Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENERAPAN METODE PROMETHEE PADA SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PEMILIHAN SUPPLIER BARANG Studi Kasus : Toko Jasa Kawan, Samarinda Andre Kurniawan; Siti Lailiyah; Eka Arriyanti
Jurnal Informatika Wicida Vol 10 No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.507 KB) | DOI: 10.46984/inf-wcd.1827

Abstract

Toko sepeda “Jasa Kawan” merupakan toko sepeda di Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda. Setiap hari toko ini melayani pelanggan berupa penjualan sepeda, spare part-nya, dan service. Pembelian stok sepeda kepada supplier akan mempengaruhi harga dan kualitas sepedasehingga sangat penting bagi pemilik toko untuk memutuskan dengan cepat dari supplier mana sepeda distok. Untuk membantu permasalahan yang diuraikan ini, maka penelitian ini ingin membuatkan Sistem Penunjang Keputusan dengam menerapkan metode Promethee. Metode yang digunakan dalam sistem penunjang keputusan ini yaitu metode Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation(Promethee).Metode ini terdiri dari beberapa langkah, yaitu menentukan beberapa alternatif atau kriteria, preferensi, indeks preferensi multikriteria, nilai Leaving Flow, Entring Flow, dan Net Flow. Hasil dari penelitian ini adalah perhitungan dan perankingan yang menampilkan nama supplier yang terpilih, nilai net flow, dan ranking masing-masing supplier yang terpilih. Hasil perhitungan dan perangkingan juga akan dicetak sebagai laporan hasil perhitungan dan perankingan.
PROFIL BERPIKIR KRITIS CALON GURU MATEMATIKA DALAM PEMBUKTIAN TEOREMA GEOMETRI Siti Lailiyah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.135 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i1.2668

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan berpikir kritis mahasiswa calon guru matematika dalam membuktikan teorema geometri. Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan abad 21 terpenting yang dibutuhkan dunia kerja atau dunia industri, salah satunya adalah berpikir kritis. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripstif kualitatif dengan tiga subjek penelitian mahasiswa pendidikan matematika UIN Sunan Ampel Surabaya. Instrumen penelitian ini terdiri dari tes tulis dan wawancara yang selanjutnya data dikelompokkan dan dianalisis sesuai dengan indikator berpikir kritis. Berdasarkan hasil analisis data, didapatkan: (1) dua subjek dapat menuliskan dan menyebutkan apa yang dibuktikan pada masalah tersebut namun sebagian benar dan sebagian salah, hanya satu subjek yang menuliskan dengan benar dan lengkap, (2) semua subjek menggambarkan segitiga dengan benar dan simbol-simbol matematika yang ditulis tepat, (3) semua subjek dapat membuktikan teorema dengan cara benar dan sistematis, dan (4) dua subjek melakukan pengecekan kembali namun pengecekannya tidak lengkap dan tidak sistematis, sedangkan satu subjek tidak melakukan pengecekan pembuktian teorema. Jadi dapat disimpulkan bahwa berpikir kritis mahasiswa calon guru matematika pada penelitian ini dalam membuktikan teorema geometri termasuk kategori sangat baik.AbstractThe purpose of this study is to describe the critical thinking of prospective mathematics teacher students in proving the geometry theorem. Critical thinking is one of the most important 21st-century skills needed by the world of work or industry, one of which is critical thinking. This type of research is a qualitative descriptive study with three research subjects mathematics education students of UIN Sunan Ampel Surabaya. The instrument of this study consisted of written tests and interviews in which the data were grouped and analyzed according to indicators of critical thinking. Based on the results of data analysis, it is found: (1) two subjects can write down and mention what is proven on the problem but some are correct and some are wrong, only one subject writes correctly and completely, (2) all subjects draw triangles correctly and mathematical symbols are written correctly, (3) all subjects can prove theorems correctly and systematically, and (4) two subjects re-check but the checks are incomplete and not systematic, while one subject does not verify the theorem. So it can be concluded that the critical thinking of prospective mathematics teacher students in this study in proving the geometry theorem is very good.
KORELASI AL QUR’AN DENGAN ILMU PENGETAHUAN Siti Lailiyah
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 1 No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Para ulama sependapat, di antara sekian banyak mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad saw, yang terbesar adalah Al Qur’an. Al Qur’an adalah kitab suci penyempurna kitab-kitab suci para nabi sebelumnya. Al Qur’an bukan hanya petunjuk untuk mencapai kebahagiaan hidup bagi umat Muslim, tapi juga seluruh umat manusia. Secara bahasa al Qur’an merupakan mashdar (kata benda) dari kata kerja qoro-’a (قرأ) yang bermakna membaca. Sedangkan secara istilah al-Qur’an diartikan Kalam Allah SWT yang diturunkan kepada Rasul dan penutup para Nabi-Nya, Nabi Muhammad SAW yang diawali dengan surat Al-Fatihah dan di akhiri dengan surat An-Naas. Dalam Al-Qur’an terdapat banyak sekali ayat-ayat yang menerangkan tentang berbagai macam ilmu, baik itu ilmu agama maupun ilmu umum, sehingga jika dikatakan bahwa Al-Quran berlaku sepanjang zaman maka hal tersebut adalah benar, karena dalam Al-Qur’an terdapat ilmu-ilmu yang sebenarnya telah lama diungkapkan oleh Al-Qur’an, namun baru dapat dijelaskan oleh manusia ratusan tahun kemudian, sehingga kita selaku generasi muda muslim seharusnya mempelajari Al-Qur’an tidak hanya mempelajari tentang tata bahasa semata, namun kita juga harus bisa mengungkap ilmu-ilmu yang ada di dalamnya untuk dimanfaatkan dalam kehidupan kita. Ilmu sains yang ada di dunia ini tergolong pertama muncul ialah berdasarkan Al-Quran, dan penerusannya oleh manusia dengan berbagai penemuan-penemuan hal baru di bumi. Al-Qur’an ialah peletak dasar dari berbagai pengetahuan sains dan sosial.
THE STUDY OF ETHNOMATHEMATIC OBJECTS IN THE DIENG TEMPLE WONOSOBO, CENTRAL JAVA Rina Mahmudati; Siti Lailiyah
MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN Vol 8, No 2 (2020): MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/mp.v8i2.1606

Abstract

The development of science and technology which is based on mathematics must be balanced with human resources who are sensitive to changing times without leaving the national identity achieved through learning in schools. Exploration of Dieng Temple objects as historical artifacts in Wonosobo can produce knowledge about the structure and architecture of Dieng Temple which can be used as a source of contextual learning. The purpose of this study was to determine the ethnomathematics object contained in the Dieng temple. The research method used is qualitative research. Data collection methods are observation and interviews with 1 archaeologist and 2 local cultural observers. The results of this study indicate that there are ethnomathematics objects that can be applied in mathematics learning in historical buildings, one of which is the Dieng Temple. A well-observed indicator is an activity of generalizing the number sequence pattern and the object configuration sequence pattern
ANALISIS SURAT AL-KAHFI AYAT 60-82 TENTANG KONSEP PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Siti Lailiyah; Muhammad Saefullah
PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 4 No 2 (2021): Paramurobi: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/paramurobi.v4i2.2345

Abstract

The purpose of this study was to determine the learning concept of Islamic Education contained in Surat al-Kahf verses 60-82 and know the values ​​of learning contained in the Qur'an Al-Kahf verses 60-82. In this study researchers used a purely descriptive qualitative type of research on the grounds that the information used in this study is not in the form of numbers but in the form of data from books, journals, magazines, or newspapers, all of which will be described clearly and in detail to develop theory of Islamic education. In qualitative descriptive research here, the researcher uses the research library method, which is a library research. The results of the study showed that the learning concepts contained in the learning between the prophet Moses and the prophet Khidir were more on the method of discussion, reality-based problem solving. In this story, the prophet Moses was asked to critically understand the phenomenon that had just issued a statement, not to blame right away. But what happened to the prophet Moses was too early to conclude that what was done by the prophet Khidir was wrong. This does not mean it is forbidden to ask questions, but rather the prophet Moses was asked to read the process as a whole, not asking directly. This is one of the active learning learning strategies.
PENERAPAN ALGORITMA TABU SEARCH PADA SISTEM PENJADWALAN UJIAN TUGAS AKHIR MAHASISWA Siti Lailiyah
Jurnal Informatika Wicida Vol 10 No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.558 KB) | DOI: 10.46984/inf-wcd.1193

Abstract

Masalah Penjadwalan ujian tugas akhir mahasiswa merupakan suatu yang kompleks dimana inti dari masalah ini adalah bagaimana menjadwalkan berbagai komponen yang terdiri dari mahasiswa, dosen, hari, dan jam dengan memperhatikan sejumlah batasan dan syarat tertentu. Penelitian ini mengambil studi kasus di STMIK Widya Cipta Dharma Samarinda khususnya pada prodi Teknik Informatika dimana masalah penjadwalan ujian tugas akhir ini masih dikerjakan secara manual, setiap mahasiswa yang datang ke prodi mendaftarkan diri untuk mengikuti ujian tugas akhir, kemudian meminta waktu kosong para pembimbing dan penguji untuk mencari kesepakatan waktu sehingga dapat dijadwalkan untuk ujian. Hal ini mengakibatkan kesulitan dalam penjadwalan serta sering terjadi jadwal yang bentrok. Pada Penelitian ini akan mencoba untuk mengimplementasikan algoritma Tabu Search dalam pencarian kecocokan jadwal ujian tugas akhir. Tabu Search dinilai efektif karena memiliki karakter yang unik dimana dalam pencarian menggunakan memori yang fleksibel. Struktur memori itu akan membolehkan pencarian terus dilakukan sehingga menghasilkan candidate solution yang lengkap.
KEILMIAHAN SAINS ADALAH BUKTI KEBENARAN AL QUR’AN Siti Lailiyah
Prosiding Seminar Pendidikan Fisika FITK UNSIQ Vol 2 No 1 (2020): Vol 2 No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN FISIKA FITK UNSIQ
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika FITK UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sains, menurut Baiquni, adalah himpunan pengetahuan manusia tentang alam yang diperoleh sebagai konsensus para pakar, melalui penyimpulan secara rasional mengenai hasil-hasil analisis yang kritis terhadap data pengukuran yang diperoleh dari observasi pada gejala-gejala alam. Al-Qur’an, sebagai kalam Allah, diturunkan bukan untuk tujuan-tujuan yang bersifat praktis. Oleh sebab itu, secara obyektif, al-Qur’an bukanlah ensiklopedi sains dan teknologi apalagi al-Qur’an tidak menyatakan hal itu secara gamblang. Akan tetapi, dalam kapasitasnya sebagai huda lin_nas, al-Qur’an memberikan informasi stimulan mengenai fenomena alam dalam porsi yang cukup banyak, sekitar tujuh ratus lima puluh ayat. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian murni deskriptif kualitatif. Dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa; 1. Fenomena alam adalah tanda-tanda kekuasaan Allah. Oleh sebab itu, pemahaman terhadap alam itu akan membawa manusia lebih dekat kepada Tuhannya. Pandangan al-Qur’an tentang sains dan teknologi dapat ditelusuri dari pandangan al-Qur’an tentang ilmu. 2. Al-Qur’an adalah mu’jizat Islam yang kekal dan mu’jizatnya selalu diperkuat dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Salah satu ciri yang membedakan Islam dengan yang lain adalah penekanannya terhadap masalah ilmu (sains). Al-Qur’an dan Hadits mengajak kaum muslim untuk mencari dan mendapatkan ilmu dan kearifan, serta menempatkan orang-orang yang berpengetahuan pada derajat yang tinggi. Dalam al-Qur’an kata al-‘ilm dan kata-kata jadiannya digunakan lebih dari 780 kali. 3. Sains adalah kontribusi manusia sepanjang masa. Satu dari hal yang paling luar biasa dalam Al-Quran adalah bagaimana ia menguraikan ilmu pengetahuan. Al-Quran yang dinyatakan kepada Muhammad (saw) pada abad ke 7 berisikan fakta-fakta ilmiah menakjubkan yang sedang ditelusuri di abad ini.