Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) melalui Pendampingan Keluarga dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Anak Berkebutuhan Khusus di Wilayah Kelurahan Talagasari Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya Lia Herliana; Betty Suprapti; Dewi Aryanti
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2019): Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera Volume 1
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v1i1.187

Abstract

Anak disabilitas atau anak berkebutuhan khusus adalah anak yang mempunyai keterbatasan baik secara fisik maupun mental intelektual. Dalam pandangan masyarakat, anak berkebutuhan khusus dikenal dengan istilah penyandang cacat (UU No 4 Tahun 1977) tetapi istilah itu mengandung konotasi yang negative. Komitmen internasional untuk membangun masyarakat yang lebih inklusi telah menghasilkan situasi anak penyandang disabilitas dan keluarga mereka yang masih terus menghadapi rintangan untuk berpartisipasi dalam masalah-masalah sipil, social dan budaya di masyarakat mereka. Upaya-upaya tersebut dilakukan salah satunya dengan implementasi memerangi diskriminasi dan meningkatkan kesadaran akan disabilitas di kalangan masyarakat umum, menghilangkan rintangan-rintangan terhadap inklusi sehingga seluruh lingkungan anak – sekolah, fasilitas kesehatan, transfortasi public bisa memfasilitasi akses dan mendorong partisipasi anak penyandang disabilitas bersama dengan rekan-rekan mereka. Kegiatan yang akan dilakukan dalam melakukan program kemitraan dengan masyarakat ini adalah dengan melakukan pendampingan pada keluarga yang memiliki anak disabilitas dengan memberikan pendidikan kesehatan agar anak senantiasa merasa berharga dan memiliki arti yang positif, serta melakukan deteksi tumbuh kembang dan pemeriksaan kesehatan berkala bagi anak penyandang disabilitas tersebut.
UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN JIWA MELALUI “SEFT” DI WILAYAH KAHURIPAN TASIKMALAYA Ridwan Kustiawan; Betty Suprapti; Tetet Kartilah; Yanti Cahyati; Yudi Triguna
ABDIKEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 Desember (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.649 KB) | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v3i2 Desember.628

Abstract

Based on the results of the preliminary study that the number of patients with mental disorders registered at the Puskesmas was 22 person while data on risk disorders and mental health communities did not yet exist. Therefore it is necessary to form mental health Kader to identify and maintain the mental health of the community through Kader. This community service activity consists of three activities, namely mental health Kader training activities, early detection of mental health problems and, mental health counseling activities. Kader training activities were carried out using lecture, question and answer methods, and role play. Activities for early detection of mental health problems are carried out by Kader as well. Outreach activities to the community about mental health are carried out together with Kader. The participation of Kader who attended were targeted at 80%, in fact 98% attended. There was an increase in knowledge from the pre and post scores, namely the pre-test score of 72 to 85 post-test scores. The discovery of new cases of clients with mental disorders that had not previously been recorded in the public health's data.