Pranto Busono
Pusat Reaktor Serba Guna-BATAN

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Kebutuhan Make Up Water Cooling Tower RSG-GAS pada Daya 30 MW Setelah Revitalisasi Pranto Busono; Santosa Pujiarta
Reaktor : Buletin Pengelolaan Reaktor Nuklir Vol 17, No 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Direktorat Pengelolaan Fasilitas Ketenaganukliran (DPFK) RSG-GAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.693 KB) | DOI: 10.17146/bprn.2020.17.1.5770

Abstract

Akibat kondisi dan usia dari cooling tower RSG-GAS maka telah dilakukan revitalisasi pada cooling tower tersebut. Cooling tower yang baru mempunyai tipe sama dengan tipe sebelumnya, yaitu tipe Mechanical induced draft, counter flow, Inline, Closed end. Akibat penggantian/revitalisasi cooling tower RSG-GAS maka perlu dilakukan kajian yang berkaitan dengan besarnya kehilangan air. Kehilangan air pada cooling tower terdiri atas: evaporation loss (We), Drift loss (Wd) dan blowdown (Wb). Besarnya kehilangan air berdasarkan desain 93,8074 m3/h, hasil perhitungan 53,1286 m3/h dan hasil pengamatan adalah sebesarnya 39,4548 m3/h. Kehilangan air pada cooling tower perlu dilakukan perhitungan karena berkaitan dengan kemampuan pompa PA-04 dalam mengkompensasi kehilangan air tersebut. Dengan kemampuan pompa PA-04 yang mempunyai kapasitas 100 m3/h, maka dapat dipastikan bahwa pompa PA-04 masih mampu untuk mengkompensasi kehilangan air di cooling tower.   Kata kunci : make up water, revitalisasi cooling tower, kehilangan air
ANALISA PENYEBAB TERJADINYA VIBRASI POMPA SISTEM PENDINGIN SEKUNDER PA-02 AP001 Pranto Busono
Reaktor : Buletin Pengelolaan Reaktor Nuklir VOL 18, NO 1 (2021)
Publisher : Direktorat Pengelolaan Fasilitas Ketenaganukliran (DPFK) RSG-GAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/bprn.2021.18.1.6276

Abstract

ABSTRAKANALISA PENYEBAB TERJADINYA VIBRASI POMPA SISTEM PENDINGIN SEKUNDER PA-02 AP001. Pompa pendingin PA-02 AP001 telah dilakukan perawatan rutin berupa perawatan bulanan, perawatan 3 bulanan dan perawatan tahunan. Beberapa kegiatan yang dilakukan pada perawatan antara lain: pengukuran suhu, pengukuran vibrasi, pengecekan level oli, uji coba pompa, penggantian oli dan alignment. Meskipun telah dilakukan perawatan rutin, pompa pendingin sekunder PA-02 AP001 mengalami vibrasi yang cukup besar yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 9 Januari 2021. Adanya vibrasi pada pompa PA-02 AP001 tersebut maka perlu dilakukan analisa untuk mengetahui penyebabnya penanganannya selanjutnya. Tindaklanjut yang telah dilakukan berupa pengukuran vibrasi, alignment dan penggantian karet kopling. Setelah penggantian karet kopling, maka telah dilakukan pengukuran vibrasi dan pengukuran kesegarisan poros. Hasil yang diperoleh ternyata tidak terjadi perubahan yang signifikan pada hasil pengukuran vibrasi dan kesegarisan. Dengan hasil tersebut, maka terjadinya anomali getaran pada motor PA-02 AP001 bukan disebabkan oleh faktor unbalance, misalignment, dan kerusakan pada bearing. Kemungkinan terbesar adalah adanya mechanical looseness, yaitu vibrasi yang disebabkan oleh kondisi baseplate. Untuk membuktikan hal ini maka perlu dilakukan pengujian selanjutnya, yaitu pengujian motor secara solo run pada rangka lain.