NASRUN HARIYANTO
Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi Nasional Bandung

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search
Journal : REKA ELKOMIKA

Perancangan dan Realisasi DC Chopper Boost untuk Aplikasi Motor DC pada Prototype Pengangkat Jembatan Otomatis SETIADI, ADI; HARIYANTO, NASRUN; SAODAH, SITI
REKA ELKOMIKA Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : REKA ELKOMIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.592 KB)

Abstract

ABSTRAK Semakin berkembangnya jaman maka penggunaan sumber energi semakin besar, salah satunya adalah penggunaan motor listrik. Untuk memberikan sumber tegangan yang besar kepada motor dibutuhkan peralatan yang dapat mentransfer energi yang besar pula, sehingga perlu dirancang suatu DC chopper, dalam hal ini DC Chopper Boost. DC chopper boost adalah suatu sistem penaik tegangan dimana tegangan output yang dihasilkan lebih besar daripada tegangan inputnya. Dalam kasus ini penggunaan DC chopper boost pada pengangkat jembatan sebagai penaik tegangan baterai akan disuplai ke motor dc sesuai dengan tegangan kerja motor dc tersebut. Penyuplaian arus dan tegangan ini melalui beberapa tahapan. Tahap pertama yaitu tegangan baterai sebesar 12 volt akan diteruskan ke transformer, transformer akan menaikkan tegangan dari baterai menjadi 18 volt hal ini telah teruji diukur dengan menggunakan multimeter. Tegangan ini merupakan arus bolak-balik (arus ac). Sebelum menggerakkan motor DC, tegangan ini harus diubah kembali ke arus searah (arus dc) karena motor harus disuplai dengan tegangan dc. Oleh karena itu diperlukan dua dioda untuk membuat arus ac tersebut menjadi searah. Motor dc ini akan bekerja apabila ada instruksi dari sistem kontrol. Motor dc ini berfungsi sebagai pengangkat lengan jembatan apabila ada kapal yang akan melewati jembatan tersebut. Dari hasil perancangan dan realisasi DC chopper boost dapat dianalisis dengan menghitung kapasitas beban, bahwa Motor dc akan mampu bekerja saat diberi beban maksimal 2 kg dengan nilai torka sebesar 0,47 Nm. Kata kunci: DC chopper boost, dioda, baterai, transformer, motor DC. ABSTRACT The recent development of the greater use of energy sources, one of which is the use of electric motors. To provide a high voltage source to the motor, it is need equipment that can transfer high energy, so that it was designed a DC chopper, in this case as DC Boost Chopper. DC boost chopper is a system in which the voltage increase as result of higher output voltage than the input voltage. In this case, the use of DC boost chopper on the bridge lifting is increase the battery voltage to supply to the dc motor in accordance with the working voltage. The supplying current and voltage were through the several stages. The first stage was a 12 volt battery voltage passed to the transformer, where it would increase the voltage of the battery to 18 volts. It has been measured using a multimeter. This voltage was alternating current. Before drive the DC motor, the voltage was converted back to a direct current because the motor must be supplied with dc voltage. Therefore, it was need two diodes, to make the AC into DC. The dc motor would work if there were instructions from the system controller. The dc motor served as a lever arm bridge if there was a ship that would pass through. From the results of the design and realization of DC boost chopper, it could be analyzed by calculation the load capacity. The dc motor would be able to work when be given a maximum load of 2 kg with 0.47 Nm of torque. words: DC boost chopper, diode, battery, transformers, DC motor.
Perancangan Pembangkit Listrik Hibrida PLTS- Generator BBM dengan Kapasitas 3000 VA ISMAIL, ABDUL AZIZ MAARIEF; HARIYANTO, NASRUN; SAODAH, SITI
REKA ELKOMIKA Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : REKA ELKOMIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penggunaan bahan bakar fosil sebagai sumber energi listrik semakin hari semakin bertambah, sedangkan jumlah bahan bakar fosil semakin hari semakin berkurang. Oleh karena itu diperlukan sumber energi alternatif sebagai pendamping atau pengganti bahan bakar fosil. Salah satunya adalah penggunaan teknologi fotovoltaik. Teknologi ini mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik. Dengan memanfaatkan teknologi ini diharapkan dapat meminimalisir penggunaan bahan bakar fosil sebagai sumber energi listrik. Dalam penelitian ini dibuat perancangan pembangkit listrik hibrida PLTS – generator BBM. Berdasarkan perancangan maka didapat rancangan pembangkit listrik hibrida dengan kapasitas 3000 VA dengan menggunakan modul surya berkapasitas 250 Wp. Dengan masa manfaat selama 10 tahun, maka didapatkan sistem ini layak secara ekonomi untuk dibangun dengan harga listrik Rp 1.289,13/kWh. Perencanaan ini diharapkan dapat menjadi alternatif untuk memanfaatkan sumber energi terbarukan Kata Kunci :fotovoltaik, pembangkit listrik hibrida, analisis ekonomi, evaluasi investasi   ABSTRACT The use of fossil fuels as a source of electrical energy is increasingly growing, while the amount of fossil fuels are being reduced. Therefore it needs alternative energy sources as a companion or a substitute for fossil fuels. One is the use of photovoltaic technology. This technology transform sunlight into electrical energy. By utilizing this technology it expected to minimize the use of fossil fuels as the source of electrical energy. In this study, it was designed the hybrid solar power plant – generator. Based on the design, it was obtained the design of hybrid power plant with the capacity of 3000 VA using solar modules with the capacity of 250 Wp. With theuseful life of over 10 years, it was found the system as economically feasible to be built with the electricity price is Rp 1,289.13/kWh. This plan was expected to be an alternative for utilizing renewable energy sources. Keywords: photovoltaic, hybrid power plant, economic analysis, evaluation of investment
Perancangan dan Realisasi Sistem Pengisian Baterai 12 Volt 45 Ah pada Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro di UPI Bandung BUDIMAN, WILDAN; HARIYANTO, NASRUN; SYAHRIAL, SYAHRIAL
REKA ELKOMIKA Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : REKA ELKOMIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1206.916 KB)

Abstract

ABSTRAK   Aliran air sungai yang berada di UPI Bandung, telah dimanfaatkan untuk pembangkit pikohidro. Pembangkit tersebut menghasilkan daya 100 Watt dan digunakan untuk sistem penerangan dengan menggunakan lampu pijar atau lampu hemat energi. Pada penelitian ini telah dicoba memanfaatkan listrik tersebut untuk sistem pengisian baterai, dimana dirancang dan direalisasikan suatu alat untuk mengisi baterai dengan tegangan charging 14,2 Volt dan arus pengisian maksimal 4,5 Ampere yang bersumber dari pembangkit pikohidro. Metode pengisian yang digunakan adalah metode pengisian lambat, yaitu suatu pengisian baterai dengan memberikan arus pengisian 1/10 dari kapasitas baterai, sehingga memperpanjang usia baterai. Perancangan yang dihasilkan yaitu battery charger yang terdiri dari rangkaian penyearah arus, IC regulator tegangan LM338 dan rangkaian komparator IC LM741 sebagai pemutus arus pengisian. Jenis baterai yang digunakan adalah Lead Acid dengan tegangan 12 Volt dan kapasitas 45 Ah yang digunakan untuk penerangan ruangan menggunakan lampu LED (Light Emiting Diode) 12 Volt. Lama pengisian baterai Lead Acid 45 Ah adalah 12 Jam dengan tegangan awal 11,7 Volt, kemudian berhenti di 12,8 Volt dan arus pengisian menurun dari 3,9 Ampere menjadi 0,3 Ampere, sedangkan lama pembebanan 12 jam dengan tegangan awal 12,1 Volt dan 11 Volt tegangan saat kapasitas baterai telah kosong untuk arus beban 3 Ampere. Kata kunci : Battery Charger, Regulator , Komparator, Pikohidro, Lampu LED.   ABSTRACT   The water flow from the river which was in UPI Bandung, has been used for pikohidro power plant. The plant produced 100 Watts of power and used for lighting system using bulb lamp or fluorescent lamp. In this study it has been tested to utilize that electricity for the battery charging system, where designed and realized a device to charge the battery with a charging voltage of 14.2 Volts and 4.5 Amperes maximum charging current which sourced from pikohidro power plant. The charging method was used a slow charging, which was the battery charging with providing charging current one tenth of the battery capacity, so it can extend the battery life. The designing of battery charger consisted of a rectifier, IC LM338 as a voltage regulator and IC LM741 comparator circuit as a circuit breaker charging. The type of used batteries was Lead Acid with 12 Volts voltage and 45 Ah capacity used for an indoor lighting using LED (Light Emiting Diode) lamp 12 Volt. The time of charge for Lead Acid batteries for 45 Ah were 12 hours with the initial voltage of 11.7 volts, then it stopped at 12.8 Volts and the charging current decreased from 3.9 to 0.3 Amperes, while the time of discharge were 12 hours with the initial voltage of 12.1 Volts, and 11 volts voltage when the battery capacity was empty for the load current of 3 Amperes.   Keywords: Battery Charger, Regulator, Comparator, Picohydro, LED Lamp.
Peramalan Beban Puncak Jangka Pendek Khusus Hari Libur Nasional Berbasis Algoritma Fuzzy Subtractive Clustering, Studi Kasus di Jawa – Bali RAHMAN, A. TAUPIK; HARIYANTO, NASRUN; ANWARI, SABAT
REKA ELKOMIKA Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : REKA ELKOMIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.153 KB)

Abstract

ABSTRAK Peramalan merupakan upaya memperkirakan apa yang terjadi pada masa mendatang berdasarkan data pada masa lalu, berbasis pada metode ilmiah dan kualitatif yang dilakukan secara sistematis.Penelitian ini mengkaji tentang algoritma Fuzzy Subtractive Clustering (FSC) untuk peramalan beban puncak harian jangka pendek. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan hasil peramalan beban puncak antara algoritma FSC dengan metode PLN, yaitu Koefisien Beban. Data historis menggunakan data pengeluaran beban listrik dari P3B PT.PLN (Persero) Area III Jawa Barat UPB-Cigereleng tahun 2006 sampai dengan 2012, setiap 30 menit dalam 6 jam mulai dari pukul 17.00 sampai dengan 22.00 WIB. Cara perhitungan dilakukan dengan menggunakan algoritma FSC untuk mengetahui tingkat akurasi prediksi dan nilai rata-rata error peramalan beban puncak. Melalui perhitungan dan hasil simulasi didapatkan rata-rata error peramalan beban puncak dengan menggunakan metode Koefisien Beban sebesar 3,11% dan rata-rata error peramalan beban puncak dengan menggunakan algoritma FSC sebesar 0,002%. Sehingga dapat menyimpulkan, bahwa peramalan beban menggunakan algoritma FSC memberikan hasil peramalan yang lebih akurat dibanding dengan algoritma Koefisien Beban. Kata kunci: Fuzzy Subtractive Clustering (FSC), Koefisien Beban, Prediksi Beban Puncak Jangka Pendek. ABSTRACT Forecasting is an attempt to predict what happens in the future based on the data in the past, based on the scientific method and qualitative systematic. This study examines the algorithm of Fuzzy Subtractive Clustering (FSC) for forecasting short-term daily peak load. The purpose of this study was to compare the results between the peak load forecasting algorithm with the method FSC PLN, i.e. Load Coefficient. The historical data used expenditure data from the electrical load PT PLN P3B (Persero) Area III West Java UPB-Cigereleng 2006 to 2012, every 30 minutes in 6 hours starting from 17:00 until 22:00 pm. The calculation was done by using FSC algorithm to determine the level of accuracy of prediction and the average value of the error in the FSC algorithm. Through the calculation and simulation results, it was obtained the average peak load forecasting error by using the method of Load Coefficient at 3.11% and the average error of peak load forecasting using FSC algorithm of 0.002%. So that, it could be concluded, that the load forecasting that using FSC algorithm gave more accurate forecasting results than the algorithm as well as the expense coefficient. Keywords: Fuzzy Subtractive Clustering (FSC), coefficient Expense, Short-Term Peak Load Prediction.
Penentuan Setting Rele Arus Lebih Generator dan Rele Diferensial Transformator Unit 4 PLTA Cirata II ISTIMAROH, ANAA; HARIYANTO, NASRUN; SYAHRIAL, SYAHRIAL
REKA ELKOMIKA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : REKA ELKOMIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.174 KB)

Abstract

ABSTRAK Generator dan transformator adalah dua peralatan utama untuk menghasilkan listrik. Dalam pengoperasiannya tidak selalu berjalan normal, melainkan kadang-kadang terjadi gangguan yang mengakibatkan keandalannya berkurang dan apabila tidak segera diatasi dapat mengganggu kerja sistem bahkan kerusakan pada peralatan tersebut. Oleh karenanya dibutuhkan yang disebut dengan proteksi. Dari sini akan dibahas bagaimana cara proteksi generator terhadap gangguan arus lebih dan proteksi transformator terhadap kemungkinan terjadinya gangguan hubung singkat. Gangguan yang dimaksudkan adalah gangguan dari arus hubung singkat yang berada pada wiring diagram generator unit 7 dan 8 pada transformator unit 4 cirata II. Untuk mempermudah perhitungan dan analisa gangguan, sistem ini disimulasikan menggunakan software dan menghitung manual. Rele proteksi yang digunakan dan di setting adalah rele arus lebih dan rele diferensial. Rele ini berfungsi memproteksi arus gangguan terhadap fasa-tanah, fasa-fasa, dan fasa-fasa tanah. Dengan mengetahui arus gangguan tersebut, maka diperoleh setting rela arus lebih generator dengan arus yang melewati rele 2,65 A dan waktu delay 0,068 detik. Sedangkan pada rele diferensial transformator, dengan cara yang sama diperoleh arus diferensial sebesar 14,01 A. Kata kunci : Gangguan hubung singkat, sistem proteksi, over current relay, relay differensial, generator, transformator.   ABSTRACT Generators and transformers are the two main tools to generate electricity. In normal operation does not always work, but sometimes it happens disorders (abnormal) resulting in reduced reliability and if not addressed can interfere with the system even damage to the equipment. Therefore, it takes the so-called protection.In this thesis, we discuss how to protect the generator against overcurrent interruption. Disorder is a disorder of the intended short-circuit current is the wiring diagram of generator units 7 and 8 on the transformer unit 4 Cirata II. To simplify the calculation and analysis of interference, the system is simulated using software. Protection relays are used or in the setting is over current relays and differential relays. Relay serves to protect against fault current phase-ground, phase-phase and phase-ground phase.By knowing short circuit currents, over current relay is 2,65 A and time dial 0,068 detik. Otherwise at differensial relay transformers with the same calculating, differensial relay currents value is 14,01 A. Keywords: Short circuit, system protection, over current relays, differential relays, generators and transformers.
Analisis Penghematan Energi Motor Listrik di PT. X MALIK, IWAN ABDUL; HARIYANTO, NASRUN; CHANIAGO, SYAHRIAL
REKA ELKOMIKA Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : REKA ELKOMIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.962 KB)

Abstract

ABSTRAK Analisis energi listrik merupakan upaya untuk mengoptimalkan kerja peralatan pada kondisi beban penuh sehingga penggunaan energi listrik menjadi lebih efektif, efesien dan rasional tanpa harus mengurangi kinerja produksi dan bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai tingkat konsumsi energi yang di gunakan per satuan output (produksi) serta mengindentifikasi peluang penghematan energi listrik. Penelitian ini dengan menggunakan VSD (variable speed drive) yang berguna sebagai pengatur kecepatan pada motor dan juga dengan melakukan pengukuran serta perhitungan intensitas kebutuhan energi (IKE) 115,21 kwh/ton, untuk meghasilkan penghematan biaya yang diinginkan serta indentifikasi peluang penghematan dilakukan setelah kita menganalisis perilaku dan kinerja beban. Hal yang didapat adalah penghematan energi listrik sebesar 28-60% pada motor listrik, total penghematan energi listrik adalah 4,95%, atau sama dengan 43.149,6 kwh/bulan, atau bila dirupiahkan sama dengan Rp 343.412.232 /tahun. Kata kunci : analisis energi, intensitas kebutuhan energi, penghematan energi, variable speed drive, efisiensi ABSTRACT Energy analysis is an effort to optimize the working equipment at full load conditions, so that the use of energy become effective, efficient, and rational without relieve performance of production to obtain information about the level of consumption of energy used per unit of output (production) and to indentify opportunities for energy savings. This research was used by using VSD (variable speed drive) that adjust the motor speeds, and by the measuring and calculation of the intensity of energy demand (IED) 115,21 kwh/ton, to find out how much the opportunity for energy saving, that was made after analyzed the load behavior and performance. It showed the energy saving as 28%-60% on the motors. The total electrical energy savings was 4.95% or equal to 43.149,6 kwh/month, or same as Rp. 343.412.232 /year. Keywords: energy analyzing, energy demand intensity, energy saving, variable speed drive, efficiency, loading
Perancangan Dan Realisasi Converter Satu Fasa untuk Baterai Menjalankan Motor AC 1 Fasa 125 Watt PUTRA, RACHMAN SHANDY; HARIYANTO, NASRUN; SAODAH, SITI
REKA ELKOMIKA Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : REKA ELKOMIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dalam penilitan ini dirancang suatu perancangan alat converter sebagai catu daya DC-AC. Tujuan Penelitian ini adalah memanfaatkan penggunaan baterai sebagai catu daya untuk menggerakkan motor AC 1 fasa. Metodologi pembuatan catu daya AC 1 fasa 125 Watt adalah menaikkan tegangan baterai 24 Volt ke 48 Volt dengan alat DC chopper dan mengubah tegangan DC 48 Volt menjadi tegangan AC keluaran 48 Volt. Kemudian Tegangan AC 48 Volt dinaikkan menjadi 240 Volt dengan alat trafo. Dari hasil pengujian dengan pemberian beban hingga 480 Watt converter mampu menghasilkan daya sebesar 147 Watt. Dapat disimpulkan bahwa kinerja converter 1 fasa ini adalah 30,6% untuk perancangan beban 480 Watt, sehingga converter ini mampu menggerakkan motor 1 fasa 125 Watt. Kata Kunci : inverter, DC chopper, motor 1 fasa 125 Watt.     ABSTRACT In this study, it was designed as a design tool converter DC-AC power supply. Purpose of this study was to make use of a battery as a power supply to drive a 1-phase AC motors. The methodology of making 1-phase AC power supply 125 Watt was 24 Volt battery voltage raised to 48 volts. The DC chopper converted the DC voltage into AC voltage 48 Volt output. Then, the 48 Volt AC voltage was raised to 240 volts by using a transformer. From the test results by providing a load up to 480 Watt, the converter capable to generate the power upto 147 Watts. It could be concluded that the performance of 1 phase converter was 30.6% of the design load of 480 Watt, so that this converter abled to drive the 1 phase 125 Watt motor. Keywords: inverter, DC chopper, 1 phase 125 Watt motors.
Peramalan Beban Puncak Listrik Jangka Pendek Menggunakan Metode Jaringan Syaraf Tiruan TRIWULAN, YAYU; HARIYANTO, NASRUN; ANWARI, SABAT
REKA ELKOMIKA Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : REKA ELKOMIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.587 KB)

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan salah satu negara berkembang dengan segala perkembangan di setiap sektor dan juga didukung oleh kemajuan teknologi, itulah sebabnya mengapa permintaan listrik di Indonesia meningkat. Tanpa adanya rumus eksak yang dapat memastikan besarnya beban listrik disetiap waktu, maka yang dapat dilakukan adalah meramalkan beban listrik. Metode peramalan beban yang dibahas pada studi ini adalah metode Jaringan syaraf tiruan (JST) yang dijalankan dengan Backpropogation. Setelah simulasi dilakukan perbandingan antara hasil ramalan oleh Jaringan syaraf tiruan (JST) dan hasil koefisien beban menunjukkan rata-rata error dengan metode JST untuk satu minggu (Senin-Minggu) mencapai 0,12% dengan akurasi 99,88% dan rata-rata error dengan metode koefisien beban untuk satu minggu mencapai 1,85% dengan akuasi 98,15%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peramalan dengan JST lebih baik dari metode koefisien beban. Kata Kunci : peramalan, beban puncak, JST, backpropogation, akurasi ABSTRACT Indonesia is one of the developing countries with development in each sector and supported also by technological progress, that is the reasons why the demand of electric in Indonesia increases. The electric power generate system load is changing in every second depends on users’ necessities. Without any exact formula that can ensure how big the load in any time, then that can be done simply the forecasting. The load forecasting method which being discussed in this study is an artificial neural network method that is run by Backpropogation. After the simulation was done, the comparison between the forecast results of artificial neural network (ANN) and the load coefficient method, showed that the average error of ANN for one week (Monday to Sunday) reached 0.12% with the accuracy of 99.8% and the average error of load coefficient method for one week reached 1.85% with accuracy of 98.15%. The results showed that the artificial neural network method forecast was better than the load coefficient method. Keywords : forecasting, peak load, ANN, Backpropogation, accuracy
Perancangan Modifikasi Air Conditioner dan Penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai Sumber Catu Daya PEANUS, ARIAN DWI; HARIYANTO, NASRUN; SYAHRIAL, SYAHRIAL
REKA ELKOMIKA Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : REKA ELKOMIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1126.611 KB)

Abstract

ABSTRAK Pada saat ini, lebih dari 10 persen energi listrik dikonsumsi dalam bentuk DC dan diperkirakan di masa yang akan datang banyak peralatan elektronik menggunakan sumber arus DC. Dengan demikian modifikasi air conditioner (AC) dengan mengganti motor fan unit indoor dan outdoor dengan motor DC sehingga air conditioner (AC) bersumber DC dan penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber catu daya akan sangat penting. Dari pengujian dan pengukuran untuk keseluruhan unit air conditioner (AC), daya yang digunakan air conditioner (AC) sebelum modifikasi 282,2 watt dan setelah modifikasi 263,63 watt. COP (Coefficient Of Performance) air conditioner (AC) setelah dimodifikasi adalah 3,49. Asumsi penggunaan air conditioner (AC) 6 jam, kapasitas modul surya yang dibutuhkan untuk tegangan sistem 12 volt adalah 22 Wp dan untuk tegangan sistem 24 volt adalah 612 Wp. Kapasitas baterai yang diperlukan untuk tegangan sistem 12 volt adalah 7,6 Ah dan untuk tegangan sistem 24 volt adalah 299 Ah. Kata Kunci: Air conditioner (AC), Motor DC, PLTS ABSTRACT At this time, more than 10 percent of the electrical energy is consumed in the form of DC and expected future many electronic devices use DC current source. Thus, the modification of the air conditioner (AC) by replacing the fan motor of indoor and outdoor units with DC motors so that air conditioner (AC) DC source and application of Solar Power Plant (SPP) as a source of power supply is very important. Test and measurement data for the overall unit air conditioner (AC), power used by air conditioner (AC) before modification was 282,2 watts and after modification was 263,63 watts. COP (Coefficient Of Performance) air conditioner (AC) after modified was 3,49. Assuming the use of air conditioner (AC) was 6 hours, the capacity of solar modules required for system voltage of 12 volts was 22 Wp and 24 volt system voltage was 612 Wp. The battery capacity required for the system voltage was 12 volts 7.6 Ah and for 24 volt system voltage was 299 Ah. Key word: Air conditioner (AC), Motor DC, SPP
Audit Energi Listrik Di Gedung 20 Teknik Elektro Itenas PYRANTHI, ANDRINI MAHAR; HARIYANTO, NASRUN; ARFIANTO, TEGUH
REKA ELKOMIKA Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : REKA ELKOMIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Audit energi listrik adalah proses evaluasi pemanfaatan energi listrik dan identifikasi peluang penghematan energi serta rekomendasi peningkatan efisiensi pada suatu perusahaan. Perhitungan Intensitas Konsumsi Energi (IKE) menggunakan hasil dari penelitian ASEAN-USAID dengan standar IKE yang dipakai untuk gedung perkuliahan adalah 240 kWh/m2 pertahun.Sedangkan nilai IKE di Gedung 20 Teknik Elektro Itenas adalah 240,945 kWh/m2 pertahun sehingga diperlukan potensi penghematan yang merupakan hasil analisis IKE untuk selanjutnya dibandingkan dengan standar yang digunakan (SNI). Rekomendasi perbaikan sistem yang diberikan dibagi menjadi 3 yaitu low cost, medium cost dan high cost. Untuk rekomendasi low cost yaitu dengan melakukan sadar lingkungan untuk mematikan lampu dan AC ketika tidak dipakai, sedangkan untuk medium cost adalah mengganti lampu yang sudah terpasang dengan lampu LED 16 watt dengan biaya Rp. 16.580.000 dan untuk rekomendasi high cost dengan melakukan penambahan titik lampu dan penggantian lampu yang telah terpasang dengan lampu LED 23 watt demi memenuhi standar intensitas penerangan sesuai standar SNI 03-6575-2001. Kata kunci : Audit Energi Listrik, Intensitas Konsumsi Energi (IKE), Standar IKE Gedung Perkuliahan, Rekomendasi Perbaikan.