Puryani .
Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Yogyakarta

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Tekinfo | Scientific Journal of Industrial and Information Engineering

Penentuan Jalur Evakuasi dan Titik Kumpul Terhadap Bencana Gempa Bumi Dwi Setyo Muyatno; Puryani Puryani; Yuli Dwi Astanti
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31001/tekinfo.v8i2.850

Abstract

Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) is one of the campuses that stand on the area of disaster prone areas. Based on the information from the head of facilities and infrastructure section, installation of evacuation route instructions and gathering points at UPNVY is based solely on the experience that has occurred several years ago.Earthquake disaster 2006 and Merapi eruption 2010 that occurs, many users of the building are confused in rescues themselves for lack of evacuation instructions.It is very vulnerable to the onset of loss or casualties because the earthquake disaster is unpredictable and occurs suddenly.This research aims to create visualization of user simulation against earthquake disaster.The simulation will also show you where to come out and save yourself as well as avoiding the dangerous places of the building quickly and securely with 3 scenarios. Simulated results for Pattimura building, Scenario 2 is considered best with the evacuation time of 46 ' 51 "with 2 classes passing through the middle stairs and 2 classes through the East and West Stairs.Meanwhile, Cipto Mangunkusumo building was selected scenario 2 with an evacuation time of 49 ′ with 2 class routes passing through the East Stairs and 1 class through the western stairs.The need for disaster information signage is 90 board class evacuation line, 76 board stair evacuation Line, 1 board gathering point, and 3 point gathering boards.
Efisiensi Material Handling (Forklift) Guna Meminimasi Biaya Sewa Menggunakan Simulasi Yuli Dwi Astanti; Puryani Puryani; Vertha Fuji Rizky Syafriani
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2529.026 KB) | DOI: 10.31001/tekinfo.v5i1.101

Abstract

PT. Heinz ABC Indonesia merupakan perusahaan yang sudah cukup dikenal di Indonesia dalam memproduksi makanan. Salah satu produknya yaitu kecap ABC. Proses produksi kecap dilakukan di atas lantai pabrik seluas 28.230 m2 yang memiliki jarak cukup jauh dari departemen satu ke departemen lainnya. Oleh karena itu, proses pemindahan material dibantu dengan material handling berupa forklift. Selama ini perusahaan memiliki tujuh forklift yang disewa dari pihak ketiga. Permasalahan yang terjadi adalah perusahaan merasa jumlah forklift yang disewa tidak efisien karena adanya waktu menganggur pada forklift dan mengakibatkan pemborosan pada biaya penyewaan forklift. Penelitian ini berusaha mengetahui jumlah forklift yang lebih efisien dengan cara mensimulasikan perpindahan material yang diangkut oleh forklift. Berdasarkan hasil simulasi yang dilakukan, dengan menggunakan 7 forklif perusahaan telah menggunakan utilitas forklift sebesar 82,01%. Dengan menggunakan pendekatan analisa “what-if” dalam simulasi, penelitian ini mencoba mengimplementasikan beberapa skenario usulan. Skenario dibuat dengan mengatur ulang rute perpindahan forklift. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan skenario 3 merupakan usulan terbaik dengan jumlah forklift yang optimal adalah 6 forklift dengan utilitas sebesar 88,15%. Berdasarkan hasil simulasi PT. Heinz ABC Indonesia dapat menghemat biaya sewa forklift sebesar RP 9.750.000,-/ bulan. Kata kunci: material handling, simulasi, efisiensi biaya
Perancangan Alat Pelorot Malam/ Lilin Menggunakan Metode Pahl and Beitz Puryani Puryani; Laila Nafisah; Muhammad Shodiq Abdul Kanan; Pradeas Ridiasa
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2613.801 KB) | DOI: 10.31001/tekinfo.v7i1.364

Abstract

Industri Batik Plalangan merupakan UKM batik yang sudah diakui oleh Dinas Perindustrian Kabupaten Sleman. Batik yang dihasilkan dari UKM ini berupa batik cap dan batik tulis. Proses pembuatan batik di UKM ini masih sangat sederhana. Pada proses pembuatan motif di kain khususnya untuk batik tulis dengan cara menggelar kain di atas pola gambar di lantai kemudian dijiplak. Pada proses pelorotan malam masih menggunakan alat yang sederhana, yaitu menggunakan panci berisi air yang direbus di atas tungku kemudian selembar kain yang sudah dibatik dimasukkan ke dalam panci tersebut sambil diaduk menggunakan tongkat kayu selama ±5 menit/kain. Proses tersebut beresiko cidera terkena air/uap panas dari panci dan kelelahan pada saat mengaduk kain. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang alat pelorot malam yang praktis dan efisien. Perancangan alat dilakukan dengan menggunakan metode Pahl and Beitz. Hasil perancangan menunjukkan bahwa alat yang dikembangkan dapat mengurangi tingkat cidera dan tingkat kelelahan operator lebih rendah dari alat lama, yaitu dari 53,60% menjadi 42,61%. Selain itu alat ini dapat mempercepat waktu proses pelorotan. Penggunaan alat lama waktu rata-rata proses prlorotan malam/lembar kain selama 4,38 menit, dengan alat baru membutuhkan waktu 3,77 menit untuk 4 lembar kain batik sehingga produktivitasnya meningkat. Kata kunci: batik, Pahl and Beitz, perancangan alat, pelorot malam/ lilin