NURUL HIDAJATI
Natural Products Research Group, Department of Chemistry, Surabaya State University, Jl. Ketintang Surabaya, Indonesia (60231)

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat

IPTEK BAGI MASYARAKAT (IBM) PELAKU USAHA BAWANG MERAH GORENG DI JATIREJO NGANJUK Cahyaningrum, Sari Edi; Heryastuti, Nuniek; Hidajati, Nurul
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v4n2.p91-97

Abstract

Intention of activity of this Pengabdian pada Masyarakat (PKM) is to conduct activity of training and is adjacent of partner Industri Kecil Menengah (IKM) in developing the effort shallot fry. Partner during the time have run the effort shallot fry traditionally, yielded to be product to be sold to whole sale. Special goals to be got by partner are skilled way of making shallot fry which with quality evaluated from health side and competent sell. Owning knowledge and earn system applied of management marketing and its business activity, owning good packaging and also have permission legality of is effort. Efektivity and of optimalization of program through giving of training and adjacent in making of shallot fry, giving training of managemen of marketing, assisting to make packaging desain and manage permission legality is effort. Results of this activity indicate that partner very enthusiastic followed of training phase and is adjacent effort which is conducted. Partner feel to like because its effort permission of its fair to middling quality of goodness, its legality also have fufilled big sebagain so that partner feel balmy to run the effort. Ability to produce shallot fry to be expected increasing so that will push society create employment and improving economics and production.
PEMBUATAN MINUMAN EMPON-EMPON DAN WEDANG ALANG-ALANG BAGI IBU-IBU DESA MARENGAN LAOK, KECAMATAN KALIANGET, KABUPATEN SUMENEP Tukiran, Tukiran; Suyatno, Suyatno; Hidajati, Nurul; Yuanita, Leny
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v7n1.p23-29

Abstract

Ibu-ibu warga Desa Marengan Laok, Kec. Kalianget, Sumenep diketahui bahwa mereka belum berpengalaman dalam membuat minuman kesehatan berbasis herbal dalam bentuk cair. Sementara itu bahan untuk membuatnya banyak ditanam di sekitar rumah warga atau dengan mudah dapat diperoleh di pasar terdekat. Banyaknya warung-warung makanan, toko, dan tempat penginapan yang berada di wilayah Desa Marengan Laok, Kec. Kalianget Sumenep ditambah lagi Sumenep sebagai kota wisata sangat mendukung penjualan produk minuman kesehatan berbasis herbal tersebut. Oleh karena itu, tim pelaksana mencoba memberikan kegiatan pelatihan kepada ibu-ibu rumah tangga warga desa tersebut untuk meningkatkan keterampilannya dalam pembuatan minuman kesehatan berbasis herbal yang hasilnya dapat berpotensi untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Pelatihan pembuatan berbagai minuman kesehatan berbasis herbal berbentuk cair yaitu sirup empon-empon dan wedang alang-alang yang siap dijual di warung dan toko jamu. Kegiatan PKM ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2019 dengan melibatkan 9 orang ibu rumah tangga desa Marengan Laok yang diawali dengan pemaparan materi pelatihan oleh Tim PKM, dilanjutkan dengan pendampingan praktek pembuatan minuman kesehatan berbasis herbal, dan diakhiri dengan refleksi/umpan balik serta pemberian angket. Target kegiatan PKM ini adalah meningkatnya keterampilan ibu-ibu rumah tangga desa Marengan Laok dalam pembuatan minuman kesehatan berbasis herbal. Adapun hasil angket dapat diketahui bahwa kegiatan PKM dinyatakan telah berjalan dengan baik dan peserta mampu memahami dan terampil dalam membuat minuman kesehatan berbasis herbal tersebut. Saran peserta antara lain lama waktu pelatihan hendaknya ditambah, frekuensi pelatihan hendaknya sesering mungkin, dan ragam minuman kesehatan berbasis herbal ditambah lagi.
PELATIHAN PEMBUATAN SERBUK MINUMAN HERBAL INSTAN UNTUK WARGA DESA JAJAR, KECAMATAN TALUN, KABUPATEN BLITAR Ismono, Ismono; Suyatno, Suyatno; Hidajati, Nurul
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v3n2.p76-83

Abstract

  Desa Jajar, merupakan salah satu desa di kecamatan Talun, kabupaten Blitar merupakan wilayah yang sedang berkembang, sebagian warga desa tersebut bekerja sebagai petani, buruh tani, tukang kayu, tukang batu, kuli bangunan, penjual sayur keliling, membuka warung makanan dan merancang, serta pegawai pemerintah dan swasta. Dengan demikian sebagian besar warga memiliki penghasilan yang pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Warga desa Jajar sangat memerlukan pelatihan suatu keterampilan dalam upaya untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarganya. Salah satu jenis pelatihan yang dapat diberikan adalah pelatihan pembuatan serbuk minuman herbal instan. Produk minuman memiliki potensi ekonomi untuk meningkatkan penghasilan keluarga. Kegiatan PKM dimaksudkan untuk meningkatkan keterampilan warga desa Jajar dalam membuat minuman herbal yang memiliki dampak kesehatan dan nilai ekonomi. Kegiatan PKM melibatkan 30 orang ibu rumah tangga desa Jajar. Pendekatan yang digunakan dalam PKM ini adalah pendekatan partisipasif, sedangkan metode yang diterapkan adalah pendampingan pembelajaran orang dewasa (andragogi). Kegiatan PKM akan diawali dengan pemaparan materi pelatihan oleh Tim PKM, dilanjutkan dengan pendampingan praktek pembuatan minuman serbuk herbal instan, dan diakhiri dengan refleksi serta pemberian angket. Kegiatan PKM ini dapat menghasilkan luaran berupa produk serbuk minuman herbal instan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat di desa Jajar, Kecamatan Talun, Blitar khususnya dari segi meningkatkan perekonomian keluarga.
PEMBUATAN MINUMAN KESEHATAN BERBASIS HERBAL UNTUK WARGA DESA KANDANGAN, KECAMATAN KANDANGAN, KABUPATEN KEDIRI Tukiran, Tukiran; Suyatno, Suyatno; Hidajati, Nurul; Samik, Samik
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v5n1.p25-32

Abstract

Kandangan Village, is one of the villages in Kandangan sub-district, Kediri where some of its citizens workas farmers, farm laborers, carpenters, masons, construction workers, vegetable vendors, open food stallsand chop. Meanwhile, most of the housewives do not work because they take care of housework. Some ofthem are housemaids, washing and ironing workers, and selling various daily necessities at home(chopping). One type of training from the PKM given was a training in making liquid-based herbal healthdrinks, including syrup empon-empon, minuman alang-alang, and beras kencur which are ready for sale in“café” and herbal shops. This PKM activity was carried out in August 2018 involving 13 housewives fromKandangan village, which began with the presentation of training materials by the PKM Team, followed byassistance in the practice of making herbal-based health drinks, and ended with reflections/feedback andgiving questionnaires. The target of this PKM activity is the increasing skills of housewives in training inmaking herbal-based health drinks. The results of the questionnaire can be seen that PKM activities aredeclared to have gone well and have been able to provide understanding and strengthening skills in makingherbal-based health drinks for participants.
PEMBUATAN MINUMAN EMPON-EMPON DAN WEDANG ALANG-ALANG BAGI IBU-IBU DESA MARENGAN LAOK, KECAMATAN KALIANGET, KABUPATEN SUMENEP Tukiran, Tukiran; Suyatno, Suyatno; Hidajati, Nurul; Yuanita, Leny
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v7n1.p23-29

Abstract

Ibu-ibu warga Desa Marengan Laok, Kec. Kalianget, Sumenep diketahui bahwa mereka belum berpengalaman dalam membuat minuman kesehatan berbasis herbal dalam bentuk cair. Sementara itu bahan untuk membuatnya banyak ditanam di sekitar rumah warga atau dengan mudah dapat diperoleh di pasar terdekat. Banyaknya warung-warung makanan, toko, dan tempat penginapan yang berada di wilayah Desa Marengan Laok, Kec. Kalianget Sumenep ditambah lagi Sumenep sebagai kota wisata sangat mendukung penjualan produk minuman kesehatan berbasis herbal tersebut. Oleh karena itu, tim pelaksana mencoba memberikan kegiatan pelatihan kepada ibu-ibu rumah tangga warga desa tersebut untuk meningkatkan keterampilannya dalam pembuatan minuman kesehatan berbasis herbal yang hasilnya dapat berpotensi untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Pelatihan pembuatan berbagai minuman kesehatan berbasis herbal berbentuk cair yaitu sirup empon-empon dan wedang alang-alang yang siap dijual di warung dan toko jamu. Kegiatan PKM ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2019 dengan melibatkan 9 orang ibu rumah tangga desa Marengan Laok yang diawali dengan pemaparan materi pelatihan oleh Tim PKM, dilanjutkan dengan pendampingan praktek pembuatan minuman kesehatan berbasis herbal, dan diakhiri dengan refleksi/umpan balik serta pemberian angket. Target kegiatan PKM ini adalah meningkatnya keterampilan ibu-ibu rumah tangga desa Marengan Laok dalam pembuatan minuman kesehatan berbasis herbal. Adapun hasil angket dapat diketahui bahwa kegiatan PKM dinyatakan telah berjalan dengan baik dan peserta mampu memahami dan terampil dalam membuat minuman kesehatan berbasis herbal tersebut. Saran peserta antara lain lama waktu pelatihan hendaknya ditambah, frekuensi pelatihan hendaknya sesering mungkin, dan ragam minuman kesehatan berbasis herbal ditambah lagi.
PELATIHAN PEMBUATAN SERBUK MINUMAN HERBAL INSTAN UNTUK WARGA DESA JAJAR, KECAMATAN TALUN, KABUPATEN BLITAR Ismono, Ismono; Suyatno, Suyatno; Hidajati, Nurul
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v3n2.p76-83

Abstract

  Desa Jajar, merupakan salah satu desa di kecamatan Talun, kabupaten Blitar merupakan wilayah yang sedang berkembang, sebagian warga desa tersebut bekerja sebagai petani, buruh tani, tukang kayu, tukang batu, kuli bangunan, penjual sayur keliling, membuka warung makanan dan merancang, serta pegawai pemerintah dan swasta. Dengan demikian sebagian besar warga memiliki penghasilan yang pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Warga desa Jajar sangat memerlukan pelatihan suatu keterampilan dalam upaya untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarganya. Salah satu jenis pelatihan yang dapat diberikan adalah pelatihan pembuatan serbuk minuman herbal instan. Produk minuman memiliki potensi ekonomi untuk meningkatkan penghasilan keluarga. Kegiatan PKM dimaksudkan untuk meningkatkan keterampilan warga desa Jajar dalam membuat minuman herbal yang memiliki dampak kesehatan dan nilai ekonomi. Kegiatan PKM melibatkan 30 orang ibu rumah tangga desa Jajar. Pendekatan yang digunakan dalam PKM ini adalah pendekatan partisipasif, sedangkan metode yang diterapkan adalah pendampingan pembelajaran orang dewasa (andragogi). Kegiatan PKM akan diawali dengan pemaparan materi pelatihan oleh Tim PKM, dilanjutkan dengan pendampingan praktek pembuatan minuman serbuk herbal instan, dan diakhiri dengan refleksi serta pemberian angket. Kegiatan PKM ini dapat menghasilkan luaran berupa produk serbuk minuman herbal instan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat di desa Jajar, Kecamatan Talun, Blitar khususnya dari segi meningkatkan perekonomian keluarga.
IPTEK BAGI MASYARAKAT (IBM) PELAKU USAHA BAWANG MERAH GORENG DI JATIREJO NGANJUK Cahyaningrum, Sari Edi; Heryastuti, Nuniek; Hidajati, Nurul
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v4n2.p91-97

Abstract

Intention of activity of this Pengabdian pada Masyarakat (PKM) is to conduct activity of training and is adjacent of partner Industri Kecil Menengah (IKM) in developing the effort shallot fry. Partner during the time have run the effort shallot fry traditionally, yielded to be product to be sold to whole sale. Special goals to be got by partner are skilled way of making shallot fry which with quality evaluated from health side and competent sell. Owning knowledge and earn system applied of management marketing and its business activity, owning good packaging and also have permission legality of is effort. Efektivity and of optimalization of program through giving of training and adjacent in making of shallot fry, giving training of managemen of marketing, assisting to make packaging desain and manage permission legality is effort. Results of this activity indicate that partner very enthusiastic followed of training phase and is adjacent effort which is conducted. Partner feel to like because its effort permission of its fair to middling quality of goodness, its legality also have fufilled big sebagain so that partner feel balmy to run the effort. Ability to produce shallot fry to be expected increasing so that will push society create employment and improving economics and production.
PEMBUATAN MINUMAN KESEHATAN BERBASIS HERBAL UNTUK WARGA DESA KANDANGAN, KECAMATAN KANDANGAN, KABUPATEN KEDIRI Tukiran, Tukiran; Suyatno, Suyatno; Hidajati, Nurul; Samik, Samik
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v5n1.p25-32

Abstract

Kandangan Village, is one of the villages in Kandangan sub-district, Kediri where some of its citizens workas farmers, farm laborers, carpenters, masons, construction workers, vegetable vendors, open food stallsand chop. Meanwhile, most of the housewives do not work because they take care of housework. Some ofthem are housemaids, washing and ironing workers, and selling various daily necessities at home(chopping). One type of training from the PKM given was a training in making liquid-based herbal healthdrinks, including syrup empon-empon, minuman alang-alang, and beras kencur which are ready for sale inœcafé and herbal shops. This PKM activity was carried out in August 2018 involving 13 housewives fromKandangan village, which began with the presentation of training materials by the PKM Team, followed byassistance in the practice of making herbal-based health drinks, and ended with reflections/feedback andgiving questionnaires. The target of this PKM activity is the increasing skills of housewives in training inmaking herbal-based health drinks. The results of the questionnaire can be seen that PKM activities aredeclared to have gone well and have been able to provide understanding and strengthening skills in makingherbal-based health drinks for participants.