI Muhammad Farhan Rozi; Syukiryadin Syukiryadin; Suriadi Suriadi
Jurnal Komputer, Informasi Teknologi, dan Elektro Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/kitektro.v7i1.25006

Abstract

Energi terbarukan merupakan sumber energi yang dapat digunakan sebagai alternatif bahan bakar untuk pembangkit listrik. Salah satunya yaitu Energi surya, untuk memaksimalkannya dibutuhkan sebuah sistem agar dapat menerima nilai tegangan, arus dan daya dari cahaya matahari. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbandingan  antara metode Artificial Neural Network (ANN-MPPT) dan metode Hill Climbing (HC-MPPT) menggunakan boost converter dalam memperoleh output maksimum dari tegangan, arus dan daya menggunakan Simulink MATLAB. Simulasi dilakukan pada kondisi STC dan kondisi Non-STC dengan irradian dan suhu yang berubah-ubah untuk  menemukan daya output maksimum yang terjadi saat simulasi. Dari hasil simulasi diperoleh tegangan dan arus mampu mengikuti kondisi STC dan Non-STC, sedangkan untuk daya output tidak dapat mencapai maksimum karena pengaruh daya konstan akibat R konstan sehingga daya PV ditransfer sesuai besar daya output. Kata kunci: Panel Surya, Simulink, MPPT, STC, Artificial Neural Network, Hill Climbing, Boost converter.