Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

EFEKTIVITAS INOKULAN BRADYRHIZOBIUM DAN GALUR MUTAN KEDELAI TERHADAP KANDUNGAN N DAN HASIL DI LAHAN MASAM Gandanegara, S; Wemay, J; Idawati, Idawati; Ardjasa, Wayan Sabe
BERITA BIOLOGI Vol 5, No 1 (2000)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.666 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v5i1.1101

Abstract

One field experiment had been conducted at Institute for Research and Agricultural Technology Evaluation at Taman Bogo FieldSta,to screen some Bradyhyzobium inoculants on soybean mutant lines developed for acid soil.Inoculants evaluated were single strain B-22,and its mixed inoculants (B-22+B37), (B-22 + G49), and (B-22+TAL 102) on two soybean mutant lines No.07 and 58,and cv.Wilis as check variety. Plant growth and N yield were determined at pod development (R4) and grain maturity (R8) stages.The effect of inoculation significantly influenced nodul-ation and N yield and tended to increase plant dry weight 25%.Mixed inoculant (B-22+B-37) showed good symbiotic compatibility with the three soybean genotypes tested,whereas inoculant(B- 22+G49) only showed good compatibility with mutant line No.58.Cultivar Wilis had broader symbiotic spectrum as compared to mutant line No. 07 and 58.The effect of plant genotypes,and its interaction with inoculants were significant on grain and N yield.It was observed that at pod development stage,the plant growth of mutant line No. 07 were slower than the other genotypes but it had better nutrient translocation rate to grain which resulted grain yield of cv. Wilis. The results showed that this mutant line could be developed for this area.
PENGARUH DANA SERTIFIKASI DAN DANA ALOKASI KHUSUS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA (Survei Pada Sekolah Menengah Di Kota Palu) Idawati, Idawati
Katalogis Vol 5, No 6 (2017)
Publisher : Katalogis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.397 KB)

Abstract

The study aims to determine and analyze simultaneous and partial impact of certification funds and specific allocation funds and student’s learning outcomes.Sample consists of 31 schools in Palu City that selected through purposive sampling method based on the researcher’s judgment. Method of analysis is quantitative and multiple linear regressions. The results find that one unit increase of certification funds and specific allocation funds will also increase student’s learning outcomes. The test shows that certification funds and specific allocation funds have simultaneously have impact on student’s learning outcomes in 31 schools in Palu. Partial test also shows that certification funds and specific allocation funds have significant impactson student’s learning outcomes in 31 junior middle schools in Palu City.Determinant coefficient of adjusted R-square of 0,293 indicates that 29,30 % of student’s learning outcomes is impacted by certification funds and specific allocation funds, while 70,70 % belongs to variables that are not studied.  
PENGARUH INOKULASI SEJUMLAH ISOLAT AZOSPIRILLUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SERAPAN PUPUK N PADA TANAMAN JAGUNG Gandanegara, S; Slamet, S; Idawati, Idawati; Lina, M
BERITA BIOLOGI Vol 6, No 3 (2002)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.229 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v6i3.1222

Abstract

Two greenhouse experiments had been conducted to study the effect of inoculation of some Azospirillum isolates on maize growth in sand culture and sterilized soil. In the first experiment some growth parameters were used, i.e., root length and root surface area, dry weight of root, shoot, and shoot length. Inoculation enhanced plant growth, as shown by increased of all plant growth parameters. Root length and root surface area were sensitive parameter and could be used for evaluating the effect of inoculation. The best plant perfomance achieved by inoculation with Azospirillum isolates Btl No. 8 and No. 11 and with the increase of plant biomass 24 and 53% over control, respectively. In the second experiment, six selected Azospirillum isolates were evaluated on growth, N uptake, and N contribution15 in maize plants. N isotope dilution method was used to measure the N contribution from fertilizer. Uninoculated control plants showed low dry weight and contribution from N fertilizer, 3.09 gram and 10.84%. Inoculation increased mineral nutrition expressed in higher N plant yield and N contribution from fertilizer. N plant yield ranging from 147 to 189 mg N as compared to 134 mg N in control plants. The high contribution of N fertilizer (13.21-14.35 %) achieved by inoculation with Azospirillum isolates No. 6, 7, 8, and RDCB Az 1
KAPASITAS ADAPTASI PETANI KAKAO TERHADAP PERUBAHAN IKLIM Idawati, Idawati; Fatchiya, Fatchiya; Tjitropranoto, Tjitropranoto
Journal TABARO Agriculture Science Vol 2, No 1 (2018): MEI 2018
Publisher : Journal TABARO Agriculture Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.231 KB)

Abstract

Dampak perubahan iklim menjadi salah satu penyebab hama penyakit pada tanaman kakao semakin meningkat dan sulit terkendalikan, menjadi penyebab degradasi lahan dan akhirnya menurunkan produksi perkakaoan nasional. Tujuan penulisan adalah: (1) Menganalisis kapasitas adaptasi petani kakao terhadap perubahan iklim (2) Menganalisis adopsi inovasi penyuluhan terhadap perubahan iklim dan (3) Menganalisis usahatani kakao berkelanjutan terhadap perubahan iklim. Metode penulisan adalah kajian ilmiah studi literatur dengan teknik review dan sintesis berbagai hasil penelitian. Hasil yang diperoleh  adalah (1) Beradaptasi dengan kondisi alam yang berubah membutuhkan suatu kapasitas adaptasi (adaptive capacity) petani kakao terhadap perubahan iklim dalam bentuk kemampuan adopsi inovasi transfer teknologi, kemampuan kelembagaan, kemitraan, modal sosial dan akses terhadap modal usaha; (2) Upaya adaptasi dibutuhkan proses penyuluhan sebagai proses adopsi ide, praktik atau objek dalam suatu proses pembelajaran perubahan perilaku yang dimulai dari pengetahuan, sikap dan keterampilan dan menerapkan inovasi (proses adaptasi); dan (3) Keberlanjutan usahatani kakao dalam  meningkatkan produktivitas dengan cara meningkatkan keterampilan dan daya adaptasi petani terhadap perubahan iklim, penggunaan pupuk organik dan pestisida ramah lingkungan serta penguatan kelembagaan kelompok tani untuk membangun kesamaan persepsi, komitmen, dan keterpaduan antar-subsektor, pusat dan daerah pada lingkup pertanian dan stakeholder terkait.
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN KINERJA GURU Idawati, Idawati
Eklektika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Pendidikan Volume 1, Nomor 2 Tahun 2013
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.911 KB)

Abstract

This a type of comparative technique survey. The population was entire teacher of SD Negeri in Somba Opu Sub Regency of Gowa Regency as much 641 teachers. The sample was taken by using proportional random sampling from the population as much 75 teachers lead by head minister and 77 teachers lead by headmistress, and the differentiation was by using questionnaire in likers scala and then it was analyzed descriptively and statistically by using the analysis of t-test. The result identity that; (i) leadership style of head minister show that he is more authoritative, democratize, laissez faire, and have more charisma than the headmistress; (ii) the headmistress was tend to implement the transformative style in leading; (iii) teachers’ performance lead by head minister and head mistress was show a good category in designing the lesson program, designing the lesson, implementing the lesson process, assessing and evaluating the learning achievement; (iv) there were differentiation between head minister and headmistress in their leadership style. The head minister is more authoritative, democratizes, laissez faire, and has more charisma than the headmistress who is tend to implement the transformative style; (v) there is no differentiation between teachers’ performance lead by head minister and lead by headmistress. Both of then show a good category.
DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KELANCARAN PROSES PERSALINAN DI BPS MUKSININ Idawati, Idawati; Yenie, Helmi
Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol 10, No 1 (2014): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Bandar Lampung Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.662 KB)

Abstract

Mudah atau sulitnya suatu proses persalinan tergantung oleh banyak faktor, salah satunya adalah dukungan yang cukup dari pihak suami dan keluarga, serta adanya perasaan nyaman saat melahirkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuihubungan dukungan keluarga  dengan kelancaran proses persalinan.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh ibu bersalin di BPS Muksinin bulan Agustus sampai dengan Oktober2013 berjumlah 172 orang. Jumlah sampel 121 ibu bersalin dengan tehnik pengambilan sampel accidental sampling.Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji Chi-square.Hasil penelitian didapatkan dari 15 Ibu bersalin yang tidak mendapat dukungan keluarga, terdapat 8,26 % (10 orang) ibu bersalin yang mengalami proses persalinan tidak lancar.Proses persalinan ibu bersalin yang mendapat dukungan keluarga, 106 (87,61 %) ibu mengalami kelancaran saat bersalin. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kelancaran proses persalinan. Dari hasil analisis diperoleh pula nilai OR 6.833 yang artinya Ibu bersalin yang tidak mendapat dukungan keluarga beresiko tidak lancar 6.833 dibandingkan dengan ibu bersalin yang mendapat dukungan keluarga.Jadi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kelancaran proses persalinan. Peneliti menyarankan untuk dapat mensosialisasikan tentang pentingnya dukungan keluargadalam proses persalinan untuk mengurangi tingkat kecemasan pada ibu bersalin sehingga dapat memperlancar proses persalinan. 
INTENSITAS NYERI KALA I FASE AKTIF SEBELUM DAN SESUDAH PEMIJATAN PUNGGUNG PADA IBU PRIMIPARA Idawati, Idawati
Jurnal Keperawatan Vol 11, No 2 (2015): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.128 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v11i2.570

Abstract

Proses persalinan identik dengan nyeri yang akan dijalani. Secara fisiologis nyeri terjadi ketika otot-otot rahim berkontraksi sebagai upaya membuka serviks dan mendorong kepala bayi kearah panggul (Januadi, 2002). Hasil yang diperoleh dari pra survey pada tanggal 30 Juni 2014 – 2 Juli 2014 persalinan ibu primipara di BPS Wilayah kerja Puskesmas Sekincau, dari 3 persalinan ibu primipara, ternyata ada 67 % yang mengalami nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu primipara.Penelitian  bertujuan mengetahui perbedaan intensitas nyeri pada kala I fase aktif sebelum dan sesudah pemijatan punggung pada ibu primipara di BPS Wilayah Kerja Puskesmas Sekincau Kabupaten Lampung Barat.Penelitian ini bersifat quasi eksperimen dengan desain one group pretest-post test, jumlah populasi 130 orang, jumlah sampel 33 orang . Pengumpulan data dengan data primer yang digunakan untuk mengukur skala nyeri dengan teknik pijat punggung. Analisis data yang digunakan adalah univariat, bivariat dengan uji t paired test.Sebelum dilakukanya teknik pijat punggung responden memiliki nilai rata-rata 7,94. Sedangkan setelah dilakukanya teknik pijat punggung responden memiliki nilai rata-rata 6,27. Sehingga terlihat adanya perubahan mean senilai 1,667 dengan standar deviasi 1,051. Hasil uji statistik didapatkan nilai P value 0,00 (α=0,05) artinya dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah di pijat punggung. Maka dapat disimpulkan bahwa tehnik pijat punggung berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri kala I fase aktif. Peneliti menyarankan kepada Bidan Praktik Swasta ( BPS ) untuk melakukan tehnik pijat punggung untuk menurunkan intensitas nyeri kala I fase aktif ibu primipara.
HUBUNGAN INISIASI MENYUSUI DINI (IMD) DENGAN PENURUNAN TINGGI FUNDUS UTERI PADA PERSALINAN DI BIDAN PRAKTEK SWASTA Idawati, Idawati; Yenie, Helmi
Jurnal Keperawatan Vol 11, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.994 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v11i1.520

Abstract

Pemberian ASI lebih dari satu jam dalam 24 jam pertama pada bayi lahir dapat menyelamatkan 22% bayi dari kematian. Bayi yang diberi kesempatan menyusui dini setidaknya satu jam, hasilnya dua kali lebih besar keberhasilan ASI Ekslusifnya. Dari studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti dalam halpelaksanaan IMD dari 98 persalinan hanya 59 (60 %) yang dikukan IMD, dan 39 (40%) persalinan tidak melakukan IMD : karena kurangnya kepedulian bidan terhadap IMD, kasus dirujuk, bidan terburu-buru menolong persalinan diwaktu jam kerja puskesmas. Penelitian ini bertujuan mengetahui Hubungan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dengan Penurunan Tinggi Fundus Uteri pada Persalinan di BPS Desa Wiyono Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran pada tahun 2014.Jenis penelitian analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kejadian penurunan tinggi fundus uteri, sedangkan variabel independen adalah inisiasi menyusui dini, Populasipenelitian yaitu seluruh persalinan di BPS desa Wiyono Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran pada tahun 2014 bulan Juli – September 2014, yaitu sejumlah 104 orang, Waktu pelaksanaan dilakukan pada selama bulan September – Nopember 2014. Pengumpulan data dengan menggunakanMetode Observasi dan Pengukuran Penurunan Tinggi Fundus Uteri. Analisis yang digunakan yaitu univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa Proporsi responden yang melakukan Inisiasi Menyusui Dini sebanyak 75 orang ( 72,1 %). Proporsi responden yang mengalami penurunan tinggi fundus uteri sesuai sebanyak 81 orang (77,9 %). Kesimpulan penelitian ada hubungan yang bermakna antara inisiasi menyusui dini terhadap penurunan tinggi fundus uteri pada persalinan Di BPS Desa Wiyono kecamatan gedong tataan kabupaten pesawaran tahun 2014. Didapatkan pula nilai OR = 95,813
Pengetahuan dan Sikap Tentang Penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) pada Ibu Rumah Tangga di Puskesmas Tulang Bawang Barat Nurmala, Nurmala; Idawati, Idawati
Jurnal Keperawatan Vol 13, No 2 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.72 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v13i2.928

Abstract

Data Pasien Puskesmas Kibang Budi Jaya pada tahun 2015 menunjukkan terdapat sebanyak 4 (3,17%) kasus kasus IMS. Kejadian IMS di salah satu Puskesmas Tulang Bawang Barat memiliki prevalensi kejadian IMS yang lebih tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap tentangpenyakitIMS pada Ibu Rumah Tangga di Puskesmas Tulang Bawang Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan desaincrossectional. Subjek penelitian ini adalah ibu rumah tangga yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Kibang Budijaya. Teknik sampling menggunakan accidental sampling sehingga jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 69 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan proporsi responden didominasi responden yang berusia>16 tahun, berpendidikan rendah, berstatus menikah, berpengetahuan kurang tentang IMS dan sebagian besar memiliki sikap yang negatif tentang IMS. Penelitian ini menyarankan agar meningkatkan akses pelayanan dalam bentuk konseling kesehatan seksual di tempat-tempat atau kegiatan yang sudah umum ada, baik di Posyandu, maupun pemeriksaan VCT, dan pada saat pemeriksaan IVA, bidanjuga dapat mengambil peran aktif dalam rangka memberikan informasi IMS kepada ibu rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas Kabupaten Tulang Bawang Barat.
RIWAYAT KURETASE DAN SEKSIO CAESARIA PADAPASIEN DENGAN PLASENTA PREVIA DIRUMAH SAKIT PROVINSI LAMPUNG Asih, Yusari; Idawati, Idawati
Jurnal Keperawatan Vol 12, No 2 (2016): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.426 KB) | DOI: 10.26630/jkep.v12i2.596

Abstract

Kematian maternal merupakan tolak ukur baik buruknya keadaan pelayanan kebidanan dan salah satu indikator tingkat kesejahteraan ibu. Penyebab kematian maternal di Indonesia perdarahan 40-60%, infeksi 20-30%, keracunan kehamilan 20-30% dan sisanya sekitar 5% disebabkan penyakit lain yang memburuk saat kehamilan atau persalinan.Pra Survey di Rumah Sakit RSUD Dr.Hi Abdul Moeloek terhadap rekam medik pasien ruang kebidanan  pada Januari 2015, dari 9 ibu hamil yang mengalami plasenta previa mempunyai riwayat aborsi dengan kuretasi 5 orang (55,5%) dan riwayat seksio sesaria 3 orang (33%).Rancangan penelitian case control study, populasinyasemua ibu yang mengalami plasenta previa di Poli kebidanan dan Ruang Kebidanan RSUD Dr.Hi Abdul Moeloek tahun 2015, 413 orang. Sampel dengansystematicrandom sampling. Analisis data  univariat dan  bivariat dengan uji statistik chi square. Penelitian dilaksanakan Mei-Juni 2015.Hasil penelitian  riwayat kuretase pada kelompok kasus  73 orang (88,8%), sedangkan pada kelompok  kontrol sebanyak 24 orang (28,9%),riwayat Seksio Sesaria pada kelompok kasus 71 orang (85,5%) sedangkan pada kelompok kontrol  14 orang (16,9%). Hasil uji statistik terdapat hubungan antara riwayat Kuretase dengan kejadian Plasenta Previa p value= 0,000 dengan OR= 18.Terdapat hubungan antara riwayat Seksio Sesaria dengan Kejadian Plasenta Previa p value = 0,000 dengan OR= 29. Kesimpulan terdapat hubungan antara riwayat kuretase dan riwayat sectio caesaria dengan kejadian plasenta praevia di RSUD Abdoel Moeloek tahun 2015. Saran untuk RSUD agar memotivasi ibu untuk melaksanakan penanganan Abortus dengan aman pada institusi kesehatan, serta memotivasi ibu untuk lebih memilih persalinan normal dibandingkan persalinan seksio sesaria.