Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENERAPAN TEORI PIAGET UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PGSD UNP KEDIRI PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA MATERI KUBUS DAN BALOK Wahid Ibnu Zaman; Abdul Aziz Hunaifi
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.277 KB)

Abstract

Abstract: The difficulty students in understanding caused by several things. One of them is a form of applied learning is still conventional, where professors only using methods or learning activities are still centered on the lecturer. Besides lecturer of mathematics at this time tend to teach less variable, while the students only listen, take notes and work on the problems. This will result in the student becomes inactive, lazy thinking, and depending on the lecturer. Yet in the world of education has changed, that science is found, formed and developed by the students themselves actively. As one way to enable the student is using one of the methods of active learning that is by applying Piaget's theory where this method to encourage students to study according to the ability of thinking. To the researchers use a method by applying Piaget's theory as an attempt to improve the achievement of students on the material cubes and blocks.Objective This study aims to determine the increase achievement of students on the material cube and Blaok through Application of Piaget's theory in Student PGSD UNP Kediri. Step-by-step learning as follows: (1) the lecturer asked the students to form groups according to their choice, (2) professors assign tasks to each group for discussion in accordance with the specified time), (3) the lecturer asks alternately presentation in front of the class according to material that has been given previously (4) students have a right to ask a group presentation of material in front of belium understood, (5) Together with students lecturers provide conclusions about the material that was submitted.This research is a classroom action research. Subjects of the study were students PGSD UNP Kediri. Data collection techniques in this class action consists of tests and observations. Data were collected by observation and tests. Then the evaluation test results were analyzed using individual completeness and classical. Tests carried out at the end of the cycle to determine learning outcomes. Observations conducted during each meeting and learning takes place. Keywords: Piaget's theory, Achievement, Cube Abstrak: Kesulitan mahasiswa dalam memahami pelajaran disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya adalah bentuk pembelajaran yang diterapkan masih bersifat konvensional, dimana dosen hanya menggunakan metode atau kegiatan pembelajaran masih berpusat pada dosen. Selain itu Dosen matematika saat ini cenderung mengajar kurang bervariasi, sedangkan mahasiswa hanya mendengar, mencatat dan mengerjakan soal. Hal ini akan mengakibatkan mahasiswa menjadi tidak aktif, malas berfikir, dan bergantung pada dosen. Padahal dalam dunia pendidikan sudah berubah, bahwasanya ilmu pengetahuan ditemukan, dibentuk, dan dikembangkan oleh mahasiswa sendiri secara aktif. Sebagai salah satu cara untuk mengaktifkan mahasiswa adalah dengan menggunakan salah satu metode pembelajaran aktif yaitu dengan menerapkan Teori Piaget dimana metode ini mengajak mahasiswa untuk belajar sesuai dengan kemampuan berfikirnya. Untuk itu peneliti menggunakan metode dengan menerapkan Teori Piaget sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa pada materi kubus dan balok.Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar mahasiswa pada materi Kubus dan Balok melalui Penerapan Teori Piaget  Pada Mahasiswa PGSD UNP Kediri. Langkah-langkah pembelajarannya sebagai berikut: (1) dosen meminta mahasiswa untuk membentuk kelompok sesuai dengan pilihan mereka, (2) dosen memberikan tugas kepada masing-masing kelompok untuk didiskusikan sesuai dengan waktu yang ditentukan), (3) dosen meminta secara bergantian presentasi di depan kelas sesuai dengan materi yang telah diberikan sebelumnya (4) mahasiswa berhak bertanya kepada kelompok yang presentasi didepan materi yang belium dipahami, (5) Bersama dengan mahasiswa dosen memberikan kesimpulan mengenai materi yang telah disampaikan.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subyek penelitiannya adalah mahasiswa PGSD UNP Kediri. Teknik pengumpulan data dalam tindakan kelas ini terdiri atas tes dan hasil observasi. Pengambilan data dilakukan dengan observasi dan tes. Kemudian hasil tes evaluasi dianalisis menggunakan ketuntasan individual dan klasikal. Tes dilaksanakan pada akhir siklus untuk mengetahui hasil belajar. Observasi dilaksanakan setiap pertemuan dan selama pembelajaran berlangsung. Kata kunci: Teori Piaget,  Prestasi Belajar, Kubus dan Balok
Pelatihan Pengembangan Program Kokurikuler Bagi Guru SD Laboratorium UN PGRI Kediri Mujiwati, Endang Sri; Soenarko, Bambang; Permana, Erwin Putera; Sahari, Sutrisno; Primasatya, Nurita; Wahyudi, Wahyudi; Hunaifi, Abdul Aziz; Aka, Kukuh Andri
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 3 No 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v3i2.13690

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk melaksakan solusi pemecahan masalah mitra SD Laboratorium UN PGRI Kediri guna (1) meningkatkan pemahaman guru terhadap wawasan program kokurikuler sebagai awal program pengembangan program kokurikuler, melalui penyuluhan dengan guru mengenai karakteristik materi tiap bidang studi yang memungkinkan dan berpotensi maksimal untuk dijadikan bahan program kokurikuler, dan kegiatan Focus Group Discussion antara tim dosen dan tim guru untuk menentukan prioritas pengembangan kokurikuler). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dari presentasi tentang pembahasan pengertian, tujuan, prinsip, dan tata cara pelaksanaan program kokurikuler. Setelah dilakukan pemaparaan dari pemateri, dilakukan kegiatan tanya jawab bersama guru di SD Lab. UN PGRI Kediri. Para guru menjadi semakin memahami konsep kokurikuler (sebagai program tambahan intrakurikuler) dan diharapkan setelah kegiatan ini para guru siap dalam program pengabdian selanjutnya, yaitu pengembangan program kokurikuler secacra fisik.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TENTANG DIET DIABETES MELLITUS TERHADAP KONTROL GULA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS DI RUANG MAWAR RSUD Dr. HARJONO PONOROGO Hunaifi, Abdul Aziz; Nurjayanti, Dwi; Rumpiati, Rumpiati
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 3, No 3 (2018): September 2018
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.708 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v3i3.257

Abstract

Kontrol gula darah merupakan keadaan dimana seseorang mampu menjaga pola makan rutin memeriksa kadar gula darahnya (GDA). Tujuan penelitian ini ialah agar dapat mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pasien tentang diet diabetes mellitus terhadap kontrol gula darah pasien diabetes mellitus di ruang Mawar RSUD Dr. Harjono Ponorogo. Desain penelitian pada penelitian ini adalah studi korelasional dengan menggunakan rancangan penelitian survey cros sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien Diabetes Mellitus di ruang Mawar RSUD Dr. Harjono Ponorogo. Teknik pengambilan sampel adalah non-probability sampling yaitu consecutive sampling. Variabel independennya adalah tingkat pengetahuan diet Diabetes Mellitus sedangkan variable dependennya adalah kontol gula darah. Uji statistic yang digunakan adalah SpearmanRank. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas responden mempunyai tingkat pengetahuan kurang. Berdasarkan hasil uji statistic Spearman Rank maka didapatkan nilai probabilitas atau ρ = 0,002. Oleh karena ρ < 0,05 (0,002
Pelatihan Pembuatan Soal Kognitif Berbasis Aplikasi Android Kahoot untuk Guru Sekolah Dasar Islam Terpadu Bina Insani Kediri Saidah, Karimatus; Mujiwati, Endang Sri; Permana, Erwin Putera; Wiguna, Frans Aditia; Damayanti, Susi; Mukmin, Bagus Amirul; Hunaifi, Abdul Aziz; Laila, Alfi; Basori, Muhamad; Wahyudi, Wahyudi; Kurnia, Ita
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v6i1.16895

Abstract

This activity aims to provide training to teachers and practice problem making and implementation in elementary schools. So that teachers get direct experience in making problems through the Kahoot application for teachers. The method of carrying out this activity is carried out from the preparation stage to the reporting of activities that take about 1 month. Parties involved in the activity include: 1). Lecturers as speakers and moderators, students as a support team for the implementation of the event. 2). Teachers in SDIT Bina Insani Kediri. Of the 25 teachers who have participated in the training, as many as 17 teachers have submitted the results of the analysis, based on the results of the questionnaire showed 4 teachers stated there were no obstacles in implementing kahoot. While the other 13 stated to experience some obstacles, namely less accustomed to operating kahoot. The advantages of applications when implemented include more interesting and easy to do. Kahoot application can be one of the alternative learning variations. Through the use of kahoot learning outcomes related to the order of the level of truth problems can be more quickly known. Kahoot application is practical, because teachers can directly monitor students who work on problems.
Pengembangan Media 3D Hologram Pada Pembelajaran PPKn Materi Hubungan Antara Simbol Dan Sila-Sila Pancasila Untuk Siswa Kelas II Sekolah Dasar Harwitantri Putri, Astrina Della; Hunaifi, Abdul Aziz; Wiguna, Frans Aditia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara pada hari Senin, 10 Februari 2020 dengan guru kelas II SD Negeri Lirboyo 1 Kota Kediri menunjukkan bahwa ada sebagian siswa yang belum mampu memahami hubungan antar simbol dan sila-sila Pancasila dengan baik. Terdapat 14 siswa terdapat 8 siswa yang belum mencapai KKM 75. Hal ini dikarenakan saat proses pembelajaran PPKn berlangsung guru belum menemukan dan menggunakan media yang bisa menarik perhatian siswa. Sehingga mengakibatkan siswa cenderung kurang memperhatikan saat proses pembelajaran, asyik bermain dengan teman sebangku dan ramai sendiri. Penelitian ini menggunakan metode Pengembangan R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE. Berdasarkan hasil uji kevalidan media 3D Hologram layak digunakan dengan presentase penilaian kevalidan dari ahli materi 77,5% dengan kategori layak dan penilaian kevalidan dari ahli media 87% dengan kategori sangat layak, angket dari respon guru memperoleh hasil 77,5% dengan kategori praktis dan ketuntasan pembelajaran secara klasikal dengan presentase 88%.
LEARNING TRAJECTROY DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI BERFIKIR MATEMATIKA Wahid Ibnu Zaman; Abdul Aziz Hunaifi
Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
Publisher : UM Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.699 KB) | DOI: 10.37729/jpse.v3i2.4337

Abstract

Salah satu tujuan pembelajaran adalah mengembangkan kompetensi peserta didik. Dalam matematika, kompetensi mengandung dua aspek: aspek material dan aspek formal. Aspek material menggambarkan penguasaan konsep dan ketrampilan menghitung, sedangkan aspek formal menggambarkan pengembangan nalar peserta didik. Learning trajectory memberikan sebuah fasilitas kepada peserta didik untuk mengembangkan kompetensi berfikir matematika, karena merupakan lintasan yang berjenjang dan harus dilalui agar dapat menguasai atau melangkah pada jenjang berikutnya. Learning trajectory memberikan suatu rencana atau pola yang akan digunakan sebagai acuan untuk membuat rancangan pembelajaran pada setiap proses pembelajaran yang akan dilakukan. Dengan menggunakan learning trajectory diharapkan kompetensi berfikir matematika bagi peserta didik berkembang dan tidak terjadi kesalahan pemahaman konsep. pembelajaran bilangan bulat di sekolah pada umumnya lebih mengedepankan hapalan dan penerapan rumus dan cara berhitung. Peserta didik jarang diajak kegiatan untuk memahami makna bilangan. Akibatnya banyak peserta didik yang hanya mengingat aturan dan rumus tanpa mengetahui alasannya. learning trajectory memberikan solusi untuk dapat meningkatkan kompetensi berfikir peserta didik pada materi bilanga bulat.