Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Hubungan Antara Kualitas Perawatan Kateter Dengan Kejadian Infeksi Nosokomial Saluran Kemih Kasmad, Kasmad; Sujianto, Untung; Hidayati, Wahyu
Nurse Media Journal of Nursing Vol 1, No 1 (2007): MEDIA NERS
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.45 KB) | DOI: 10.14710/nmjn.v1i1.237

Abstract

Nosocomial infection refer to occurrence the often happen in hospital and can causes import to patient, family and hospital of self. Once of infection that often happened is infection of urinary tract at the patient with dower chateter. Factors that caused nosocomial infection of urinary tractare hospes, agent, installation procedure, old of installed chateter and quality of chateter treatment. This research ago to know the quality chateter treatment with the occurrence of nosocomial infection urinary tract. The research method is observation and the instrument used observation sheet. Independent variable in this research is the quality of chateter treatment and for the dependent variable is occurrence as nosocomial infection of urinay tract. The research subject is cause who had Diploma degree and Graduate of nursing, male patient that treated in Roemani’s Hospital, wear installed dower chateter, age of respondent between 18 – 55 years old, medic diagnose was not tractus urinarius infection, not consume antibiotic and agree to be respondent. Amount of sample are 30 respondents. Result of this research showed that the must quality of treatment chateter is enough (50%), good (30%) and less (20%). Number of occurrence of nosocomial infection of urinary tract that got chateter treatment with good quality was 22.22%, enough 26.67% and less 83.33%. To decrease the occurrence of nosocomial infection of urinary tract that cause by installing of chateter was need the increasing the quality of chateter treatment that appropriate to the nursing procedure standart and the pressed of infection prevention. Statistic test used Chi Square test to examine the relation between the quality of chateter treatment with the occurrence of nosocomial infection of urinary tract. Chi Square analisis result t count (7.081) > t table (5.99) and p value (0.029) < 0.05. Which means that there is relation between quality of chateter treatment with the occurrence nosocomial infection of urinary tract.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI DENGAN EFIKASI DIRI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PERSADIA SALATIGA Kusuma, Henni; Hidayati, Wahyu
Jurnal Keperawatan Medikal Bedah Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Medikal Bedah
Publisher : Jurnal Keperawatan Medikal Bedah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Motivasi pasien DM tipe 2 dapat berfluktuasi disebabkan oleh perawatan yang lama dan  biaya  yang  besar  sehingga  dapat  menimbulkan  masalah  psikologis  seperti  frustasi,  cemas,  dan depresi. Masalah psikologis ini dapat mempengaruhi motivasi klien untuk melakukan perawatan diri. Tingkat  motivasi  klien  yang  rendah  dapat  mempengaruhi  efikasi  diri  klien,  sehingga  manajemen perawatan diri pasien DM tidak dapat berjalan dengan baik. Manajemen diri yang berjalan kurang baik akan berdampak pada keberhasilan penatalaksanaan pasien DM.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara motivasi dengan efikasi diri pasien DM tipe 2 di PERSADIA Salatiga.Metode: Desain dalam penelitian ini adalah analitik cross sectional dengan jumlah sampel 110 pasien DM tipe 2. Analisa data menggunakan Chi square, uji t independen, dan regresi logistik berganda. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa karakteristik responden tidak ada yang berhubungan dengan efikasi diri kecuali pekerjaan  (p value=0,000; α=0,05) dan pendidikan  (p value=0,049; α=0,05). Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan efikasi diri (p value=0,045; α=0,05), ada hubungan antara depresi dengan efikasi diri (p value 0,022; α: 0,05), dan motivasi berhubungan dengan efikasi diri (p value 0,000; α: 0,05). Responden yang memiliki motivasi baik berpeluang 4,315 kali untuk memiliki efikasi diri baik dibanding dengan responden yang memiliki motivasi kurang baik setelah dikontrol oleh pekerjaan, pendidikan, dukungan keluarga, dan depresi (OR 95% CI: 0,082-6,874).Kesimpulan: Diharapkan perawat dapat meningkatkan motivasi dan efikasi diri pasien DM tipe 2 dengan memberikan pendidikan kesehatan terstruktur dengan metode swabantu self help group, memfasilitasi pemberian dukungan sosial, dan memberikan intervensi untuk mencegah munculnya depresi.
PERBEDAAN KEJADIAN DEPRESI PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE ON HEMODIALISIS YANG DIPENGARUHI DUKUNGAN KELUARGA Mutiara, Yuliana Tina; Hidayati, Wahyu; asyrofi, ahmad
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol 1, No 1 (2018): Mei
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.006 KB) | DOI: 10.32584/jikj.v1i1.30

Abstract

EFFECT OF APPLICATION OF GENERALIST NURSING ACTION: ANSIETAS ON CHRONIC POSTED DISEASE PATIENTS  ABSTRACTUnhealthy lifestyle caused of chronic kidney disease. Urban communities are particularly vulnerable to unhealthy lifestyles, which can lead to chronic kidney disease. Chronic kidney disease is a condition which the kidney are permanently damaged and ultimately have an impact to the function of the kidney. Physical changes that occur in patients with chronic kidney disease associated with signs and symptom’s the severity of the disease. It will certainly affect the psychosocial condition of patients. Psychosocial problems that arise in hopitalized patients with chronic kidney is anxiety. This Scientific works aims to describe the nursing care of anxiety in patients with Chronic Kidney disease especially with relaxation techniques. Patients who are able to overcome their anxiety will improve the effectiveness of the physical treatments that are being undertaken. Thus, the nurse's role in providing psychosocial nursing care is necessary so that anxiety problems do not cause adverse impact to the patient. Keywords: Axiety, Chronic Kidney Disease, Relaxation technique
Optimasi Duplex PCR untuk Deteksi Simultan Gen Penyandi Faktor Virulensi ompW dan ctxA Vibrio cholerae Praja, Rian Ka; Sukrama, I Dewa Made; Fatmawati, Ni Nengah Dwi; Hidayati, Wahyu
Indonesia Medicus Veterinus Vol 5 (5) 2016
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.156 KB)

Abstract

Vibrio cholerae merupakan salah satu agen foodborne disease yang dapat ditularkan melalui seafood. Penelitian ini bertujuan untuk optimasi gen penyandi faktor virulensi outer membrane protein W (ompW) dan cholerae toxin subunit A (ctxA) menggunakan teknik Duplex Polymerase Chain Reaction (dPCR). Dua bakteri V. cholerae O1 serotipe Ogawa dan Inaba digunakan pada penelitian ini. Proses isolasi DNA dilakukan menggunakan metode Boil Cell Extraction (BCE). dPCR dilakukan menggunakan dua pasang primer (forward dan reverse) ompW-F, ompW-R dan ctxA-F, ctxA-R dengan panjang produk masing-masing 588 bp dan 302 bp. Tahap optimasi yang dilakukan dalam proses dPCR ini meliputi variasi suhu annealing, variasi konsentrasi primer serta variasi volume DNA template kemudian deteksi produk dPCR dilakukan dengan elektroforesis pada gel agarosa 1,5% dan divisualisasi menggunakan alat Gel DocTM XR (Bio-Rad). Hasil penelitian menunjukkan komposisi reaksi dPCR yang terbaik untuk mendeteksi gen ompW dan ctxA secara simultan terdiri dari PCR mix (Promega) 12,5 ?L, primer ompW-F, ompW-R 0,5 ?M, primer ctxA-F, ctxA-R 0,3 ?M, nuclease free water 6,5 ?L dan DNA template 2 ?L sehingga volume total menjadi 25 ?L. Kondisi mesin PCR terdiri dari pre-denaturasi 95oC selama 2 menit (1 siklus) diikuti oleh denaturasi 95oC selama 1 menit, annealing 53oC selama 1 menit, extension 72oC selama 1 menit (35 siklus), dan post-extension 72oC selama 5 menit (1 siklus). Dapat disimpulkan bahwa dPCR dapat digunakan untuk deteksi simultan gen penyandi faktor virulensi ompW dan ctxA V. cholerae.
ANALISIS METODE DISKUSI BERBANTUAN POP-UP BOOK DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) PROGRAM KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN HIDAYATI, WAHYU
Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Untuk mempermudah guru dalam menyampaikan ilmu sehingga siswa mudah memahami yang disampaikan oleh guru adalah menggunakan media pembelajaran dengan metode yang tepat. Metode diskusi adalah metode yang dapat membuat siswa menjadi aktif dan salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan guru untuk membuat siswa tertarik yaitu pop-up book. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode diskusi berbantuan pop-up book di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) khususnya pada Program Keahlian Administrasi Perkantoran. Hasil penelitian terdahulu dan kajian teori menunjukkan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan metode diskusi berbantuan pop-up book mengalami kenaikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode diskusi berbantuan pop-up book layak digunakan di SMK Program Keahlian Adminitrasi Perkantoran. Kata Kunci: Metode Diskusi, Pop-up Book, Hasil Belajar, Administrasi Perkantoran. &nbsp; Abstract To make the teacher easier on delivering the study material in order that students get what the teacher taught well is using the right learning media with the right method. Discussion method is a learning method that can make students being active and the learning media that can be used by teacher to make students interested on learning is pop-up book. This research aimed to analyze discussion-assisted pop-up book method in Vocational School especially on Office Administration Major. The former researches along with the theories revealed that the score of the students taught by discussion-assisted pop-up book method has been increased. Thus, the discussion-assisted pop-up book method can be used in Vocational School on Office Administration Major. Keywords: Discussion Method, Pop-up Book, Learning Outcomes, Office Administration
Analisis Dampak Kebisingan Lalu Lintas Udara Terhadap Nilai Rumah (Studi Pada Kawasan di Sekitar Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru) Ritonga, M.Syarif Hidayatullah; Hidayati, Wahyu
208-7721
Publisher : Jurnal Bisnis Teori & Implementasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 In the operational of aviation in Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Airport, an airplane machine can make some noise. The noise is sound that is not will in a place and time scale, it can make some disturbance that influence human freshness and health. Nevertheless in fact there are many settlements which developed in the noisy areas that are not in accordance with the regulations.The purpose of this study was to analyze the effect of air traffic noise in the area around the airport of Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru to residential value, and to analyze other variables outside noise that affects the value  of homes in the area around the airport. The variables used in this research is the building area, land area, number of bedrooms, number of bathrooms, distance from the house to the CBD, from the house to the airport, building structure and noise.By using multiple regression with least squares method (ordinary least square). The result show that the noise has a negative statistically significant against the value of the house. It can be concluded that noise can interfere with health and reduce comfort, which means reducing the benefits received by resident, there by reducing the value of the house.
The influence Bladder Training Initiation to the Urine Residual of Stroke Patients with Urine Catheter Hidayati, Wahyu
Nurse Media Journal of Nursing Vol 1, No 2 (2011): (DECEMBER 2011)
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.081 KB) | DOI: 10.14710/nmjn.v1i2.821

Abstract

ABSTRACT The stroke patients usually experience with various dysfunction, including disturbance in elimination because of neurogenic bladder. Urine residue can be used to detect the bladder function in contracting and voiding urine. This research was aimed to compare bladder training initiation after stroke patients have passed the acute phase and one day before the urine catheter was removal. This research was used Quasy experiment posttest-only design with a comparison group design. The sample in this research taking by purposive random sampling method. Urine residue measuring with bladder scan and recorded in the observation sheet. The mean of urine residue in the treatment group was smaller (54,00 ml with SD=144,22 ml) if compared with the urine residue volume in control group (101,71 ml with SD=42,55 ml). The influence bladder training in both of treatment and control groups and the differences of the urine residue volume was analyzed with t test independent, there wes no differences between urine residue volume in the groups (p=0,84). Therefore the health institution must consider to develop the system and made a procedure in bladder training program’s and the nurse must do bladder training before the urine catheter was removal. Keywords: bladder training, stroke patient, neurogenic bladder, nurse
PERSEPSI PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS TERHADAP PERMASALAHAN DISFUNGSI EREKSI Wahyuningtyas, Eka Sakti; Chasani, Shofa; Hidayati, Wahyu
Journal Of Holistic Nursing Science Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.882 KB)

Abstract

Chronic Kidney Disease is a disorder of renal function are progressive and irreversible. Male patients with Chronic Kidney Disease undergoing hemodialysis may have an experience with sexual dysfunction problems is erectile dysfunction. The problem of erectile dysfunction can be a complex psychosocial problems such as depression. Perceptions and expectations of patients with chronic kidney disease who undergoing hemodialysis with erectile dysfunction to sexual fulfillment nursing care needs to be known and have not been studied until now. The research had toexplore the experiences of patients with chronic kidney disease who undergoing hemodialysis with erectile dysfunction. Methods of the research is a qualitative research design with a phenomenological approach. Subjects were patients with chronic kidney disease who undergoing hemodialysis with erectile dysfunction in Hemodialysis Unit RS Tk II.04.05.01 Dr.Soedjono Magelang many as seven people The collection of data by means of indepth interviews. The study was conducted in February-April 2016. In this research have the three themes, the perception initial of the chronic kidney disease and erectile dysfunction, the factors that cause erectile dysfunction, attitudes and feelings the patients related to the condition of erectile dysfunction.Patients with chronic kidney disease who undergoing hemodialysis with erectile dysfunction have a perception that the condition of the disease and hemodialysis therapy effect on erectile dysfunction problems.
Studi Fenomenologi: Pengalaman Aktivitas Fisik Klien Yang Menjalani Hemodialisis Rosiah, Rosiah; Chasani, Shofa; Hidayati, Wahyu
Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Keperawatan Komprehensif
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.234 KB)

Abstract

Hemodialisis merupakan salah satu terapi yang dilaksanakan oleh klien dengan penyakit ginjal kronis stadium akhir. Berbagai perubahan fisik dan psikologis klien yang menjalani hemodialisi berpengaruh pada kemampuan klien dalam melakukan aktivitas fisik. Pengalaman klien yang menjalani hemodialisis dalam melakukan aktivitas fisik merupakan hal penting untuk diketahui agar dapat menjadi dasar pengembangan program intervensi untuk mengurangi resiko komplikasi penyakit jantung yang menjadi penyebab utama kematian penyakit ini.Tujuan penelitian ini yaitu mengeksplorasi secara mendalam pengalaman pemenuhan kebutuhan aktivitas fisik klien yang menjalani hemodialisis.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui in-depth interview kepada 8 (delapan) orang klien yang menjalani hemodialisis.  Keabsahan data meliputi credibility, dependability, confirmability, transferability. Teknik analisis data menggunakan metode Collaizi.Hasil penelitian didapatkan 4 (empat) tema yaitu:  (1) Perubahan pemenuhan kebutuhan aktivitas selama menjalani hemodialisis; (2) Mempertahankan kemampuan perawatan diri selama menjalani hemodialisis (3) Perencanaan dalam upaya mempertahankan kemampuan aktivitas fisik; (4)  Harapan terhadap pelayanan terkait dengan intervensi keperawatanHasil penelitian pengalaman aktivitas fisik klien yang menjalani hemodialis dapat dijadikan dasar pengembangan program pelayanan keperawatan yang lebih bermutu untuk dapat meningkatkan produktifitas klien sehingga kualitas hidup klien hemodialisis menjadi lebih baik.
ENGLISH GRAMMATICAL ERRORS IN THE ABSTRACT SECTION OF CIVIL ENGINEERING STUDENTS’ THESIS DIPONEGORO UNIVERSITY Hidayati, Wahyu
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 5, Number 1, Tahun 2016
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.568 KB)

Abstract

Academic writing adalah sebuah kegiatan atau aktivitas menulis sebuah karya menggunakan bahasa yang formal dan menggunakan sudut pandang orang ketiga.  Academic writing memiliki tiga bagian yang berbeda yaitu pengenalan masalah, isi, dan kesimpulan. Salah satu contoh dari academic writing adalah abstrak. Abstrak merupakan rangkuman/ intisari dari sebuah dokumen yang memiliki lima bagian penting yaitu latar belakang masalah, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan.Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan kesalahan gramatikal yang dibuat oleh mahasiswa Teknik Sipil, Universitas Diponegoro dalam menyusun abstrak untuk tugas akhir mereka. Selain itu, penelitian ini juga menjelaskan tentang faktor terjadinya kesalahan-kesalahan tersebut. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 5 abstrak yang diambil dari tugas akhir yang dibuat oleh mahasiswa Teknik Sipil Undip dari berbagai tahun.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan gramatikal yang terdapat dalam abstrak tersebut adalah berupa Omission, Addition, Misformation, dan Misordering. Hal tersebut dikarenakan oleh beberapa faktor yaitu: carelessness, first language interference, dan translation. Kesalahan yang paling dominan dalam penelitian ini adalah pada kategori Misformation (19 kesalahan) sedangkan kesalahan yang paling sedikit terjadi adalah pada kategori Misordering (1 kesalahan).