Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

IMPLEMENTASI STAD-PJBL UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS PRODUK MAHASISWA CALON GURU BIOLOGI Hindun, Iin; Husamah, Husamah
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol 5, No 2 (2019): November 2019
Publisher : Lecturer at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v5i2.9969

Abstract

Kreativitas produk, khususnya dalam pengembangan perangkat pembelajaran, perlu dimiliki calon guru biologi, dan hal tersebut masih rendah di Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kreativitas produk pada mahasiswa melalui penerapan STAD-PjBL. Penelitian tindakan kelas ini melibatkan 35 orang mahasiswa yang menempuh mata kuliah Perencanaan Pembelajaran Biologi. Instrumen penelitian berupa lembar penilaian keterampilan produk yang diisi oleh 3 orang observer selama 3 siklus berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan rerata kreativitas produk sebanyak 18 point (Pra Siklus: 63; Siklus I: 71; Siklus II: 76; Siklus III: 81). Dapat disimpulkan bahwa penerapan implementasi STAD-PjBL mampu meningkatkan kreativitas produk pada mahasiswa calon guru, meskipun masih pada level ?baik?.
MODEL PROJECT BASED LEARNING : MENINGKATKAN KOGNITIF SISWA DAN KETERAMPILAN MEMBUAT HERBARIUM Wiranti Mulyandari; Yuni Pantiwati; Sri Wahyuni; Rr. Eko Susetyarini; Iin Hindun
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.056 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3682

Abstract

Pemahaman siswa yang rendah pada materi klasifikasi makhluk hidup disebabkan karena pembelajaran yang konvensional (tidak kontekstual) serta siswa masih menghafal ciri-ciri makhluk hidup tanpa mengetahui bentuk aslinya. Penelitian ini bertujuan 1) meningkatkan kognitif siswa 2) keterampilan siswa dalam membuat herbarium dengan model Project Based Learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, melibatkan siswa SMP Muhammadiyah 2 Batu TA 2021/2022. Sampel yang digunakan 23 siswa kelas 7 (kelas tahfidz), diambil dengan teknik cluster random sampling. Pengambilan data melalui lembar observasi dan pre- post test. Prosedur penelitian tindakan kelas dilakukan 2 siklus setiap siklus diberikan pre-post test dan pembuatan herbarium. Teknik analisis data menggunakan deskripsi kualitatif. Hasil penelitian yaitu 1) model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan kognitif siswa materi klasifikasi makhluk hidup, dengan peningkatan skor dari siklus I (8,70%) ke siklus II (86,96%) termasuk kategori sangat baik 2) Siswa terampil dalam pembuatan herbarium yang dilihat dari setiap indikator proses pembuatan dan hasil akhir produk sebesar 87%. Oleh karena itu, dengan menggunakan model PjBL pada materi klasifikasi makhluk hidup, tepat untuk digunakan karena meningkatkan kognitif siswa dan terampilnya siswa dalam membuat herbarium.
DESAIN DAN OPTIMASI PRIMER GEN PENGKODE MRPA TRYPANOSOMA EVANSI DAN PENERAPAN PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI MOLEKULER Miharja, Fuad Jaya; Hindun, Iin; Patmawati, P.; Nuryady, Moh. Mirza; Husamah, H.
Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Vol 4, No 2: July 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.422 KB) | DOI: 10.36312/e-saintika.v4i2.217

Abstract

Penelitian molekuler untuk menemukan gen pengkode resistensi Multidrug Resistance Prtotein A (MRPA) T. evansi dan perbanyakan gen secara Polimeration Chain Reaction (PCR)  masih sedikit dilakukan  dan sangat penting untuk dipahami oleh mahasiswa calon guru biologi.  Kajian ini bertujuan untuk menganalisis proses desain dan optimasi primer untuk gen target MRPA T. evansi yang dapat digunakan sebagai sumber belajar mahasiswa pendidikan biologi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif mengenai tahapan mendesain primer secara online, optimasi primer secara laboratorium serta kajian mengenai pentingnya penerapan hasil studi ini dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga desain primer yang memenuhi syarat, selanjutnya dari tiga primer tersebut hasil optimasi di laboratorium menunjukkan hanya terdapat dua primer yang menunjukkan hasil yang baik dan dapat digunakan untuk penelitian amplifikasi gen MRPA T. evansi, yaitu primer pertama (F1?, R1?) dan primer kedua (F2?, R2?). Hasil kajian desain dan optimasi primer ini menunjukkan bahwa mahasiswa pendidikan biologi sangatlah penting untuk memahami konsep terkait dengan pekerjaan molekuler seperti mendesain dan optimasi primer, dikarenakan mereka memiliki tuntutan untuk menjadi seorang calon pendidik atau sebagai calon peneliti dimasa depan.Design and Optimization of Trypanosoma evansi MRPA Primer Coding Genes and Application to Molecular Biology LearningAbstractMolecular research to find Multidrug Resistance Prtotein A (MRPA) resistance coding genes and gene propagation by Polimeration Chain Reaction (PCR) is still little done and is very important to be understood by prospective biology teacher students. This study aims to analyze the design and primary optimization process for the T. evansi MRPA target gene that can be used as a learning resource for biology education students. This research was a descriptive study to described the step of primer design and optimization due to the importance of this steps to be applied as learning source. The results showed that there were 3 primer designs that qualified, then after the optimizing step there were only two primers that showed a good result, the first primer (F1, R1) and second primer (F2', R2). The results of this study showed the importance of biology education students to understand the concepts related to molecular work because in the future they are not only become prospective educators, they also have demands as prospective researchers.
Research Methodology through Writing Research Proposal Retrospectively by Combining Classroom Discussion and Collaborative Working Group in Lesson Study Rofieq, Ainur; Husamah, Husamah; Wahyuni, Sri; Hindun, Iin; Purwanti, Ely
Proceeding of International Conference on Teacher Training and Education Vol 1, No 1 (2016): Proceeding of International Conference on Teacher Training and Education
Publisher : Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.385 KB)

Abstract

Lesson Study (LS) was conducted aiming at: (1) describing the ideal steps in combining classroom discussion and collaborative working group in effort to improve students’ comprehension on writing biology research proposal that is arranged retrospectively; (2) analyzing the improvement of students’ comprehension on writing biology research proposal retrospectively by combining classroom discussion and collaborative working group (further noted as collaborative classroom discussion).The location of LS was in Class VB and VC, incorporating fifth semester students in Biology Education Department University of Muhammadiyah Malang (UMM) Indonesia. This LS was conducted within four cycles with its main focus on concept comprehension covering three cognitive levels, namely: simple concept comprehension, concept analysis, and concept synthesis.The findings of this current LS concluded that there were 8 activity stages in ideal syntax of collaborative classroom discussion, to name: (1) pre-condition: students were to complete collaborative working group-based assignments; (2) the lecturer explained the rules and assessment system of the discussion; (3) reorganizing seating arrangement and dividing group discussions, one presenting group and the other discussion groups; (4) positioning the students from high group in each discussion group; (5) the lecturer acted as a facilitator and was accompanied by a student-recruited note-taker; (6) conducting classroom discussion led by the facilitator; (7) the lecturer administered the assessment process; and (8) the lecturer along with students conducted reflection.The implementation of ideal syntax of collaborative classroom discussion was proven to improve students’ comprehension on biology research methodology through writing research proposal retrospectively. Collaborative classroom discussion could improve students’ comprehension on biology research methodology course as the implementation of which improved cognitive processes, initiated from simple concept comprehension, concept analysis, to concept synthesis and evaluation.
Phytoremediation of Phosphate content in liquid laundry waste by using Echinodorus paleafolius and Equisetum hyemale used as biology learning resource Hindun, Iin; Siswandari, Ayu Maharani; Sukarsono, Sukarsono
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Vol 2, No 3 (2016): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.771 KB) | DOI: 10.22219/jpbi.v2i3.3860

Abstract

Laundry liquid waste is the remain water of clothes washing process which causes toxic effects to the biotic area in the water in case of the liquid waste without proper processing. Phytoremediation is a system which is conducted by plants to break a contaminant compound into the non-hazard materials. This research aimed to analyze the mechanism to reduce phosphate content in laundry liquid waste by through phytoremediation process which had been done by using Echinodorus paleafolius and Equisetum hyemale. The research is quantitative descriptive in which the data analysis method was descriptive. The research was conducted in 17 May to 10 June 2016 in the Laboratory of Water Quality of Perum Jasa Tirta Jl. Surabaya No. 2A Malang. The research results showed that the phosphate content in laundry liquid waste exceed of threshold limit value of liquid waste standard which has been issued as PP No. 82 Year 2001. Therefore, this over limit of phosphate content is hazardous to be released to the environment. Echinodorus paleafolius is able to reduce the phosphate content as much as 3.451 mg within the high-density-phosphate waste and as much as 2.271 mg within the lower one. However Equisetum hyemale could not be used to reduce the phosphate content even though it could reduce acidity degree (pH) as much as 3.7 unit within this liquid waste through phytoremediation process. The implementation of the research results was the contextual handout which is completed with colored pictures.
STUDI TRIKOMA DAUN PADA FAMILI SOLANACEAE SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI Wahyuni, Sri; Hindun, Iin; Dewi, Veni Puspita
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Vol 1, No 2 (2015): JULY
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.805 KB) | DOI: 10.22219/jpbi.v1i2.3332

Abstract

ABSTRAKPenelitian dilakukan dengan melihat jaringan epidermis pada tujuh spesies yang mewakili family solanaceae (Solanum melongena, Solanum tuberosum, Capsicum frustescens, Capsicum annum, Datura metel, Physalis minima dan Lycopersicon pimpinellifolium) yang ditemukan di daerah cangar kota Batu dengan metode jelajah. Kemudian dilakukan penelitian pada epidermis daun di Labolatorium Biologi Universitas Muhammadiyah Malang dengan menggunakan mikroskop SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trikoma pada famili solanaceae memiliki bentuk yang bervariasi. Dari 7 spesies ditemukan trikoma rambut sederhana, stellata, berkepala unicel dan hidatoda. Kemudian hasil penelitian ini untuk dikembangkan menjadi sumber belajar biologi SMA kelas XI melalui analisis KD, silabus dan RPP pada materi pembelajaran jaringan tumbuhan dengan penyajian bahan ajar berbentuk buku ilmiah.Kata kunci: Studi bentuk, Trikoma Daun, family Solanaceae, Sumber Belajar
PENGEMBANGAN HANDOUT BERBASIS KONTEKSTUAL PADA PELAJARAN BIOLOGI MATERI BIOTEKNOLOGI UNTUK SISWA KELAS XII SMK NEGERI 02 BATU Miftachul Hudha, Atok; Rahmayani, Fega; Hindun, Iin
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Vol 1, No 1 (2015): MARCH
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1200.812 KB) | DOI: 10.22219/jpbi.v1i1.2302

Abstract

PENGEMBANGAN HANDOUT BERBASIS KONTEKSTUAL PADA PELAJARAN BIOLOGI MATERI BIOTEKNOLOGI UNTUK SISWA KELAS XII SMK NEGERI 02 BATU   Fega Rahmayani1, Iin Hindun1, Atok Miftachul Hudha1 1Pendidikan Biologi FKIP Universtias Muhammadiyah Malang, e-mail : atok_emha@yahoo.com   ABSTRACT The teaching learning activity in SMK is inappropriate with the purpose of teaching and learning in SMK, which the students are taught to be able to apply the materials in the real life. Teaching material is taken from the biology book of SMA that the content is theoretically, so the explanation on the material is unsuitable and not applicative that makes the student less in ability and skill for application in daily life. From the problem above, this research purpose on developing the contextual basic handout of the biological course in biotechnology material in SMK N 02 Batu.This research is developing research based on research and development by Sugiyono’s model that use a few developing steps, those are: (1) Potential and problem, (2) Collecting data, (3) Product design, (4) Validation design, (5) Design revision, (6) Try out the product, (7) Product revision. The data collecting methods is using validation from the expert of handout, material expert and try out to the study club. The technique of analyze data using quantitative and qualitative data. The result of quantitative data is the percentage of handout product value that classify in the handout quality and the result of qualitative data come from comment and advise of validator and try out in SMK.The result quality of the handout found that the developing contextual basic handout reach out the good quality after following the procedure of validation with percentage 80.90% and try out to the student that use the handout with percentage very good, 97.75% and get the positive respond from student with percentage 90.82%. From the whole of the contextual basic handout have a good quality and appropriate in use for teaching material of Biology in teaching learning process in SMK N 02 Batu.   Keywords: Contextual Basic Handout, Development and Quality of Handout.  
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN LESSON STUDY PADA MATA KULIAH GENETIKA LANJUT Muizzudin, FKIP; Hindun, Iin; Jaya Miharja, Fuad; Wahyono, Poncojari
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol 2, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Lecturer at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.077 KB) | DOI: 10.22219/jinop.v2i2.3493

Abstract

Lesson study merupakan pembinaan profesi melalui pengkajian pembelajaran yang dilakukan secara kolegial kolaboratif dan berkelanjutan dalam rangka meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Proses pembelajaran harus menyentuh tiga ranah, yaitu sikap, pengetahuan, dan ketrampilan. Hasil akhir yang diharapkan dalam pembelajaran adalah peningkatan dan keseimbangan antara kemampuan untuk menjadi manusia yang baik (soft skills) dan manusia yang memiliki kecakapan dan pengetahuan untuk hidup secara layak (hard skills) dari peserta didik yang meliputi aspek kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Mata kuliah genetika lanjut bertujuan agar mahasiswa mampu menganalisis materi genetik, sintesa protein, hereditas pada manusia, mutasi, genetika populasi dalam pendekatan molekuler, terampil membuat contoh, model serta mendemonstrasikan model simulasi karakter, proses kerja materi genetik dan mutasi. Proses pembelajaran pada mata kuliah genetika lanjut dilakukan dengan menggunakan diskusi kelompok. Penerapan pendekatan molekuler dalam pembelajaran genetika lanjut bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih nyata terhadap konsep genetika yang bersifat abstrak, sehingga mahasiswa mampu berpikir hingga tingkat yang paling kecil. Kendala yang sering muncul dalam pembelajaran adalah masih rendahnya minat baca mahasiswa. Hal ini tampak dari kecenderungan mahasiswa merujuk hanya pada satu sumber bacaan yang berbahasa Indonesia. Hasil yang diperoleh dari implementasi lesson study ini adalah meningkatnya hasil belajar kognitif mahasiswa menjadi 80.91% dengan keterlaksanaan lessonstudy sebesar 91.04%, serta terciptanya karya tulis ilmiah oleh mahasiswa sebagai best-practices pembelajaran implementasi lesson study pada mata kuliah genetika lanjut.
Strategies for establishing networking with partner schools for implementing lesson study in Indonesia Hendayana, Sumar; Nurwidodo, Nurwidodo; Hindun, Iin; Sarimanah, Eri
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Vol 4, No 1 (2018): MARCH
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.029 KB) | DOI: 10.22219/jpbi.v4i1.5489

Abstract

Lesson Study for Learning Community (LSLC) contains two terminologies underpinning one another. There are many difficult challenges when the plan to create LSLC surfaces. Therefore, strong motivation and precise implementation strategies are of urgency. One of the ways is by developing networking of LSLC between universities and partner schools. The LSLC program will become powerful when it is done collaboratively in a form of strong partnership connected by networks. Writing this article aims to describe strategies for establishing networking with partner schools for implementing lesson study in Indonesia. This review article uses literature comparison study methods and use content analysis. In order for LSLC to manifest and become successful, resourcing and utilizing the partnership with schools are required. In a partnership with schools in order to implement LSLC, both parties must share the same need, which is facing the challenge with the willingness to cooperate for solving the problem. Cooperation with partner schools needs to be nurtured to become networking so that the benefits and the spirit of cooperation in solving problem double fold. Networking with partner schools can be implemented and can function well when the management of this networking conforms to shared needs, nurtures cooperation and mutual respect, gives and takes equally, and also promotes fair acceptance, support, independence, and discipline.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI BIOTEKNOLOGI MODERN SISWA KELAS XII SMA Riani, Sri; Hindun, Iin; Krisno Budiyanto, Moch. Agus
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Vol 1, No 1 (2015): MARCH
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993 KB) | DOI: 10.22219/jpbi.v1i1.2298

Abstract

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN  MATERI BIOTEKNOLOGI MODERN SISWA KELAS XII SMA   Sri Riani1, Iin Hindun1, Moch. Agus Krisno Budiyanto1 1Pendidikan Biologi FKIP Universtias Muhammadiyah Malang, e-mail: biologi.umm@gmail.com   ABSTRAK Pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi menjadikan bioteknologi sebagai salah satu bidang ilmu dalam biologi yang harus dikuasai sejak dini oleh siswa. Berbagai permasalahan yang muncul dalam pembelajaran bioteknologi di sekolah, salah satunya adalah penggunaan media yang kurang tepat sehingga menyebabkan materi tersebut sulit dipahami oleh siswa. Masalah lain adalah adanya keterbatasan waktu, sementara materi yang disampaikam lebih banyak bersifat aplikatif dan abstrak terutama pada bioteknologi modern yang membutuhkan waktu relatif panjang. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif untuk meningkatkan pemahaman materi bioteknologi modern pada siswa kelas XII SMA. Model penembangan yang digunakan mengacu pada langkah-langkah pengembangan Borg & Gall (1983) yang dimodifikasi dari Sukmadinata (2009) yang meliputi tiga kegiatan besar, yaitu: studi pendahuluan, pengembangan dan validasi. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 19 Januari sampai 28 Maret 2013 di MAN Malang 2 Batu. Hasil penelitian pengembangan ini menghasilkan produk multimedia interaktif yang telah melalui proses uji coba dan telah dilakukan beberapa kali revisi berdasarkan saran ahli materi dan ahli media serta komentar dari siswa sasaran uji coba. Multimedia interaktif yang dihasilkan memiliki kualifikasi sangat baik dan hasil eksperiment juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pengetahuan materi bioteknologi modern antara sebelum dan setelah menggunakan multimedia interaktif, yaitu dari nilai rata-rata sebelum menggunakan media (pretest) (54,03) meningkat menjadi (92,36) setelah menggunakan media (postest).   Kata kunci: bioteknologi modern, multimedia interaktif, pembelajaran