Puguh Hiskiawan
Department of Physics, University of Jember Jl. Kalimantan No. 37 Kampus Tegal Boto Jember 68121

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENDUGAAN INTRUSI AIR LAUT DENGAN METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS 1D DI PANTAI PAYANGAN DESA SUMBEREJO JEMBER Santoso, Teguh; Piyantari, Nurul; Hiskiawan, Puguh
BERKALA SAINSTEK Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : My Home

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.535 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian di daerah Payangan Desa Sumberejo Kabupaten Jember dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas 1-Dimensi konfigurasi Schlumberger untuk mengetahui litologi bawah permukaan terkait adanya pendugaan intrusi air laut di daerah tersebut. Dalam penelitian ini, setiap lintasan pengukuran mempunyai panjang 300 m. Data yang dihasilkan berbentuk nilai resistansi dan digunakan untuk mencari nilai resistivitas semu. Data tersebut kemudian diolah dengan menggunakan Software IPI2win dan Rockwork untuk mendapatkan pencitraan atau gambaran litologi batuan bawah permukaan. Dari hasil inversi menggunakan Software IPI2win dan Rockwork terlihat adanya intrusi air laut pada daerah tersebut. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil pengolahan data keempat lintasan., pada lintasan 1, lintasan 2 dan lintasan 3 didominasi oleh batuan pasir dan kerikil, sehingga pada lintasan ini mudah ditembus oleh air laut. Sedangkan pada lintasan 4 berkemungkinan untuk tidak tertembus oleh air laut, hal ini dikarenakan pada lintasan ini terdapat lapisan lempung yang dapat dijadikan sumur oleh penduduk setempat.
Attribute Geometrical Seismic for Fault Identifiction on Canada Exploration Field Agustiani, Reni; Hiskiawan, Puguh; Rano, Rano
Jurnal ILMU DASAR Vol 17 No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.028 KB) | DOI: 10.19184/jid.v17i2.2689

Abstract

It has been performed data interpretation of 3D seismic data and drilling field exploration wellsBasin Nova ScotiaKanada to know structure fault on the field Missisauga Formation. Seismic dataused is 601 inline, crossline 482, and the data used drilling wells are two wells which there is a loggamma ray, sonic logs and log RHOB. Interpretation is done the analysis of the map in thestructure of time and analysis of seismic attribute maps based on the geometrical attribute serves todetermine their structure or structural faults of the data volume 3D. Based on the time structuremap well known that first well is in the region heights and second wells is in low region. Based oninterpretation of the map attributes known three faults are two major fault and one minor fault.Two faults are in the East Sea drilling wells and a small fracture that was on its western side. Thethree fults are directed from Northwest to the Southeast. Fault is expected to serve as ahydrocarbon trap in the area that will be accumulated in drilling wells. Keywords: geometrical attribute, Seismic data, drilling wells, time structure map.
Pengaruh Pola Kontur Hasil Kontinuasi Atas Pada Data Geomagnetik Intepretasi Reduksi Kutub Hiskiawan, Puguh
Jurnal Fisika Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v5i2.7421

Abstract

Metode geomagnetik adalah salah satu metode geofisika yang digunakan untuk memeriksa struktur batuan di bawah permukaan bumi . Penelitian ini dipelajari dengan menggunakan pengaruh kontur kelanjutan atas didasarkan pada pengurangan data kutub . Penelitian ini menjelaskan untuk membandingkan pada pengukuran dan interpretasi data dengan beragam hasil kontur. Metode penelitian dilakukan studi lintasan-lintasan di daerah penelitian yang muncul geologi karakteristik fisik dalam pemantauan secara langsung dan pemantauan tidak langsung . Hasil penelitian ini disebut keuntungan dari nilai tertinggi yang masalah respon dari geomagnetik dan potensi konduktivitas contouring pada daerah diteliti paling tajam.
Time-Depth Curve Evaluation Method for Conversion Time to Depth at Penobscot Field, Nova-Scotia, Canada Azizah, Fitri Rizqi; Hiskiawan, Puguh; Hartanto, Sri
Jurnal ILMU DASAR Vol 17 No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.509 KB) | DOI: 10.19184/jid.v17i1.2663

Abstract

Oil and natural gas as a fossil fuel that is essential for human civilization, and included in nonrenewable energy, making this energy source is not easy for updated availability. So that it is necessary for exploration and exploitation reliable implementation. Seismic exploration becomes the method most widely applied in the oil, in particular reflection seismic exploration. Data wells (depth domain) and seismic data (time domain) of reflection seismic survey provides information wellbore within the timescale. As for the good interpretation needed information about the state of the earth and is able to accurately describe the actual situation (scale depth). Conversion time domain into the depth domain into things that need to be done in generating qualified exploration map. Method of time-depth curve to be the method most preferred by the geophysical interpreter, in addition to a fairly short turnaround times, also do not require a large budget. Through data information check-shot consisting of the well data and seismic data, which is then exchanged plotted, forming a curve time-depth curve, has been able to produce a map domain depth fairly reliable based on the validation value obtained in the range of 54 - 176m difference compared to the time domain maps previously generated.Keywords: Energy nonrenewable, survei seismik, peta domain waktu, peta domain kedalaman, time-depth curve
Detection of The High Resoluiton in The Shallow Fault Reactive by The Geophysics Method, VLF-EM Hiskiawan, Puguh
Jurnal ILMU DASAR Vol 10 No 1 (2009)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1720.127 KB)

Abstract

VLF-EM method is one of the geophysics methods used to examine rock structure below earth surface. The fault is an earth rock layering process that is usually filled with mineral or seeped with conductive fluid that cause conductivity changes. This fault influences a change in electromagnetic field parameter. This research applied interval variation measurement, to obtain high resolution conductivity. Karous-Hjelt filtering analysis methods was used to explain the response of VLF-EM method about fracture condition or fault reactive occurred in Renokenongo village, Sidoarjo. The result can identify a fault pattern which indicated a very significant reactive fault.
Pengaruh Pola Kontur Hasil Kontinuasi Atas pada Data Geomagnetik Intepretasi Reduksi Kutub Hiskiawan, Puguh
Saintifika Vol 18 No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.628 KB)

Abstract

Metode geomagnetik adalah salah satu metode geofisika yang digunakan untuk memeriksa struktur batuan di bawah permukaan bumi . Penelitian ini dipelajari dengan menggunakan pengaruh kontur kelanjutan atas didasarkan pada pengurangan data kutub . Penelitian ini menjelaskan untuk membandingkan pada pengukuran dan interpretasi data dengan beragam hasil kontur. Metode penelitian dilakukan studi lintasan-lintasan di daerah penelitian yang muncul geologi karakteristik fisik dalam pemantauan secara langsung dan pemantauan tidak langsung . Hasil penelitian ini disebut keuntungan dari nilai tertinggi yang masalah respon dari geomagnetik dan potensi konduktivitas contouring pada daerah diteliti paling tajam.
Pengaruh Pola Kontur Hasil Kontinuasi Atas Pada Data Geomagnetik Intepretasi Reduksi Kutub Hiskiawan, Puguh
Jurnal Fisika Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode geomagnetik adalah salah satu metode geofisika yang digunakan untuk memeriksa struktur batuan di bawah permukaan bumi . Penelitian ini dipelajari dengan menggunakan pengaruh kontur kelanjutan atas didasarkan pada pengurangan data kutub . Penelitian ini menjelaskan untuk membandingkan pada pengukuran dan interpretasi data dengan beragam hasil kontur. Metode penelitian dilakukan studi lintasan-lintasan di daerah penelitian yang muncul geologi karakteristik fisik dalam pemantauan secara langsung dan pemantauan tidak langsung . Hasil penelitian ini disebut keuntungan dari nilai tertinggi yang masalah respon dari geomagnetik dan potensi konduktivitas contouring pada daerah diteliti paling tajam.
Agrogeofisika Metode Self Potential Guna Evaluasi Lahan Perkebunan Tebu Hiskiawan, Puguh
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.176 KB) | DOI: 10.25273/jpfk.v2i1.23

Abstract

Agrigeofisika adalah cabang geofisika yang berhubungan dengan ilmu pertanian . Geofisika adalah ilmu yang mempelajari penerapan prinsip-prinsip fisika untuk mempelajari bawah permukaan bumi , baik dalam dangkal skala ( dari kerak ke mantel ) atau skala (hingga inti bumi ) . Potensi diri adalah potensial listrik alami yang ada di bumi yang timbul dari berbagai sumber . Tanah merupakan sumber daya alam dengan alam tetap , menjadi kebutuhan manusia akan lahan terus meningkat . Dalam kegiatan ini akan dilakukan studi literatur tentang karakteristik perkebunan tebu , juga melakukan studi tentang agrigeofisika . perkebunan Asessmen yang telah dipelajari memiliki potensi untuk melakukan pemnafaatn saluran waduk . Kegunaan penelitian ini atau lokasi ini untuk potensi penyimpanan cadangan air sebagai perkebunan tebu proses irigasi 
Influence of the Gamma Ray towards Porosity Evaluation of the Rocks Using Well Log Measurement Hiskiawan, Puguh
Jurnal ILMU DASAR Vol 15 No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.499 KB) | DOI: 10.19184/jid.v15i2.1405

Abstract

Well Log method is one of the geophysics methods used to examine rock structure under earth surface. This research is studied by using utilizing influence of the gamma ray to physical parameter on well log measurement. This research is explained to compare the measuring data with some physical parameters. The results shown that the rock density was about 2.00 – 2.50 g/cc, the rock porosity was round 2.00 – 2.50 g/cc, whereas the resistivity has 2 Ωm to 60 Ωm. All those vaiables were measured at same depth 3420 – 3470 ft. Furthermore, the self potential value was the highest negatively. The result from physical parameter provided meaning about anomaly positively of hydrocarbon existing.Keywords: Well Log, gamma ray, hydrocarbon  
Upward Continuation of Subsurface Anomalies Utilizing Magnetic Data in The Bedadung Watershed, Jember City Nugraha, Yudhistira Adi; Hiskiawan, Puguh; Supriyadi, Supriyadi
Jurnal ILMU DASAR Vol 16 No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.75 KB) | DOI: 10.19184/jid.v16i2.1516

Abstract

Magnetic method is a geophysics method to determine the kind of subsurface material in certain depth by identifying the magnetic characteristics of rock based on the value of magnetic suspetibility. The data analysis described the subsurface anomaly using upward continuation filter. It separated local anomaly and regional anomaly by lifting research area in certain elevation. The raw data research was the total of magnetics data around Bedadung watershed, Jember. It was proceeded to obtaine magnetic anomaly curve on 5 line in contour map. It was digitalized and use as data input of magpick and upward continuation filter program. Upward continuation program was conducted using variation of area elevation in each track from 1 m up to 30 m. magnetic anomaly from this program is compared to magpick result showed that the magnetic anomaly curve on each line have good suitability with the accuracy 0,93%. Therefore, the continuation program become the alternative in magnetic data processing.