Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA PENINGKATAN GERAK DASAR KAYANG DENGAN ALAT BANTU BOLA, BOX DAN BANTUAN TEMAN Gentana, Ramando; Hermawan, Rahmat; Jubaedi, Ade
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.453 KB) | DOI: 10.21831/jorpres.v14i2.23823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan dan memperbaiki proses pembelajaran khususnya dalam gerak dasar kayang. Hasil analisis menunjukan pada siklus pertama dengan bantuan alat bantu berupa bola diperoleh peningkatan rata-rata nilai sebesar 62,33 dengan perhitungan tingkat efekivitas 32,94 % itu berarti tindakan belum efektif. Pada siklus kedua dengan alat bantu berupa box diperoleh peningkatan dengan rata-rata nilai sebesar 70,22 dengan perhitungan tingkat efekivitas 49,76 % itu berarti tindakan belum efektif. Pada siklus ketiga dengan penggunaan bantuan teman diperoleh peningkatan rata-rata nilai sebesar 82,33 dengan perhitungan tingkat efekivitas 75,59 %. Kesimpulan dari hasil analisis tersebut bahwa setiap siklus telah meningkat lebih dari 50% itu artinya tindakan telah efektif dengan alat bantu berupa bola, box dan bantuan teman.ABSTRACTThis study aims to improve and improve the learning process, especially in the basic movements of kayang. The results of the analysis showed that in the first cycle with the help of a ball aid, an increase in the average value of 62.33 was obtained by calculating the effectivity level of 32.94%, which meant that the action had not been effective. In the second cycle with a tool in the form of a box obtained an increase with an average value of 70.22 with the calculation of the effectivity level of 49.76% that means the action has not been effective. In the third cycle with the use of peer assistance, an increase in the average value of 82.33 was obtained by calculating the effectivity level of 75.59%. The conclusion of the analysis results that each cycle has increased by more than 50%, which means that the action has been effective with tools such as balls, boxes and friend assistance.Keywords: balls, boxes, friend assistance, kayang
Pengaruh Workshop Ilmu Keolahragaan Terhadap Peningkatan Kemampuan Kognitif Tentang Ilmu Faal Olahraga Pada Guru Penjasorkes muhammad Hastasar Yusuf; Rahmat Hermawan; Surisman Surisman
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 3 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to know how the influence of workshop to increase the knowledge of physiology science at teacher of SMP junior high school in West Lampung regency. The research method used is Pre-Experimental Design with The One Group Pretest-Posttest Design type. In this research, the average value of pre test is 53,5 which is categorized quite good, while the average value of post test is 76,4 which is categorized very good. The result of data analysis shows that there is an increase of cognitive ability of teacher penjasorkes about sports physiology after attending workshop of sports science. The conclusion of this research is the influence of physiology workshop on the improvement of cognitive ability about sports physiology at the junior high school teacher in West Lampung district, which is indicated by the increase of the average score before and after the workshop.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh workshop terhadap peningkatan pengetahuan ilmu faal olahraga pada guru penjasorkes SMP di Kabupaten Lampung Barat. Metode Peneltian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan tipe The One Group Pretest-Posttest Design. Dalam penelitian ini diperoleh data nilai rata-rata pre test adalah 53,5 yang dikategorikan cukup baik, sedangkan nilai rata-rata post test adalah 76,4 yang dikategorikan sangat baik. Hasil analisis data menunjukkan ada peningkatan kemampuan kognitif guru penjasorkes tentang ilmu faal olahraga setelah mengikuti workshop ilmu keolahragaan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh workshop ilmu faal olahraga terhadap peningkatan kemampuan kognitif tentang ilmu faal olahraga pada guru penjasorkes SMP se-kabupaten Lampung Barat, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata sebelum dan sesudah mengikuti workshop.Kata kunci : ilmu faal olahraga, kemampuan kognitif, workshop.
Pengaruh Latihan Sirkuit Terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani Yuriansyah Yuriansyah; Rahmat Hermawan; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 4 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the magnitude of the effect of circuit training on the physical fitness level of students of SMP Negeri 04 Menggala kab. Tulang Bawang.The research method used in this research is pure experiments (true experiment) with research design in the form of model pre test-post test design.The population is male students which amount to 30 people and the sample is taken using purposive sampling.Circuit Exercise in the form of running back and forth 5 meters, push ups, sit ups, up and down the bench and run 20 meters. Technique of collecting data in this research using TKJI test consist of 50 meter quick run, hanging elbow buckling, sit bar test, vertical jump test, test run 1000 meter.After data collected then analyzed using t test. From result of research obtained t count = 26,679 t table = 2,045,it means that circuit training has an effect in improving physical fitness in student's son. The conclusion that the exercise circuit affect the level of physical fitness of students of class VII SMP Negeri 04 Menggala Kab.Tulang Bawang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh latihan sirkuit terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa SMP Negeri 04 Menggala Kab. Tulang Bawang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen murni (true experiment) dengan desain penelitian berupapre test-posttest design. Populasi adalah siswa putra yang berjumlah 30 orang dan sampel diambil menggunakan purposive sampling. Latihan sirkuit berupa lari bolak-balik 5 meter, push up, sit up, naik turun bangku dan lari 20 meter. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes TKJI terdiri dari lari cepat 50 meter, gantung siku tekuk,tes baring duduk, tes loncat tegak, tes lari 1000 meter. Setelah data terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan uji t. Dari hasil penelitian diperoleh t hitung =26,679 t tabel = 2,045, artinya latihan sirkuit memiliki pengaruh dalam meningkatkan kebugaran jasmani pada siswa putra. Kesimpulan bahwa latihan sirkuit berpengaruh terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VII SMP Negeri 04 Menggala Kab.Tulang bawang.Kata kunci : kebugaran jasmani, latihan sirkuit
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI Saputra, Rudy; Hermawan, Rahmat; Dinata, Marta
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to know a significant relationship between the emotions intelligence with physical education learning achievement, relationship between the spiritual intelligence with physical education learning achievement and relationship between the emotions intelligence with spiritual intelligence in students of Class X SMA Negeri 1 Bandar Sri Bhawono. Population in this study a total of 300 students and a sample of 60 students. The results showed that the Emotional intelligence of the physical education learning achievement have a correlation coefficient , the spiritual intelligence has a correlation coefficient and the Emotional intelligence of the spiritual intelligence has a correlation coefficient 64%, so we can get the conclusion that corelation of X1 and X2 with variable Y is significant. So that, the higher emotional intelligence and spiritual intelligence, the higher achievement in Physical Education.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar Pendidikan Jasmani, hubungan kecerdasan spiritual dengan prestasi belajar pelajaran Pendidikan Jasmani dan hubungan antara kecerdasan emosional dengan kecerdasan spiritual pada siswa - siswi kelas X di SMA Negeri 1 Bandar Sribhawono. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 300 siswa dan sampel penelitian sebanyak 60 orang. Penelitian ini menggunakan metode korelasional. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil koefisien korelasi antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar pendidikan jasmani sebesar dan hasil koefisien korelasi antara kecerdasan spiritual dengan prestasi belajar pendidikan jasmani sebesar serta hasil koefiensi korelasi antara kecerdasan emosional dengan kecerdasan spiritual sebesar 64%, maka dapat disimpulkan bahwa hubungan X1 dan X2 dengan variabel Y signifikan. Dengan demikian, semakin tinggi kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritualnya semakin tinggi pula pestasi belajar Pendidikan Jasmaninya.Kata kunci: kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, metode korelasional, prestasi belajar pendidikan jasmani. 
KONTRIBUSI KELENTUKAN TUBUH , KEKUATAN OTOT LENGAN, KEKUATAN OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN KAYANG Restu Triwijaya; Rahmat Hermawan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 4 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of making this observation is to learn the contribution of body flexibility, arm muscle power and leg muscle power to the student of grade VII SHS Nusantara Gedongtataan Pesawaran. Kinds of observation is used is correlational descriptive observation with population is the student of grade VII at SHS Nusantara Gedong tataan which are 20 people, and then taked 20 sample for the observation. The taking sample style is using Total Sampling methods. Data analysis calculation of body flexibility contribution and the powers compare to kayang ability using correlation person product moment analysis style. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui kontribusi dari kelentukan tubuh, kekuatan otot lengan dan kekuatan otot tungkai pada siswa kelas VII SMP Nusantara Gedongtataan Pesawaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif korelasional dengan populasi adalah siswa kelas VII di SMP Nusantara Gedong tataan yang berjumlah 20 orang, kemudian diambil sampel penelitian berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Analisis data hasil perhitungan kontribusi kelentukan dan kekuatan dengan kemampuan kayang menggunakan teknik analisis korelasi pearson product moment. Kata kunci : kontribusi, kelentukan, kekuatan, otot, kayang
Upaya Peningkatan Gerak Dasar Kayang dengan Alat Bantu Bola, Box dan Alat Bantu Teman Ramando Gentana; Rahmat Hermawan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve and improve the learning process, especially in the basic movements of kayang. The results of the analysis showed that in the first cycle with the help of a ball aid, an increase in the average value of 62.33 was obtained by calculating the effectivity level of 32.94%, which meant that the action had not been effective. In the second cycle with a tool in the form of a box obtained an increase with an average value of 70.22 with the calculation of the effectivity level of 49.76% that means the action has not been effective. In the third cycle with the use of peer assistance, an increase in the average value of 82.33 was obtained by calculating the effectivity level of 75.59%. The conclusion of the analysis results that each cycle has increased by more than 50%, which means that the action has been effective with tools such as balls, boxes and friend assistance.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan dan memperbaiki proses pembelajaran khususnya dalam gerak dasar kayang. Hasil analisis menunjukan pada siklus pertama dengan bantuan alat bantu berupa bola diperoleh peningkatan rata-rata nilai sebesar 62,33 dengan perhitungan tingkat efekivitas 32,94 % itu berarti tindakan belum efektif. Pada siklus kedua dengan alat bantu berupa box diperoleh peningkatan dengan rata-rata nilai sebesar 70,22 dengan perhitungan tingkat efekivitas 49,76 % itu berarti tindakan belum efektif. Pada siklus ketiga dengan penggunaan bantuan teman diperoleh peningkatan rata-rata nilai sebesar 82,33 dengan perhitungan tingkat efekivitas 75,59 %. Kesimpulan dari hasil analisis tersebut bahwa setiap siklus telah meningkat  lebih dari 50% itu artinya tindakan telah efektif dengan  alat  bantu berupa  bola, box  dan  bantuan  teman.Kata Kunci : bantuan teman, bola, box, kayang
PENGARUH WARMING-UP TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN MENJELANG PERTANDINGAN FUTSAL Saputra, Edo; Hermawan, Rahmat; Sulistianta, Heru
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of the research was to find out the influence of training that was given warming up and was not given warming up training indecreasing worrying level before playing futsal at students of SMP on Bandar Lampung. The samples were 48 students that were divided in two groups. The first group was given warming up treatment and the second group was not given warming up treatment. The research method was semi-experimental research and the technicanalysis was t- test. The result of analysis showed that the training using warming up treatment was better in decreasing worrying level than the training that was not given warming up treatment ( T count 30, 20> T table 25, 25). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan warming up dan tidak diberi latihan warming-up terhadap penurunan tingkat kecemasan menjelang pertandingan futsal pada tingkat siswa SMP Se Bandar Lampung. Sample sebanyak 48 siswa yang dibagi kedalam dua kelompok yaitu, kelompok yang diberi perlakuan warming-up dan yang tidak diberi perlakuan warming-up. Metodologi yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen semi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t. Hasil analisis menunjukkan bahwa latihan warming-up yang diberi perlakuan lebih baik dalam menurunkan tingkat kecemasan dibandingkan yang tidak diberi perlakuan (thitung 30,20 > ttabel 25,25).Kata kunci : futsa, tingkat kecemasan, warming- up
KONTRIBUSI PENDIDIKAN, PEKERJAAN, PENDAPATAN ORANG TUA DAN TEMPAT TINGGAL TERHADAP STATUS GIZI SISWA Anjania Woro; Rahmat Hermawan; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 2 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the contribution of educational background, occupation, income of the parents and living environment on nutritional status. The method used was a survey method. These samples included 54 students from a population of 218 students. Data educational background, living environment and parents' income were obtained through the questionnaire and the data on the nutritional status were obtained through anthropometry test. Data analysis was using simple linear regression. The analysis showed that the educational background of parents contributed to the nutritional status of 21.1%. The job of parents contributed to the nutritional status of students by 25.7%, the income of the parents contributed for 28.7%, and living environment contributed 25.8%. From the results of this study, it concluded that income gives greater contributions to the nutritional status compared with other variablesPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi latar belakang pendidikan, pekerjaan, pendapatan orang tua dan lingkungan tempat tinggal terhadap status gizi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Sampel penelitian berjumlah 54 siswa dari populasi sebesar 218 siswa. Data latar pendidikan, lingkungan tempat tinggal dan pendapatan orang tua diperoleh melalui angket serta data status gizi diperoleh melalui tes antropometri. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan orang tua berkontribusi terhadap status gizi sebesar 21,1 %. Pekerjaan orang tua berkontribusi terhadap status gizi siswa sebesar 25,7%, pendapatan orang tua berkontribusi sebesar 28,7%, dan lingkungan tinggal berkontribusi 25,8%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendapatan memberikan kontribusi lebih besar terhadap status gizi dibandingkan dengan variable lainnya.Kata kunci: latar belakang pendidikan, lingkungan tempat tinggal, metode deskriptif kuantitatif, status gizi, pekerjaan.
KONTRIBUSI KEKUATAN, POWER OTOT, PANJANG LENGAN, TUNGKAI, DAN KELENTUKAN TERHADAP LONCAT HARIMAU Sumantri, Riyan Jaya; Hermawan, Rahmat; Suranto, Suranto
JUPE Vol 1, No 10 (2013): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the contribution of arm muscle strength, arm length, leg muscle power, limb length, and flexibility of the basic movement skills skip tiger. The population used in this study amounted to as many as 52 students, with a sample of 52 students , so that is called the sample population. Data collection arm muscle strength is using pull and push dynammeter, long sleeve using anthropometer , limb muscle power using the standing board jump, long limbs using anthropometer, using Flexometer flexibility, as well as data analysis using regression. The results showed that the strength of the arm muscles have a correlation coefficient of 0.830 and accounted for 68.8 %, the long arm has a correlation coefficient of 0.312 and accounted for 9.7%, limb muscle power has a correlation coefficient of 0.571 and accounted for 32.5%, limb length has a correlation coefficient of 0.380 and accounted for 14.4%, flexibility has a correlation coefficient of 0.717 and accounted for 51.4%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kekuatan otot lengan, panjang lengan, power otot tungkai, panjang tungkai, dan kelentukan terhadap keterampilan gerak dasar loncat harimau. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah sebanyak 52 siswa, dengan sampel sebanyak 52 siswa, sehingga disebut sampel populasi. Pengumpulan data kekuatan otot lengan menggunakan pull and push dynammeter, panjang lengan menggunakan anthropometer, power otot tungkai menggunakan standing board jump, panjang tungkai menggunakan anthropometer, Kelentukan menggunakan Flexometer, serta analisis data menggunakan Regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekuatan otot lengan memiliki koefisien korelasi 0,830 dengan kontribusi sebesar 68,8%, panjang lengan memiliki koefisien korelasi 0,312 dengan  kontribusi sebesar 9,7%, power otot tungkai memiliki koefisien korelasi 0,571 dan  kontribusi sebesar 32,5%, panjang tungkai memiliki koefisien korelasi 0,380 dengan  kontribusi sebesar 14,4%, Kelentukan memiliki koefisien korelasi 0,717 dengan kontribusi sebesar 51,4%. Kata kunci : kelentukan, lengan, loncat harimau, power.
PENGARUH CIRCUIT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI DAN VO2MAX DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA Cahyanto, Arif; Hermawan, Rahmat; Wiyono, Wiyono
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Method of this research was experiment with the research design. The research did in SMP N2 Batanghari with sample as 26 was take by all of students level VI, VII follow in football extracurriculer as population. Technique of analysis data was using statistic test non parametrik Kolmogorove-Smirnov (K-S). The results of this research showed, there is a significant increasing circuit training with physical fitness as Thitung (58,680) > with Ttabel (2.060). Futhermore there is a significant increasing circuit training with vo2max as Thitung (38.107) > with vo2max Ttabel (2.060). Conclusion, circuit training was influential bigger towards physical fitness as (13.119) than vo2max as (4.437). Recommendation of the result of this research had better chose the circuit training to increase physical fitness and vo2max. Metode penelitian menggnunakan eksperimen dengan desain penelitian. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa yang mengikuti ekstrakurikuler sepakbola kelas VII, VIII SMP Negeri 2 Batanghari sebanyak 26 siswa. Teknik analisis data menggunakan uji statistik non parametrik Kolmogorov-Smirnov (K-S). Hasil analisis data menunjukan bahwa Circuit Training dapat meningkatan Kebugaran Jasmani secara signifikan Thitung (58.680) > dengan Ttabel (2.060). Serta Circuit Training dapat meningkatan Vo2max secara signifikan Thitung (38.107) > dengan Ttabel (2.060). Kesimpulanya Circuit Training berpengaruh lebih besar terhadap Kebugaran Jasmani sebesar (13.119) dibandingkan Vo2max sebesar (4.437). Rekomendasi dari hasil Penelitian ini Sebaiknya dalam Memilih jenis latihan untuk meningkatkan Kebugaran Jasmani dan VO2max lebih baik menggunakan Circuit Training. Kata kunci : circuit training, kebugaran jasmani, vo2max, TKJI dan bleep test.