Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

DETEKSI ENZIM CELLOBIOSE DEHYDROGENASE (CDH) DARI FUNGI TRAMETES VERSICOLOR Desriani, Desriani; Falah, Syamsul; Bintang, Maria; Kusumawati, Dwi Endah; Amrinola, Wiwit; Hasanah, Neneng
Prosiding Seminar Biologi Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.247 KB)

Abstract

Trametes versicolor merupakan salah satu fungi pendegradasi kayu dari golongan white rot fungi yang memiliki kemampuan dalam menghasilkan enzim ekstraseluler, yaitu cellobiose dehydrogenase (CDH). Enzim CDH memiliki dua domain, yaitu domain flavin dan domain heme yang dihubungkan oleh 25 asam amino yang kaya akan serin dan treonin. Penelitian ini bertujuan mendeteksi CDH yang dihasilkan oleh T. versicolor baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Deteksi CDH dilakukan melalui empat  tahap, yaitu: uji kualitatif enzim ekstraseluler, produksi CDH pada media cair, pengukuran aktivitas CDH menggunakan DCIP sebagai akseptor elektron dan selobiosa sebagai substrat, serta analisis bobot molekul CDH dengan elektroforesis SDS-Page. Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya zona bening disekitar fungi setelah perlakuan congo red dan NaCl yang mengindikasikan bahwa T. versicolor menghasilkan enzim ekstraseluler. Produksi CDH dilakukan dengan menumbuhkan fungi di media YPD dan media minimal guna menginduksi produksi CDH. Pengukuran aktivitas enzim CDH belum berhasil dilakukan dan berdasarkan hasil SDS-PAGE, sebagian besar enzim CDH dari T. versicolor dihasilkan dalam bentuk domain flavin.  Kata kunci : Cellobiose dehydrogenase, SDS-Page, Trametes versicolor
Factors Affecting Waqif’s Decision in Selecting Productive Waqf (Case Study at Dompet Dhuafa Republika) Mahdiah, Nurlaila; Hasanah, Neneng; Nursyamsiah, Tita
AL-MUZARA'AH Vol. 7 No. 2 (2019): AL-MUZARA'AH (December 2019)
Publisher : Department of Islamic Economics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.083 KB) | DOI: 10.29244/jam.7.2.27-39

Abstract

Indonesia as a country with largest Muslim population in the world has potentials in utilizing its Islamic philanthropy source of funds to alleviate social and economic problems in society, one is through waqf. Waqf that is managed productively has proven its positive contribution to the advancement of a country. However, the collecting of waqf fund is still dominated by direct waqf (non-productive) based on the instruction a waqif gave. This shows that the majority of waqif prefers direct waqf (non-productive) to productive one. Therefore, the purpose of this study is to analyze the factors that affect waqif’s decision in selecting productive waqf. Data collection is done by the questionnaires given to the respondents. The respondents are 65 waqif at Dompet Dhuafa Republika. The method used in this study is descriptive analysis and logit regression. The result shows that waqif’s decision in selecting productive waqf is affected by their comprehension on productive waqf, age, subjective norm, and marital status.
Produk Roti dalam Pola Konsumsi Pangan dan Keberadaan Label Halal dalam Keputusan Konsumsi Masyarakat (Kasus: Kota Bogor) Rizka, Silmy Kania; Purnamadewi, Yeti Lis; Hasanah, Neneng
AL-MUZARA'AH Vol. 6 No. 1 (2018): AL-MUZARA'AH (June 2018)
Publisher : Department of Islamic Economics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.769 KB) | DOI: 10.29244/jam.6.1.15-27

Abstract

The pattern of bread consumption has increased significantly compared to the increase in the average in rice consumption. However, the increase in bread consumption was not balanced by the increase in the producers’ awareness to have halal certificate. Meanwhile, halal certified products are  only about 11.6% of the total existing products in Indonesia. For this reason, this study aims to analyze the consumption pattern of bread products, consumer’s perceptions of the halal labels and their influence on the decision to purchase halal-labeled bread products , and factors that influence the decision. The method used in this research are logistic regression and qualitative descriptive. The results of the analysis shows that bread products are the second source of carbohydrates after rice and the higher the income class have a higher level of bread product consumption. Based on the consumer’s perception, the existence of the halal label in packaging of bread products is a main consideration in the decision of purchasing bread products for most of households consumers, but the perception and a fact of the purchasing have not been consistent. The results of the logistic regression analysis shows that the variable of halal awareness, duration of education, dummy of origin area, and dummy of lower income class significantly affect the decision of bread products consumption.
Strategi Terapis dalam Mendidik Kemandirian Anak Autis di Sekolah Luar Biasa (SLB) Sri Soedewi Masjchkun Sofwan Kota Jambi. Hasanah, Neneng
JIGC Vol 1 No 1 (2017): Islamic Guidance and Counseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam (BPI) Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.335 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin begitu banyaknya sekarang anak-anak yang mengalami gangguan autisme. Sehingga memerlukan penanganan khusus dalam membantu kemandirian mereka. Dan dalam hal ini diperlukan para terapis yang profesional Di kota Jambi sudah banyak tempat terapi bagi anak-anak yang mengalami autis, antaranya di Sekolah Luar Biasa (SLB) Sri Soedew Maschun Sofwan.  Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan model persampelan dengan metode purposive sampling. Yakni mendapatkan informan berdasarkan pada pertimbangan bahwa ia memiliki pengetahuan tentang obyek penelitian. Tujuan daripada penelitian ini adalah ingin menganalisis bagaimana strategi terapis dalam mendidik kemandirian anak autis di SLB Sri Soedewi Maschun Sofwan kota Jambi. Dari hasil penelitian yang dilakukan dilapangan ditemukan bahwa Peran Terapis dalam membantu Kemandirian anak autis di SLB Sri Soedewi Maschun Sofwan  adalah: Faktor yang menyebabkan terjadinya autis adalah faktor endogen dan eksogen,  faktor endogen adalah semua pengaruh yang bersumber dari dalam dirinya sendiri, seperti keadaan keturunan dan konstitusi tubuhnya sejak dilahirkan dengan segala perlengkapan yang melekat padanya. Faktor eksogen adalah semua keadaan atau pengaruh yang berasal dari luar dirinya, sering pula dinamakan dengan faktor lingkungan. Adapun upaya yang dilakukan terapis dalam membantu membina  kemandirian anak autis adalah dengan melakukan terapi dengan menggunakann berbagai macam teori dan metode Lovas (ABA) yakni :  menggunakan terapi wicara, terapi okupasi, terapi bermain, terapi fisik,  terapi sosial dan terapi motorik. Kemudian keefektifan  terapis dalam menumbuhkan kemandirian anak autis adalah sangat efektif, hal tersebut terlihat  pada banyaknya perubahan-perubahan yang terjadi pada anak yang mengalami autis tersebut sehingga dapat membantu pada kemandirian anak tersebut dalam berbagai hal.
KONTEKSTUALITAS AYAT-AYAT HUKUM WAKAF DI INDONESIA Hasanah, Neneng
Asy-Syari'ah Vol 20, No 2 (2018): Asy-Syariah
Publisher : Faculty of Sharia and Law, Sunan Gunung Djati Islamic State University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/as.v20i2.3446

Abstract

AbstractWaqf is a form of worship by separating some of our belongings to be used as common property, for the benefit of Muslims or people in general. In order to make waqf’s benefits more applicable and accessible for all, the management must be maximally monitored. With innovative management and intensive supervision, waqf is expected to become productive and empower the mauquf ‘alaih (waqf eligible receiver) and make them independent economically, health and education. With the library research method and content analysis on the interpretation of related al-Quran verses, none explicitly mentions the word waqf. But the Islamic scholars have agreed that infaq and shadaqah jariyah is the essence of waqf. Waqf are long-lasting infaq and shadaqah jariyah, as long as the asset is still used then the reward still flows to `wakif even though he has passed away.Keywords:waqf, productive waqf, Indonesian Waqf Board AbstrakWakaf merupakan satu bentuk ibadah dengan cara memisahkan sebagian harta benda yang kita miliki untuk dijadikan harta milik umum, yang akan diambil manfaatnya bagi kepentingan umat islam atau manusia pada umumnya. Agar keberadaan wakaf dan hasil­nya dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, maka pengelolaan dan pengawasannya harus diberdayakan dan diawasi secara maksimal. Dengan cara-cara pengelolaan yang bersifat inovatif dan pengawasan/ monitoring secara intensif yang kemudian wakaf tersebut menjadi produktif sehingga berdaya guna dan menjadikan para mauquf ‘alaih menjadi mandiri secara ekonomi, kesehatan dan pendidikannya.   Dengan metode library research dan content analysis terhadap penafsiran beberapa ayat Al-Quran yang terkait, tidak satupun secara eksplisit menyebutkan kata wakaf. Tetapi para ulama fiqih sudah sepakat bahwa infaq dan shadaqah jariyah yang dimaksud intinya adalah wakaf, karena wakaf adalah infaq dan shadaqah jariyah yang bertahan lama, selama harta tersebut masih digunakan maka pahalanya tetap mengalir kepada`si wakif sekalipun ia sudah meninggal dunia.Kata Kunci:wakaf, wakaf produktif, Badan Wakaf Indonesia
KAIDAH-KAIDAH ISLAM MENJAWAB PERMASALAHAN SOSIAL DAN EKONOMI UMAT Hasanah, Neneng; Hamzah, Hamzah
Asy-Syari'ah Vol 21, No 1 (2019): Asy-Syari'ah
Publisher : Faculty of Sharia and Law, Sunan Gunung Djati Islamic State University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/as.v21i1.4617

Abstract

Abstract: Talking about the rules of jurisprudence on social issues, also called norms of jurisprudence on muamalah (transaction social), can not be separated from human life as social beings whose deliberations will never be completed in a short time, he needs space and time in addressing and finish it. As social beings, humans have always played an important role and dominate the issue, because he is as subject and object. So he tested must be able to provide solutions to every social problem that occurred. In muamalah jurisprudence and Islamic family law, the scope of ijtihad to be very broad and materials jurisprudence as a result of ijtihad becomes very much. While al-Quran and al-Hadith and to determine the field muamalah only sketchily which is reflected in the arguments kully (general), maqasid al-shariah, the spirit of the teachings and rules kulliyah. In this framework, humans were given the freedom sought on this earth. To prosper the life of this world, man as God's caliph must kretaif, innovative, hard work and struggle. Not fighting for life but life is a struggle to carry out the mandate of God, which is essentially for human kemashlahatan all. Thus a lot of the efforts of the jurists to give way on the problems of mankind with their ijtihad in fiqh rules about muamalah field, ranging from fundamental rules and branches.Abstrak: Berbicara tentang aturan hukum Islam pada masalah sosial, atau disebut juga dengan fiqih muamalah, tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia sebagai makhluk sosial yang tidak akan pernah selesai dalam waktu singkat, ia mem­butuh­kan ruang dan waktu dalam menyikapi dan menyelesaikannya. Sebagai makhluk sosial, manusia selalu memainkan peran penting dan mendominasi masalahnya, kare­na ia sebagai subjek dan objek pada permasalahan tersebut. Maka ia diuji sejauh mana mampu memberikan solusi pada setiap masalah sosial yang terjadi. Dalam perma­salahan sosial/muamalah dan hukum keluarga Islam, ruang lingkup ijtihad menjadi sangat luas dan materi sebagai hasil dari ijtihad menjadi sangat banyak. Sedangkan al-Quran dan al-Hadits dalam bidang muamalah tidak secara eksplisit menjelaskannya, ia hanya tercermin dalam kaidah kully (umum), maqasid al-syariah, semangat ajaran dan aturan kulliyah. Berdasar­kan kerangka itulah manusia diberi kebebasan berusaha di muka bumi ini, berusaha untuk menjadi yang terbaik. Dalam memakmurkan kehidupan alam jagat raya, manusia sebagai khalifah Allah harus kreatif, inovatif, kerja keras, dan berjuang untuk menggali potensinya sebagai wakil Allah di bumi ini. Bukan berjuang hanya sekedar untuk hidup, tetapi hidup ini adalah perjuangan untuk melaksanakan amanat Allah yang pada hakikatnya untuk kemashlahatan manusia semua. Sehingga dengan demikian, banyak sekali usaha-usaha para fuqaha (ahli hukum Islam) untuk memberikan jalan pada permasalahan umat manusia dengan ijtihad mereka dalam bidang kaidah fiqih tentang muamalah, mulai dari kaidah asasi dan cabangnya.     
Determinan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Tunggakjati Kecamatan Karawang Barat Tahun 2019 Sinaga, Revi Juliana; Hasanah, Neneng
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.424 KB) | DOI: 10.52643/jukmas.v3i2.607

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan selama kehamilan. Peningkatan kebutuhan zat besi hampir tiga kali lipat untuk kebutuhan ibu dan janin selama kehamilan, anemia gizi besi pada ibu hamil berdampak pada kesakitan dan kematian maternal, berisiko terjadinya bblr,  prematur. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 48 (48%) ibu hamil mengalami anemia. Berdasarkan hasil penelitian faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Tunggakjati Kecamatan Karawang Barat menunjukkan berdasrkan faktor jarak kehamilan p value =0,001 berhubungan dengan kejadian anemia dari hasil OR =3,103 (95%CI berada antara 1,154-8,50). Hasil penelitian hubungan pendidikan p value = 0,001 berhubungan dengan kejadian anemia dilihat dari hasil OR= 3,686 (95%CI berada antara 1,703-7,978). Hasil penelitian hubungan LILA p value = 0,004 berhubungan dilihat dari nilai OR = 1,684 (95%CI berada antara 1,160-2,445). Daftar bacaan : 26 (2009-2016),Kata kunci : Anemia, Ibu hamil
PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PRIORITAS PROGRAM KERJA DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Hasanah, Neneng; Priambodo, Rinto
Jurnal Cendikia Vol 18 No 1 (2019)
Publisher : LPPM AMIK Dian Cipta Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.279 KB)

Abstract

Rencana Kerja Anggaran Program (RKAP) pada PT. XYZ di Divisi Network Program Budgeting merupakan dasar pelaksanaan seluruh aktifitas usaha selama periode satu tahun. Proses pengambilan keputusan untuk persetujuan RKAP dilihat dari aspek biaya (cost) dan keuntungan (benefit). Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pendukung pengambilan keputusan untuk persetujuan RKAP dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan menghitung pembobotan beberapa kriteria dari aspek biaya (cost) dan aspek keuntungan (benefit). Kriteria keuntungan digunakan ketika mempertimbangkan aspek pengambilan keputusan keuntungan maksimal. Sedangkan kriteria biaya adalah aspek pengambilan keputusan keuntungan minimal, kemudian akan dibuat parameter rekomendasi sesuai dengan nilai pembobotan yang didapat. Penelitian ini menghasilkan rancangan sistem pendukung pengambilan keputusan untuk persetujuan RKAP dengan menghasilkan nilai kelayakan setiap jenis RKAP yang diajukan sehingga bisa ditentukan jenjang persetujuan sesuai dengan batas penyimpangan para pengambil keputusan yang berlaku di perusahaan.  Fitur yang akan dibuat dapat digunakan untuk menghitung kelayakan  pengajuan RKAP secara satuan atau pengajuan beberapa RKAP secara bersamaan dengan menggunakan template upload sehingga rekomendasi peniaian kelayakan RKAP bisa didapat dengan cepat dan lebih akurat. Perhitungan kelayakan RKAP bisa langsung diketahui lebih awal oleh pihak yang mengajukan ke pihak management.
FACTORS AFFECTING THE USE OF E-MONEY (STUDY ON E-MONEY USER IN CITY OF SOUTH TANGERANG) Widiyati, Dian; Hasanah, Neneng
ACCOUNTABILITY Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32400/ja.28881.9.1.2020.36-45

Abstract

The purpose of this study is to analyze the factors that influence the use of e-money. The type of study is a quantitative method questionnaires distributed in soft copy (Google Form). The samples included 107 people who lived in the city of South Tangerang, Banten. Samples are taken by simple random sampling technique. The analytical method used is the analysis of multiple data processing using E-Views 8. The results of this experiment show that the variables of Perceived Benefit and Compatibility does not affect the use of e-money, while Perceived Usefulness variables influence the use of e-money and also, Perceived of Benefit, Compatibility and Perceived Usefulness affect on the use of e-money together.
Strategi Pencegahan Pembiayaan Bermasalah pada BPRS di Kabupaten Bogor Aulia Nur Cahyani; Hasanah, Neneng; Irfany, Mohammad Iqbal
AL-MUZARA'AH Vol. 8 No. 1 (2020): AL-MUZARA'AH (June 2020)
Publisher : Department of Islamic Economics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.567 KB) | DOI: 10.29244/jam.8.1.73-93

Abstract

Financing is channeling funds carried out by Islamic banks, such as Islamic rural banks (BPRS). Risk arising from financing is default risk assessed by the ratio of Non Performing Financing (NPF). BPRS in the area of Kabupaten Bogor have NPF values above the safe limit set by Bank Indonesia. The purpose of this study is to identify the causes and solutions of default financing and formulate strategies for preventing default financing of BPRS in Kabupaten Bogor. The method used in this study is Analytic Network Process (ANP). The total respondents in this study are five. The result showed that external cause is the most influential factor towards the occurrence of default financing. The most influential external cause is customer's bad intention. External solution is the priority solution that need special attention. The priority external solution is strengthening the analysis. The most influential internal cause is adverse selection. Internal solution that is prioritized is training for finance officers. The priority of the default financing prevention strategy in this study is formulating financing risk mitigation.