Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Developing Best Measurement and Reporting of Waqf Institutions: Socio-Economics and Governance Impact (Indonesia Case) Dwi Nita Aryani; Bunyamin B; Hanif Mauludin; Rosnia Masruki; Mustafa Mohd Hanefah
ADDIN Vol 15, No 1 (2021): ADDIN
Publisher : LPPM IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/addin.v15i1.10289

Abstract

This study aims to analyse the current practices of disclosure of financial and non-financial reports of waqf institutions in Indonesia; to identify the performance indicators concerning social economic and governance impact of waqf; to suggest the best reporting framework for waqf institutions in Indonesia. A qualitative method was employed to measure the content analysis of annual report. Data are collected by downloading annual reports of waqf institutions from their website. Twenty waqf boards of 201 registered waqf institutions as the sample of participants. The disclosure of performance reports were measured by counting 57 disclosure items. The results indicate that waqf boards in Indonesia do not have a guidance or list for reporting their activities; methods on how to assess waqf board performance and the impact of waqf on social-economic and governance. They did not comply with 57 disclosure items, and none of waqf board reported the impact of waqf on social-economic and less governance. The proposed guidance and measurement will give managerial implications and useful for waqf boards to make good reports, and assess the impact of waqf on social, economic, and improving its governance.
STRATEGI MENJUAL BERBASIS MARKETPLACE PADA PRODUK UNGGULAN KAMPOENG KAJOETANGAN HERITAGE Bunyamin; Nunung Nurastuti U.; St Munfaqiroh; Sugeng H; Kadarusman; Fera Tj; Setyawan; Imama Z; Ali L; Triana M
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (J-ABDIMAS) Vol 8 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2021
Publisher : Publisher UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabdimas.v8i2.168

Abstract

To minimize the spread of covid 19, the mobile marketplace is one alternative to get around the prohibition on meeting directly between sellers and buyers to reduce the spread of covid-19 but still encourage economic movement, especially sales of production. The method in this service is carried out by discussing and demonstrating the use of the mobile marketplace. The result is that the flagship product business group Kampoeng Kajoetangan Heritage is starting to be able to use a good mobile marketplace to sell the products they produce By using the marketplace technique, it is expected to increase profits on sales because the market reach will be wider.
Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Teknologi: Pasar Online Bunyamin Bunyamin; Siti Munfaqiroh; Lailatus Sa’adah; Rina Rahmawati; Widanarni Pudjiastuti; Lindananty Lindananty; Dwi Danesti Deccasari; Marli Marli; Didik Priyo Sugiharto; Zainul Arifin; Yupono Bagyo; Wiyarni Wiyarni; Eko Sudjawoto
Jurnal ABM Mengabdi Vol 8 No 1 (2021): Juli
Publisher : STIE Malangkucecwara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31966/jam.v8i1.857

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah agar pelaku usaha memiliki pengetahuan tentang aplikasi media promosi dan pemasaran online yang efektif bagi peningkatan penjualan produknya. Permasalahan yang dimiliki pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru Kota Malang yaitu masih menjalankan usahanya dengan sistem tradisional, dan belum memiliki pengetahuan memadai tentang pemasaran secara online serta belum memiliki ketrampilan yang memadai dalam menggunakan media sosial berbasis web. Metode pendekatannya adalah berupa pelatihan kewirausahaan berbasis teknologi pasar online. Hasil pengembangan dan evaluasi kegiatan dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam hal pemanfaatan media berbasis web dengan terwujudnya pasar online sebagai sarana kegiatan promosi dan pemasaran produk mereka.
Capacity Building Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Pengurus Lazis Sabilillah di Malang Bunyamin Bunyamin; Siti Munfaqiroh; Yuyuk Liana; Agus Salim; Rina Irawati; Irawan Budi Prasetyo; Edi Sudiarto
Jurnal ABM Mengabdi Vol 8 No 1 (2021): Juli
Publisher : STIE Malangkucecwara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31966/jam.v8i1.860

Abstract

Capacity building merupakan penguatan kapasitas individu, kelompok atau organisasi yang mengembangkan kemampuan, keterampilan, potensi, bakat, dan penguasaan kompetensi individu, kelompok, dan organisasi yang diharapkan mampu bertahan untuk mengatasi tantangan perubahan yang terjadi. Optimalisasi Caracter Building ini dilakukan melalui pelatihan service excellent dan informasi tehnologi di lingkungan pengurus dan relawan Laziz Sabililah. Terdapat dua tahap pelaksanaan kegiatan, yaitu: (1) Melakukan rekruitmen untuk relawan-relawan dalam kegiatan ini dengan tujuan untuk melakukan regenerasi anggota serta menambah jumlah anggota dalam menghadapi kegiatan bulan Ramadhan, dan (2) Pengenalan lingkungan dan pelatihan–pelatihan bagi pengurus Laziz Sabililah yang terdiri dari remaja-remaja masjid untuk meningkatkan kapasitas diri. Output dari kegiatan ini adalah: (1) Kemampuan memberikan pelayanan prima dalam penerimaan zakat sehingga masyarakat merasa puas dan nyaman, dan (2) Peningkatan kemampuan pengurus dalam pengelolaan dana zakat dengan meggunakan kemajuan teknologi informasi dengan lebih maksimal lagi sehingga dana terdebut dapat diserap, dikelola serta disalurkan dengan tepat.
Developing Best Measurement and Reporting of Waqf Institutions: Socio-Economics and Governance Impact (Indonesia Case) Dwi Nita Aryani; Bunyamin B; Hanif Mauludin; Rosnia Masruki; Mustafa Mohd Hanefah
ADDIN Vol 15, No 1 (2021): ADDIN
Publisher : LPPM IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/addin.v15i1.10289

Abstract

This study aims to analyse the current practices of disclosure of financial and non-financial reports of waqf institutions in Indonesia; to identify the performance indicators concerning social economic and governance impact of waqf; to suggest the best reporting framework for waqf institutions in Indonesia. A qualitative method was employed to measure the content analysis of annual report. Data are collected by downloading annual reports of waqf institutions from their website. Twenty waqf boards of 201 registered waqf institutions as the sample of participants. The disclosure of performance reports were measured by counting 57 disclosure items. The results indicate that waqf boards in Indonesia do not have a guidance or list for reporting their activities; methods on how to assess waqf board performance and the impact of waqf on social-economic and governance. They did not comply with 57 disclosure items, and none of waqf board reported the impact of waqf on social-economic and less governance. The proposed guidance and measurement will give managerial implications and useful for waqf boards to make good reports, and assess the impact of waqf on social, economic, and improving its governance.
Market price sebagai strategi bersaing peningkatan penjualan produk unggulan di Kampoeng Kajoetangan Heritage, Malang Dwi Nita Aryani; Bunyamin Bunyamin; Siti Munfaqiroh; Kadarusman Kadarusman; Nunung N; Setyawan Setyawan; Sugeng H; Ali Lating; Fera Tjahjani; Imama Zucroh; Triana Triana
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v5i2.629

Abstract

Kampoeng Kajoetangan Heritage mempunyai produk unggulan yaitu kue Onbijtkoek, yang bisa menjadi oleh-oleh khas Malang. Untuk meningkatkan penjualannya, Kelompk Sadar Wisata (Pokdarwis) harus melakukan strategi pemasaran, salah satunya adalah penentuan harga jual (market price). Tujuan dari kegiatan pelatihan menentukan market price agar pokdarwis bisa menghitung Harga Pokok Produksi dan Harga jual kue Onbijkoek. Metode yang dilakukan adalah mengadakan pelatihan menghitung market price yang dihadiri oleh 20 orang anggota Pokdarwis dan UMKM lainnya. Market price ditentukan dengan menghitung HPP ditambah biaya overhead kemudian ditambah dengan mark up atau margin yang diinginkan.  Setelah dihitung semua bahan baku dan biaya kemasan dan biaya lain, dihasilkan HPP satu Loyang ukuran 22x22 cm adalah Rp.37.000, biaya overhead RP.10.500 , dan ditambah mark up RP.12.500 sehingga harga jual yang disepakati adalah Rp. 60.000,-
PENERAPAN VIDEO EDITING BERBASIS SMARTPHONE UNTUK MENGAKSELERASI PROMOSI PRODUK UNGGULAN KAMPOENG KAJOETANGAN HERITAGE Dwi Nita Aryani; Sugeng Hariadi; Fera Tjahjani; Imama Zuchroh; Ali Lating; Triana Murtiningtyas; Kadarusman Kadarusman; Bunyamin Bunyamin; Siti Munfaqiroh; Nunung Nurastuti Utami
INSPIRASI : JURNAL ILMU-ILMU SOSIAL Vol 19, No 1 (2022)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/insp.v19i1.3073

Abstract

Pelaku usaha Kampoeng Kajoetangan Heritage memproduksi dan memasarkan produk unggulannya, dalam mempromosikan produk nya para pelaku usaha mempunyai kendala keterbatasan kemampuan dalam membuat media promosi yang menarik, mereka belum memiliki kemampuan yang bagus untuk memanfaatkan media digital seperti video. Media video ini merupakan tehnik yang strategis untuk menarik minat konsumen karena video merupakan media yang cocok di era digital ini, konsumen dapat melihat dengan bagus secara virtual dan imajinasi produk maupun jasa yang ditawarkan pelaku usaha. Hal ini membutuhkan upaya peningkatan kemampuan skill dalam melakukan editing video. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat dalam pelatihan editing vidio berbasis smartphone ini adalah metode ceramah dan praktek. Pelatihan ini dihadiri 20 peserta pelaku usaha produk unggulan Kampoeng Kajoetangan Heritage. Hasil dari kegiatan ini adalah pelaku usaha antusias dan semangat dalam berpraktek melakukan editing video, yang merupakan upaya untuk meningkatkan promosi produk mereka dengan harapan penjualan produk akan meningkat
Cerdas Mengelola Keuangan Rumah Tangga Bagi Ibu-Ibu Kelurahan Mojolangu Kota Malang Bunyamin Bunyamin; Siti Munfaqiroh; Lailatus Sa’adah; Rina Rahmawati; Widanarni Pudjiastuti; Lindananty , Lindananty; Dwi Danesti Deccasari; Marli Marli; Didik Priyo Sugiharto; Zainul Arifin; Yupono Bagyo; Wiyarni Wiyarni; Eko Sudjawoto
Jurnal ABM Mengabdi Vol 9 No 01 (2022): Juni
Publisher : STIE Malangkucecwara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31966/jam.v9i01.1039

Abstract

Family financial planning is a strategy to achieve family financial goals in the short and long term. Good financial planning certainly cannot be separated from good financial management, because good financial management attitudes start from the implementation of good financial attitudes. Partners in this Community Service Program are women in the Mojolangu village, Lowokwaru sub-district, Malang city. The method of implementing this service is the interview, presentation and discussion method. Based on the results of the interviews, it can be concluded that the problems that occurred, namely: (1) lack of public knowledge in managing family finances and also good financial planning. (2) The community has not recorded their results (3) there are still many mothers who lack knowledge about the importance of saving as a priority. The solutions offered in this service are as follows: (1) provide education/knowledge about the importance of how to manage family finances smartly and carefully, (2) the service team provides education/knowledge about the importance of recording and household financial income from business results, (3) the proposing team will provide education / insight related to the importance of knowledge about saving and investment activities.
Pentingnya Sarana Marketplace Untuk Mendongkrak Usaha UMKM Bunyamin Bunyamin; Siti Munfaqiroh; Tutik Arniati; Istutik Istutik; Sherly H Erawati; Enggar Nursasi; Moh Soedarman; Muniroh Muniroh
TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 2, No 3 (2022): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.2 KB) | DOI: 10.31764/transformasi.v2i3.11278

Abstract

Marketplace as one of the products of technological development which is an online media that can be used as a place for marketing products electronically that brings together many sellers and buyers to transact with each other. Partners in this Community Service Program are MSMEs and independent entrepreneurs in the Blimbing sub-district, Blimbing sub-district, Malang City. The method of implementing this service is the interview, presentation and discussion method. Based on the results of the interview, it can be concluded that the problems that occur are: (1). Lack of knowledge of SME business actors and independent businesses about what and how digital marketing/marketplace and or e-commerce are. (2). The lack of knowledge and understanding of how to enter and utilize the digital marketplace market and no training has ever been held on the use of the digital market to improve and develop an effective and efficient business. The solutions offered in this service are as follows: (1). Provide education/knowledge about the importance of how to market MSME products on the Marketplace. The service team provides education/knowledge about how to sell successfully on the Marketplace, by providing exposure ranging from: Paying attention to product appearance, Selection of product names must be correct, clear descriptions, insurance and returns, setting prices, multiplying products sold, Utilizing brands and seasons, Commitment, Gives a personal touch. (2.) Provide education and understanding, terms and signs prohibiting entering the Marketplace, starting from: What documents are needed; Types of products that are prohibited from being sold on the Marketplace (3). Provide education and understanding on how to enter and access media in the Marketplace.
Implemtasi Urban Farming Sebagai Konsep Pertanian Kota Untuk Ketahanan Pangan Bunyamin Bunyamin; Siti Munfaqiroh; lailatus sa'adah; Widanarni Pudjiastuti; Lindananty Lindananty; Dwi Danesti; Marli Marli; Rina Rahmawati; Didik Priyo Sugiharto; Zainul Arifin; Yupono Bagyo; Wiyarni Wiyarni; Eko Sudjawoto
TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 2, No 3 (2022): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.856 KB) | DOI: 10.31764/transformasi.v2i3.11294

Abstract

Kota Malang terus menggencarkan pertanian perkotaan melalui urban farming mulai dari tingkat RT/RW hingga ke perkantoran. Urban farming merupakan kegiatan produktif untuk memanfaatkan ruang terbuka serta sebagai optimalisasi lahan pekarangan dan lahan kosong sekitar rumah. Urban farming juga bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat dalam penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal. Warga di Kelurahan Mojolangu khususnya di kawasan RT 04 RW 18 saat ini sedang menjalankan program urban farming dengan membudidayakan berbagai jenis tanaman, buah dan sayuran dengan berfokus pisang sebagai tanaman icon kampungnya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan konsep urban farming agar dapat memenuhi ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan juga menjadikan lingkungan semakin hijau dan sehat. Tahapan dalam kegiatan ini meliputi pengondisian lapangan pada saat survei dan pelaksanaan kegiatan; menyiapkan bahan- bahan yang disumbangkan kepada warga RW 18 Mojolangu; melakukan dokumentasi; dan membantu menyusun laporan kegiatan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini berupa konsep urban farming yang diterapkan di RW 18 Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang