Claim Missing Document
Check
Articles

Sintesis Nanopartikel Emas dengan Bioreduktor Ekstrak Buah Jambu Biji Merah (Psidium guajava L.) Sovawi, Amalia Choirni; Harjono, Harjono; Kusuma, Samuel Budi Wardana
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nanopartikel emas telah berhasil disintesis dari larutan HAuCl4 menggunakan ekstrak buah jambu biji merah (Psidium guajava L.) dan irradiasi microwave. Terbentuknya nanopartikel emas dalam koloid dikonfirmasi menggunakan analisis spektrofotometer UV-Vis. Kestabilan, ukuran partikel, dan morfologi dari hasil sintesis telah dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis, PSA, dan TEM. Ukuran nanopartikel emas dianalisis menggunakan PSA. Bentuk, ukuran, dan morfologi nanopartikel emas dianalisis menggunakan TEM. Aktivitas nanopartikel emas sebagai peredam radikal bebas diuji menggunakan metode DPPH.
PENGARUH WAKTU DAN TEMPERATUR PADA REAKSI ISOMERISASI α-PINENA MENGGUNAKAN KATALIS Zr4+/ZEOLIT ALAM Handayani, Tri; Wijayati, Nanik; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 3 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mempelajari pengaruh waktu dan temperatur pada reaksi isomerisasi α-pinena menggunakan katalis Zr4+/zeolit alam. Karakterisasi terhadap katalis meliputi: kristalinitas, yang diamati dengan X-Ray Diffractometer, jumlah Zr4+ teremban diamati menggunakan X-Ray Fluorescence, luas area dan porositas katalis diamati menggunakan Surface Area Analyzer, dan keasaman katalis diamati melalui metode gravimetri. Reaksi isomerisasi dilakukan di dalam reaktor batch dengan variasi temperatur 90, 120 dan 150o C dan variasi waktu reaksi yaitu 60, 90, 120, 150 dan 180 menit. Hasil isomerisasi paling baik dalam penelitian ini diperoleh pada 150oC dengan waktu reaksi 180 menit. Jenis isomer yang diperoleh diamati menggunakan GCMS. Hasil karakterisasi katalis mengindikasikan bahwa modifikasi katalis dengan logam Zr meningkatkan keasaman dari 2,76 ke 6,64 mmol/g dan tidak merusak struktur kristal secara signifikan. Konversi produk tertinggi dalam penelitian adalah 9,24%, hasil ini kurang maksimal disebabkan oleh perlakuan awal terhadap katalis menghasilkan luas area yang rendah. Dengan demikian, temperatur dan waktu reaksi berpengaruh terhadap konsentrasi produk isomerisasi α-pinena di samping pengaruh katalis yang digunakan.
REAKSI TRANSESTERIFIKASI MINYAK KELAPA DENGAN METANOL MENGGUNAKAN KATALIS BENTONIT Purwaningsih, Eka; Supartono, Supartono; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan bakar minyak bumi merupakan sumber energi dengan konsumsi terbesar saat ini, penggunaan yang terus menerus mengakibatkan krisis bahan bakar minyak bumi. Untuk mengatasi masalah tersebut maka perlu energi alternatif yang terbarukan salah satunya biodiesel dari minyak kelapa. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu berapa rasio mol metanol dan minyak kelapa agar diperoleh hasil yang tinggi dan bagaimana pengaruh konsentrasi katalis bentonit pada reaksi transesterifikasi minyak kelapa dan metanol. Tujuan dalam penelitian ini yaitu mengetahui rasio mol metanol dan minyak kelapa agar diperoleh hasil yang tinggi, dan pengaruh katalis bentonit dalam reaksi transesterifikasi minyak kelapa dan metanol. Metoda yang digunakan yaitu reaksi transesterifikasi minyak kelapa dan metanol dengan rasio mol (4:1; 3:1; 2:1; 1:1) dan variasi katalis bentonit (1,0%; 1,5%; 2,0%; 2,5%). Waktu reaksi transesterifikasi 3 jam dengan suhu reaksi 650C dan pengadukan konstan 400 rpm. Hasilnya dikarakterisasi dengan XRD, FTIR, GC dan GCMS. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa rasio mol yang memberikan hasil tertinggi yaitu rasio mol 4:1 dan variasi katalis bentonit 1%. Metil alkanoat yang dihasilkan pada rasio mol 4:1 yaitu 11,46% dengan komposisi 1,15% metil oktanoat; 3,80% metil kaprat; 5,83% metil laurat; 0,35% metil miristat dan 0,32% metil palmitat.
SINTESIS NANOPARTIKEL PERAK MENGGUNAKAN BIOREDUKTOR DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) DENGAN IRRADIASI MICROWAVE Arifin, Nurul; Harjono, Harjono; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan microwave dalam sintesis nanopartikel perak telah banyak dilakukan, reduksi partikel perak dapat dilakukan secara cepat dengan menggunakan irradiasi microwave. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi bioreduktor dan waktu sintesis nanopartikel perak yang optimum dengan bantuan iradiasi microwave. Daun jambu biji mengandung senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas sebagai bioreduktor. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun jambu biji yang dipreparasi dengan metode maserasi dan soxhletasi dapat digunakan sebagai bioreduktor dalam sintesis nanopartikel perak. Hasil pengukuran Spektrofotometer UV-Vis menunjukkan bahwa kondisi optimum adalah saat sintesis nanopartikel perak menggunakan bioreduktor A 5%, B 3%, C dan D 1%. Waktu sintesis yang optimum dari penggunaan bioreduktor A dan C adalah 90 detik, sedangkan bioreduktor B antara 60 – 90 detik dan D adalah 120 detik. Karakterisasi TEM menunjukkan bahwa nanopartikel perak mempunyai struktur Face Centered Cubic (FCC) dengan ukuran terkecil mencapai 6,41 nm dan rata-rata ukuran 21,04 nm. Nanopartikel perak hasil sintesis menunjukkan adanya aktivitas antibakteri terhadap bakteri E. coli dan S. aureus. Daya hambat nanopartikel perak terhadap bakteri S. aureus cenderung lebih kuat dibandingkan daya hambat terhadap bakteri E. coli.
FILM BERBASIS EKSTRAK ANTOSIANIN UBI JALAR UNGU SEBAGAI BIOINDIKATOR KERUSAKAN DAGING AYAM Ananta, Rosalina; Kusuma, Samuel Budi Wardhana; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pembuatan film berbasis ektrak antosianin ubi jalar ungu yang di aplikasikan sebagai bioindikator kerusakan pada daging ayam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preparasi ubi jalar ungu yang optimum dalam proses ekstraksi, mengetahui konsentrasi ekstrak antosianin dalam film antosianin yang paling tepat dijadikan bioindikator dan mengetahui karakteristik fisik film antosianin. Film dibuat menggunakan teknik casting dengan bahan dasar tepung tapioka, gliserol, carboxy methyl cellulose (CMC), dan ekstrak antosianin ubi jalar ungu. Total plate count dan pH daging dianalisis selama rentang waktu 24 jam. Sampel Film antosianin di uji karakteristik fisiknya menggunakan texture analyzer serta diukur nilai perubahan warnanya menggunakan aplikasi Adobe photoshop. Preparasi ekstrak ubi jalar ungu dengan nilai absorbansi UV-Vis tertinggi yaitu preparasi frying (A3). film antosianin dengan nilai perubahan warna tertinggi  yaitu dengan konsentrasi ekstrak antosianin 20% untuk film boiling dan 30% untuk film steam dan frying. Penambahan ekstrak antosianin menyebabkan nilai kuat tarik dan elongasi dari film antosianin semakin menurun
SINTESIS NANOPARTIKEL PERAK MENGGUNAKAN BIOREDUKTOR EKSTRAK BUAH JAMBU BIJI MERAH (Psidium guajava L.) Fatihin, Saiful; Harjono, Harjono; Kusuma, Samuel Budi Wardana
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nanopartikel berada pada kisaran ukuran dari 1-100 nm. Secara garis besar sintesis nanopartikel dapat dilakukan dengan metode top down (fisika) dan metode bottom up (kimia). Dalam penelitian ini melaporkan sintesis nanopartikel perak yang dihasilkan menggunakan bioreduktor ekstrak buah jambu biji merah dan irradiasi microwave. Koloid nanopartikel perak yang terbentuk selanjutnya dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis, PSA, dan TEM. Analisis TEM menunjukkan bahwa ukuran dari sintesis nanopartikelperak mencapai 8,45-26,41 nm. Serta hasil sintesis nanopartikel perak diuji kemampuan antibakterinya terhadap bakteri Eschericia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nanopartikel perak mampu menghambat pertumbuhan bakteri Gram positif lebih kuat daripada bakteri Gram negatif.
SINTESIS ANTIBAKTERI NANOPARTIKEL PERAK MENGGUNAKAN BIOREDUKTOR EKSTRAK DAUN SIRIH DENGAN IRRADIASI MICROWAVE Purnamasari, Margareta Dian; Harjono, Harjono; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi AgNO3 dan waktu sintesis terhadap ukuran nanopartikel perak, mengetahui karakteristik nanopartikel perak dan mengetahui aktivitas antibakteri nanopartikel perak. Nanopartikel perak disintesis menggunakan metode green synthesis, dengan cara mereduksi AgNO3 dengan bioreduktor dalam irradiasi microwave. Sintesis dilakukan dengan variasi konsentrasi AgNO3 sebagai prekursor yaitu 0,5 mM, 1 mM, dan 1,5 mM dan variasi waktu sintesis yaitu 140 detik, 160 detik, 180 detik, 200 detik, dan 220 detik. Hasil sintesis koloid nanopartikel perak dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis, PSA dan TEM. Kondisi optimal sintesis nanopartikel perak dengan λmax 415 nm diperoleh dengan konsentrasi AgNO3 0,5 mM dan waktu sintesis 200 detik. Nanopartikel perak optimal yang dikarakterisasi dengan TEM berbentuk sferik kristalin dengan ukuran mencapai 11,94 nm dan rata-rata ukuran partikel 37,44 nm dengan struktur face centered cubic (fcc). Nanopartikel perak mampu menghambat pertumbuhan bakteri Gram positif lebih kuat daripada bakteri Gram negatif. Peningkatan konsentrasi AgNO3 pada nanopartikel perak menunjukkan daya hambat bakteri yang semakin menurun.
SINTESIS ASKORBIL LAURAT MELALUI REAKSI ESTERIFIKASI DENGAN KATALIS ENZIM LIPASE Lestari, Sri Puji; Harjono, Harjono; Supartono, Supartono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ISOLASI SENYAWA BIOAKTIF DARI BATANG PISANG AMBON (Musa paradisiaca var. sapientum) SEBAGAI BAHAN BAKU ANTIBAKTERI Supartono, Supartono; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antibakteri adalah senyawa yang digunakan untuk mengendalikan pertumbuhan bakteri yang merugikan. Tanaman dianggap sebagai sumber obat yang potensial dan kuat. Salah satunya adalah tanaman pisang yang biasa dipakai sebagai obat luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode dan pelarut yang tepat dalam mengekstrak batang pisang ambon serta aktivitasnya sebagai antimikroba terhadap bakteri S.aureus dan E.coli. Ekstraksi dilakukan dengan dua metode yaitu maserasi dan sokhletasi dengan tiga pelarut etil asetat, etanol dan aquades, dan pengujian aktivitas antimikroba menggunakan metode difusi agar teknik cakram. Ekstrak yang memiliki rendemen paling besar adalah ekstrak dengan metode sokhletasi dan pelarut aquades yaitu 20, 2137 %. Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat memiliki aktivitas paling baik dengan nilai DDH (Daerah Daya Hambat) 1, 1 cm dan 1 cm untuk E. coli serta 2 cm dan 2,5 cm untuk bakteri S. aureus. Karakterisasi ekstrak etil asetat dengan FT-IR. Senyawa ekstrak etil asetat yang diduga berperan sebagai antimikroba adalah flavonol.
PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM BENZOAT DAN LAMA PENYIMPANAN PADA KADAR FENOLAT TOTAL PASTA TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) Nurhayati, Nurhayati; Siadi, Kusoro; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract