Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

TINJAUAN KOGNISI DESAIN PRODUK KEMASAN SEBAGAI UNSUR IDENTITAS BUDAYA POPULER ATAS PRODUK KEMASAN MAKANAN INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) Hidayat, Moch. Junaidi
Jurnal Kawistara Vol 1, No 3 (2011)
Publisher : Sekolah Pascasarjana UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5167.293 KB)

Abstract

Packaging is a media for producer and costomer to communicate the message through informative communication.The problem of packaging design will appear by the time of delivering the message in the form of sign, that car be considered as the game of cognition aspect. The expression of packaging sign is not only in the form of visual (text, image, color and other graphic aspects) but also in, material up to the function of packaging as symbolization of cultural development of the packaging design.This paper is a preliminary research result trying to identify, describe and prove the phenomena of design relationship between customer and packaging its and its effect to packaging production by Medium – Small Scale Industry (IKM), at the same time as the conceptual idea to improve the design object of food packaging of MediumSmall Scale Industry (IKM) in East Java based on Media-Cultural Study. The position of Medium – Small Scale Industry (IKM) becomes interesting because of the typical value of production consumption process of Medium – Small Scale Industry (IKM) compared to the fabrication scale is becoming the leader of packaging in the market.
Praktik Identitas dalam Desain Kemasan Makanan UKM Hidayat, Moch. Junaidi; -, Faruk HT; Simatupang, Lono Lastoro; Pialang, Yasraf Amir
PANGGUNG Vol 24, No 4 (2014): Dinamika Seni Tari, Rupa dan Desain
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v24i4.135

Abstract

ABSTRACT Small-Medium Scale Business continues to make creative process especially by making serious effort to change the Small-Medium Scale Business image that during this time as the subcultural eco- nomic movement to be the great economic power. One of the efforts is through packaging design. The objective of this research is: a) to know the identity practice of Small – Medium Scale business through packaging design, b) to describe the reposition effort of Small – Medium Scale Business through packag- ing design in economic political practice of packaging design.Through cultural studies approach, this article is the result of research revealing the practice of identity made by Small-Medium Scale Business especially Small-Medium Scale Business of snack as the typical souvenir of Malang Regency, East Java, namely fruit snack. The finding shows practice of identity of Small-Medium Scale Business through packaging design, namely visualization, material up to production pattern of packaging design. Other findings of this research is the effort of Small Medium Scale Business in improving packaging image of its products as the part of reposition of Small-Me- dium Scale Business to win the market competition. In this case, it is realized as the point in economic political practice. Therefore, this research is capable of providing the result of practice of identity made by Small Medium Scale Business through packaging design by means of critical analysis of cultural studies. Keywords: design, packaging, practice of Identity    ABSTRAK UKM terus melakukan proses kreatif khususnya berupaya merubah citra UKM yang se- lama ini sebagai gerakan ekonomi subkultur menjadi kekuatan ekonomi yang besar. Salah satu upaya itu dilakukan melalui desain kemasan. Penelitian ini memiliki tujuan: a) mengetahui praktek identitas UKM melalui desain kemasan, b) mendeskripsikan upaya reposisi UKM me- lalui desain kemasan dalam praktek politik ekonomi desain kemasan.Melalui pendekatan etnografi, tulisan ini merupakan hasil penelitian yang mengungkap tentang praktek identitas yang dilakukan oleh UKM khususnya UKM makanan ringan sebagai oleh-oleh khas dari Kabupaten Malang, Jawa Timur yakni keripik buah. Hasil yang sudah di dapatkan adalah praktek identitas UKM melalui desain kemasan yakni visualisasi, material, hingga pola produksi desain kemasan. Penemuan lain dari penelitian ini adalah upaya UKM guna menaikkan citra kemasan hasil produksinya sebagai bagian reposisi UKM sebagai bagian guna memenangkan persaingan pasar. Dimana hal ini disadari sebagai sebuah ujung dalam praktek politik ekonomi. Sehingga, penelitian ini mampu memberikan hasil bagaimana praktek identitas yang dilakukan UKM melalui desain kemasan dengan analisis kritis cultural studies.   Kata kunci: desain, kemasan, praktek identitas
PEMANFAATAN KANTONG SEMEN SEBAGAI SEPATU KASUAL PRIA Hidayat, Junaidi; Syah, Iwan Nur Dian; Anam, Choirul
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.582 KB)

Abstract

Permintaan pembangunan infrastruktur selalu bertambah setiap tahunnya yang menghasilkan sampah dari proses pembangunan berupa kantong semen. Beberapa, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan peneliti mengolah kantong semen menjadi produk bernilai jual tinggi, seperti tas, dompet dan furnitur. Pada industri sepatu mengalami peningkatan permintaan setiap tahun. Peningkatan permintaan pada industri sepatu  tidak diiringi dengan peningkatan produksi industri kulit dalam negeri, sehingga produsen sepatu mengimpor kulit dari luar negeri. Melihat pengolahan kantong semen yang terbatas produk tertentu, pada penelitian ini kantong semen dimanfaatkan sebagai sepatu kasual pria. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Metode ini digunakan untuk mengetahui karakteristik kantong semen untuk dibuat sepatu kasual pria. Eksperimen yang dilakukan berupa eksperimen pewarnaan, pengeringan, pembentukan, penganyaman, perekatan, dan pelapis anti air. Sintesis eksperimen berupa pewarnaan menggunakan pewarna kertas, pengeringan dengan sinar matahari, pembentukan dengan dipilin, penganyaman dengan anyaman lilit, perekatan kain blacu dengan lem grafted polychlorophene adhesive dan pelapis anti air menggunakan cat semprot. Hasil dari penelitian ini adalah produk sepatu kasual pria, dengan konsep casual – product recycle, yang berarti desain sederhana berbahan dasar kantong semen.Kata kunci: Eksperimen, Kantong Semen, Sepatu
REDESAIN LOGO DAN MEDIA PROMOSI SEBAGAI CITRA PRODUK MAKANAN RINGAN UKM BENOK Faza Wahmuda; Mochamad Junaidi Hidayat
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol 6, No 02 (2020): AUGUST 2020
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v6i02.3307

Abstract

Abstrak                                                                          Perkembangan industri di Indonesia memberikan perubahan bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk bersaing memenuhi kebutuhan konsumen. Obyek penelitian ini pada UKM Benok di Desa Klampok Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo hasil budi daya jagung yang diolah menjadi makanan ringan Emping dan Tortilla Jagung. UKM Benok memiliki peluang masuk di pasar swalayan. Namun identitas UKM Benok masih belum jelas dalam penerapan visualnya. Sehingga perlu meredesain logo Benok yang memiliki kekuatan identitas citra produk jagung. Upaya redesain dan media promosi dalam meningkatkan daya beli masyarakat adalah bagian dari proses mengungkap problematika yang dihadapi oleh UKM Benok, terutama bertujuan peningkatan citra produk makanan ringan. Melalui metode penelitian Desain proses pengumpulan data yang kemudian di lakukan analisis SWOT, analisis visual dan verbal guna menghasilkan redesain logo, analisis warna dan konfigurasi yang dijadikan dasar dalam mendesain label kemasan dan media promosi sebagai citra produk. Hasil penelitian ini yaitu pengembangan kemasan menggunakan standup pouch, mampu memberikan kemudahan konsumen dan meningkatkan kualitas produk Benok. Sedangkan penguatan citra produk dengan meredesain yang meliputi logo, naming dan warna serta pendekatan fotografi dalam penguatan visual pada desain label kemasan dan desain poster sebagai penguatan merek yang mampu bersaing di pasar dan mampu meningkatkan daya saing dari Benok. Kata Kunci: citra produk, kemasan, logo, media promosi, redesain AbstractThe development of industry in Indonesia provides a change for Small and Medium Enterprises (SMEs) or “Usaha Kecil Menengah (UKM)” to compete with consumers. The object of this research is Benok UKM in Klampok Village, Tongas Subdistrict, Probolinggo District, the results of corn cultivation processed were snacks, Emping, and Corn Tortillas. Benok UKM has the opportunity to enter the supermarket. However, the identity of Benok UKM is still unclear in its visual application. So it is necessary to redesign the Benok logo that has the strength of the corn product image identity. Efforts to redesign and promote media in increasing people's purchasing power are part of the process of uncovering the problems faced by Benok UKM by particularly aiming at improving the image of snack products. Through research design methods the process of collecting data is then carried out a SWOT analysis, visual and verbal analysis to produce logo redesign, color analysis, and configuration that are the basis for designing packaging labels and promotional media as product images. The results of this study are the development of packaging using standup pouch, able to provide consumer convenience, and improve the quality of Benok products. While strengthening the product image by redesigning that includes logos, naming, and colors as well as a photographic approach in visual reinforcement on the packaging label design and poster design as a reinforcement of a brand that can compete in the market and can increase the competitiveness of Benok. Keywords: logo, packaging, product image, promotion media, redesign
Redesain Kursi Taman Alun - Alun Sidoarjo di Era New Normal Nabila Ayu Rizkiyanti; Mochamad Junaidi Hidayat
Jurnal Desain Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (913.295 KB) | DOI: 10.30998/jd.v9i1.9967

Abstract

Alun-alun Sidoarjo merupakan ruang terbuka publik sekaligus menjadi simbol ikonik Kabupaten Sidoarjo sehingga banyak didatangi pengunjung baik lokal maupun non lokal. Namun saat ini sedang pandemi virus Covid-19, sehingga pemerintah menutup sementara dan membuka kembali dengan menerapkan sistem baru yaitu new normal. Akan tetapi, kondisi fasilitas kesiapan era new normal di alun – alun Sidoarjo masih kurang maksimal seperti kursi taman di alun-alun Sidoarjo hampir rata-rata tidak didesain memenuhi protokol kesehatan, seperti tidak dipasangnya tanda silang atau penyekat khusus untuk mengatur jarak aman. Penelitan ini mencoba mengangkat permasalahan kursi taman di era new normal. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data mix methods, terdiri dari data kuantitatif dan kualitatif. Dengan melalui pendekatan analisis desain. Studi kasus dilakukan pada 2 tempat yaitu di alun – alun Sidoarjo dan studi banding dilakukan di Taman Bungkul Surabaya. Konsep desain yang diterapkan adalah konsep industrial design yaitu desain mudah diterapkan, fungsional, namun tetap estetis dan mengedepankan protokol kesehatan sebagai bentuk era new normal. Kemudian didapatkan 4 pengembangan desain dari 3 jenis model kursi yaitu model single, double dan kombinasi. Hasil final desain diperoleh dari kuesioner visual yaitupengembangan desain 3, warna yang didapatwarna hijau dan kuning, serta adanya penanda yang mencirikan kabupaten Sidoarjo. Lalu ditutup dengan kesimpulan dan saran.
MAKNA TAMPILAN VISUAL KEMASAN SEBAGAI PENERAPAN REDESAIN KEMASAN MAKANAN RINGAN DI UKM BENOK – KABUPATEN PROBOLINGGO Wahmuda, Faza; Hidayat, Moch Junaidi
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.876 KB)

Abstract

Sebagai sebuah hasil pengabdian masyarakat di UKM Benok probolinggo melalui desain kemasan diantaranya visualisasi, material, dan bentuk kemasan makanan ringan berbahan Jagung adalah bagian dari upaya peningkatan kualitas produk sekaligus meningkatkan citra UKM itu sendiri. Selain itu, problematika UKM tentang kemasan produk Emping dan Tortila menjadi teratasi dengan hasil pengabdian ini. Tidak hanya itu, makna tampilan visual desain kemasan ini mampu mewakili hadirnya UKM melalui produk sehingga komunikasi antara produk dan konsumen terjadi. Visualisasi yang sederhana dan menjual menjadi solusi tampilan yang lebih menarik selain bentuk serta material produk yang juga diubah.
PEMANFAATAN SISA HASIL POTONGAN KULIT DARI PROSES FINISHING PADA INDUSTRI PENYAMAKAN KULIT MENJADI SEPATU WANITA Hima, Mulk; Hidayat, M. Junaidi; Anam, Choirul
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.288 KB)

Abstract

Jawa Timur merupakan salah satu daerah yang memberikan sumbangsih untuk perkembangan kulit di Indonesia, salah satunya adalah PT Rachbini Leather yang berada di Gedangan, Sidoarjo.  Di balik perkembangan PT Rachbini Leather, terdapat beberapa permasalahan, salah satunya yaitu terdapat bagian kulit yang dibuang karena adanya persyaratan yang tidak dipenuhi pada tahap finishing dan hal ini tidak akan terlepas dari masalah sisa yang akan dihasilkan oleh industri tersebut. Pemanfaatan sisa hasil potongan kulit yang terdapat di lapangan yaitu dijadikan produk souvenir dan beberapa UKM menggunakan sisa hasil potongan kulit menjadi sepatu pria dengan menyesuaikan dimensi kulit yang ada, namun dengan keterbatasan dimensi kulit tersebut, pihak UKM enggan memproduksi sepatu wanita karena pola sepatu wanita yang dapat dikatakan rumit yang tidak memungkinkan untuk menggunakan sisa hasil potongan kulit. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yang berfokus pada penelitian eksperimen yang subjeknya diberi perlakuan lalu diukur akibat perlakuan pada subjek. Tahapan yang dilakukan hingga sisa potongan kulit hasil dari proses finishing dapat digunakan diantaranya melewati proses pemilihan bahan atau identifikasi sisa kulit, pengeringan, pembentukan pola, penghalusan atau penipisan, dan penjahitan, setelah itu dapat dilanjutkan ke dalam tahapan proses produksi sepatu dengan menerapkan konsep Urban Timeless yaitu tren fesyen bersifat perkotaan yang tidak lekang oleh waktu. Kata kunci: Industri Penyamakan Kulit, Kulit Tersamak, Sepatu 
DESAIN SARANA BAWA PERALATAN UNTUK BIDAN MANDIRI Nadya Aglisyifa; M Junaidi Hidayat
Jurnal Kreatif : Desain Produk Industri dan Arsitektur Vol. 8 No. 1 (2020): Volume 8, No. 1, Oktober 2020
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/jkdpia.v8i1.75

Abstract

Abstrak Sarana bawa adalah salah satu produk yang sangat perlukan pada kebutuhan sehari-hari. Terdapat banyak ragam macam sarana bawa, salah satunya tas untuk membawa peralatan kesehatan. Salah satu yang membutuhkan sarana bawa peralatan kesehatan adalah bidan mandiri. Saat ini, bidan mandiri belum memiliki sarana bawa yang dapat memudahkan mereka dalam membawa peralatan kesehatannya. Bidan mandiri memerlukan sarana bawa yang memiliki mobilitas dikarenakan pekerjaannya yang tidak hanya di klinik, juga di rumah pasien.Berdasarkan data tersebut, dipilih tas untuk membawa peralatan kesehatan bidan mandiri. Peneliti melakukan penelitian yang ada hubungannya dengan tas peralatan kesehatan bidan mandiri. Dilakukan pengumpulan data dari literatur, studi kasus dengan wawancara dan observasi dengan bidan mandiri, dan kompetitor dari tas untuk bidan mandiri. Setelah semua data terkumpul, dilakukan analisis data. Untuk mendapatkan sintesa desain, analisa harus terpenuhi. Jika sintesa dan konsep dari tas untuk bidan mandiri sudah dilakukan, maka dimulai pembuatan alternatif desain tas peralatan untuk bidan mandiri. Dari alternatif desain tas peralatan untuk bidan mandiri ini dilakukan kuesioner untuk mendapatkan rekomendasi untuk final desain. Lalu penelitian ini ditutup dengan kesimpulan dan saran AbstractTool carrier is one of a product that needed in daily life. There is many variety of tool carrier, one of the tool carrier is for carry medical instruments. One of who needs a tool carrier for medical instruments is independent midwife. At the moment, independent midwife doesn’t have tool carrier that could ease them in carrying their medical instruments. Independent midwife needs tool carrier that have mobility because their work doesn’t only in clinic, also in patient’s house.Based on that data, bag has chosen for carrying medical instruments’ independent midwife. Researcher did a research that have connection with the bag for independent midwife medical instruments. Data were collected from literature, case of study along with interview and observation on independent midwife, and competitor from bag for independent midwife. After every data collected, analysis data needed to do. To get design synthesis, analysis should be completed. If design synthesis and concept of bag for independent midwife were done, then begins to make design alternative bag of medical instruments for independent midwife. From the alternative bag of medical instruments questionnaire needed to do to get recommendation for final design. Then this research closed with conclusions and suggestions.
TINJAUAN KOGNISI DESAIN PRODUK KEMASAN SEBAGAI UNSUR IDENTITAS BUDAYA POPULER ATAS PRODUK KEMASAN MAKANAN INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) Moch. Junaidi Hidayat
Jurnal Kawistara Vol 1, No 3 (2011)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5167.293 KB) | DOI: 10.22146/kawistara.3929

Abstract

Packaging is a media for producer and costomer to communicate the message through informative communication.The problem of packaging design will appear by the time of delivering the message in the form of sign, that car be considered as the game of cognition aspect. The expression of packaging sign is not only in the form of visual (text, image, color and other graphic aspects) but also in, material up to the function of packaging as symbolization of cultural development of the packaging design.This paper is a preliminary research result trying to identify, describe and prove the phenomena of design relationship between customer and packaging its and its effect to packaging production by Medium – Small Scale Industry (IKM), at the same time as the conceptual idea to improve the design object of food packaging of MediumSmall Scale Industry (IKM) in East Java based on Media-Cultural Study. The position of Medium – Small Scale Industry (IKM) becomes interesting because of the typical value of production consumption process of Medium – Small Scale Industry (IKM) compared to the fabrication scale is becoming the leader of packaging in the market.
Pemilihan Supplier Industri Manufaktur Dengan Pendekatan AHP dan TOPSIS Lukmandono Lukmandono; Minto Basuki; M Junaidi Hidayat; Viky Setyawan
OPSI Vol 12, No 2 (2019): ISSN 1693-2102
Publisher : Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.987 KB) | DOI: 10.31315/opsi.v12i2.3146

Abstract

The problem in this research is to determine the criteria and criteria weights from the suppliers. PT. KBP is a manufacturing company engaged in the manufacture of export shoes with the main raw material for leather and supporting raw material for heels. The products produced are various kinds of fashion model shoes for adult women, including boots, mid boots, sneakers, and sandals. During this time, the company set suppliers based on the price offered and the number of goods. This study aims to establish the criteria and sub-criteria used as aspects of consideration for selecting suppliers based on company conditions to produce the best supplier decisions. The method used in this study is AHP and TOPSIS. AHP is used as a weighting of criteria and sub-criteria, while TOPSIS is used to determine alternative priorities that are close to positive ideal solutions. This study uses seven criteria and 17 sub-criteria. The results with the AHP method obtained weighted price criteria 18.2%, quality 28.7%, delivery 11.1%, flexibility 9.9%, responsive 9.0%, performance history 10.9%, and warranty and claim policy 12.2% whereas the TOPSIS method was obtained for PT. B is 0.710, and for supplier, G heels are 0.537. Thus PT. KBP can prioritize PT. B, as the main supplier.