Caswita Caswita
Universitas Lampung

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Ajeng Rachma Farida; Caswita Caswita; Pentatito Gunowibowo
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS LAMPUNG Vol 6, No 7 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS LAMPUNG
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This quasi experimental research aimed to find out the influence of Problem Based Learning towards student's mathematical reasoning skill. The population of this research was students of VIII grade SMP Negeri 26 Bandarlampung in academic year of 2017/2018 that were distributed into eight classes. Samples of this research were the students of VIII-A and VIII-D that were selected through cluster random sampling technique. The design of this research was pretest-posttest control group design. Analysis data of the research using parametric test that is t’-test. Based on the results of research and discussion, it was concluded that Problem Based Learning affect the student's mathematical reasoning skill. Penelitian eksperimen semu ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan penalaran matematis siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 26 Bandarlampung tahun pelajaran 2017/2018 yang terdistribusi dalam 8 kelas. Sampel dari penelitian adalah siswa kelas VIII-A dan VIII-D yang terpilih melalui teknik cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan pretest-posttest control group design. Analisis data penelitian ini menggunakan uji statistik parametrik yaitu uji-t’. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan penalaran matematis siswa. Kata kunci: penalaran matematis, pengaruh, problem based learning
Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Terhadap Pemahaman Konsep Matematis Siswa Adnan Bahar; Caswita Caswita; Haninda Bharata
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS LAMPUNG Vol 7, No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS LAMPUNG
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to find out the influence of think pair share on understanding students' mathematical concepts. The population of this research was students of grade VIII of Junior High School 1 Semaka in academic year of 2018/2019 much 176 students that were distributed into six classes. The sampling was done by cluster random sampling technique and it was chosen students of VIII B as many as 28 students and VIII C as many as 29 students. The design which was used in this research was the pretest-posttest design control group design. Research data were obtained through test on understanding students' mathematical concepts. The data analysis which was used was t test. The result of this research show that enhancement on understanding students' mathematical concepts of student who follow learning with think pair share no higher than understanding students' mathematical concepts of student who follow learning with convensional. Keywords: cooperative learning, understanding mathematical concepts, think pair share Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran think pair share (TPS) terhadap pemahaman konsep matematis siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Semaka tahun pelajaran 2018/2019 sebanyak 176 siswa yang terdistribusi dalam enam  kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling dan terpilih siswa pada kelas VIII-B sebanyak 28 siswa dan VIII C sebanyak 29 siswa. Desain yang digunakan adalah pretest – posttest control group design. Data penelitian diperoleh dari tes kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Analisis data yang digunakan adalah uji lilifors dan uji . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa dengan model kooperatif tipe TPS lebih dari pada pemahaman konsep matematis siswa dengan model konvensional.Kata Kunci: pemahaman konsep matematis, pembelajaran kooperatif, think pai share
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematika As'ari Eka Mahendra; Caswita Caswita; Haninda Bharata
Desimal: Jurnal Matematika Vol 2, No 2 (2019): Desimal: Jurnal Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.178 KB) | DOI: 10.24042/djm.v2i2.4238

Abstract

This development research aims to develop a problem based learning based worksheet to improve students' mathematical reasoning abilities. This study begins with a preliminary study (needs analysis), preparation of student worksheets, validation of student worksheets, initial field trials, and field tests. The subjects of this study were students of class XI MIA2 MA Ma'arif NU 05 Sekampung Lampung Timur. The results of the preliminary study indicate the need to develop problem based learning based worksheets. Preparation of student worksheets begins with drawing up a design and all its components based on the drafting guide. The results of the validation show that LKPD has met the standards of eligibility for content and design. The results of the initial field trials indicate that the student worksheet is included in the good category. The results of field tests show that students' mathematical reasoning aspects are quite good because more than 75% of students have fulfilled the minimum completeness criteria.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Strategi Metakognitif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis siswa Asrean Hendi; Caswita Caswita; Een Yayah Haenilah
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v4i2.310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis strategi metakognitif. Media pembelajaran interaktif ini dikembangkan sebagai penunjang untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Media interaktif ini berbentuk file persentasi dalam bentuk powerpoint. Model penelitian pengembangan yang digunakan adalah Model DDD-E oleh Ivers dan Barron. Tahapan pengembangan peneltian dimulai dari decide, design, develope, dan evaluate. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X TKJ di SMK Harapan Bangsa Ulubelu Kabupaten Tanggamus, tahun pelajaran 2019-2020. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, angket respon guru terhadap media pembelajaran, dan tes kemampuan berpikir kritis siswa. Media pembelajaran interaktif yang dikembangkan telah valid menurut ahli media dari segi teori pendukung dan struktur pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis metakognitif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil uji di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis strategi metakognitif lebih tinggi dari pada kemampuan berpikir kritis siswa yang tidak menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis stategi metakognitif. Oleh karenanya dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis metakognitif yang dikembangkan lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Pengembangan Desain Pembelajaran Berbasis Penemuan Terbimbing Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Sri Handayani; Caswita Caswita; Nurhanurawati Nurhanurawati
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v4i2.344

Abstract

Untuk menyikapi permasalahan rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa, diperlukan adanya inovasi proses pembelajaran. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan desain pembelajaran berbasis penemuan terbimbing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model Tessmer.yang bersifat terbatas hingga tahapan expert review. Tahapan pengembangan ini dimulai dari tahap preliminary (tahap persiapan dan pendesainan), tahap self evaluation, dan tahap expert review. Penelitian dilaksanakan di SMA Kebangsaan Lampung pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2020/2021. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket. Validasi desain pembelajaran dan perangkat pembelajaran oleh ahli desain, ahli materi, dan praktisi pendidikan. Selanjutnya desain dan perangkat pembelajaran direvisi sesuai pendapat para ahli. Desain pembelajaran dan perangkat pembelajaran divalidasi oleh 2 pakar ahli desain dan materi, 2 praktisi guru dan 5 praktisi siswa. Hasil validasi para ahli diperoleh bahwa perangkat pembelajaran dan desain layak digunakan dan diimplementasikan setelah memenuhi kriteria valid dan praktis. Hal ini dapat dilihat dari hasil skor penilaian validator adalah diatas yang memiliki kriteria valid dan kategori sangat praktis.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA SOAL BERBASIS HIGH ORDER THINKING DITINJAU DARI KEMAMPUAN SPASIAL Mahfuddin Mahfuddin; Caswita Caswita
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 3 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.667 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i3.3874

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan spasial memiliki peran yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal geometri  transformasi berbasis high order thinking ditinjau dari kemampuan spasial. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Instrumen dalam penelitian, yaitu tes kemampuan spasial, tes kemampuan pemecahan masalah berbasis HOTS, dan pedoman wawancara. Analisis data penelitian ini yaitu analisis pemecahan masalah yang berorientasi HOTS dan analisis wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan siswa dengan kemampuan spasial tinggi mampu melalui tahapan pemecahan masalah dengan level kognitif menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Siswa dengan kemampuan spasial sedang mampu melalui tahapan pemecahan masalah dengan level kognitif menganalisis dan mengevaluasi serta belum mampu melaksanakan penyelesaian dengan baik dan menemukan gagasannya dalam  memecahkan permasalahan. Siswa dengan kemampuan spasial rendah  hanya mencapai tahap level kognitif menganalisis, dan pada level kognitif mengevaluasi, hanya mampu memahami permasalahan tanpa memberikan penyelesaian. Hal ini menunjukkan kemampuan spasial tinggi lebih baik dalam menyelesaikan soal geometri transformasi berbasis high order thinking.
PELATIHAN PENGEMBANGAN KETRAMPILAN BERPIKIR KREATIF GURU SLTP DENGAN PENDEKATAN INKUIRI-DISCOVERY PADA MATERI SEGI EMPAT Caswita Caswita; Rini Asnawati; Haninda Bharata; Tia Agnesa
Ruang Pengabdian : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): EDISI JUNI 2022
Publisher : Ruang Pengabdian : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era revolusi industry 4.0, Higher Order Thinking Skills (HOT’s) merupakan suatu keterampilan yang dibutuhkan seseorang agar berdaya saing tinggi yang seharusnya diperoleh siswa dari pengalaman belajar, khususnya pembelajaran matematika melalui pemecahan masalah tak rutin dan pembuatan keputusan yang kompleks. Saat ini, secara umum pembelajaran matematika di sekolah, termasuk di Lampung Timur, masih kurang bahkan belum mewujudkan aktivitas yang berorientasi HOT’s. Penyebab utama kondisi ini salah satunya adalah ketrampilan berpikir ktreatif guru yang masih rendah.  Karena itu, suatu pelatihan untuk meningkatkan ketrampilan berpikir kreatif guru matematika SLTP di Kabupaten Lampung Timur melalui kajian konsep segiempat dengan pendekatan inkuiri-discovery merupakan kegiatan yang sangat penting dan mendesak untuk dilaksanakan. Adapun metode yang diterapkan meliputi aktivitas refleksi, pemaparan materi, focus group discussion (FGD) konsep segiempat dengan pendekatan inkuiri-discovery, presentasi hasil, dan penugasan membuat produk yang ditargetkan. Berdasarkan hasil analisis data n-gain diperoleh peningkatan ketrampilan berpikir kreatif tergolong tinggi dengan rata-rata sebesar 0,68. Peningkatan ketrampilan guru dalam menyusun bahan ajar dan desain pembelajaran segiempat berorientasi HOTs yang sangat baik dan sedang berturut-turut sebesar 54,84% dan 45,16%. Oleh karena itu, tindak lanjut dari kegiatan ini, seperti in-house training perlu segera dilakukan.
PELATIHAN PENYUSUNAN INSTRUMEN TES MATEMATIKA DAN IPA SD KELAS TINGGI Rini Asnawati; Caswita Caswita; Median Agus Priadi; Novinta Nurulsari
Ruang Pengabdian : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): EDISI JUNI 2021
Publisher : Ruang Pengabdian : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.253 KB)

Abstract

Assesmen merupakan komponen yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Assesmen yang dilakukan dengan baik dan menggunakan instrumen tes yang tepat  dapat membantu guru dalam memperoleh informasi, mengindentifikasi dan memetakan tingkat kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran. Keberhasilan asesmen sangat tergantung pada pengetahuan dan keterampilan guru dalam memilih dan mengembangkan jenis asesmen dalam mengukur kompetensi siswa, sehingga, pemahaman tentang prinsip dasar asesmen yang berkualitas harus dimiliki oleh guru agar dapat melakukan asesmen terhadap siswa secara tepat sesuai dengan jenjang pendidikan dan level berpikir siswa.Permasalahan yang terjadi di sekolah adalah instrumen yang dibuat oleh guru dalam melakukan assesmen hanya berupa instrumen tes yang cenderung lebih banyak menguji aspek ingatan, sedangkan instrumen yang melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa belum banyak dibuat dan digunakan oleh guru khususnya mengenai matematika dan IPA. Selain itu, guru belum memperhatikan tahap perkembangan berpikir siswa, khususnya untuk siswa SD kelas tinggi. Banyak alasan yang dikemukakan oleh guru SD kelas tinggi, diantaranya kurangnya kemampuan dan keteram­pilan guru dalam membuat instrumen penilaian yang melatih siswa untuk berpikir tingkat tinggi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan kepada guru SD kelas tinggi di Kecamatan Rajabasa Kota bandar Lampung untuk menyusun instrumen tes pada  materi matematika dan IPA. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah melalui ceramah, diskusi, dan proyek. Pada kegiatan ceramah pemateri meyampaikan materi tentang teknik penambangan instrumen penilaian sesuai dengan prosedur yang baku dilanjutkan dengan diskusi. Setelah diskusi, peserta pelatihan megerjakan tugas proyek berupa menyusun instrument tes mata pelajaran matematika dan IPA, menganalisis secara kualitatif, mengujicobakannya. Berdasarkan hasil kegiatan, diperoleh simpulan bahwa kegiatan pelatihan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman tentang perancangan instrumen tes matematika dan IPA SD kelas tinggi Berdasarkan hasil nilai pretest diketahui bahwa pemahaman awal guru-guru tergolong sedang. Pada akhir pelatihan, rata-rata nilai posttest guru-guru lebih tinggi dibandingkan rata-rata nilai pretest, peningkatan pemahaman guru-guru perancangan instrumen tes matematika dan IPA tergolong sedang. Kata Kunci : Instrumen tes matematika dan IPA, SD kelas tinggi
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sayu Yuni; Haninda Bharata; Caswita Caswita
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS LAMPUNG Vol 5, No 7 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS LAMPUNG
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to know the influence of problem based learning model toward students critical thinking ability. The population of this research was all students of grade 7th of SMP N 1 Candipuro Lampung Selatan in academic year of 2016/2017 that was distributed into six classes. The sample of this research was students of VII A and VII B class that were choosen by cluster random sampling. This research used the pretest posttest control group design. Data analysis for testing of hypothesis in this research used t-test. Based on the result of research and discussion, Problem Based Learning Model affects the students critical thinking ability.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Candipuro Lampung Selatan tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 223 siswa yang terdistribusi dalam enam kelas. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII A dan VII B yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan the pretest-posttest control group design. Analisis data untuk pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Uji-t. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, model Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa.Kata kunci: pengaruh, problem based learning, berpikir kritis matematis
Pengaruh Discovery Learning Terhadap Kemampuan Representasi Matematis Siswa Sandy Sandy; Rini Asnawati; Caswita Caswita
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS LAMPUNG Vol 7, No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS LAMPUNG
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This experimental research aimed to find out the the influence of discovery learning towards student's mathematical representation skill. The population of this research was on entire students of grade VII of Junior High School state of 20 Bandar Lampung in academic year of 2018/2019 as many as 348 students that were distributed into 10 classes with mathematics skill in each class relatively equivalent. The sampling was cluster random sampling technique and it was chosen students of VII-C as many as 30 students and VII-B as many as 30 students as samples. The design used in this research was the randomized posttest-only control group design. The result of Mann-Whitney U test was known that the data of representation skill student with discovery learning was higher than the data of representation skill student in class with conventional learning. So that, discovery learning influenced towards the student's mathematical representation skill.Keywords: discovery learning, mathematical representation skill Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh discovery learning terhadap kemampuan representasi matematis siswa. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 20 Bandar Lampung tahun pelajaran 2018/2019 sebanyak 348 siswa yang terdistribusi ke dalam sepuluh kelas dengan kemampuan matematis tiap kelas yang relatif sama. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling dan terpilih siswa kelas VII-C sebanyak 30 siswa dan VII-B sebanyak 30 siswa. Desain penelitian yang digunakan yaitu the randomized posttest-only control group design. Hasil uji Mann-Whitney U didapat bahwa data kemampuan representasi matematis siswa dengan discovery learning lebih tinggi daripada data kemampuan representasi matematis siswa dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, discovery learning berpengaruh terhadap kemampuan representasi matematis siswa. Kata kunci: discovery learning, kemampuan representasi matematis