Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERSEPSI DAN MINAT PERILAKU WISATAWAN : KAMPUNG KERIPIK DAN TEMPE SANAN SEBAGAI TUJUAN WISATA OLEH OLEH KHAS KOTA MALANG Latifah Hanum; Saparila Worokinasih
MEDIA BINA ILMIAH Vol 14, No 3: Oktober 2019
Publisher : BINA PATRIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.301 KB) | DOI: 10.33758/mbi.v14i3.317

Abstract

Industri Keripik dan Tempe Sanan sudah berdiri sejak lama yaitu sejak tahun 1960-an. Keberadaan Kampung Keripik dan Tempe Sanan sebagai pusat oleh-oleh khas Kota Malang, sudah banyak diketahui oleh warga Malang Raya. Namun saat ini banyak sekali kompetitor baru sebagai tujuan wisata oleh-oleh khas Kota Malang bermunculan yang bisa menjadi ancaman bagi keberadaan Kampung Keripik dan Tempe Sanan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji sikap, norma subjektif dan persepsi kontrol perilaku terhadap minat perilaku wisatawan berkunjung ke Kampung Keripik dan Tempe Sanan dengan pendekatan model Theory of Planned Behavior (TPB) oleh Ajzen (2005). Penelitian ini menggunakan metode survei dalam pengambilan data. Tipe penelitian menggunakan explanatory research. Sampel penelitian ini adalah wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang (Indonesia) yang pernah mengunjungi Kampung Keripik dan Tempe Sanan. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi paguyuban Kampung Keripik dan Tempe Sanan untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan kawasan tujuan wisata oleh-oleh khas kota Malang. Selanjutnya dapat memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan menjadikan Kampung Keripik dan Tempe Sanan sebagai destinasi wisata oleh-oleh utama di Kota Malang
Perbandingan Metode ANN-PSO Dan ANN-GA Dalam Pemodelan Komposisi Pakan Kambing Peranakan Etawa (PE) Untuk Optimasi Kandungan Gizi Canny Amerilyse Caesar; Latifah Hanum; Imam Cholissodin
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3, No 3: September 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (892.255 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201633200

Abstract

AbstrakSusu merupakan salah satu sumber protein hewani yang mengandung semua zat yang dibutuhkan tubuh. Ternak penghasil susu utama di Indonesia yaitu sapi perah, namun produksi susunya belum dapat mencukupi kebutuhan masyarakat. Alternatifnya adalah kambing peranakan etawa (PE). Tingginya kualitas kandungan gizi susu sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya, yaitu faktor pakan. Bagian peternakan kambing PE di UPT Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak Singosari-Malang masih menghadapi permasalahan, yaitu rendahnya kemampuan dalam memberikan komposisi pakan terhadap kambing PE. Kekurangan tersebut berpengaruh terhadap kualitas susu yang dihasilkan. Diperlukan pengetahuan rekayasa kandungan gizi susu untuk menentukan komposisi pakan dalam menghasilkan susu premium dengan kandungan gizi optimal. Penulis membandingkan dua metode yang sudah diteliti yaitu Artificial neural network  (ANN) dan Particle Swarm Optimization (PSO)  serta metode Artificial Neural Network (ANN) dan Genetic Algorithm (GA) dalam membuat pemodelan pakan kambing dalam mengoptimasi kandungan gizi susu kambing. Dalam analisa pengujian menggunakan metode ANN-PSO yang dilakukan dengan kasus untuk berat badan kambing 36 kg, serta jenis pakan yang digunakan yaitu rumput Odot 70% dan rumput Raja 30%, rata-rata kandungan protein naik 0.707%, sedangkan rata-rata kandungan Lemak turun 0.879%. Dengan menggunakan metode ANN-GA, rata-rata kandungan Protein naik sebesar 0.0852%, sedangkan rata-rata kandungan Lemak turun sebesar 2.3254%. Kata Kunci: Susu Kambing, Optimasi, Artificial Neural Network (ANN), Particle Swarm Optimization (PSO),  Genetic Algorithm (GA), Kandungan nutrisi pakan.  AbstractMilk is one of the animal protein sources which it contains all of the substances needed by human body. The main milk producer cattle in Indonesia is dairy cow, however its milk production has not fulfilled the society needs. The alternative is the goat, the Etawa crossbreed (PE). The high quality of milk nutrients content is greatly influenced by some factors one of them, is the food factor. The PE goat livestock division of the UPT Cattle Breeding and the Cattle Food Greenery in Singosari-Malang still faces the problem, it is the low ability in giving the food composition for PE goat. This flaw affects the quality of the produced milk. It needs the artificial science of the milk nutrients contain in order to determine the food composition to produce premium milk with the optimum nutrients contain. The writer uses the method of the Artificial Neural Network (ANN) and the Particle Swarm Optimization (PSO) to make the modeling of goat food in optimizing the content of goat milk nutrients. In the analysis of the examination that is done with the case of 36 kg goat weight, also the food type used is the 70 % Odot grass and 30% Raja grass can increase the nutrients contain of the protein milk for 0.707% and decrease the fat nutrients contain for 0.879%. If uses the method of Artificial Neural Network (ANN) and Genethic Algorithm (GA) can increase the nutriens contain of the protein for 0.0852% and decrease the fat nutients contain for 2.3254%. Key Words : Goat Milk, Optimization, Artificial Neural Network (ANN), Particle Swarm Optimization (PSO), Genetic Algorithm (GA), the food nutrients contain.
Optimasi Kandungan Gizi Susu Kambing Peranakan Etawa (PE) Menggunakan ELM-PSO Di UPT Pembibitan Ternak Dan Hijauan Makanan Ternak Singosari-Malang Imam Cholissodin; Sutrisno Sutrisno; Arief Andy Soebroto; Latifah Hanum; Canny Amerilyse Caesar
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4, No 1: Maret 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.167 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201741223

Abstract

AbstrakSusu merupakan salah satu sumber protein hewani yang mengandung semua zat yang dibutuhkan tubuh. Ternak penghasil susu utama di Indonesia yaitu sapi perah, namun produksi susunya belum dapat mencukupi kebutuhan masyarakat. Alternatifnya adalah kambing peranakan etawa (PE). Tingginya kualitas kandungan gizi susu sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya, yaitu faktor pakan. Bagian peternakan kambing PE di UPT Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak Singosari-Malang masih menghadapi permasalahan, yaitu rendahnya kemampuan dalam memberikan komposisi pakan terhadap kambing PE. Kekurangan tersebut berpengaruh terhadap kualitas susu yang dihasilkan. Diperlukan pengetahuan rekayasa kandungan gizi susu untuk menentukan komposisi pakan dalam menghasilkan susu premium dengan kandungan gizi optimal. Penulis menggunakan metode Extreme Learning Machine (ELM)dan Particle Swarm Optimization (PSO)  untuk membuat pemodelan pakan kambing dalam mengoptimasi kandungan gizi susu kambing. Dalam analisa pengujian konvergensi menggunakan metode ELM-PSO yang dilakukan dengan kasus untuk berat badan kambing 32 kg, serta jenis pakan yang digunakan yaitu rumput Odot 70% dan rumput Raja 30% menghasilkan sistem mencapai kestabilan dalam konvergensi pada iterasi ke-20 dengan fitness terbaik yaitu 16.2712.Kata Kunci: Susu Kambing, Optimasi, Artificial Neural Network (ANN), Particle Swarm Optimization (PSO), Genetic Algorithm (GA), Kandungan Nutrisi Pakan.AbstractMilk is one of the animal protein sources which it contains all of the substances needed by human body. The main milk producer cattle in Indonesia is dairy cow, however its milk production has not fulfilled the society needs. The alternative is the goat, the Etawa crossbreed (PE). The high quality of milk nutrients content is greatly influenced by some factors one of them, is the food factor. The PE goat livestock division of the UPT Cattle Breeding and the Cattle Food Greenery in Singosari-Malang still faces the problem, it is the low ability in giving the food composition for PE goat. This flaw affects the quality of the produced milk. It needs the artificial science of the milk nutrients contains in order to determine the food composition to produce premium milk with the optimum nutrients contain. The writer uses the method of the Extreme Learning Machine (ELM) and the Particle Swarm Optimization (PSO) to make the modeling of goat food in optimizing the content of goat milk nutrients. In the analysis of the convergence that is done with the case of 32 kg goat weight, also the food type used is the 70 % Odot grass and 30% Raja grass that system get a stability on the 20th iteration with a fitness value is 16.2712.Keywords: Goat Milk, Optimization, Extreme Learning Machine (ELM), Particle Swarm Optimization (PSO), The Food Nutrients Contain.
Efektivitas Rantai Pasok Kopi Pada Wilayah Kawasan UB Forest Kabupaten Malang Edriana Pangestuti; Brillyanes Sanawiri; Latifah Hanum; Muhamad Robith Alil Fahmi
Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jsmbi.v10i1.3382

Abstract

UB Forest memiliki potensi komoditas kopi yang terletak di Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Perkembangan agroindustri yang semakin berkembang dan pesat menuntut pelaku bersaing dan mengelola hasil pertanian dari hulu hingga hilir dengan baik guna menciptakan nilai produk kopi yang dapat diterima oleh pasar. Oleh karena itu diperlukan manajemen rantai pasok yang tepat. Penggunaan SCM dapat mampu menciptakan nilai tambah bagi produk tersebut sehingga memiliki differensiasi produk antara produk kopi pesaing di pasar. Berdasarkan hasil survey dan observasi yang telah dilakukan ditemukan beberapa permasalahan terkait rantai pasok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola rantai pasok yang telah diterapkan dan menilai kinerja rantai pasok Kopi di UB Forest tersebut guna memberikan solusi kepada pengelola UB Forest. Penelitian ini dilakukan di Kawasan UB Forest di tiga dusun, yaitu Sumbersari, Sumberwangi, dan Bontoro. Metode penelitian yang digunakan adalah mix method yaitu dengan melakukan wawancara dengan beberapa petani dan menyebarkan kuisioner ke beberapa petani di tiga desa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola rantai pasok dan kinerja rantai pasok di UB Forest masih belum maksimal. Oleh karena itu diperlukan sebuah unit atau Lembaga independent yang dapat menjembatani permasalahan yang timbul diantara petani dan pengelola UB Forest.