Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Upaya Mengembangkan Perilaku Sopan Melalui Pembiasaan pada Anak Kelompok B1 di TK Alkhairaat Tondo Hasnah, Hasnah
Bungamputi Vol 2, No 9 (2014)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMasalah pada penelitian ini adalah : apakah dengan menggunakan penerapan pembiasaan dapat mengembangkan perilaku sopan anak didik pada anak kelompok B1 TK Alkhairaat Tondo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah dengan menggunakan penerapan pembiasaan dapat mengembangkan perilaku sopan anak didik pada anak kelompok B1 di TK Alkhairaat Tondo yang berjumlah 20 orang anak didik. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil observasi terhadap anak didik dan dokumentasi terhadap anak didik atas penerapan pembiasaan yang dilakukan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan perilaku sopan pada kelompok B1 TK Alkhairaat Tondo mengalami peningkatan. Pada aspek mengucapkan salam sebelum masuk kelas yang mendapat nilai sangat baik pra penelitian 15%, siklus I 35%, siklus II 75%, nilai cukup pra penelitian 25%, siklus I 15%, siklus II 5%, nilai kurang pra penelitian 40%, siklus I 25%, siklus II 5%. Aspek mau diajak bekerjasama dan peduli sama orang lain nilai sangat baik pra penelitian 10%, siklus I 25%, siklus II 75%, nilai cukup pra penelitian 20%, siklus I 15%, siklus II 10%, nilai kurang pra penelitian 50%, siklus I 35%, siklus II 10%. Pada aspek bersikap sopan, ramah dan saling menghormati pada orang lain yang mendapat nilai sangat baik pra penelitian 20%, siklus I 30%, siklus II 80%, nilai cukup pra penelitian 20%, siklus I 15%, siklus II 10%, nilai kurang pra penelitian 35%, siklus I 40%, siklus II tidak ada. Pada aspek sabar menunggu giliran yang mendapat nilai sangat baik pra penelitian 20%, siklus I 35%, siklus II 85%, nilai cukup pra penelitian 25%, siklus I 15%, siklus II 5%, nilai kurang pra penelitian 45%, siklus I 25%, siklus II tidak ada.Kata Kunci : Perilaku Sopan, Pembiasaan
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI MELALUI MEDIA VISUAL PADA SISWA Hasnah, Hasnah
Indonesian Journal of Educational Studies Vol 22, No 1 (2019): Indonesian Journal of Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.836 KB) | DOI: 10.26858/ijes.v22i1.9345

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis paragraf deskripsi dengan menggunakan media visual. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dalam hal proses pembelajaran dapat dilihat dari meningkatnya aktivitas siswa selama proses pembelajaran. Peningkatan hasil pembelajaran dapat dilihat dari skor rata-rata yang diperoleh. Pada tahap prasiklus diperoleh skor rata-rata 63,2, tahap siklus I meningkat menjadi 78,8, dan tahap siklus II meningkat lagi menjadi 88,75. Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan dari setiap tahap. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media visual dinilai berhasil dan dapat meningkatkan kemampuan menulis paragraf deskripsi pada siswa kelas X SMA Negeri I Wonomulyo Polewali Mandar.
PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOMETRI Hasnah, Hasnah
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2015): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.147 KB) | DOI: 10.26858/jnp.v3i2.1993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang penerapan pendekatan kontekstual pada materi geometri untuk meningkatkan hasil belajar murid, dan untuk meningkatkan hasil belajar geometri melalui pendekatan kontekstual pada murid kelas VI B SD Negeri Limbung Putera. Subjek penelitian ini adalah murid kelas VI B sebanyak 27 orang. Pengumpulan data menggunakan tes dan observasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar geometri murid kelas VI B SD Negeri Limbung Putera, yaitu pada siklus pertama berada pada kategori cukup, sementara aktivitas belajar murid berada pada kategori cukup baik, kemudian hasil belajar murid pada siklus I ketuntasan klasikal hanya 20 siswa (74%). Pada siklus II meningkat menjadi nilai ketuntasan klasikal 93%, melebihi standar klasikal hanya 85%. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar geometri murid kelas VI B SD Negeri Limbung Putera.Kata Kunci: Penerapan, Pendekatan Kontekstual, Hasil Belajar.
STRATEGI PEMBELAJARAN INQUIRY SOSIAL DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TENTANG PENINGGALAN SEJARAH HINDU DI INDONESIA PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS V SDN 194 PATAMPANUA HASNAH, HASNAH
Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Vol 8 No 2 (2015): Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan
Publisher : P3M STAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.775 KB)

Abstract

Inquiry social learning Strategy is a Method applied to improve student learning outcomes. For this strategy, researcher conducted 3 Cycle to review Seeing strategy development Success rate singer. Where in CYCLE I Researcher do planning, Implementation, observation and reflection. The results showed that knowledge students Still Really was low.its proved by results of data analysis and reflection that has carried on Implementation of the action on cycle 1 Not referring at set Indicators That More Than 75% or follow the whole of Students Learning activities. While the findings in the cycle II No one got 100 score, only 7 students got 75-90 score or 63.63% andonly 3 students got 60-70 score or 27.27%. On cycle III, improving student learning outcomes on the material of Historical Hindu in Indonesia are optimaluccess. Every Final Evaluation Study shows that theaverage score in cycle 1 reached an average of 5.45%,where in the CYCLE II reached an average of 7.27%. While Scores in cycle III reached an average of 9.27%.
Penggunaan Media Plastisin dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Proses Pembelajaran dan Penguasaan Konsep Pewarisan Sifat pada Kelas IX/A SMP Negeri 3 Buko Selatan Hasnah, Hasnah; Karim, Ali; Nur, Yunidar; Tahir, Muh.
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 6, No 10 (2018): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang penggunaan media plastisin dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam upaya memperbaiki  proses pembelajaran dan penguasaan konsep pewarisan sifat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX A SMP Negeri 3 Buko Selatan sebanyak 38 peserta didik. Hasil penelitian memperoleh rata-rata aktivitas peserta didik pada awal siklus I baru mencapai 39,54% dengan kategori sangat kurang, 61,59% di akhir siklus I dengan kategori sedang, dan menjadi 86,36% di akhir siklus II dengan kategori sangat baik. Begitu pun dengan penampilan guru yang mengalami peningkatan di setiap siklusnya.  Hal tersebut dapat dilihat dari rata-rata peningkatan penampilan guru yang baru mencapai 55% di awal siklus I dengan kategori kurang, 88,88% di akhir siklus I, dan menjadi 100% di akhir siklus II dengan kategori sangat baik. Dari hasil analisis diperoleh rata-rata nilai penguasaan konsep sebesar 67,22 di siklus I menjadi 73,89 di siklus II. Ketuntasan klasikal 80,55% dengan kategori baik di siklus I menjadi 86,11% dengan kategori sangat baik di siklus II. Respon peserta didik terhadap media plastisin dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD sangat baik. Dari 38 peserta didik 91,40% menyatakan senang dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan 87% menyatakan media  plastisin dapat membantu memahami konsep pewarisan sifat. Kata kunci:   media plastisin, STAD, penguasaan konsep, pewarisan sifat
Peningkatan Keterampilan Siswa Menulis Paragraf Melalui Media Alam Di Kelas IV SDN 2 Kombo Kecamatan Dampal Selatan Hasnah, Hasnah
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 11 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada siswa kelas IV SDN 2 Kombo dengan jumlah siswa 17 orang, yang terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 10 orang perempuan. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia terdapat masalah mendasar yakni rendahnya keterampilan siswa dalam menulis paragraph. Rendahnya keterampilan menulis ini disebabkan metode pembelajaran yang digunakan masih konvensional, yakni metode ceramah. Untuk meningkatkan keterampilan menulis paragraf dilakukan perubahan pendekatan yaitu dengan media alam. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian tindakan kelas ini adalah (1) meningkatkan keterampilan siswa menulis paragraf melalui media alam di kelas IV SDN 2 Kombo, (2) meningkatkan hasil belajar siswa, dan (3) meningkatkan inovasi guru dalam proses pembelajaran. Pelaksanaan tindakan ini dilakukan sebanyak dua siklus, dengan desain penelitian model spiral yang dikembangkan oleh  Arikunto dimana setiap siklus terbagi atas empat tahapan yaitu (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) pengamatan/observasi,  dan (4) refleksi pada siklus selanjutnya. Dalam mengumpulkan data dilakukan melalui observasi berupa aktivitas guru dan oberservasi kegiatan siswa dalam proses belajar mengajar, Proses evaluasi dilakukan dalam bentuk tes. Hasil yang diperoleh pada tes awal/prasiklus; dari 17 siswa, hanya 4 siswa yang tuntas individual, dan 13 siswa yang tidak tuntas, persentase ketuntasan klasikal 23,5%, hasil tes pada siklus 1 menunjukkan; dari 17 siswa, 10 siswa yang tuntas individual, dan 7 siswa yang tidak tuntas, persentase ketuntasan klasikal mencapai 58,8%. Hasil tes pada siklus 2; dari 17 siswa, ada 15 siswa yang tuntas individual, dan hanya 2 siswa yang tidak tuntas, persentase ketuntasan klasikal mencapai 88,2%, sehingga disimpulkan bahwa keterampilan menulis paragraf siswa kelas IV SDN 2 Kombo telah meningkat dan tuntas. Kata kunci: Keterampilan, Menulis Paragraf, Media  Alam, SDN 2 Kombo
Development of Constructivism-Base Student Work Sheets of Aldehydes and Ketone Materials for Organic Chemistry II Students Hasnah, Hasnah; Susilawati, Susilawati; Erna, Maria; Rini, Rini
JOURNAL OF EDUCATIONAL SCIENCES Vol 3, No 1: January 2019
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.3.1.p.63-71

Abstract

Teaching materials that were applied previously in the form of MFIs are not yet constructivism-based. During the time, the applied student worksheet (LKM) is monotonic so that students are less motivated in the learning process, as the solution, a constructivism-based LKM need to be developed. The research aims to develop constructivismbased Student Worksheets on aldehyde and ketone material. This type of research was Research and Development with a 4-D development model which includes Definition, Design, Development, and Disseminate. This research was only carried out until the development stage and was followed by limited trials. The research was conducted at the FKIP University of Riau. The object of the research was constructivism-based LKM. The data analysis technique used in the study was descriptive statistical analysis, which was calculating the percentage of validation values. The average score of the assessment of the five aspects of the LKM feasibility by the validator team, which was didactic, constructs of feasibility of presentation, construct of linguistic, technical feasibility, characteristics of constructivism successively have a score of 98%, 100%, 99%, 100% and 100%, respectively. The average score of overall validation of constructivism-based Aldehyde and Ketone LKM is 99.39% with a valid feasibility category, meaning that the developed LKM are feasible to use in the real teaching.
STRATEGI PEMBELAJARAN INQUIRY SOSIAL DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TENTANG PENINGGALAN SEJARAH HINDU DI INDONESIA PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS V SDN 194 PATAMPANUA HASNAH, HASNAH
KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial Keagamaan Vol 8 No 2 (2015): Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan
Publisher : LPPM IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.775 KB) | DOI: 10.35905/kur.v8i2.68

Abstract

Inquiry social learning Strategy is a Method applied to improve student learning outcomes. For this strategy, researcher conducted 3 Cycle to review Seeing strategy development Success rate singer. Where in CYCLE I Researcher do planning, Implementation, observation and reflection. The results showed that knowledge students Still Really was low.its proved by results of data analysis and reflection that has carried on Implementation of the action on cycle 1 Not referring at set Indicators That More Than 75% or follow the whole of Students Learning activities. While the findings in the cycle II No one got 100 score, only 7 students got 75-90 score or 63.63% andonly 3 students got 60-70 score or 27.27%. On cycle III, improving student learning outcomes on the material of Historical Hindu in Indonesia are optimaluccess. Every Final Evaluation Study shows that theaverage score in cycle 1 reached an average of 5.45%,where in the CYCLE II reached an average of 7.27%. While Scores in cycle III reached an average of 9.27%.
Upaya Mengembangkan Perilaku Sopan Melalui Pembiasaan pada Anak Kelompok B1 di TK Alkhairaat Tondo Hasnah, Hasnah
Bungamputi Vol 2, No 9 (2014)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMasalah pada penelitian ini adalah : apakah dengan menggunakan penerapan pembiasaan dapat mengembangkan perilaku sopan anak didik pada anak kelompok B1 TK Alkhairaat Tondo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah dengan menggunakan penerapan pembiasaan dapat mengembangkan perilaku sopan anak didik pada anak kelompok B1 di TK Alkhairaat Tondo yang berjumlah 20 orang anak didik. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil observasi terhadap anak didik dan dokumentasi terhadap anak didik atas penerapan pembiasaan yang dilakukan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan perilaku sopan pada kelompok B1 TK Alkhairaat Tondo mengalami peningkatan. Pada aspek mengucapkan salam sebelum masuk kelas yang mendapat nilai sangat baik pra penelitian 15%, siklus I 35%, siklus II 75%, nilai cukup pra penelitian 25%, siklus I 15%, siklus II 5%, nilai kurang pra penelitian 40%, siklus I 25%, siklus II 5%. Aspek mau diajak bekerjasama dan peduli sama orang lain nilai sangat baik pra penelitian 10%, siklus I 25%, siklus II 75%, nilai cukup pra penelitian 20%, siklus I 15%, siklus II 10%, nilai kurang pra penelitian 50%, siklus I 35%, siklus II 10%. Pada aspek bersikap sopan, ramah dan saling menghormati pada orang lain yang mendapat nilai sangat baik pra penelitian 20%, siklus I 30%, siklus II 80%, nilai cukup pra penelitian 20%, siklus I 15%, siklus II 10%, nilai kurang pra penelitian 35%, siklus I 40%, siklus II tidak ada. Pada aspek sabar menunggu giliran yang mendapat nilai sangat baik pra penelitian 20%, siklus I 35%, siklus II 85%, nilai cukup pra penelitian 25%, siklus I 15%, siklus II 5%, nilai kurang pra penelitian 45%, siklus I 25%, siklus II tidak ada.Kata Kunci : Perilaku Sopan, Pembiasaan
UPAYA PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM PENGEMBANGAN EVALUASI HASIL BELAJAR MELALUI SUPERVISI AKADEMIS KEPALA SEKOLAH Hasnah, Hasnah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2019): December 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.842 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v3i3.317

Abstract

Kemampuan guru SD dalam menguasai bahan pelajaran pada umumnya sangat menghawatirkan karena dari sampel guru SD yang diminta menunjukkan kemampuan menguasai bahan pelajaran 70% yang kurang menguasai bahan pelajaran, sedangkan hanya 30% yang menguasai bahan pelajaran. Kondisi seperti itu diperparah dengan kurang optimalnya fungsi kepengawasan Kepala Sekolah. Bila selama ini banyak pendapat menyatakan profesionalisme guru di Indonesia relatif rendah atau kurang memadai, hal itu merupakan akibat dari kurangnya kepengawasan kepala sekolah. Tujuan dari penelitian tindakan sekolah (PTS) ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pembinaan kepala sekolah melalui supervisi akademik untuk meningkatkan kinerja guru dalam pengembangan evaluasi hasil belajar. Dalam penelitian tindakan sekolah(PTS) ini dilakukan dalam 3 siklus, dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan kinerja guru dengan mencapai standar ideal. Dari 41,18 % pada siklus I, dapat meningkat menjadi 70,59 % pada siklus II, dan siklus ke III 76,47 %. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa pembinaan melalui supervisi akademis kepala sekolah dapat meningkatkan kinerja guru dalam pengembangan evaluasi hasil belajar dengan ketuntasan mencapai 100 %.