Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGGUNAAN PREHEATER PADA BASIN TYPE SOLAR STILL DENGAN TIPE KACA PENUTUP MIRING TERHADAP EFISIENSI Effendi, M. Syafwansyah; Arifin, M. Khafiz; Hasbi, Muhammad
SPEKTRUM INDUSTRI Vol 10, No 2: Oktober 2012
Publisher : SPEKTRUM INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDi Indonesia pada tahun 2009 jumlah penduduk telah mencapai lebih dari 250 juta jiwa. Jumlah penduduk yang terus bertambah dari tahun ke tahun berpengaruh pada semakin bertambah pula kebutuhan akan air bersih. Di sisi lain kebutuhan air bersih di Indonesia masih terdapat banyak kendala, salah satunya yaitu pemenuhan air bersih di daerah pesisir. Hal ini karena Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki wilayah dengan luas daratan 1,9 juta km2 dan lautan 5,8 juta km2Salah satu solusi dari permasalan ini adalah dengan memanfaatan sumber daya alternatif energi solar untuk memproduksi air tawar menggunakan destilator tenaga surya. Dimana tenaga surya merupakan sebuah alat penyulingan sederhana, murah dan mudah dibuat. Teknologi distilator ini salah satunya adalah basin type solar still dimana hanya menggunakan bagian bawah kaca penutup sebagai media kondensasi. Padahal panas yang dilepas dari proses kondensasi ke lingkungan merupakan kerugian panas terbesar dalam sistem distilasi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji penambahan preheater pada sebagai peningkat temperatur awal pada basin type solar still dengan tipe penutup kolektor miring terhadap efektivitas peningkatan produktivitas kondensat serta efesiensi dari distilator. Diharapkan dengan penambahan preheater ini  pada basin type solar still dengan tipe penutup kolektor plat permukaan miring akan terjadi peningkatan yang lebih besar produktivitas kondensat serta efisiensinya. Kata Kunci: Preheater , Kolektor , Plat Datar, Bidang Miring. 
Analisa Kelayakan Pengembangan Trainer Kit Cut View Turbocharger Sebagai Media Pembelajaran Hendrawan, Ahmad; Hasbi, Muhammad; Arifin, Muhammad Khafidz
POROS TEKNIK Vol. 11 No. 2 (2019)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v11i2.817

Abstract

Trainer Kit Cut view turbocharger mempermudah mengenali komponen dalam turbocharger, sistem kerja, jalur pelumasan dan jalur udara pada turbocharger. Dengan adanya alat simulasi pembelajaran ini tentunya sangat membantu terutama pada mereka yang belum memiliki basic technic. Dan juga dapat lebih mudah memahami cara kerja turbocharger. Pengembangan Trainer Kit Cut view turbocharger menggunakan model ADDIE. Untuk analisa kelayakannya menggunakan statistik desktiptif. Dari hasil uji statistik serta analisa dan pembahasan dapat diambil kesimpulan tingkat kelayakan media pembelajaran Trainer Kit Cut View Turbocharger menurut penilaian ahli materi mendapatkan persentase skor 92,18% dengan kategori “Sangat Layak”. Tingkat kelayakan media pembelajaran Trainer Kit menurut penilaian ahli media mendapatkan persentase skor 91,97% dengan kategori “Sangat Layak”.
PAHAM QADARIYAH DAN JABARIYAH PADA PELAKU PASAR PELELANGAN IKAN BAJOE KABUPATEN BONE PROPINSI SULAWESI SELATAN Hasbi, Muhammad
El-HARAKAH (TERAKREDITASI) Vol 17, No 1 (2015): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.944 KB) | DOI: 10.18860/el.v17i1.3084

Abstract

This article discusses the thoughts of fish auction market in Bajoe on Qadariyah and Jabariyah and the role of Qadariyah and Jabariyah theology on the fish auction market of Bajoe. The methodology used for this research is a descriptive method, to explain the problem, events, and any recent phenomenon. In Islamic thoughts, human activities are interpreted in two mainstreams of thoughts. Firstly, the interpretation that human is a free to will, that human activities are created by his self. Secondly, human actions are not created by man, but by God. For this group, a human is not strong enough to do anything, God controls everything. The first stream, in Islamic thought known as Qadariyah, while the second is called Jabariyah. Several people in the community of fish auction market of Bajoe agree on the opinions of Qadariyah and Jabariyah, while some others disagree. Similarly, most of them are affected by Qadariyah  and partly influenced by Jabariyah. Artikel ini membahas tentang pandangan masyarakat pelaku pelelangan ikan Bajoe terhadap paham Qadariyah dan Jabariyah serta peran teologinya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif untuk menjelaskan masalah, peristiwa dan fenomena yang ada sampai pada masa sekarang. Pada pemikiran Islam, perbuatan manusia diinterpretasikan pada dua paham. Pertama, manusia mempunyai kebebasan dan kekuatan sendiri untuk mewujudkan perbuatanperbuatannya. Kedua, perbuatan manusia bukanlah disebabkan oleh manusia, melainkan Allah. Pada kelompok ini, manusia tidak memiliki kekuatan untuk berbuat sesuatu, Allah mengendalikan semuanya. Paham pertama dikenal dengan Qadariyah, sedangkan paham yang kedua disebut Jabariyah. Beberapa orang di pasar pelelangan ikan menyetujui paham Qadariyah dan Jabariyah, sebagian lainnya tidak sependapat. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar dari mereka dipengaruhi oleh paham Qadariyah dan sebagian kecil dipengaruhi oleh paham Jabariyah.
PERBAIKAN KUALITAS KEKUATAN TARIK PRODUK BALING-BALING KAPAL KUNINGAN PADA INDUSTRI KECIL PENGECORAN LOGAM NEGARA KALIMANTAN SELATAN Hasbi, Muhammad; Effendi, M.Syafwansyah
POROS TEKNIK Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kecil yang punya prospek cerah dan turut mewarnai pertumbuhan perekonomianmasyarakat Hulu Sungai Selatan adalah pandai besi, kipas kapal, dan kerajinan imitasi.Berbagai jenis hasil industri itu banyak ditemui di Kecamatan Daha Selatan dan Daha Utara,mulai dari kerajinan barang perhiasan imitasi sampai cor logam/aluminium dan kuningan.Yang terkenal dari daerah ini adalah industri cor logam yang berasal dari daur ulang bangkaipesawat terbang, maupun barang barang-barang bekas lainnya, seperti velg sepeda motor,blok mesin kendaraan dll. Sentra produk pengrajin baling-baling kapal ini terdapat di desapenggandingan dengan jumlah unit usaha sebanyak 42 unit dan kapasitas produksinyasekitar 68.800 unit pertahun. Khususnya di Negara, produk yang dihasilkan antara lainbaling-baling kelotok (perahu motor), Namun, semua hasil industri kecil itu terbatas untukmemenuhi pasar daerah setempat. Pemasaran ke luar kabupaten pun baru sebatas keKalimantan, Sulawesi, dan Jawa TimurSeperti diketahui, bahwa sifat mekanis dari hasil coran baik aluminium maupun kuningantidak hanya dipengaruhi oleh temperatur tuang saja, dimana waktu penuangan, temperaturcetakan dan lain sebagainya juga akan berpengaruh terhadap peningkatan kualitas mekanisbaik kekuatan puntir, tarik atau kekerasanMetode penelitian menggunaan metode Taguchi dengan pemilihan Orthogonal Arrayberdasarkan pengamatan yang diambil melalui pemilihan faktor kualitas dan level yangsering mempengaruhi kekuatan tarik, maka Orthogonal Array yang dipakai adalah : L9(34)Hasil peneliian yang di dapat adalah kekuatan tarik tertinggi terjadi padaTemperaturpeleburan : 970°C , Temperatur cetakannya 348°C , Menggunakan bahan tambah timahseng 10% dan Jenis Cetakannya adalah kuningan (permanen).
PENINGKATAN KUALITAS KEKUATAN TARIK BALING-BALING KAPAL KUNINGAN DI INDUSTRI PENGECORAN LOGAM NEGARA KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Effendi, M. Syafwansyah; Hasbi, Muhammad; Arifin, M. Khafiz
INTEKNA Vol 11, No 1 (2011)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kualitas merupakan aktivitas teknik dan manajemen, melalui pengukuran karakteristik kualitas dari produk, kemudian membandingkan hasil pengukuran itu de-ngan spesifikasi produk yang diinginkan, serta mengambil tindakan peningkatan yang te-pat apabila ditemukan perbedaan aktual dan standar. Prosedur ini juga berlaku untuk pe-ningkatan kualitas produk baling-baling kapal aluminium maupun kuningan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatan kualitas kekuatan tarik produk ba-ling-baling kapal dengan kombinasi level faktor yang berpengaruh untuk meningkatkan kekuatan tarik produk baling-baling kapal khusus dari kuningan dengan pendekatan me-tode Taguchi.Hasil Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan pengetahuan tentang proses produksi pengecoran logam untuk produk baling-baling kapal di Industri kecil Pengecoran Logam Negara Kabupaten Hulu Sungai Selatan.Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode Metode Taguchi diperkenalkan oleh Dr. Genichi Taguchi yang merupakan metodologi baru dalam bidang teknik produksi yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas produk dan proses serta dapat menekan bi-aya dan resources seminimal mungkin. Matrik Orthogonal Array yang dipakai adalah   serta analisis data dengan Oneway ANOVA.Hasil dari penelitian ini nilai adalah kekuatan tarik yang tertinggi didapat kombinasi level factor 3-1-3-2 dengan kekuatan tarik 134,08 N/mm2 yaitu temperatur tuang 750oC, tem-peratur cetakan 90oC , bahan tambah serbuk batu baterai bekas 2% dan tinggi sedang.
MEMAHAMI KONSEP MAQĂŞID AL-SYARIAH DALAM FILSAFAT HUKUM ISLAM Hasbi, Muhammad
AL-RISALAH Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : Pasca Sarjana STAIN Watampone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maqāşid al-syariah is target and meaning desired by syara in specifying or  it all or most his lawses, or target oves and specified secret God in each God law. Thus, Maqāşid al-syariah is existing secret and target and desired God in specifying, ad for as a whole and some of laws of God. Target of syariah, at the core of is to look after kindliness of human being and obviate badness, either in world and in eternity/the beyond.            Theory of maqāşid al-syariah, becoming fulcrums the core important is kindliness of human being in eternity/the beyond and world. This matter, new earn isnt it if five fundamental element can be realized and looked after. Ad for fundamental element, is to look after religion, soul, mind, clan and look after estae
KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN MENURUT TINJAUAN AGAMA DAN SOSIOLOGI Hasbi, Muhammad
AL-MAIYYAH Vol 10 No 2 (2017): AL-MAIYYAH
Publisher : AL-MAIYYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.78 KB)

Abstract

Islamic religion look into that God not create human being by differing. Islam explain that basically there not superioritas in meaning of kualitataif men to woman. As religion bringing equivalence mission, Islam affirm that most human being of glory is most them of taqwa to God. In the sosiological view, society assumed as social institute which reside in in balance is activity of human being pursuant to embraced norms with was and also held true and fasten role and also itself human being.That way also, in the sosiological view, society assumed as social institute which reside in in balance is activity of human being pursuant to embraced norms with was and also held true and fasten role and also itself human being In the eyes of sociology in action hardness of woman send to problem domicile and woman function. Besides leading into problem of movement, conception equivalence supported by feminism movement wish the existence of change especially in looking at role of woman, either in educational, economic, politics, law even religion.
KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ADAT DESA SEBERANG TERATAK AIR HITAM KECAMATAN SENTAJO RAYA KABUPATEN KUANTAN SINGINGI DALAM MENJAGA KELESTARIAN RIMBO LARANGAN Hasbi, Muhammad; Melay, Ridwan; Bunari, Bunari
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 5: Edisi 1 Januari-Juni 2018
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Teratak Air Hitam forest is one of the many forest prohibitions in Kuantan Singingi district, the background of this prohibited forest is to keep the water source irrigating rice fields and fields. So the Indigenous Peoples Teratak Air Hitam represented by Ninik Mamak and Adat Stakeholders agreed to leave the existing forest to be guarded and utilized as necessary. The guarding and utilization of this prohibited forest is governed by Indigenous Peoples Teratak Air Hitam. The purpose of this study is 1. To know the history of the origin of Indigenous Peoples Teratak Air Hitam, 2. To know the Local Wisdom of Indigenous People Seberang Teratak Air Hitam which includes Maintenance (control, supervision, law enforcement, myth) in maintaining the sustainability Rimbo Larangan, 3 To find out the Rimbo Utilization Prohibition of Air Hitam Teratak Rules. 4. To know the active role of the Kuantan Singingi Local Government through the relevant agencies in the effort to preserve the Rimbo Banangan. This research uses qualitative descriptive research method. The result of this research is the origin of Indigenous Peoples of Teratak Air Hitam from indigenous Sentajo Comfort who opened the fields on the orders of Datuk Rajo Nan Putih II. Indigenous Peoples Seberang Teratak Air Hitam also made the village. Rice fields and fields are production fields in building the wheels of the economy. Rimbo ban is the result of consensus Ninik Mamak and Pemangku Adat in maintaining the water source for the needs of irrigation fields and fields. The concept of local wisdom to guard the preservation and preservation of the rimbo ban has existed since Seberang Teratak stood and experienced developments in the element of legal content, adapted to the development of the times. The government's effort to participate in preserving the Air Hitam Teratak rimbo is through the Kuantan Singingi Forestry Office and the Kuantan Singingi Environmental Agency. Both of these government agencies conduct guidance in the short and medium term in the form of projects and awards.Key Word : History, Local Wisdom
Rancang Bangun Aplikasi Perhitungan Sistem Saluran Pada Pengecoran Logam Hasbi, Muhammad; Murdjani, Murdjani; Arsyad, Muhammad
POROS TEKNIK Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v10i2.694

Abstract

Pengecoran (Casting) merupakan suatu proses penuangan material logam cair atau plastik cair ke dalam suatu cetakan , kemudian dengan mendiamkannya membeku di dalam cetakan tersebut dalam kurun waktu tertentu dan kemudian dikeluarkan dari cetakan tersebut untuk selanjutnya melalui proses finishing sampai pada akhirnya menjadi komponen mesin. Pada umumnya proses pengecoran dipilih untuk membuat suatu komponen mesin yang memiliki bentuk yang cukup kompleks. Perhitungan sistem saluran pada suatu proses pembuatan cetakan sangatlah penting, mengingat hasil yang diperoleh dengan menggunakan berbagai luasan sistem saluran yang berbeda akan menghasilkan hasil cetakan yang berbeda pula, baik dari kualitas maupun kemudahan proses penuangannya. Terdapat beberapa langkah yang perlu mendapat perhatian berkaitan dengan perhitungan sistem saluran ini diantaranya perhitungan luas saluran masuk, pengaruh faktor gesekan terhadap aliran dan tinggi penuangan. Penelitian ini mencoba membantu para teknisi maupun praktisi yang bekerja dibidang pengecoran logam dengan membuat sebuah aplikasi perhitungan sistem saluran yang dapat mempercepat proses perhitungan tersebut.
METODE IJTIHAD T. M. HASBI ASH-SHIDDIEQY SEBAGAI PRODUK PEMIKIRAN HUKUM ISLAM Hasbi, Muhammad
DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 15 No 1 (2017): Diktum : Jurnal Syariah dan Hukum
Publisher : Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.12 KB) | DOI: 10.28988/diktum.v15i1.429

Abstract

Abstrak: Tulisan ini akan mengkaji metode ijtihad Hasbi Ash-Shiddieqy dalam melahirkan produk pemikiran hukum Islam. Ijma, qiyas, Istihsan, maslahah al-mursalah, dan urf merupakan sebuah metode atau sarana dalam menghasilkan hukum sebagai produk pemikiran hukum Islam. Kelima prinsip yang memungkinkan hukum Islam berkembang dalam mengikuti perkembangan zaman, yaitu; pertama; prinsip ijma. Kedua, prinsip qiyas. Ketiga; maslahah al-mursalah. Keempat; pemeliharaan urf. Kelima; berubahnya hukum dengan berubahnya masa.